Yunita Resmi Jadi Anggota DPRD Sanggau

August 31, 2023 by  
Filed under Nusantara

SANGGAU – Yunita resmi menjadi anggota DPRD Sanggau masa jabatan 2019-2024 sebagai pengganti antar waktu (PAW) anggota Kabupten Sanggau Provinsi Kalimanta Barat (Kalbar). Yunita menggantikan Arkadius Mungpin yang meninggal dunia pada April 2023 lalu.

Pengangkatan dan pengambilan sumpah dilakukan pada rapat paripurna ke-14 masa persidangan ke-3 tahun sidang 2023 di Aula Kantor DPRD Sanggau, Kalbar, Rabu (30/8/2023). Rapat dipimpin Ketua DPRD Sanggau Jumadi didampingi Wakil Ketua DPRD Sanggau Timotius Yance, dan Acam.

Usai dilantik dan diambil sumpah janjinya, Yunita mengatakan akan segera menyesuaikan diri, dan mudah-mudahan bisa beradaptasi di lingkungan DPRD Sanggau.

“Semoga rekan-rekan di DPRD Sanggau juga bisa menerima saya dan memberikan bimbingan,”katanya.

Yunita merupakan anggota DPRD Sanggau Fraksi Partai Golkar dari Dapil Sanggau II yang meliputi Kecamatan Tayan Hilir, Kecamatan Toba dan Kecamatan Meliau.

Rapat {aripurna ini dihadiri Bupati Sanggau Sanggau yang diwakili Staf Ahli Bupati Sanggau bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Shopiar Juliansyah, jajaran Forkompimda Sanggau, Anggota DPRD Sanggau serta  Kepala OPD Kabupaten Sanggau. (ariya)

Seratus Hari Norbaiti

August 31, 2023 by  
Filed under Opini

Anggota Sahabat Sejati (SS) juga di makam Almarhumah

MALAM tadi, Rabu 30 Agustus 2023 tahlilan 100 hari almarhumah Hajjah Norbaiti binti Amlan, istri Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor. Acara dilaksanakan di kediaman pribadi Pak Isran di kompleks perumahan Karpotek  Jl Adipura 21 Sungai Kunjang, Samarinda.

Hampir semua keluarga, kerabat, pejabat dan warga datang. Isran langsung yang memimpin tahlilan dimulai dengan salat isya sampai membaca surah Yasin. Suasana sangat khusyuk dan haru, tidak terasa sudah tiga bulan lebih Ibu Norbaiti tiada.

Hadir di antaranya  mantan Wagub Dr Farid Wadjdy yang juga rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim, Rektor Unmul Prof Abdunnur, anggota DPD RI dapil Kaltim Nanang Sulaiman, Sekdaprov Dr Sri Wahyuni, mantan Pj Sekdaprov Dr Meiliana, Ketua Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim H Awang Dharma Bhakti (ADB), para asisten dan  kepala dinas, anggota DPRD serta sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

Masyarakat tetap mengenang kepergian  wanita lembut dan  bersahaja itu. Ibu Norbaiti dikenal sebagai salah seorang tokoh wanita terbaik, yang banyak menginspirasi masyarakat terutama kaum perempuan di daerah ini.

Ibu Norbaiti meninggal dunia Rabu malam, 24 Mei 2023 pukul 20.23 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta. Dia memang cukup lama mengidap penyakit kanker, sehingga menjalani perawatan yang sangat intensif di antaranya melalui kemoterapi.

Semua orang meratapi kepergiannya. Maklum wanita berusia 54 tahun ini  dinilai sangat menginspirasi dalam mewujudkan perannya. Baik sebagai ibu rumah tangga, sebagai istri kepala daerah maupun sebagai wanita aktif dalam kegiatan sosial, politik, dan kemasyarakatan.

Buah perkawinannya dengan Isran pada 15 Maret 1991, mereka dikaruniai tiga anak. Muhammad Rahman Isran (31), Siti Rahmawati Isran (28), dan Siti Annisa Isran (23). Rahman atau akrab dipanggil Rais sudah menikah dan mempunyai dua anak, Muhammad Samudra Dirahman dan Muhammad Ibrahim Dirahman. Rahmawati yang akrab disapa Rahmi masih berstatus lajang.   Sedang Annisa (Icha) baru saja menikah dengan Sayid Muhammad Fajar, 25 Februari 2023 lalu.

Ibu Norbaiti masih sempat mendampingi Icha dalam acara pernikahan dan walimatul ursy yang berlangsung di Planary Samarinda Convention Hall. Ia yang saat itu menjalani perawatan di Jakarta sengaja pulang ke Samarinda untuk membahagiakan putri bungsunya itu.

Pak Isran mengakui istrinya melayaninya dengan sangat baik dan menjadi panutan bagi anak-anak dan cucunya. “Terlalu banyak kenangan indah dan manis bersama Almarhumah,” katanya  pada saat pemakaman jenazah Norbaiti di halaman samping rumah pribadi, Kamis (25/5).

Ibu Norbaiti sendiri yang minta dimakamkan di tempat itu. “Memang Ibu sendiri yang minta sebelum berobat terakhir ke Jakarta,” kata Pak Isran. Biar keluarga mudah menziarahi. Dan Ibu Norbaiti seakan ingin tetap dekat bersama suami, anak-anak, dan cucu-cucunya meski beda alam.

HARI PENTING ISRAN

Sebagai istri kepala daerah, setidaknya ada tiga peran yang dilakoni Ibu Norbaiti semasa hidup dengan sangat sempurna. Sebagai ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Peran ini cukup lama dia jalani. Sejak Pak Isran menjadi bupati Kutai Timur (2009-2015)  sampai ketika Isran menjadi gubernur Kaltim (2018-2023).

Tak cukup sebatas itu saja. Ibu Norbaiti juga masih menyisihkan waktunya memimpin sejumlah organisasi. Misalnya sebagai ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kaltim (2021-2026), ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Bunda Generasi Berencana (GenRe), Pembina Dharma Wanita, ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkolosis (PPTI), ketua Yayasan Jantung Sehat, dan ketua Yayasan Kanker Indonesia.

Di tengah keterbatasan potensi perempuan Kaltim bergelut di jalur politik, Norbaiti juga berani terjun ke sana.  Di balik kelembutannya, dia ingin menunjukkan wanita Kaltim juga mampu memainkan perannya di panggung demokrasi.

Dia menjadi caleg dan dalam perjalanannya di ranah politik melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW), Norbaiti dilantik menjadi anggota DPR RI pada 15 Januari 2014 dari Partai Demokrat menggantikan Yusran Aspar yang mengundurkan diri karena ikut pemilihan bupati Penajam Paser Utara (PPU). Norbaiti duduk sebagai anggota Komisi X, yang membidangi urusan pendidikan, olahraga, dan sejarah.

Pada pemilihan legislatif 2014, Norbaiti kembali terpilih ke Senayan. Dia ditugasi di Komisi VII, yang menangani urusan energi, penelitian, teknologi, dan lingkungan. Bidang itu sangat cocok untuk kepentingan Kaltim, yang dikenal kaya dengan sumber alam dan energi.

Kurang dari setahun sebagai wakil rakyat Norbaiti mengikuti pemilihan bupati Kutai Timur (Kutim), menyusul mundurnya sang suami dari jabatan tersebut. Dalam pemilihan itu dia dikalahkan Ismunandar yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris daerah Kabupaten Kutim.

Dengan beragam peran yang dijalani,  Pak Isran menyebut Ibu Norbaiti telah mengemban tugasnya dengan baik. “Beliau telah menjalankan tugasnya dengan baik, sekarang kita ikhlaskan dia menghadap Yang Mahakuasa,” katanya berkaca-kaca ketika melepas jenazah sang istri.

Ibu Norbaiti lahir di Loa Janan, 30 Januari 1969. Dia anak pertama dari empat bersaudara. Ayahnya Amlan bin Tasin dan ibunya bernama Mastika. Tiga saudaranya masih hidup semua yaitu Iwan Iskandar, Normalinda, dan Nortiani.

Foto-foto tunggal Norbaiti banyak menghiasi media sosial. Wajahnya teduh dan bersahaja. Senyumnya memberi kesan yang cerah. Adakalanya orang jadi teringat lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Wajahnya sejuk dan senyumnya selalu menghias dunia di sepanjang masa.

Selain kepergian istri tercinta, sebulan kemudian Pak Isran kembali berdukacita. Adik kandungnya, Zainuddin bin Siul Bakri juga meninggal dunia dalam usia 63 tahun, Senin (26/6). Setelah disemayamkan dan disalatkan di rumah duka, kemudian jenazah adik tercinta itu dikebumikan di pemakaman umum Jl Latsitarda, Sungai Kunjang.

Pak Isran mengakui dia dan keluarga harus tabah dan ikhlas menerima takdir dari Allah Swt. Karena kematian adalah sesuatu yang pasti dialami semua orang. “Kullu nafsin zaa’iqatul maut, tsumma ilainaa turja’un,” (“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.”)

Bulan September ini adalah bulan penting bagi Isran. Ini hari-hari terakhir masa tugas sebagai gubernur Kaltim masa bakti 2018-2023. Tapi bulan September juga bulan kelahirannya. Pak Isran dilahirkan 20 September 1957 di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur. Berarti usianya memasuki ke-66, sama dengan usia Provinsi Kalimantan Timur tahun ini.

Perayaan HUT-nya ke-66, Rabu 20 September 2023 akan digelar di Convention Hall Sempaja. Semua warga diundang sampai ke lurah-lurah, kepala desa dan tokoh adat  seluruh Kaltim. Kira-kira 5.000 orang yang bakal datang. Isran bersama Wagub Hadi Mulyadi sekaligus pamitan. Tanggal 1 Oktober Kaltim dipimpin seorang penjabat (Pj) Gubernur.

Pembahasan tiga calon Pj Gubernur dari DPRD Kaltim dimulai Rabu (30/8) kemarin. Tiap fraksi mengajukan 3 nama. Lalu dibahas dan akhirnya nanti keluar 3 nama hasil kesepakatan, yang diusulkan ke Mendagri. Banyak pihak berharap ketiga nama itu adalah orang Kaltim sendiri. Jangan sampai ada titipan nama lain dari luar.

Sementara Isran masih kita tunggu langkahnya. Sedang Hadi Mulyadi akan disibukkan urusan menjadi caleg DPR RI dari Partai Gelora. Kalau Isran maju lagi di Pilgub dan menang, kita akan ketemu lagi di akhir tahun 2024 atau awal 2025.

Tapi ada juga yang bilang kalau Si Raja Naga tak jadi nyapres, bisa jadi dia duduk di kabinet yang akan datang. Sebab, kantor atau Istana Presiden sudah di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hampir pasti ada  jatah menteri untuk Kaltim. Dan itu bisa jadi jatuhnya ke Pak Isran, tokoh yang selama ini membela mati-matian berkaitan pembangunan IKN.

Kalau itu terwujud, maka panggilan baru Pak Isran: Yang terhormat Bapak Menteri Isran Noor. Orang pertama dari Kaltim yang duduk di kabinet IKN. Semoga.(*)

ISEI, Inflasi, dan Uniba

August 31, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SEPULUH pengurus baru Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) cabang kabupaten/kota dilantik serentak oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI Perry Warjiyo, Senin (28/8) lalu. Ada ISEI Cabang Pekanbaru, Langsa, Cirebon, Mamuju, Tarakan, Kutai Kartanegara, Gorontalo, Bogor, Malang, dan  Cabang Balikpapan.

Pelantikan dilakukan secara virtual sore hari. Perry Warjiyo yang juga gubernur Bank Indonesia cukup berada di kantornya di Jakarta. Khusus ISEI Cabang Balikpapan dipusatkan di Gedung Pertemuan Putri Karang Melenu lantai 8 milik Universitas Balikpapan (Uniba) di Jl Pupuk Raya, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.

Nama gedungnya memang menarik. Putri Karang Melenu atau lengkapnya Aji Putri Karang Melenu. Dia adalah istri pertama atau permaisuri  Maharaja Kutai Aji Batara Agung Dewa Sakti dan juga ibusuri  raja Kerajaan Kutai yang kedua, Aji Batara Agung Paduka Nira.

Setiap pesta budaya Erau di Tenggarong, cerita dan prosesi kelahiran Putri Karang Melenu selalu diupacarakan. Dia dikaitkan dengan munculnya naga dan Lembu Swana di Sungai Mahakam, yang membawa gong berisi seorang bayi wanita. Bayi jelmaan dari khayangan itu belakangan menjadi putri cantik bernama Putri Karang Melenu.

Pelantikan pengurus baru semua cabang yang berakhir masa baktinya sangat penting, karena ISEI akan menggelar Sidang Pleno ISEI XXIII dan Seminar Nasional di Bengkulu, 15 dan 16 September 2023. Balikpapan bersama ISEI Kaltim, Samarinda, dan Kukar akan ambil bagian dalam pertemuan tersebut.

ISEI didirikan 14 Januari 1955. Hingga saat ini ISEI yang merupakan tempat perhimpunan sarjana ekonomi Indonesia itu, memiliki 55 cabang yang tersebar di provinsi, kota dan kabupaten seluruh Indonesia. Perry Warjiyo terpilih kembali sebagai ketua umum Pengurus Pusat ISEI masa bakti 2021-2024 hasil  Kongres ISEI XXI di Makassar, 1 September  2021.

Saya juga terpilih sebagai ketua ISEI Balikpapan yang kedua kalinya dengan masa bakti 2023-2026. Periode pertama, saya masih menjadi wali Kota Balikpapan. Tapi sekarang sudah purnatugas dan lagi nyaleg, berebut satu dari 8 kursi kuota Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim di DPR RI. Sangat perlu ada pengurus ISEI di parlemen, agar pemikiran ISEI bisa disinergikan dengan DPR, yang mempunyai fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Jumlah pengurus ISEI Balikpapan hampir 60 orang. Unsur terbesar para dosen atau akademisi, dipadu dengan praktisi dan unsur pemerintah daerah. Ada 4 wakil ketua, yaitu Didik Hadiyatno (Uniba), Hj Ernawati Gaffar (ketua IWAPI Kaltim), Ramli (direktur Poltekba) dan Bambang Saputra (Bank Indonesia).

Sedang sekretaris Rudy Pudjut Harianto (STIEPAN) dan  bendahara Hety Devita (Uniba). Mereka menjalankan tugasnya bersama 4 wakil sekretaris dan 4 wakil bendahara. Ada nama Madram Muhyar sebagai wakil bendahara. Dia mantan kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Balikpapan.

Pengurus dilengkapi  Koordinator Bidang Kebijakan Fiskal dan Pembangunan Daerah Dr Dwi Susilowati, SE, MM (Uniba), Koordinator Bidang Moneter dan Lembaga Keuangan Dessy Handa Sari, SE, MM, Koordinator Bidang UMKM, Koperasi, Ekonomi Digital, Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan Dr Rihfenti Ernayani, SE, M.Ak (Uniba), serta Koordinator Bidang Bisnis, Investasi, dan Sumber Daya Manusia  Alan Smith Purba, SE, M.Ak (Universitas Mulia).

RATUSAN MAHASISWA

Pelantikan pengurus ISEI Balikpapan diikuti ratusan mahasiswa Uniba. “Biar mereka  tahu apa itu ISEI dan program apa saja yang dikembangkan ISEI serta manfaatnya bagi mahasiswa terutama mahasiswa Fakultas Ekonomi,” kata Rektor Uniba Dr Isradi Zainal.

Rektor juga mengajak ISEI Balikpapan mencermati, menganalisis dan memberikan pandangan berkaitan  dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terhadap ekonomi di daerah penyangga seperti di Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Berkaitan dengan itu, sebelum pelantikan, ISEI Balikpapan menandatangani kerja sama dengan Rektor Uniba Dr Isradi Zainal dan Dekan Fakultas Ekonomi Uniba Dr Tamzil Yusuf. Selain itu juga dengan Rektor STIEPAN Prof Suhartono, dengan Direktur Poltekba Ramli, SE, MM, Universitas Mulia dan STIE Madani.

Ketua Badan Pembina Uniba (Yapenti-DWK) Dr Rendi S Ismail meminta dukungan ISEI dalam pengembangan Uniba sebagai universitas swasta terbaik di Kalimantan. “Sekarang ini Uniba tengah mempersiapkan Fakultas Kedokteran, yang kampusnya direncanakan di PPU,” katanya. Uniba juga membutuhkan tenaga dosen termasuk dari Fakultas Ekonomi.

Dirangkaikan dengan acara pelantikan, digelar pula diskusi masalah inflasi dengan menghadirkan  Deputi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan Ratna Wardaningsih dan Alam dari Garuda Indonesia. Salah satu aspek yang dibahas adalah soal kenaikan tarif penerbangan terutama di masa peak season, yang memberi kontribusi besar terhadap peningkatan inflasi di Balikpapan.

Ketua Umum PP ISEI Perry Warjiyo, yang juga gubernur BI memberikan sambutan sekaligus pandangannya tentang “Prospek Ekonomi Indonesia dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia” sebagai bahan ISEI menyikapi perkembangan ekonomi di daerah.

Seraya mengucapkan selamat kepada 10 pengurus cabang yang baru dilantik, Perry mengungkapkan bahwa prospek ekonomi Indonesia pada 2023-2024 tetap solid. Pertumbuhan tersebut didukung oleh konsumsi domestik dan investasi yang meningkat dengan PDB tercatat antara 4,5-5,3 persen pada 2023 dibanding 5,31 persen pada 2022.

Ia juga mengungkapkan angka inflasi yang menurun lebih cepat dan akan tetap dalam rentang yang ditargetkan antara 3-1 persen pada 2023, dan 2,5-1 persen pada 2024.

Perry mengakui bahwa BI menerapkan kerangka kerja dasar dalam penanganan inflasi, tetapi hal itu diimbangi dengan upaya penanganan isu terkait aliran modal, nilai tukar, dan keamanan sistem keuangan.

Berkaitan dengan bauran kebijakan Bank Indonesia untuk tahun 2023 dan 2024, katanya, akan dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, kebijakan moneter yang diarahkan untuk memitigasi dampak spillover global (“pro-stability”) melalui kebijakan suku bunga  diperkuat dengan stabilisasi nilai tukar dan kecukupan cadangan devisa.

Kedua, kebijakan makroprudensial, digitalisasi  sistem pembayaran, pendalaman pasar uang serta pengembangan UMKM  dan ekonomi-keuangan syariah  untuk pertumbuhan ekonomi (“pro-growth”).

“Dengan dua pendekatan itu, maka bauran kebijakan BI adalah menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Perry Warjiyo dengan mantap.

Sepulang dari pelantikan, saya dilapori dua cucu saya Defa dan Dafin. Dia kena “razia keuangan” di sekolah. Dalam tasnya ada sejumlah uang kertas padahal bukan hari belanja. Saya bilang generasi kalian adalah generasi alpha, generasi yang akrab dengan teknologi digital. “Jadi tidak perlu lagi bawa uang kartal sebagai alat pembayaran. Kan sudah ada HP. Jadi tidak kena razia lagi,” kata saya disambut senyum keduanya.(*)

 Meriahkan Pawai Mobil Hias Dispusip Berau Bagikan Kamus Bahasa Barrau

August 30, 2023 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau membagikan kamus Bahasa Barrau saat ikut serta dalam kegiatan Pawai Mobil Hias dalam rangka Meriahkan HUT ke-78 RI. Kegiatan pawai dimulai dari depan Masjid Baitul Hikmah dan finish di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (29/8/2023).

Menurut  Kepala Dispusip Kabupaten Berau Yudha Budisantosa kamus Bahasa Barrau yang dibagikan merupakan hasil karya penulis lokal yang berhasil diterbitkan guna melestarikan bahasa Daerah yaitu Bahasa Berau.

“Selain itu tiga terbitan lain yang sudah launching sebelumnya yaitu Syair Badiwa, Isi Ruma dan Isi Tana dan Buku Pantun Barrau,” ucapnya.

Untuk menarik perhatian anak-anak, Dispusip Berau juga memperkenalkan dua sahabat literasi ‘Si Pena’ dan ‘Si Pakem’ yang sukses memeriahkan kegiatan pawai mobil hias dan menarik penonton terutama kalangan anak-anak agar tertarik untuk datang dan berkunjung ke perpustakaan.

Dikatakannya pula, Pawai Pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Berau, juga dijadikan momentum oleh Dispusip Kabupaten sebagai ajang mensosialisasikan program-program mereka dan sekaligus menyerukan ajakan gemar membaca.

Termasuk juga program Srikandi alias aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, yang merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

“Kami terus berupaya dan melalui berbagai cara untuk terus mensosialisasikan Srikandi, dengan harapan semua OPD bisa mengimplementasikannya demi kemudahan bersama karena lebih efektif dan efisien,” pungkas Yudha.(adv-dpk kaltim)

Komisi B DPRD Kota Malang, Belajar Ke Kota Batu

August 30, 2023 by  
Filed under Nusantara

BATU – Komisi B DPRD Kota Malang melakukan studi banding tentang keberhasilan Kota Batu dalam membangun Pasar induk Among Tani, diterima Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Kadisdeperindagkop) Kota Batu, Eko Suhartono di area los kuliner Pasar Among Tani, Senin (28/8/2023).

Ketua Komis B DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono menjelaskan kedatangan ke Batu untuk melihat secara langsung keberhasilan kota Batu dalam membangun pasar induk among tani yang megah ini. Nanti akan diadopsi dan dicontoh untuk pembangun pasar besar kota Malang.

” Tujuan dari kedatangan kami bersembilan orang ini  untuk mempelajari keberhasilan pembangunan Pasar induk Among Tani. Kami berharap dapat mengadopsi strategi dan pendekatan yang sama untuk memajukan proyek pembangunan pasar besar di Kota Malang,” ungkap Trio.

Disebutkan dengan melihat contoh sukses dari pasar induk Among Tani di Kota Batu, Komisi B DPRD berharap dapat meningkatkan kualitas dan fasilitas pasar besar Kota Malang, serta memberikan manfaat yang lebih baik bagi para pedagang dan masyarakat setempat.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang menjelaskan rencana pembangunan pasar besar Malang belum jelas.Karena sampai saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih belum memberikan keputusan final terkait rencana Pembangunan Pasar besar.

“Meski urusan administrasi dan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah selesai, namun anggaran belum juga turun dari Kemen PUPR sampai saat ini  sehingga belum ada kepastian ” jelas Trio.

Oleh karena itu komisi B kota Malang belajar ke Kota Batu untuk mencari masukan proses awal sehingga bisa membangun pasar megah dan membanggakan ini.

“Hasil masukan yang kami terima akan kami sampaikan dalam pertemuan dengan dinas terkait proses pembangunan pasar besar kota Malang ” tandas Rio.

Sementara anggota Komisi B DPRD Kota Arif Wahyudi mengakui belajar demi kemajuan tidak perlu malu. Termasuk belajar ke Kota Batu.

” Nyatanya Kota Batu sudah mampu membangun Pasar Induk sebesar ini, dan kota Malang perlu belajar banyak dalam membenahi pembangunan Pasar Besar yang mempunyai luas 2 Hektar dan pedagang sekitar 3.600 orang ” tandas Arif

Dalam merespon studi banding Komisi B DPRD Kota Malang ke Pasar Induk Among Tani, Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Kadisperindagkop) Kota Batu, Eko Suhartono , menegaskan untuk mewujudkan program tersebut membutuhkan komitmen dan tekad kuat dari semua pihak terkait.

“Pembangunan pasar Induk yang sukses seperti Among Tani tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga pada semangat kolaborasi, kesungguhan, dan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat ” ungkap Eko dihadapan anggota Komisi B DPRD Kota Malang.

Eko Suhartono menekankan  keberhasilan proyek pembangunan pasar besar di Kota Malang akan ditentukan oleh keseriusan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi yang tepat.

Eko mengatakan agar Komisi B DPRD Kota Malang dapat memanfaatkan pelajaran berharga dari studi banding ini untuk mengembangkan rencana yang komprehensif dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sektor perdagangan di kota tersebut.

Dalam penutup pernyataannya, Kadisperindagkop Eko Suhartono menegaskan  pembangunan pasar besar bukanlah sekadar proyek fisik, tetapi juga merupakan investasi dalam memperkuat perekonomian lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia berharap semua pihak akan bersatu untuk mewujudkan visi ini demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Malang.(Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1085301
    Users Today : 3402
    Users Yesterday : 5615
    This Year : 21811
    Total Users : 1085301
    Total views : 10640814
    Who's Online : 63
    Your IP Address : 216.73.216.174
    Server Time : 2026-01-05