Ketemu Ikke di Platinum

December 26, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Bernyanyi bersama Ikke Nurjannah dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

RESEPSI pernikahan mengundang artis lawas Ibu Kota makin marak di Balikpapan. Setidaknya sudah dua kali saya menyaksikan. Tentu saja acara jadi meriah, terutama bagi undangan berusia kepala empat ke atas. Maklum mereka artis tahun 1990 dan 2000-an awal. Tapi ada juga generasi milenial yang ngefans.

Ketika resepsi pernikahan Ahmad Jaka Priadi dengan Riska Maulia di BSCC Dome Balikpapan, Sabtu (12/11) lalu,  H Karmin Laonggeng, ayah mempelai pria mengundang Inka Cristie dan Evie Tamala. Yang satu genrenya rock dan yang satu lagi jagonya pelantun lagu dangdut.

Hebat juga H Karmin bisa menghadirkan penyanyi dua aliran, yang bedanya antara bumi dan langit. H Karmin adalah pengusaha yang juga ketua Partai Berkarya Kaltim. Dia juga aktif sebagai ketua Dewan Kesenian Balikpapan (DKB).

Siapa yang tak kenal dengan Inka pada zamannya, penyanyi yang punya suara melengking. Lagu hitnya berjudul “Cinta Kita” dan  “Jangan Pisahkan,” yang dia nyanyikan bersama penyanyi Malaysia, Amy Search. Saya suka. Tapi kalau yang menyanyikan saya, gunung saja bergemuruh. Apalagi lautan.

Inka   penyanyi rock asal Bandung, satu angkatan dengan almarhumah Nike Ardilla, Nicky Astria, Mel Shandy, dan Poppy Mercury. Yang menarik, penampilannya sekarang  berjilbab meski tetap ngerock. Tanggal 20 Januari 2023 nanti, penyanyi yang punya nama asli Rinni Chries Hartono itu, usianya tepat 48 tahun.

Sedang Evie Tamala, siapa pun ingat betul dengan lagu dangdutnya yang sangat terkenal, “Selamat Malam.” Dengan suara Evie yang mendayu-dayu,  lagu yang populer tahun 1995 itu, memang sangat merasuki penggemar dangdut. Lagu itu ditulis Evie sendiri. Dia memang penggubah lagu dangdut yang hebat.

Sekarang dia sudah berusia 53 tahun. Penampilannya sangat matang. Juga berjilbab. Penyanyi asal Tasikmalaya ini satu angkatan dengan Iis Dahlia, Rita Sugiarto,  Camelia Malik, dan Iyeth Bustami. “Alhamdullilah, penyanyi angkatan saya itu hampir semuanya masih sehat-sehat,” katanya.

Sementara itu, Sabtu (24/12) kemarin di Hotel Platinum tampil juga penyanyi dangdut angkatan Evie, yaitu Ikke Nurjanah. Penyanyi mungil berusia 48 tahun asal Jakarta ini, memeriahkan resepsi pernikahan Rani dan Ramadhan. Kelihatan awet muda dan tetap cantik.

Orangtua Rani, H Muhammad Said, pengusaha dan tokoh politik, yang tinggal di  Jakarta. Dia pernah bergerak di bidang perminyakan, travel umrah dan haji sampai alutsista. Tapi dia asli orang Karang Bugis dan alumnus SMPN 1 Balikpapan.  Kabarnya dia pernah menjadi calon DPR RI  tahun 2019 dapil Kaltim.

Relasinya luar biasa dari para jenderal TNI dan Polri. Saya melihat sederet karangan bunga ucapan selamat berbahagia datang mulai dari jenderal bintang satu sampai bintang tiga. Ada juga dari Wagub Hadi Mulyadi.

Acara pernikahan Rani dan Ramadan pada Sabtu pagi dipimpin Kepala KUA Balikpapan Utara. Bertindak sebagai saksi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan Ustaz Salim Afilah. Berlangsung lancar dan khidmat. Kebetulan menantu saya, Shindy, yang menjadi perias pengantin wanitanya.

Selain Ikke, tampil juga penyanyi Cakra Khan dan band Kahitna. Cakra Khan masih berusia 30 tahun. Penyanyi bersuara serak asal Jawa Barat ini mulai populer setelah menyanyikan lagu “Harus Terpisah,” yang dirilis tahun 2012.  Saya jadi teringat aktor India kesukaan saya, Shahrukh Khan, yang membawakan Kuch Kuch Hota Hai di filmnya.

Kahitna juga grup musik lawas asal Bandung. Dibentuk tahun 1986 dengan kepala sukunya, pemusik andal Yovie Widianto. Beberapa mantan anggota vokalisnya yang terkenal di antaranya Ronni Waluya, Trie Utami, Netta KD, Rita Effendy, dan Ruth Sahanaya. Selanjutnya Kahitna diperkuat Hedi Yunus. Lagu-lagunya yang sangat populer di antaranya Cantik, Cerita Cinta, Soulmate, dan lainnya.

DIDAULAT IKKE

Saya sudah senang bisa menikmati dangdutnya Ikke Nurjanah sambil menyantap kambing guling bersama direksi Perusda Salman Farisi dan Eka. Tak lama datang Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, yang memang penggemar berat dangdut. Kalau nggak salah dia Pembina Forsa, Fans of Rhoma Irama dan Soneta Group. Waktu saya kampanye Pilkada tahun 2016, H Rhoma sempat didatangkan memeriahkan kampanye di Lapangan Merdeka.

Saya jadi terseret-seret ikut manggung bersama Ikke dan Wali Kota. Dua MC kondang Dani dan Ririz ikut memanasi. Jadilah saya ikut berdangdut ria. “Wah saya beruntung, bisa didampingi dua wali kota,” kata Ikke, yang terkenal dengan lagu “Terlena.”

Ikke sempat ngajak saya nyanyi lagu Pergilah Kasih dari Chrisye. Lalu dia duet dengan Wali Kota. Lagunya sudah pasti dari Rhoma Irama berjudul Dawai Asmara. Amat padu, sampai ada seorang ibu berbusana hitam nekat naik ke atas panggung. Saya suruh dia goyang dengan Wali Kota. Saya cukup main kecek-kecek atau tamborin saja.

Suer saya tak bisa menyanyi dangdut. Sering dipaksa Pak Kasmadi, ketua RT yang suka jadi MC. Bingung dengan cengkoknya. Pak Kas juga pintar menyanyikan lagu Malaysia. Saya bilang judulnya “tayamum.” Itu lagunya Iklim: “Suci Dalam Debu.”

Saya cuma bisa beberapa lagu pop.   Sekali-kali saya nyanyi lagunya Ifan Seventeen “Jaga Selalu Hatimu,” atau lagu Anji “Menunggu Kamu.” Saya juga suka lagu Chrisye “Andai Aku Bisa,” yang dinyanyi ulang oleh Tulus. Tapi saya takut membawakannya kalau ngga sampai suaranya di-reff.

Semua orang termasuk saya mengagumi Ikke Nurjanah,  yang bernyanyi terkenal sopan. Tak pernah pakai baju seronok dan goyang macam-macam. Tapi dia bisa membuktikan tanpa “gergaji” bisa banyak meraih penghargaan. Di antaranya AMI Award untuk kategori penyanyi dangdut wanita terbaik berturut-turut tahun 1977, 1998, dan 1999. Bahkan pada tahun 2005, ia berhasil membawa pulang Piala Suling Emas dalam “Anugerah Dangdut TPI” untuk kategori penyanyi wanita tersohor mengalahkan Elvy Sukaesih dan Inul Daratista.

Menutup akhir tahun 2022, saya masih banyak menerima undangan mulai akikah anak, khitanan, resepsi perkawinan sampai menjadi saksi nikah. Hampir saja saya lupa kalau dua cucu saya, Jena (3) dan Defa (9) juga berulang tahun. Dirayakan sederhana sambil bawa sedekah ke panti asuhan.

Sabtu (10/12), dua pekan lalu, saya dan Wali Kota Rahmad Mas’ud menjadi saksi pernikahan  Andi Arajan, putra pengusaha Andi Ahmad Mallolongan dengan Safira, putri  mantan anggota DPRD Wahyu Hartono. Sudah beberapa waktu lalu Wahyu meminta kesediaan saya.

Saya senang saja. Apalagi sudah purnatugas. Tidak dikejar waktu. Sekalian jadi strategi sosialisasi saya kalau nanti 2024 jadi calon anggota DPR RI. Ibarat pepatah, sekali nyelam sambil minum, eh kampanye. Mumpung yang ini belum termasuk yang disemprit Bawaslu.(*)

Tim Tosca Berjaya di Trofeo Perumda Community Samarinda

December 26, 2022 by  
Filed under Sepakbola

SAMARINDA – TROFEO Perumda Community Samarinda (PCS) season 10, di Stadion Kadrie Onning, Sempaja yang diikuti empat tim sepakbola yakni tim Tosca, tim Biru, tim Hijau dan tim Kuning yang terdiri dari seluruh keluarga besar Perumda Tirta Kencana. Sabtu, (24/12) kemarin.

Pertandingan tersebut sukses melahirkan tim Tosca sebagai juaranya. Dalam tiga laga yang dihadapi, tim Tosca tampil maksimal tanpa terkalahkan dari lawan-lawannya.

Tim yang dipimpin Lukman memuncaki klasemen akhir dengan 5 poin, disusul tim biru dan hijau 4 poin dan tim kuning yang hanya mampu mengumpulkan 2 poin.

“Dalam pertandingan sistem league ini tim Tosca memang sempat ditahan imbang tim biru dengan skor akhir 0-0 dan tim kuning 1-1 . Namun saat menjamu tim hijau, tim tosca mampu meraih poin penuh setelah menumbangkannya dengan skor akhir 2-1,” beber Ketua Pertandingan Trofeo PCS Samarinda, Fadly Cavy.

Sementara pemain asal tim Tosca yaitu Eko sukses menjadi top score dalam laga tersebut usai mengantarkan timnya menjadi pemenang dalam pergelaran PCS Season 10 tersebut. Sedangkan untuk best kiper diraih Fitri dari tim hijau dan best player diraih harun asal tim biru.

“Kami bersyukur agenda rutin ini bisa berjalan dengan lancar, selain keluarnya tim tosca sebagai juara, untuk top score diraih saudara eko kemudian best kiper diraih Fitri dari tim hijau dan untuk pemain terbaik diraih Harun yang merupakan pemain asal tim biru,” ulasnya.

Terpisah, Asisten Manager Kesekretariatan dan Humas, Perumdam Tirta Kencana, Sendya Ibanez mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada seluruh keluarga besar Perumda Tirta kencana yang sudah berpartisipasi dalam event rutin tersebut.

Terkhusus saudara Gudel, Fadly Cevy, Ahmad Husain dan Hazfian yang sudah menjadi suksesor dari agenda tersebut.

“Berawal dari membentuk tim untuk mengadakan sepakbola untuk seluruh karyawan Perumdam, setelah berhasil mengadakan pertandingan sepakbola yang bertajuk Trofeo. Saya ucapkan terima kasih untuk seluruh pihak yang sudah berpartisipasi,” tandasnya. (s/ara/)

Bangun Kerja Sama Tim, Perumda Gelar Trofeo

December 26, 2022 by  
Filed under Sepakbola

SAMARINDA – Di tengah sibuknya agenda Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda melayani pelanggan, membangun silaturahmi dan kerja sama tim menjadi atensi untuk meningkatkan performa  dalam memberikan pelayanan yang maksimal.

Bertepatan dengan Anniversary Perumda Comunity yang pertama, Perumda Tirta Kencana menggelar Trofeo Perumda Community Samarinda season 10, di Stadion Kadrie Onning, Sempaja, Sabtu, (24/12/2022).

Empat tim sepakbola yang terdiri dari seluruh keluarga besar Perumda Tirta Kencana ikut ambil bagian yakni tim tosca, tim biru, tim hijau dan tim kuning yang semuanya merupakan bagian dari keluarga besar Perumda Tirta Kencana.

 “Agenda seperti ini memang menjadi rutin, karena selain untuk membangun tali silaturahmi juga untuk meningkatkan kerja sama tim. Pasalnya seperti yang kita tahu sepak bola merupakan olahraga yang sangat erat kaitannya dengan kerjasama,” kata Asisten Manager Kesekretariatan dan Humas, Perumdam Tirta Kencana, Sendya Ibanez.

Pergelaran event Trofeo Perumda Community Samarinda ini bisa kian mengeratkan hubungan antar karyawan Perumda Tirta Kencana terlepas dari sisi lainnya untuk menjaga kebugaran.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, semoga kedepannya bisa terus berjalan dengan lancar,” tutupnya. (s/ara/)

Navigate to The Max Tour De Bali, Eskplorasi Keindahan Pulau Dewata Bersama Yamaha XMAX Connected

December 26, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

BALI – Setelah sukses diperkenalkan di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 pada awal November (2/11) lalu, dengan banyak mendapatkan respon yang positif dari para pecinta skutik premium di tanah air, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) kini mengajak para awak media nasional untuk merasakan sensasi berkendara menggunakan XMAX Connected yang merupakan generasi teranyar dari skutik tertinggi di keluarga Maxi Yamaha itu.

Mengambil lokasi di Pulau Dewata Bali pada tanggal 21 – 23 Desember 2022, para awak media bersama komunitas XMAX lokal tidak hanya diberi kesempatan untuk menguji secara lebih jauh berbagai keunggulan yang dimiliki motor, baik itu deri segi fitur teknologi, kenyamanan posisi berkendara, maupun performa mesin. Namun, mereka juga diajak merasakan pengalaman luar biasa untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budaya Bali dalam rangkaian event yang bertajuk Navigate to The Max : Tour de Bali tersebut.

“Sejak pertama kali diluncurkan di ajang IMOS dengan berbagai update fitur dan teknologi, banyak sekali orang yang penasaran akan impresi berkendara dari XMAX Connected ini. Untuk menjawab rasa penasaran itu, hari ini Yamaha Indonesia mengajak para awak media nasional dan komunitas XMAX untuk bisa merasakan langsung berbagai keunggulan yang dimiliki oleh motor. Pulau Bali kami pilih menjadi lokasi berlangsungnya acara karena memiliki banyak sekali tempat-tempat indah yang sangat cocok untuk aktivitas leisure ride. Hal ini selaras dengan karakter para pengguna XMAX yang mayoritas dari mereka merupakan para penghobi touring yang sangat mengapresiasi nilai-nilai gaya hidup di level tertinggi,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing – Public Relation, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Rangkaian acara Navigate to The Max : Tour de Bali dibuka terlebih dahulu dengan Press Conference dan seremoni penyerahan unit XMAX Connected kepada 12 konsumen pertama yang ada di Pulau Bali. Setelah itu, rombongan peserta touring yang turut melibatkan para komunitas lokal XMAX tersebut, dilepas dari titik keberangkatan di Yamaha Flagship Shop Bali dan langsung bertolak menuju daerah Ubud yang menjadi titik pertama pemberhentian untuk menikmati asrinya daerah pedesaan serta sejuknya air terjun Tegenungan.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju wilayah dataran tinggi Kintamani yang menyuguhkan jalanan menanjak dan berkelok serta pemandangan indah berupa bangunan Pura Segara Ulun, lengkap dengan hamparan danau dan gunung yang berada disekelilingnya.

Pada hari kedua, kegiatan eksplorasi kini mengarah ke wilayah Selatan Pulau Bali untuk menyambangi pantai-pantai yang ikonik, salah satunya adalah Pantai Melasti di wilayah Pecatu yang populer akan jalurnya yang membelah tebing dan menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati sunset. Tidak puas sampai disitu, esok harinya daerah wisata terkenal lainnya di Bali seperti Karang Boma di Uluwatu juga turut dikunjungi oleh para peserta rombongan touring.

Beragamnya karakter jalur dan medan yang ditempuh selama perjalanan mengekplorasi keindahan alam Bali, ternyata sukses memberikan pengalaman uji kendara XMAX Connected yang lebih optimal bagi para peserta touring. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Gede Jede, salah seorang komunitas yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Aktivitas touring yang sangat luar biasa dari Yamaha, sebagai konsumen pertama, momen ini benar-benar saya gunakan untuk mencoba fitur Navigasi yang ada pada XMAX Connected. Ternyata cara pairingnya mudah dan sistem navigasinya juga bekerja dengan sangat baik dalam memandu perjalan. Tampilannya pun atraktif pada laya TFT Infotainment. Selain coba fungsi Navigasi, rute menuju Kintamani juga saya pakai untuk ngetes performa mesin. Dan seperti ekspektasi saya, kapasitas mesin Bluecore 250cc memang menyajikan tenaga yang powerful. Nanjak-nanjak di jalur pegunungan Batur, Kintamani terasa mudah dan responsif sekali,” terangnya

XMAX Connected saat ini telah tersedia di seluruh dealer resmi Yamaha dan hadir dalam 4 varian warna, yaitu Dark Petrol, Luxury Red, Premium Black dan juga Prestige Grey. Skutik premium ini di pasarkan seharga Rp 66.000.000* OTR Jakarta. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk, silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/

*Harga rekomendasi On The Road (OTR) Jakarta

Jelang Akhir Tahun, Kota Batu Ramai Dikunjungi Wisatawan

December 25, 2022 by  
Filed under Wisata

BATU – Menjelang akhir tahun 2022, Kota Batu mulai ramai dikunjungi wisatawan. Antusiasme warga untuk berwisata di seputaran Kota Batu  sebagai tanda masyarakat sudah keluar dari ‘cengkeraman’ pandemi Covid-19. Pengusaha bidang kepariwisataan juga bersiap meladeni para pelancong yang bakal membludak. Termasuk dunia perhotelan, penginapan dan homestay.

Ketua Perhimpunan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Kota Batu Sujud Pribadi menyebutkan libur Natal dan tahun baru 2023, hotel-hotel di Kota Batu mulai banyak menerima pemesanan kamar dari wisatawan luar daerah.

Disebutkan Sujud beberapa hotel sudah penuh, terutama untuk malam pergantian tahun. Diprediksi momen libur Natal dan tahun baru kali ini sudah kembali normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Beberapa hotel sudah penuh, rata-rata booking untuk malam tahun baru, diprediksi mudah-mudahan akan penuh semua dan dapat menampung semua,” kata Ketua PHRI Kota  Batu Sujud Pribadi , Kamis  (22/12/2022).

Dikatakan, pemesanan paling banyak berasal dari Surabaya dan Jakarta. Saat ini rata-rata tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel-hotel di Kota Malang mencapai sekitar 60 persen saat akhir pekan. Beberapa hotel disebut bakal terus berupaya memaksimalkan okupansi jelang malam pergantian tahun, termasuk dengan memberikan harga paket menginap sekaligus makan malam.

Sujud Pribadi

“Penyambutan tahun baru, jadi ada gala dinner, musik, biasanya jual paketan sewa kamar bersama acaranya hotel,” katanya.

Seiring semakin membaiknya situasi pandemi Covid-19, PHRI memprediksi tarif-tarif hotel jelang malam pergantian tahun akan kembali tinggi seperti sebelum pandemi. Apalagi, jika pemesanan hotel dilakukan mendadak atau pada hari H menginap.

“Tetapi tergantung jenis kamarnya kan beda-beda bintang 5, 4. Kalau booking-nya pas last minute ya mahal sekali,” katanya.

Disisi lain, adanya bencana meletus Gunung Semeru beberapa waktu lalu tidak menjadi kekhawatiran dari para pelaku industri usaha penginapan di Kota Batu. PHRI optimistis, tempat-tempat penginapan di Kota Malang akan penuh terisi tamu saat momen pergantian tahun baru 2023. Rencana pemerintah akan mencabut status PPKM kan semakin meningkatkan wisatawan yang  berkunjung ke Kota Batu. (Buang Supeno)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1188455
    Users Today : 4154
    Users Yesterday : 5952
    This Year : 124965
    Total Users : 1188455
    Total views : 11297128
    Who's Online : 45
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-23