Jelang Tuan Rumah MTQ Nasional, LPTQ Kaltim Kunjungi Kalsel

September 13, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

BANJARBARU – Kalimantan Timur (Kaltim) telah diputuskan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an  (MTQ) Tingkat Nasional XXX Tahun 2024. Persiapan terus dilakukan diantaranya kunjungan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim ke ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (12/9/2023).

Rombongan LPTQ Kaltim sebanyak tujuh orang, dipimpin Wakil Ketua lll, Jauhar Efendi, diterima Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, yang juga sebagai Plt. Kepala Biro Kesra Setda Prov Kalsel, di Ruang H. Maksid, Kantor Gubernur Kalsel,  Banjarbaru. Kunjungan ini dimaksudkan mendapat pengalaman Kalsel yang sukses sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-29 Tahun 2022.

Ahmad Solhan, mengatakan, pelaksanaan MTQ Nasional ke-29 Tahun 2022 berjalan sukses, dengan mengedepankan “tri sukses”. Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses administrasi. Kesuksesan tersebut, juga karena semangat Gubernur Kalsel yang luar biasa dalam memperjuangkan Provinsi Kalsel sebagai tuan rumah setelah 50 tahun sebelumnya menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional.

“Kaltim harus segera membentuk kepanitiaan dengan berbagai bidang tugas. Jadi tidak ada tugas kegiatan yang tidak ada penanggungjawabnya,” kata Ahmad Solhan.

Jauhar Efendi selaku pimpinan rombongan, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, sebenarnya keinginan Kaltim menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional itu pada Tahun 2026, bertepatan dengan setengah  abad yang lalu sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional di Samarinda, pada Tahun 1976 yang lalu.

Namun Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menghendaki Kaltim menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional ke-30, pada Tahun 2024.

“Kaltim nanti mengusung 4 (empat) sukses. Sukses penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Administrasi, dan Sukses Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat,” kata Jauhar.

Walaupun Kaltim sudah beberapa kali sukses sebagai penyelenggara berbagai kegiatan tingkat nasional, namun tantangan dan perhatian sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional Tahun 2024 yang akan datang jauh lebih besar. Hal ini seiring dengan agenda kepindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Provinsi DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Sementara itu, Helmi, pejabat dari Kementerian Agama RI yang hadir pada pertemuan tersebut mengatakan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang intens antara Kementerian Agama dengan Panitia Daerah.(*/MJ)

Pj, Tiga atau Lima?

September 13, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi    

Rizal Effendi

TINGGAL 17 hari lagi, Kaltim dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur.  Siapa yang dipilih Presiden, kita tunggu penetapannya. Jika calon dari DPRD Kaltim sudah masuk ke Mendagri, mungkin dalam beberapa hari ini sudah ada calonnya di meja Presiden.

Sesuai dengan jadwal, Gubernur Isran Noor dan pasangannya Hadi Mulyadi mengakhiri masa jabatannya 30 September 2023. Itu berarti sejak 1 Oktober, Kaltim sudah dipimpin Pj Gubernur. Masa jabatannya relatif lama, sekitar 1 tahun hingga dilantiknya gubernur definitif di akhir 2024 atau awal 2025.

Jika penetapan atau pelantikan Pj Gubernur terlambat beberapa hari, maka Mendagri bisa menunjuk pelaksana harian (Plh). Biasanya dipercayakan kepada Sekdaprov. Dr Meiliana pernah menjadi Plh Gubernur Kaltim selama  2 hari, 20 September sampai 22 September 2018, sebelum Mendagri melantik Restuardy Daud sebagai Pj.

Seperti kita ketahui, seyogianya calon Pj Gubernur di tangan Mendagri ada 6 nama. Tiga dari Dewan dan 3 dari saku Mendagri sendiri.  Tapi dalam kasus Kaltim, DPRD mengirim 5 nama. Apakah yang diseleksi Mendagri tetap 3 atau 5 kita tidak tahu.

Dari penjelasan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud kepada wartawan, mereka sengaja mengirim 5 karena itu hasil saringan terakhir dari 8 fraksi. “Ya sudah kita kirim saja semuanya. Itu kesepakatan aklamasi dari semua fraksi,” jelasnya.

Lagi pula, kata Hasanuddin, nama yang dikirim belum tentu berjalan mulus. Karena masih harus bersaing dengan 3 nama yang diolah Mendagri. Dan ke-3 nama dari Mendagri sayangnya tidak bisa diketahui, apakah ada yang sama dengan pilihan Dewan atau semua berbeda. Lagi pula proses seleksi dan verifikasi terakhir yang dilakukan Mendagri, Dewan sudah tidak dilibatkan lagi.

Ke-5 nama dari Dewan itu adalah Drs H Alimuddin, M.Si (Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara), Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin (Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag), Dr Akmal Malik, M.Si (Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri), Dr Sri Wahyuni, M.PP (Sekwilprov Kaltim) dan Prof Dr Abdunnur, M.Si (Rektor Unmul).

Menurut Hasanuddin, pihak Dewan mengirim lengkap dengan nilai pembobotan dan matriksnya. Tapi dia tidak menyebut nama mana yang paling tinggi bobotnya. “Maunya kita Presiden memilih dari nama yang kita usulkan,” tambahnya.

Tapi Dewan juga memahami kalau dilihat dari 10 Pj Gubernur yang baru dilantik Presiden,  rata-rata semuanya dari calon Pusat. Karena itu perlu upaya ekstra agar calon yang diusulkan dari daerah, yang dipilih oleh Presiden.

KENAPA ADA AKMAL?

Ada yang mempertanyakan kenapa Dewan masih memasukkan nama yang tidak masuk kategori putra daerah? Meski putra daerah bukan syarat, tapi waga Kaltim berharap Pj Gubernur adalah orang daerah sendiri. Kapan lagi orang daerah diberi kesempatan. Karena orang daerah lebih tahu apa yang dimaui daerahnya. Hal itu juga pernah ditegaskan Wakil Ketua Dewan Seno Aji. “Itu yang harus kita terobos,” tandasnya.

Kalau mengutip teori Samuel P Huntington, guru besar Ilmu Politik Universitas Harvard, AS,  hanya Sri Wahyuni dan Abdunnur yang masuk kategori putra daerah sosiologis. Lahir, tumbuh, besar dan berkarya di daerah sendiri. Sedang Kamaruddin meski lahir di Bontang, tapi banyak berkarya di luar. Baru diketahui namanya pada pemilihan Pj Gubernur. Sehingga ada yang memasukkan nama dia dalam kategori putra daerah politik.

Sebenarnya masih ada satu putra daerah yang masuk kategori putra daerah sosiologis. Yaitu Dr Ir Muhammad Nurdin, MT, Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Wilayah pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Sayang putra kelahiran Samarinda, 10 Mei 1964 ini tersingkir dalam seleksi di DPRD.

Sedang Alimuddin meski bertahun-tahun menjalani karier di Kaltim terutama di Penajam Paser Utara (PPU), tapi sesungguhnya dia kelahiran Soppeng, Sulawesi Selatan. Apalagi Akmal Malik. Tokoh kelahiran Pulau Punjung, Sumatera Barat ini sama sekali tidak pernah bertugas di daerah ini.

Tapi dengan masuknya nama Alimuddin dan Akmal, keduanya punya peluang kuat menjadi pilihan utama Presiden. Karena dia orang dalam IKN, Alimuddin sangat mungkin dipilih Jokowi agar komunikasi dan sinerji program dan tugas antara Pemprov Kaltim dengan Otorita IKN berjalan lancar. Ada yang bilang Alimuddin juga didukung Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sejauh mana kebenarannya, saya belum mendapat konfirmasi.

Sebelum menjadi Deputi di IKN, Alimuddin adalah Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU. Yang menarik sebelumnya dia merintis karier di militer,  kemudian  beralih ke PNS. Dia pernah menjadi Komandan Koramil (Danramil) 014/Slawi Tegal, Jawa Tengah.

Sedang Akmal dianggap sangat berpengalaman urusan daerah. Maklum dia Dirjen Otda, yang tugasnya menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penyelenggaraan otonomi daerah sesuai ketentuan perundang-undangan. Jadi dia menjadi pejabat di Kemendagri yang paling banyak berhubungan dengan kepala daerah.

Masuknya nama Akmal lewat pintu DPRD Kaltim dipastikan ada yang membawa. Bisa jadi titipan langsung dari Pusat, atau ada juga orang daerah yang berkepentingan dan punya hubungan baik dengan dia. Makanya namanya langsung muncul dan mulus berproses di Dewan.

Akmal juga  sudah pernah menjadi Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar). Sehingga sangat mungkin didukung Mendagri. Tapi ada juga yang berpendapat, karena Akmal sudah pernah menjadi Pj Gubernur Sulbar sebaiknya Pj Gubernur Kaltim diberikan kesempatan kepada nama lain, tidak melulu Akmal. “Masa dia terus,” kata seorang warga

Dari suara beberapa warga di Samarinda mereka berharap yang dipilih Presiden Jokowi adalah Sri Wahyuni atau Abdunnur. Keduanya sangat Kaltim banget. Besar, sekolah dan bekerja di Kaltim. Jadi layak menjadi pilihan utama.

Sri Wahyuni lahir di Samarinda, 29 Desember 1970. Perjalanan kariernya juga unik. Sebelum terpilih sebagai Sekdaprov, dia pernah menjadi Perwira Pertama Militer Kodim 0803/Madiun.

Pendidikannya selain di IPDN, juga mengikuti Sekolah Perwira Militer. Dia pernah menjadi Lurah di Long Ikis, Kabupaten Paser, Kabag Humas di Pemkab Kukar sampai kepala Dinas Pariwisata di Kaltim. Sekarang Sri juga dipercaya menjadi ketua Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL) Kaltim masa bakti 2023-2028.

Sedang Abdunnur lahir di Bulungan (saat itu masih masuk wilayah Kaltim), 8 Maret 1967. Dia alumnus Smansa dan menjadi orang daerah pertama yang menjadi rektor Unmul. Ayahnya KH Sabranity, semasa hidup adalah ulama kharismatik di Samarinda.

Pengamat politik Finnah Furqoniahi dari  Fisipol Unmul berpendapat, Abdunnur sangat layak diberi kepercayaan merangkap jadi Pj Gubernur Kaltim. “Selain dirinya lahir dari rahim daerah, tapi juga diyakini mampu mengangkat kearifan lokal demi kepentingan Kaltim dan Nasional,” katanya seperti dimuat Sapos.co.id.

Ketua Umum Persekutuan Dayak Kaltim (PDKT) Syaharie Jaang juga punya pendapat yang sama.    “Kami mengusulkan dan mendukung Rektor Unmul Prof Abdunnur  menjadi Pj Gubernur,” kata mantan Wali Kota Samarinda ini kepada Kaltim Post.

Isran Noor berharap penggantinya meneruskan dan melanjutkan program yang sudah dirintis dan diperjuangkannya. Serta mampu memberi kontribusi besar untuk kemajuan Kaltim.  “Dan yang terpenting tidak berpolitik,” tandasnya.(*)

Diskarpus Paser Sasar Kecamatan Kuaro, Sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

September 13, 2023 by  
Filed under Paser

TANAH GROGOT – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Paser menggelar sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Kecamatan Kuaro, Selasa (12/9/2023).

Sosialisasi dihadiri lKepala Diskarpus Paser, Yusuf Somako ini diharapkan dapat  meningkatkan pembudayaan Gemar membaca warga Paser. Dimana program ini menjadi salah satu upaya mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Paser yaitu Paser MAS (Maju Adil dan sejahterah).

Sebagai informasi, Sejak 2018, Perpusnas menjalankan program TPBIS yang merupakan program prioritas nasional dengan dukungan dari Bappenas RI. Melalui program TPBIS, perpustakaan bertransformasi menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk berlatih secara kontekstual, berlatih keterampilan dan berbagi pengalaman

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Paser, Hj Ningsih mengatakan program TPBIS dari Perpustakaan Nasional itu bertujuan agar layanan perpustakaan memberi dampak luas kepada masyarakat.

“Harapannya ya semakin banyak yang mengikuti kegiatan Perpustakaan,” katanya.

Salah satu contohnya adalah kegiatan Tahsin Perpustakaan Paser yang diikuti kalangan Ibu-ibu. Selain itu Perpustakaan Paser juga memperluas jangkauan program TPBIS-nya agar dapat menarik anak-anak. Dengan mengadakan kegiatan mendongeng di Ruang Baca Anak secara rutin.

Menurutnya, Perpustakaan seharusnya merupakan tempat segala macam informasi. Jadi, pihaknya harus selalu berbenah untuk memberikan layanan terbaik agar pengunjung atau masyarakat luas bisa mendapatkan kepuasan dari layanan perpustakaan. (adv dpk Kaltim)

Gulat Kota Batu Sukses Raih Medali Emas  di Porprov Jatim 2023

September 12, 2023 by  
Filed under Olahraga Lain

MOJOKERTO  – Kota Batu kembali menunjukkan dominasinya di cabang olahraga gulat dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2023.  Tim gulat Kota Batu berhasil mempersembahkan medali emas kembali atas nama Rizki Putra Ardiansyah yang turun di nomor 130 kg Grego setelah mengalahkan atlet dari Tuban dalam final Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII tahun 2023 di GOR Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Senin (11/9/2023) malam.

Prestasi cemerlang ini merupakan buah dari latihan keras dan determinasi para atlet, serta dukungan penuh dari pelatih dan pendukung setia.  Mereka tampil dengan performa terbaik, mempertontonkan teknik-teknik unggulan yang berhasil mengungguli pesaing-pesaing tangguh dari kota-kota lain di Jawa Timur.

Salah satu momen gemilang ketika pertandingan Rizki Putra Ardiansyah di nomor 130 kg Grego. Dalam laga kali ini, Rizki sebelumnya bertemu dengan atlet Sidoarjo dan memenangkan pertandingan, pertandingan kedua, Rizki bertemu dengan Surabaya dan final dengan Tuban.

Sebelum pertandingan mendadak Rizky kakinya mengalami cidera, sehingga ia bertanding dengan kondisi kaki yang cidera. Beruntung hal ini tidak mempengaruhi penampilan Rizky dan tetap mendapatkan juara.

Pegulat Rizky berhasil menunjukkan dominasinya di kelas 130 Kg dengan memenangkan pertarungan dramatis yang memikat hati penonton.

“Rata-rata pemain sebelumnya sudah bertemu sehingga, peta kekuatan lawan tidak jauh berbeda. Jadi kita sudah bisa memprediksi,” ujar Rizky.

Raihan medali emas ini semakin melengkapi perolehan medali cabor gulat, yang sebelumnya gulat sudah menyumbangkan satu emas dan satu perunggu.

Prestasi gemilang ini tidak hanya menambah daftar catatan sukses gulat Kota Batu, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan utama dalam cabang olahraga ini di tingkat provinsi Jawa Timur.

Ruli Evan Perdana, pelatih Gulat Kota Batu bersyukur bisa mendapatkan medali emas lagi, ia mengatakan peluang Kota Batu untuk mendapatkan medali masih terbuka, mengingat masih ada beberapa nomor yang belum dilaksanakan.

“Semoga hari ini ketiga dan seterusnya mendapatkan medali, hari ketiga ini kita menurunan tiga atlet, semoga bisa mendapatkan lagi medali emas,” ujarnya.

Sementara itu wakil Ketua KONI Kota Batu Sinal Abidin,  mengucapkan selamat kepada para atlet gulat Kota Batu atas prestasi luar biasa yang mampu meraih medali emas.

“Prestasi ini adalah bukti dari dedikasi dan kerja keras kalian. Kami bangga dengan pencapaian kalian dan berharap keberhasilan ini akan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kota Batu untuk terus berprestasi dalam olahraga,” ucapnya.

Sinal menyebutkan prestasi cemerlang ini akan membawa semangat juang Kota Batu ke tingkat nasional dan memperlihatkan kepada Indonesia betapa berpengaruhnya olahraga gulat di daerah ini.

Diharapkan prestasi ini juga dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kota Batu untuk terus berlatih dan mengukir prestasi lebih gemilang di masa depan.(Buang Supeno)

Polres Sanggau Bagikan Helm Gratis

September 12, 2023 by  
Filed under Nusantara

SANGGAU – Satuan polisi lalulintas Polres Sanggau membagikan 250 helm SNI gratis ke sejumlah pengendara roda dua yang melintas di Kalan Jendral Sudirman Kota Sanggau, Selasa (12/9). Pembagian helm itu dilakukan di tengah Operasi Zebra yang di laksanakan Satlantas Polres Sanggau.

Operasi zebra dipimpin Waka Polres Sanggau Kompol Yafet Efraim Patabang, dan didampingi Kabag Ops Polres Sanggau AKP Agustana Eka Kusuma, Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Risqi Ardian Eka Kurniawan, perwakilan dari Kodim 1204/Sanggau, dan jasa Raharja Sanggau.

Risqi Ardian Eka Kurniawan menyampaikan terimakasih atas partisipasi dari seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau. Pembagian helm juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tetap selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

“Khususnya bagi pengendara roda dua agar mementingkan keselamatan diri dengan menggunakan helm,”kata Risqi.

Dalam operasi zebra kapuas tahun 2023 ini, Sat Lantas Polres Sanggau memberikan teguran baik secara lisan maupun tertulis terlebih kepada pengguna pengendara roda dua. Hingga saat  ini sebanyak 685 pengendara yang diberikan teguran. Teguran disampaikan seperti kelengkapan kendaraan seperti plat nomor, spion dan juga penggunaan helm baik yang di depan dan belakang. Sementara untuk pengendara roda empat masih didominasi penggunaan safety belt atau sabuk keselamatan.

“Kami terus tingkatkan peneguran dan mengingatkan kepada masyarakat, karena terjadinya kecelakaan lalu lintas diawali dari sebuah pelanggaran,”tuturnya.

Pelaksanaan operasi zebra ini dilaksanakan dua sesi, yaitu pagi hari dan sore hari. Dan dilaksanakan di tempat-tempat keramaian dan tempat yang menjadi blank spot daripada kecelakaan lalu lintas.

“Operasi zebra kapuas ini diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sanggau menurun daripada tahun-tahun sebelumnya,”ujarnya.

AKP Risqi mengimbau kepada seluruh pengendara agar mematuhi peraturan berlalu lintas, menjaga keselamatan diri dengan safety riding atau safety driving dan juga mematuhi seluruh aturan berlalu lintas. (ariya)

« Previous PageNext Page »

  • vb