Telkomsel Tawarkan Paket Combo SAKTI bagi Pelanggan di Kalimantan

January 20, 2023 by  
Filed under Gaya Hidup

Memasuki tahun 2023, Telkomsel terus berupaya mengedepankan prinsip customer centricity pada setiap produk dan layanan yang dihadirkan sebagai upaya untuk terus menyesuaikan kebutuhan pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan Paket Combo SAKTI bagi pelanggan kartu PraBayar sesuai kriteria. Pelanggan dapat menikmati layanan internet, telepon, dan sms dalam satu Paket Combo Sakti dengan kuota lebih besar sesuai kebutuhan yang tersedia pada channel penjualan Telkomsel seperti UMB *363#, aplikasi MyTelkomsel, atau outlet (DigiPOS).

Paket Combo SAKTI menawarkan pelanggan kartu PraBayar sesuai kriteria dapat melakukan pembelian maksimal sebanyak 10 kali dalam sebulan dengan kuota dan harga yang sama. Setiap pelanggan kemungkinan akan menerima penawaran yang berbeda-beda karena paket personalisasi yang ditawarkan adalah pelanggan yang sudah dipilih oleh Telkomsel berdasarkan masa berlangganan dan total pemakaian selama 3 bulan berturut-turut. Jika pelanggan termasuk yang berhak mendapat paket ini dapat menemukannya pada menu awal UMB *363# maupun pada aplikasi MyTelkomsel.

General Manager Consumer Sales Region Kalimantan Telkomsel Muharlis mengatakan, sebagai digital lifestyle enabler yang terus meningkatkan pengalaman gaya hidup digital masyarakat, Telkomsel terus berupaya memberikan kenyamanan setiap kebutuhan pelanggan pelanggan dalam setiap aktivitasnya. Paket Combo SAKTI dari Telkomsel ini hadir sehingga pelangan kartu PraBayar dapat memaksimalkan kuota lebih besar sesuai kebutuhan, paket ini tidak akan terakumulasi dengan paket lainnya karena setiap paket memiliki masa berlaku masing-masing.

Muharlis menjelaskan, Paket Combo SAKTI terdiri dari kuota telepon dan sms ke sesama pelanggan Telkomsel, kemudian Kuota Utama yang akan menjadi prioritas konsumsi pertama bagi pelanggan untuk mengakses internet di semua jaringan 2G/3G/4G/5G. Jika kuota utama telah habis digunakan pada aplikasi sesuai ketentuan (WhatsApp, LINE, MusicMAX, GamesMAX, MAXstream, Facebook, Instagram,  Youtube, TikTok dan Zoom) maka selanjutnya Kuota Aplikasi akan otomatis digunakan.

Kuota Aplikasi dapat digunakan mengakses aplikasi WhatsApp, LINE, MusicMAX, GamesMAX, Facebook, Instagram, dan TikTok untuk paket Combo SAKTI dibawah Rp 100.000. Sedangkan untuk paket Combo SAKTI diatas Rp 100.000 kuota tersebut dapat digunakan untuk aplikasi WhatsApp, LINE, MusicMAX, GamesMAX, MAXstream, Facebook, Instagram,  Youtube, dan TikTok.

Telkomsel memberikan penawaran secara personal kepada masing-masing pelanggan sesuai profil dan kebutuhan pelanggan sehingga penawaran dapat berbeda di tiap pelanggan. Profil pelanggan dapat berubah sesuai dengan penggunaan pelanggan yang diperbarui secara berkala, oleh sebab itu gunakan terus produk dan layanan Telkomsel untuk menemukan penawaran menarik lainnya. Telkomsel juga akan selalu melakukan pembaruan penawaran paket pada waktu-waktu tertentu agar sesuai dengan profil pelanggan.

“Saat ini lebih dari 93% pelanggan Telkomsel di Kalimantan merupakan pelanggan digital dan broadband, didukung dengan sebaran jaringan broadband Telkomsel membuka lebih banyak peluang dan kemungkinan menghadirkan layanan terbaik baik pelanggan. Kami mengajak pelanggan di Kalimantan yang mendapatkan Paket Combo SAKTI untuk dapat memaksimalkan dengan mengaktifkan paketnya sehingga pelanggan tetap bisa seru-seruan di mana pun berada,” tutup Muharlis. (*)

Kunker Asdep Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polhukam di Kabupaten PPU

January 20, 2023 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, Budi Santoso mendapat  Kunjungan Kerja (Kunker) Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Marsma TNI Dr. Penny Radjendra, Sesdep Bidang Koordinasi Komunikasi Informatika dan Aparatur Marsma TNI A.J Takarianto beserta unsur jajaran, bertempat di ruang rapat Lantai III Kantor Setkab PPU, Kamis (19/1/2023).

Dalam sambutannya Sekda PPU, Tohar menyampaikan terkait kondisi dan ke wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara serta sejumlah upaya Pemerintah dalam mendukung percepatan pelaksanaan IKN Nusantara di wilayah administrasi Kabupaten PPU.

Ia juga menjelaskan, mengenai pemenuhan sarana telekomunikasi dan informatika sampai saat ini Pemerintah Daerah masih bekerja dalam daya dukung terhadap masyarakat yang berada di Kawasan IKN. Khususnya terkait ke wilayah dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dalam pembangunan IKN yang terdiri dari pelatihan kerja dan pemetaan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan Kawasan IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku.

“Untuk pemenuhan sarana telekomunikasi dan informatika di Kawasan IKN dan Kabupaten PPU, Pemda PPU sepenuhnya siap mendukung pelaksanaan pemenuhan sejumlah kebutuhan dan bersama-sama dalam mempercepat konektivitas telekomunikasi yang ada, sehingga terwujud ibu kota negara dengan Smart City,” ucapnya

Dalam penjelasannya, ia menerangkan terkait sinergi ini tentu dibutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk para provider telekomunikasi yang ada sebagai pelaksana langsung. Sehingga progres perwujudan visi misi dalam daya dukung sarana dan prasarana IKN sebagai Ibu Kota dengan telekomunikasi yang smart dan cepat, dapat berjalan seiring pembangunan IKN hingga masa mendatang.

“Untuk itu, koordinasi dan komunikasi penguatan ini perlu ditindak lanjuti bersama stakeholder terkait. Sehingga sarana dan prasarana pemenuhan komunikasi dan alat telekomunikasi dapat terwujud sebagai daya dukung kepada pembangunan IKN Nusantara seiring pembangunan dan daya dukung lainnya,” Pungkasnya

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Marsma TNI Dr. Penny Radjendra juga mengatakan kunker ini terkait daya dukung pemenuhan sarana telekomunikasi dan informasi di IKN Nusantara, dalam upaya hadirnya Ibu Kota Negara yang smart city.

Sejumlah persoalan dalam penyelesaian telekomunikasi dan informasi ini mencakup permasalahan Blank Spot disejumlah Kawasan di IKN, pemenuhan saran infrastruktur telekomunikasi seperti kabel FO, BTS, maupun kabel laut, dan telekomunikasi dan informatika untuk IKN serta pelaksanaan program SPBE dan infrastrukturnya.

“Kunker ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan sinkronisasi dan pengendalian penguatan sarana telekomunikasi dan informasi dengan 100 persen konektifitas digital, serta  mendukung visi dan misi smart city dalam hadirnya IKN Kota dunia untuk semua bersama seluruh stakeholder yang didukung oleh provider yang ada,”  tutupnya.  (HumasPPU/DiskominfoPPU/adv)

Gubernur Jatim Minta Pj Walikota Batu Terus Kembangkan Sektor Wisata dan Industri Kreatif

January 20, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Pj. Walikota Batu untuk melanjutkan seluruh program yang telah berjalan terutama pengembangan sektor wisata yang menjadi ikon dari Kota Batu. Selain itu ia juga berpesan agar Pj Wali Kota Batu memperkuat sektor industri kreatif.

“Jika sektor wisata terus dijaga dan dikembangkan, maka ia yakin juga akan mendongkrak  perkembangan Kota Batu lebih pesat lagi mulai, sektor ekonomi, UMKM, hingga industri kreatif di kawasan Malang Raya dan Jawa Timur” kata Khofifah saat melantik Aries Agung Paewai yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim sebagai Penjabat (Pj) Walikota Batu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (19/1/2023).

Pelantikan Pj Walikota Batu ini dilakukan karena masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Batu yakni Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso telah berakhir pada tanggal 27 Desember 2022.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah juga telah menunjuk Sekretaris Daerah Kota Batu sebagai Pelaksana Harian (Plh) Walikota Batu Zadim Efisiensi.  Acara pelantikan ini juga  dilakukan serah terima jabatan antara Plh. Walikota Batu Zadim Efisiensi kepada Pj. Walikota Batu Aries Agung Paewai.

Khofifah berpesan,  program-program pemerintah pusat terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Perpres 80 tahun 2019 yang setiap tiga bulan progresnya dilaporkan kepada pemerintah pusat, harus dikawal dengan baik.

Salah satu program dalam Perpres 80 tahun 2019 yang kini telah masuk tahap finalisasi adalah terbangunnya Pasar Induk Sayur dan Buah dan optimalisasi KEK Singosari yang akan menumbuhkan start up dan menjadi Silocon Valley atau daerah penghasil perusahaan teknologi di Indonesia.  Jika Pasar Induk Sayur dan Buah rampung dilakukan di Kota Batu, maka dirinya optimistis akan mendongkrak sektor ekonomi di Kota Batu dan Jawa Timur.

“Apa yang menjadi slogan Kota Batu selama ini sebagai Kota Wisata tolong dijaga dan dikembangkan. Karena jika sektor pariwisata bergerak akan menggerakkan banyak sektor lainnya seperti  perhotelan, UMKM, transportasi serta sektor industri kreatif di Jawa Timur,” jelasnya.

Di hadapan forkopimda Kota Batu, Khofifah menitipkan kepada Ketua DPRD,  Kapolres, Dandim hingga Kajari untuk senantiasa mendukung seluruh proses organisasi pemerintahan. Kerjasama, sinergitas, kolaborasi diantara seluruh elemen strategis di Kota Batu jangan pernah berkurang.

Gubernur Khofifah meminta Pj Walikota Batu segera berkolaborasi dan membangun kemitraan dengan seluruh element di Kota Batu terutama dengan jajaran eksekutif maupun legislatif.

Khofifah menambahkan, di tataran Eksekutif kolaborasi dilakukan bersama Sekda beserta jajaran Pemkot Batu agar roda pemerintahan berjalan sesuai RKPD yang telah ditetapkan. Sementara di Jajaran Legislatif terdapat kemitraan dengan DPRD Kota Batu yang diharapkan dapat tercipta pkeseimbangan dinamika politik di daerah.

“Kepala Daerah dan DPRD adalah mitra sejajar dalam menjalankan pemerintahan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, Sekda beserta jajaran Pemkot Batu, agar tetap memberi dukungan kepada Pj. Walikota untuk melanjutkan program pemerintahan dan pembangunan serta program lainnya yang bersentuhan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Ini penting, agar pelayanan masyarakat bisa berjalan optimal.

Secara khusus kepada Walikota Batu dan Wakil Walikota Batu masa jabatan 2017-2022, Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso, Khofifah berharap agar Pj. Walikota Batu tetap bersambung program, koordinasi, komunikasi.

“Tidak ada proses yang terkurangi dari penetapan Pj. Walikota Batu ini.  Mudah mudahan semua diberi kesehatan, kekuatan, keselamatan dan keberkahan oleh Allah SWT,” harapnya.

Di tempat yang sama, Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai menyatakan, berkomitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh ibu Gubernur.

“Fokus pertama saya adalah karena saya adalah penjabat walikota, tugas dari pemerintah pusat, kementerian dalam negeri dan ibu gubernur jatim untuk menjalankan roda pemerintahan selama kekosongan sampai pilkada nanti,” ujarnya.

Program yang paling utama adalah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kota Batu bisa berjalan dengan baik selama satu tahun ke depan sesuai dengan SK Kemendagri.

Dalam waktu dekat pihaknya berupaya agar Kota Wisata Batu bisa menjadi kota pusat wisata di Jatim yang bisa dikembangkan dan dimajukan bersama.

“Terpenting dalam setahun ini harus ada prestasi, harus ada peningkatan di dalam pembanguanan di Kota Batu. Kami berharap ada masukan dari masyarakat, DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Saya malam ini langsung ke Kota Batu karena besok ada kunjungan Menteri Sosial dan Menteri Keuangan yang akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Batu,” tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, antara lain istri Gubernur Sulawesi Selatan 2003-2008 Dr. Arpiati Amin Syam, Walikota dan Wakil Walikota Batu Masa Jabatan 2017-2022, Sekretaris Daerah Prov. Jatim Adhy Karyono, para Kepala OPD di Lingkungan Prov. Jatim, serta Sekda dan Forkopimda Kota Batu. (BS)

HUT “Kota Sambal”

January 20, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SETELAH Provinsi Kalimantan Timur, giliran Samarinda dan Balikpapan berulang tahun. Samarinda merayakan hari jadinya tanggal 21 Januari. Sabtu besok. Terpaut 12 hari dari HUT Kaltim.  Sedang Balikpapan, 10 Februari nanti. Yang menarik, Samarinda selalu merayakan dua hari jadi, yaitu hari jadi kota dan hari jadi pemerintah kota.

Pada tahun 2023 ini, Samarinda merayakan hari jadi pemerintah kota ke-63 dan hari jadi kota ke-355. Sedang Balikpapan merayakan hari jadi kota ke-126. Pintu gerbang Kaltim ini setahu saya tak pernah merayakan hari jadi terbentuknya pemerintah kota.

Saya tidak begitu tahu kenapa hari jadi pemerintah Kota Samarinda juga dirayakan. Lalu menggunakan patokan waktu yang mana. Dari data perkembangan administratif, tahun 1950 Samarinda ditetapkan sebagai ibu kota keresidenan, tahun 1953 sebagai ibu kota Daerah Istimewa Kutai, tahun 1957 sebagai ibu kota provinsi, tahun 1959 sebagai kotapraja, tahun 1965 sebagai kotamadya dan tahun 1999 sebagai kota.

Tapi bisa jadi patokannya sejak ditetapkannya Kapten Soedjono AJ sebagai wali kota pertama tahun 1960. Makanya hari jadi Pemkot memasuki tahun ke-63.

Ketika Presiden Jokowi menetapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim, muncul di cuitan medsos istilah yang menarik dan membuat kita tersenyum. Kalau Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi disingkat dalam akronim “Jabodetabek,” maka Samarinda, Balikpapan, Tenggarong, Penajam, dan sekitarnya disingkat menjadi kawasan “Sambal Terong Pedas.” Sambal-nya adalah Samarinda dan Balikpapan.

Samarinda memutuskan hari jadi kotanya ketika orang-orang Bugis Wajo mulai bermukim di wilayah ini pada Januari 1668. Dalam Perda No 1 Tahun 1988 ditetapkan hari jadi Kota Samarinda pada tanggal 21 Januari 1688 Masehi bertepatan dengan 5 Sya’ban 1078 Hijriyah. Meski tanggal ini masih sering diperdebatkan karena sebelumnya sudah ada kampung di wilayah ini.

Konon orang-orang Wajo, Sengkang hijrah setelah pecah perang Gowa. Mereka tidak mau tunduk dengan perjanjian Bungayya, yang ditandatangani Sultan Hasanuddin. Ada yang memilih bergerilya, ada juga yang berlayar ke daerah lain termasuk ke Kalimantan.

Di antara yang memilih berlayar disebut-sebut nama bangsawan terkenal dari Wajo. Konon dia diterima baik oleh Sultan Kutai karena kesediaannya membantu  Sultan. Adalah La Mohang Daeng Mangkona namanya.  Bergelar Poa Ado.

Mulanya tinggal di muara Karang Mumus (Selili Seberang), yang kawasannya agak tinggi. Lalu mereka pindah ke Samarinda Seberang, tinggal di rumah rakit yang sama rendah. Itu salah satu versi yang menginspirasi munculnya nama Samarinda bermula dari kata “sama rendah.”

Versi lain menyebut nama itu bermula dari orang Banjar. Karena daratan sama rendahnya dengan ketinggian sungai Mahakam. Ada juga yang bilang dari Bahasa Sansekerta: “Samarindo,” yang berarti salam sejahtera. Ada lagi dari lisan Melayu, yang  bermula dari kata “samar” dan “indah.”

Salah satu warisan orang Wajo di Samarinda Seberang adalah kerajinan membuat sarung samarinda. Warna dan motifnya memang sangat kental dengan Sulawesi. Terutama warna merah kotak-kotak hitam. Dulu ketika Ibu Tien Soeharto berkunjung ke Samarinda, sempat populer sarung samarinda motif “Ibu Tien” untuk dikenakan kalangan wanita.

Daeng Mangkona disebut-sebut sebagai pendiri kota Samarinda. Setidaknya dia termasuk orang pertama yang merintis sampai berkembangnya suatu wilayah, yang kemudian disebut Kota Samarinda.

Dalam manuskrip salasilah Raja Kutai Kartanegara yang ditulis Khatib Muhammad Tahir dan dikutip ahli sejarah Belanda, CA Mees, disebutkan pada abad ke-13 (tahun 1201-1300)  sudah ada 6 perkampungan di wilayah Samarinda. Yakni, Pulau Atas, Karang Asam, Karamumus (Karang Mumus), Luah Bakung (Loa Bakung), Sembuyutan (Sambutan), dan Mangkupelas (Mangkupalas).

Sejak ditetapkan sebagai pemerintahan kota, Samarinda sudah memiliki 10 wali kota. Selain Kapten Soedjono, juga Mayor Ngudio, HM Kadrie Oening,  Anang Hasyim, Letkol Iswanto Rukin,  HA Waris Husain, Kol Lukman Said,  H Achmad Amins, H Syaharie Ja’ang sampai Andi Harun.

Wali kota paling populer adalah HM Kadrie Oening (1967-1980), yang banyak membuka wilayah baru dan berbagai terobosan. Dia yang berani menghapuskan angkutan becak tahun 1974. Sempat didemo, tapi  tak gentar. Tandatangannya mirip tulisan Allah dalam bahasa Arab.  Sedang wali kota paling singkat, Iswanto Rukin tahun 1985. Hanya sempat sebulan bertugas dia meninggal dunia karena serangan jantung.

Nama Kadrie Oening diabadikan oleh Gubernur Isran Noor menggantikan nama stadion atau Gelora Sempaja. Fasilitas di kompleks ini sebagian besar dibangun era Gubernur Suwarna AF untuk keperluan PON XVII dan sebagian lagi khususnya convention hall oleh Gubernur Awang Faroek Ishak.

Andi Harun yang sekarang  memimpin Samarinda adalah politisi dan pengusaha kelahiran Bone. Dia alumnus Fakultas Teknik Pertambangan UVRI dan Ilmu Hukum UMI Makassar. Tapi S2-nya, Ilmu Ekonomi dari Universitas Mulawarman. Sebelum menjadi wali kota, dia anggota DPRD Kaltim tiga periode (1999-2014). Tokoh yang dekat dengan bos PP Kaltim Said Amin ini, disebut-sebut juga calon kuat gubernur Kaltim 2024.

Menyambut hari jadinya, Samarinda me-launching motif batik khas Kota Tepian. Ini bagian dari kreasi Kota Peradaban.  Menurut Andi Harun, proses produksinya diserahkan ke pengrajin lokal. Tidak perlu ke Jawa. Batik itu akan dijadikan seragam pegawai di lingkungan Pemkot dan  perusahaan swasta.

Bersama wakilnya Rusmadi Wongso, Andi Harun terus berbenah. Program pembangunan Probebaya terus dikawal. Terkadang aksinya ada juga yang dikritik wartawan. Dia sempat heboh didemo soal insentif guru dan viral menghentikan pembangunan lapangan mini soccer di lahan milik Pemprov Kaltim.

Samarinda juga masih berjuang mengatasi banjir dan penataan pasar. Ini tidak gampang. Memerlukan perjuangan berat. Pasar Segiri dan Pasar Pagi masih perlu sentuhan khusus. Begitu juga Sungai Karang Mumus, yang masih sering meluap.

Samarinda saat ini berpenduduk 827.994 jiwa (data BPS 2022) dengan luas 718 km2. Wilayahnya terdiri dari  10 kecamatan dan 59 kelurahan. APBD 2023 mencapai Rp 3,9 triliun naik Rp 1,3 triliun dari 2022. Dengan PAD-nya sebesar Rp 600 miliar lebih.

Anggota DPRD Samarinda berjumlah 45 orang dengan komposisi PDIP 8, Gerindra 8, Golkar 5, PKS 5, Demokrat 5, NasDem 4, PAN 4, PKB 3, PPP 2 dan Hanura 1.

SUMUR MATHILDA

Balikpapan menetapkan hari jadinya merujuk pada momentum historis ketika dilakukan pengeboran perdana minyak mentah di sumur Mathilda pada tanggal 10 Februari 1897. Lokasinya di kaki Gunung Komendur, di sisi timur Teluk Balikpapan. Monumen sumurnya sampai sekarang masih ada.

Karena itu Balikpapan kerap disebut Kota Minyak. Bahkan tim sepakbolanya, Persiba kerap dijuluki “Tim Selicin Minyak.” Apalagi sekarang tengah dilakukan proyek perluasan kilang Balikpapan.  Nama proyeknya RDMP atau Refinery Development Master Plan. Sebagian wilayah pantai Balikpapan mulai Pelabuhan Semayang sampai perumahan di atas air, Margasari sudah menjadi kawasan kilang Balikpapan. Ada rencana jalan umum di situ bakal ditutup.

Proyek RDMP didesain untuk meningkatkan kapasitas kilang dari 260  ribu barel  menjadi 360 ribu barel per hari.  Terbesar di Tanah Air mengalahkan kilang Cilacap, Jawa Tengah. Pengoperasiannya secara bertahap mulai akhir 2023 ini.

Setidaknya ada 3 versi asal mula nama Balikpapan. Mulai cerita 10 papan yang balik ketika akan disumbangkan ke istana baru di Kutai Lama, nama “Kuleng Papan” dari  suku Pasir Balik yang artinya balik dan papan. Sampai cerita papan yang terbalik dari perahu karena terkena badai.

Sejak tahun 1960, Balikpapan seperti juga Samarinda,  sudah memiliki 10 wali kota. Mulai H Aji Raden Sayid Muhammad, Mayor Bambang Soetikno, Mayor Imat Saili, Mayor (Pol) Zainal Arifin, Letkol (Pol) H Asnawi Arbain, Kol CZI Syarifuddin Yoes, Kol Inf Tjutjup Suparna, Imdaad Hamid, Rizal Effendi, dan Rahmad Mas’ud. Sempat juga H Hermain Okol sebagai pelaksana tugas.

Jumlah penduduk Balikpapan saat ini sebanyak 688.318 jiwa. Lebih kecil sedikit dari Samarinda. Wilayah Balikpapan seluas  503,3 km2 terdiri 6 kecamatan, 34 kelurahan dan 1.143 RT. APBD 2023 mencapai Rp 3,5 triliun dengan PAD Rp 1,084 triliun. Ada angka defisitnya Rp 134 miliar.

Sama dengan Samarinda, anggota DPRD Balikpapan sebanyak 45 orang. Komposisinya Golkar 11,  PDIP 8, Gerindra 6, PKS 6, Demokrat 4, NasDem 3, PPP 3, Hanura 2, PKB 1 dan Perindo 1. Pada Pemilu 2019, warga Balikpapan yang mempunyai hak pilih (DPT) sebanyak  425.406 orang dan yang menggunakan hak suaranya 336.070 atau sekitar 79 persen.

Pada Pemilu 2024 nanti, kata Ketua KPU Noor Thoha, jumlah  anggota DPRD yang dipilih tetap 45. Hanya saja ada pergeseren kursi dapil.  Balikpapan Kota yang semula 6 kursi berkurang jadi 5. Demikian juga Balikpapan Tengah dari 8 menjadi 7. Balikpapan Barat tetap 6. Balikpapan Utara juga tetap 11. Balikpapan Timur dari 5 menjadi 6. Sedang Balikpapan Selatan dari 9 menjadi 10,

Balikpapan sekarang tampil dengan wajah baru. Ada tugu jam yang bisa berbunyi Hymne Balikpapan di persimpangan Kantor Wali Kota. Ada kapal wisata. Lagi besar-besaran membenahi Sungai Ampal untuk atasi banjir. Meski kontraktornya tertatih-tatih. Sayang, kata seorang warga, wali kotanya masih jomblo, alias belum ada wakilnya.

Kota Balikpapan

Samarinda selalu bersaing dengan Balikpapan. Dulu persaingan keras terjadi di lapangan hijau. Kalau sudah bertanding Persisam dengan Persiba, selalu berujung dengan perkelahian. Semua mau menang. Tapi sekarang sepak bola Samarinda lebih maju. Borneo FC pengganti Pusam berada di Liga 1, sedang Persiba hanya berlaga di Liga 2. Itu pun macet karena kompetisi Liga 2 dihentikan PSSI.

Dalam Porprov VII Kaltim di Berau, yang berakhir 7 Desember 2022, Samarinda meraih gelar juara umum. Memborong 254 medali emas. Sedang Balikpapan, yang nyaris tidak ikut berpartisipasi akhirnya berada di urutan ke-5. Bahkan gagal mempertahankan tradisi  meraih 100 emas.

Tapi urusan keberhasilan pembangunan, Samarinda selalu kalah unggul. Dalam Upacara HUT ke-66 Provinsi Kaltim, Senin, 9 Januari 2023, Balikpapan tetap peraih panji keberhasilan terbanyak dengan 16 panji. Tapi  Samarinda mulai membayangi berada di urutan ke-2 dengan 10 panji. Naik 3 dari tahun lalu. Dari wali kota sebelumnya termasuk era saya, Samarinda memang belum pernah di atas dalam peraihan panji.

Selain itu ada beberapa tokoh Balikpapan menerima penghargaan pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Kamis (7/1) lalu. Di antaranya mantan ketua DPRD Andi Burhanuddin Solong yang meraih penghargaan tokoh berjasa di kepemudaan, Tjan Haryanto Chandra di bidang keagamaan, Soekiranto di bidang kepramukaan, Riswah Yuni di bidang UMKM dan saya sendiri di bidang kewartawanan.

Berkat jalan tol yang dibangun Gubernur Awang Faroek Ishak, jarak Samarinda dan Balikpapan sekarang terasa tidak jauh lagi. Saya sering pulang pergi. Soalnya cukup waktu satu jam sudah tembus. Juga tidak pusing dan mual karena kalau lewat jalan non tol berkelok-kelok. Cuma kita tak bisa lagi mampir di warung Tahu Sumedang. Padahal tahunya enak, apalagi kalau menjadi sajian di hari jadi. Dirgahayu Samarinda dan Balikpapan. Semoga “sambal”-nya makin pedas.(*)

Isran Noor:  Tidak  Ada Pemberhentian Tenaga Honor

January 19, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

JAKARTA – Perjuangan Gubernur Kaltim H Isran Noor untuk para tenaga honor membuahkan hasil yang sangat membahagiakan.  Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas bersedia menerima permohonan Gubernur Isran Noor selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI)  agar tidak ada pemberhentian untuk tenaga honor di instansi-instansi pemerintah dalam beberapa tahun ke depan. Pertemuan dimaksudkan mencari alternatif terbaik untuk tenaga-tenaga non-ASN di seluruh Indonesia.

“Hasilnya sudah mulai mengerucut ada beberapa alternatif yang nanti akan dirumuskan ulang oleh APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi),” ungkap MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas di Jakarta, Rabu (18/1/2023), usai pertemuan dengan APPSI, Apeksi dan Apkasi.

Dalam rapat itu, Gubernur Isran Noor sangat tegas dalam perjuangannya untuk tenaga honor.

“Pokoknya setuju. Tidak akan ada dulu pemberhentian atau pemecatan atau PHK (tenaga honor). Itu aja,” tegas Gubernur Isran Noor saat door stop bersama MenPAN RB Abdullah Azwar Anas di Kantor Menpan dan RB usai pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu.

Setelah menemui titik terang upaya penyelesaian nasib 2,4 juta tenaga honor di Indonesia, termasuk Kaltim, selanjutnya APPSI, Apeksi dan Apkasi akan mencari rumusan terbaik demi penyelesaian persoalan tenaga honor ini.

Prinsipnya, semua bersepakat tidak akan ada pemberhentian tenaga honor, hingga ditemukan rumusan terbaik untuk nasib para tenaga non-ASN tersebut. Namun demikian, belum diungkap secara terbuka solusi sementara yang sudah disepakati dan akan ditindaklanjuti.

Namun yang pasti, opsi pengangkatan seluruh tenaga honor menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga tidak memungkinkan bagi keuangan negara. Sebaliknya, pemberhentian tenaga non-ASN secara keseluruhan pun tidak mungkin dilakukan karena berpotensi menimbulkan gejolak dan terhambatnya penyelenggaraan pelayanan publik.

Sebada dengan Isran Noor, Ketua Apeksi Bima Arya menjelaskan sudah ada titik terang dan titik temu. Sekarang tinggal turun secara bersama-sama dalam payung regulasi.

“Rincian terkait isu pembiayaan, pembagian porsi pusat dan daerah. Time line sepertinya akan cepat karena proses ini harus diakselerasi,” kata Wali Kota Bogor itu.

Senada, Sekjen Apkasi Adnan Purichta Ichsan mendukung regulasi yang akan dibuat untuk memperjuangkan agar tenaga honor non-ASN tidak di-PHK.

“Kita sedang mencari solusi terbaik, khususnya soal keuangan agar tidak membuat daerah tertekan,” kata Ahmed Zaki Iskandar.

Rapat juga dihadiri Kepala BKN Aria Wibisana, sejumlah gubernur, bupati dan wali kota serta para pejabat teras Kementerian PAN dan RB. (sam)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1115808
    Users Today : 3286
    Users Yesterday : 4582
    This Year : 52318
    Total Users : 1115808
    Total views : 10896544
    Who's Online : 77
    Your IP Address : 216.73.216.63
    Server Time : 2026-01-12