Masyarakat Padati Karnaval Selamatan Desa Sidomulyo

March 4, 2023 by  
Filed under Wisata

BATU – Ribuan masyarakat memadati jalan raya Bukit Berbunga sejak pukul 09.00 untuk menyaksikan karnaval dalam rangkaian peringatan selamatan Desa Sidomulyo ke-76 , Sabtu ( 4/3/2023 ).

Karnaval  ini menampilkan karya seni Dusun Tinjumoyo, Dusun Tonggolari dan Dusun Sukorembug dengan 12 RW dan 50 RT yang ada di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu ini.

Kepala Desa Sidomulyo Suharto bersama seluruh perangkat desa mengenakan pakaian adat Jawa berwarna biru, dalaman putih dan sarung atau kebaya corak batik dasar putih coklat. Konsep dari Karnaval Desa Sidomulyo  ini adalah kirab budaya dengan ide dan aspirasi dari masing-masing RW

”Konsep yang diusung adalah kebudayaan Indonesia dengan potensi yang ada di masing- masing RW, panitia tidak menentukan, “ tegas Suharto yang bersama dengan seluruh perangkat desanya ikut juga meramaikan karnaval ini.

Antusias masyarakat disebabkan hampir 2 tahun absen semenjak pandemi covid. Luapan rasa kangen dilampiaskan dengan bergembira bersama. Wajar terjadi kepadatan di sepanjang jalan Bukit Berbunga yang merupakan jalan poros lalu lintas menuju kawasan obyek wisata seperti ke arah Selecta atau Cangar.

”Untuk arus kemacetan telah kami antisipasi dengan adanya jalur alternatif. Apalagi, sebelum hari H karnaval, Desa Sidomulyo telah memasang peringatan dan sosialisasi kepada masyarakat,” lanjut Suharto.

Ketua DPRD Kota Batu Asmadi turut hadir menyaksikan kehebohan masyarakat diatas panggung kehormatan depan kantor Balai Desa Sidomulyo. Tidak henti-hentinya melambaikan tangan dan ikut mendukung atraksi yang ditampil peserta didepan panggung kehormatan.

Asmadi mengungkapkan rasa kegembiraannya melihat warga masyarakat yang memadati jalan desa hanya ingin menyaksikan karnaval desa ini. Hal itu sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mensyukuri nikmat yang diberikan selama ini, walaupun semoat dilanda pandemi covic.

Dikatakan Asmadim semangat warga ikut karnaval sebagai bentuk rasa syukurnya atas berlalunya pandemi. Untuk ikut karnaval ini juga tidak murah. Tetapi masyarakat berswadaya ingin menunjukkan kegembiraannya dalam selamatan desa.

“Kita sebagai anggota DPRD kota Batu mendukung sekali atas berjalannya kegiatan karnaval siang hari ini, “  ungkap Asmadi yang hadri dengan mengenakan Udeng khas kota Batu.

Karnaval di desa Sidomulyo sebagai bentuk ekspresi warga masyarakat dalam menampilkan kegiatan seni budaya. Selama ini menurut Asmadi mungkin masyarakat masih malu menampilkannya. Di event karnaval sebagai wahana yang tepat menampilkan semua seni budaya yang ada di masyarakat.

Sementara itu Didik Makhmud anggota Komisi C DPRD Kota Batu memandang kegiatan karnaval di desa Sidomulyo sebagai bentuk ekspresi masyarakat dalam pengembangan budaya. Karena setiap event seperti ini masyarakat mengangkat budaya lokal, jadi potensi daerah, potensi lingkungan diberdayakan.

“ Jadi karnaval sebagai ajang menampilkan kreativitas warga. Di setiap RW ada budaya lokal dan potensi lingkungan yang akhirnya diwujudkan dalam karnaval ini, “ kata Didik diatas panggung kehormatan depan Balai desa Sidomulyo.

Disebutkan Didik, tingkat partisipasi warga cukup luar biasa. Dia sangat terharu melihat antusias warga memadati jalan untuk menyaksikan karnaval ini. Semua kegiatan ini dilakukan secara gotong royong ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat berhasil sekali.

“Kegiatan seperti ini perlu dipupuk sehingga nanti jika setiap desa di Batu mempunyai potensi seperti ini bisa dikolaborasikan untuk menjadikan satu event dalam satu kota secara serentak, Batu sebagai daerah wisata dalam program mewujudkan desa wisata ini perlu digerakkan. “ papar politisi dari Golkar ini.

Dengan adanya kegiatan karnaval secara otomatis aktivitas perekonomian warga ikut juga bergerak, UMKM akan tumbuh berkembang seiring dengan geliatnya seni budaya yang menjadi daya tarik wisata di Kota Batu. (bs).

Jambore Desa Wisata, Angkat Kesenian Lokal Kota Batu ke Panggung Internasional

March 4, 2023 by  
Filed under Wisata

BATU– Dinas Pariwisata ( Disparta ) Kota Batu berupaya keras mengangkat potensi desa wisata sebagai asset guna peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Jambore Desa Wisata. di areal  rest area jalibar Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu, Jumat ( 3/3/2023)

Jambore desa wisata pertama kali digelar, berlangsung selama dua hari diikuti 19 desa dan 5 kelurahan yang ada di Kota Batu juga Assosiasi pelaku wisata, Asosiasi travel Malang Raya bahkan dihadiri Wakil Bupati Malang, Forkopimda, Ketua BNN dan Kalangan Perbankan serta stake holder lainnya.

Jambore desa wisata, ditandai dengan penyerahan bantuan 5 unit kendaraan ATV dari Dinas Pariwisata kepada Kampung Anggrek Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo.

PJ.Walikota Batu Aris Agung Paewei menyambut baik gagasan Disparta yang mengajak desa  kelurahan di Batu yang  memiliki potensi wisata  agar berbenah diri. Kelebihan kota Batu yang memiliki Panorama alam yang menjanjikan perlu dukungan semua pihak untuk membantu mengembangan potensi itu menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan pendapatan yang pada akhirnya bisa dinikmati warga masyarakatnya sendiri.

Sebanyak  24 Desa Kelurahan yang ada di Batu mempunyai obyek wista alam. Jjika itu dilestarikan dan ditingkatkan. Aries yakin akan terus berkembang.

“Pada akhirnya  kota Batu semakin maju. Apalagi adanya keterlibatan OPD dan DPRD Kota Batu, ” ungkap Aris ketika membuka pelaksaan Jambore desa Wisata.

Aries menyebutkan, kolaborasi semua stake holder dalam pengembangan wisata desa akan mempercepat proses percepatan kegiatan ini. Even luar biasa ini harus ditingkatkan, apalagi diacara ini ada anggota Dewan tentu kan mendukung demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerahnya.

“ Apalagi di acara ini ada anggota Dewan, tentunya mereka tidak akan diam. Mereka akan setuju desa wisata yang sudah tumbuh berkembang menjadi potensi wisata yang bisa mendatangkan pendapatan bagi masyarakatnya. Event Jambore ini tidak hanya menjadi acara seremonial melainkan terus berlanjut menjadi agenda event yang berkelanjutan, “ lanjut Aris.

Rekomendasi yang disampaikan dalam pertemuan Desa wisata, pelaku wisata dan kelompok sadar wisata dan OPD patut didukung. Salah satu rekomendasi agar Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kota Batu memberikan CSR – untuk membantu desa wisata. Kota Batu merupakan penghasil buah Apel dan sudah menjadi ikon. Dengan adanya kerjasama dengan PHRI, dimana setiap hotel dan restoran menyediakan sajian buah Apel produk Kota Batu.

“ Tentu ini akan memacu peningkatan pendapatan petani apel, karena mereka tidak perlu lagi menjual keluar kota, cukup untuk menyediakan kebutuhan hotel dan resto yang ada di Kota Batu. Belum lagi keterlibatan UMKM yang ada. Jika semua komponen yang ada di Batu berintegrasi dalam pengembangan kegiatan usaha, maka secara cepat perekonimian di Kota Batu berkembang ,“  tegas Aris Agung Paewei.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arif A Sidiq, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pengembangan kegiatan rutin para pelaku wisata. Dalam pertemuan dengan Asosiasi kepariwisataan di bulan Maret 2023 ini,  sedikit ada perubahan dengan lebih bergairah yakni dikemas dalam bentuk Jambore Desa Wisata dan Asosiasi Kepariwisataan Kota Batu 2023 dengan jargon Bangga Desa Wisataku. Rupanya agenda ini mendapat respon positif Pemerintah Kota Batu, oleh karena ke depan akan ditingkatkan dengan melebarkan peserta jambore dengan mengundang daerah lainnya.

“Kegiatan ini baru pertama kali. Ini uji coba. Ternyata telah mendapatkan respon dari pemerintah Kota Batu. Sehingga, ini tidak akan berhenti sampai disini. Artinya, ke depan akan dibuat lebih bagus lagi dan semakin banyak peserta serta kegiatan pendukung lainnya seperti peresmian Camping Ground dan dilaksanakan kegiatan perkemahan “  jelasnya.

Kegiatan jambore yang digelar tersebut, dijelaskannya, merupakan sebuah proses untuk melakukan promosi potensi wisata dari semua desa dan kelurahan yang ada di Kota Batu. Oleh karena itu, Disparta, melakukan komunikasi mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengadakan program yang memprioritaskan desa wisata. Apalagi dalam rekomendasi yang dibacakan Kelompok sadar wisata tadi menyebutkan setiap OPD sebagai pembina masing-masing desa – kelurahan yang ada.

“Ini merupakan sarana promosi dari desa yang ada di Kota Batu untuk menunjukkan bahwa masing-masing memiliki potensi wisata, kesenian dan budaya desanya. Untuk itu, Disparta siap mendorong OPD untuk mengadakan program yang memprioritaskan desa wisata, apalagi ada rekomendasi yang menyatakan setiap OPD menjadi pembina masing-masing desa -kelurahan yang ada,” pungkasnya. (bs )

Kapolsek Ngantang dan Muspika Cek Tanah Gerak di Dusun Ganten

March 4, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BATU  – Kapolsek Ngantang AKP Hanis Siswanto bersama Muspika Ngantang melaksanakan pengecekan peristiwa tanah gerak yang terjadi di Dusun Ganten Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang,Jumat ( 3/3/2023).

Akibat peristiwa  ini, sebanyak 16 terdampak masing-masing 4 rumah mengalami kerusakan berat dan 12 rumah mengalami kerusakan ringan.

“Kerusakan tersebut ada yang dindingnya retak hingga lantainya ambles,” jelas Hanis.

Disebutkan Kapolsek Ngantang peristiwa itu bermula pada hari Selasa ( 28 /2/ 2023) pukul 22.00 WIB terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan rumah Supii RT 22 RW 9 Dusun Ganten Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang mengalami keretakan.

Pejabat Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Malang, Isa Anshori membenarkan kejadian yang mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan.

“Ada yang lebih parah yaitu dua rumah salah satunya dindingnya retak dan lantainya porak-poranda akibat retak, serta ambles hingga 30 centimeter,” terang Anshori.

Saat ini dua warga yang rumahnya rusak parah akibat tanah gerak sudah pindah ke rumah anaknya dan saudaranya.

Kapolsek Ngantang juga berpesan kepada warga yang masih tinggal agar segera keluar dari rumah dan mencari tempat aman apabila terjadi hal yang sama dan juga harus segera menghubungi Muspika setempat.

“Kami mengimbau agar segera keluar dari rumah dan mencari tempat aman apabila terjadi peristiwa tanah gerak dan juga jangan lupa untuk segera menghubungi kami dan kalau bisa untuk sementara bisa tinggal dengan saudaranya yang punya tempat lebih aman,” papar Kapolsek Ngantang.

Pemerintah Kabupaten Malang melalui BPBD Kab. Malang, Kapolsek Ngantang, Danramil Ngantang dan Camat Ngantang memberikan bantuan berupa sembako dan terpal kepada warga yang terdampak.(bs)

Pemkot Batu Rayakan Penghargaan Adipura

March 4, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU,-  Pemkot Batu merayakan syukuran atas diraihnya penghargaan lambang supremasi dibidang kebersihan, Adipura katagori kota Sedang\ tahun 2022. Perayaan syukuran dilaksanakan dalam apel di halaman Pemkot Among Tani, Jumat (3/3/2023).

Syukuran diawali dengan penyerahan piala adipura kepada  Ketua DPRD kota Batu representasi perwakilan rakyat Kota Batu.

Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi menyampaikan jika penghargaan Adipura yang diterima Kota Batu bisa menjadi momentum untuk menjadikan Kota Batu lebih baik lagi. Apalagi setiap hari produksi sampah yang dihasilkan masyarakat mencapai 110 – 120 ton. Karenanya perlu kerja sama akan kota tetap bersih.

“Dengan diterimanya piala Adipura ini, Pemkot Batu harus mampu meningkatkan manajemen sampah yang mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dan membangun kesadaran bersama,” ungkap Asmadi.

Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengungkapkan  penghargaan ini diraih ini merupakan hasil kerjasama semua pihak, mulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu tahun bakti 2017-2022, seluruh instansi yang terkait, Aktivis lingkungan dan yang terpenting adalah petugas kebersihan dan penyapu jalan.

“Prestasi ini menjadi wujud kebersamaan kita dengan masyarakat Kota Batu. Piala adipura ini merupakan keinginan bersama untuk menjaga Kota Batu tetap bersih,” jelas Aries

Aries meminta  dukungan semua pihak untuk menjadi lebih baik khususnya dalam pengelolahan sampah perkotaan. Menjaga dan mempertahankannya Adipura akan lebih sulit dibandingkan mendapatkannya.

“Kami mohon dukungan agar Adipura bisa kita raih di tahun depan. Semoga tidak hanya Adipura, tapi bisa meraih Adipura Kencana” Tutup Aries.

Kepada vivaborneo.com, Kadis Lingkungan Hidup Aris Setiawan menjelaskan  Piala Adipura ini merupakan penghargaan pertama bagi Kota Batu katagori kota sedang yang diterima Pemerintah Kota Batu pasca 22 tahun . Kenapa pertama karena sebelumnya Batu masih menjadi kota Administratif. Kota Batu menjadi daerah otonom yang lahir 17 Oktober 2001 berdasarkan UU no.11 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Batu

Diakui Aris Setiawan, sebagai kota Administrasi Batu pernah berjaya meraih lambang supremasi dibidang kebersihan dan lingkungan Adipura sampai 4 kali yaitu tahun 1994, 1995, 1996 dan tahun 1997.

“Sesuai catatan Dinas Lingkungan Hidup, piala Adipura kategori kota kecil  sebagai kota administratif (kotif ) sudah 4 kali  menerima yakni tahun 1994, 1995 dan 1996 dan 1997. (bs/adv)

STIPER Kutai Timur Gelar Seminar Petani Milenial

March 4, 2023 by  
Filed under Berita, Nusantara

SANGATTA – Program Studi (Prodi) Agroteknologi – Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur menggelar seminar petani milenial. Seminar menghadirkan pembicara seorang petani milenial Muhammad Zainal, S.P sebagai pembicara di Kampus Stiper Jalan Soekarno Hatta Sangatta, Jumat (3/3/2023).

Muhammad Zainal seorang petani milenial, kelahiran Sangkulirang 11 September 1991. Ia adalah salah satu dari ratusan lulusan STIPER Kutai Timur yang memilih pekerjaan sesuai dengan Ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah yaitu jadi petani.

Petani Milenial ini menuturkan, kemajuan pertanian salah satunya ditopang oleh jumlah petani, dalam artian menumbuhkan minat agar kalangan pemuda khususnya para sarjana pertanian agar mau berkecimpung di sektor pertanian, dan memberikan akses permodalan bagi petani, serta jaminan bagi petani seperti asuransi gagal panen.

“Semakin banyak petani maka sektor pertanian akan semakin menggeliat.  Sehingga solusi yang paling efektif adalah meregenerasi petani di Indonesia,” ujarnya

Disebutkan Zainal, setiap tahunnya ada 34 ribu lulusan sarjana pertanian di Indonesia. Jumlah ini tentu merupakan peluang dan modal yang sangat besar untuk pertanian Indonesia. Peluang dan modal inilah yang akan menjadi sebuah keuntungan hanya jika pemerintah bisa menggerakkan dan mengelolanya dengan serius.

“Pemerintah harus memberikan insentif melalui kebijakan pemerintah yang bersifat membantu dan mempermudah akses,” tuturnya.

Salah satu optimisme itu terlihat pada keberhasilan pemerintah, menerapkan teknologi pertanian seperti water management, mekanisasi alat pertanian, hingga terciptanya banyak aplikasi pertanian yang memudahkan kerja petani.

Selain itu aplikasi pertanian dapat menekan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan produktivitas, digitalisasi menjadi upaya yang menarik bagi pemuda Indonesia untuk bertani.

“Saya berharap keikutsertaan generasi milenial untuk ambil alih dalam perkembangan teknologi pertanian, sehingga mampu menjawab masalah regenerasi pertanian  menuju pertanian masa kini yang bergengsi dengan teknologi,” harapnya

Kisah petani milenial Zainal mematahkan pandangan masyarakat akan masa depan seorang petani yang suram tidak benar adanya. Pandangan petani dari yang selama ini diidentikkan dengan tua, miskin, pekerjaan kotor, kurang berpenghasilan, dan lainnya bisa berubah menjadi petani muda, keren, menguntungkan, kekinian, dan tentunya kaya.(wm1)

« Previous PageNext Page »

  • vb