Dinas Ketahanan Pangan Kutai Kartanegara Gelar Gerakan Pangan Murah

March 19, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Dinas Ketahanan Pangan Kukar bekerja sama dengan sejumlah stakeholder menggelar Gerakan Pangan Murah Untuk Masyarakat di taman eks pemukiman Tanjong, Tenggarong, Selasa (19/3/2024).

Kegiatan ini berlangsung dua hari hingga  Rabu (20/3/2024) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idul Fitri 2024 di Kukar.  Komoditi yang disediakan yakni berbagai kebutuhan pokok, sayuran, buah buahan, aneka minuman, bibit tanaman dan sebagainya.

Adapun peserta yang terlibat menyediakan bahan dagangan pada acara itu yakni sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, kelompok tani, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kukar, Bulog, pelaku Usah Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Asisten II  Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur saat membuka  acara menyampaikan Gerakan Pangan Murah merupakan Program Nasional sebagai langkah nyata dalam memberikan akses kepada masyarakat agar bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas, murah dan terjangkau dari harga pasar. Kegiatan ini merupakan strategi membangun kekuatan ekonomi masyarakat menghadapi dampak akibat krisis, maka  dilaksanakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka  menjamin ketersediaan bahan pokok sekaligus menstabilkan harga di tengah masyarakat.

Tujuannya yaitu untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang Puasa dan Idul Fitri 2024. Hal Ini penting agar pada momentum hari besar, pemerintah hadir untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah dan meraih kemenangan Idul Fitri dengan ketersediaan pangan murah berkualitas.

“Hal Ini merupakan salah satu tujuan Pemerintah guna mensejahterakan dan membahagiakan masyarakat,” ujar Ahyani yang membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah.

Dikatakan, Gerakan Pangan Murah tidak hanya bagi masyarakat yang memanfaatkan langsung akan hadirnya pangan murah, namun juga bagi masyarakat yang ingin berbagi kepada “Keroan Diansanak-Nya” (para saudara/handai taulan) yang kekurangan. Hadirnya kegiatan ini juga memberikan manfaat secara tidak langsung bagi masyarakat yang “Betulungan” (saling membantu) kepada masyarakat lainnya.

Jadi dengan kegiatan ini, ada  rupiah yang dapat disisihkan untuk memberikan bantuan kepada Keroan Diansanak selain berupa bahan pangan. Hal ini karena Urang Kutai itu senang Betulungan, sehingga menjadi rakat dan akhirnya berkah Ramadan dan Hari Kemenangan diraih oleh segala Keroan Diansanak dari segala kalangan dan lapisan masyarakat.

 

Diharapkan gerakan ini ke depan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah melalui pengembangan potensi pertanian lokal, dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Selama ini kita berkolaborasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), namun kedepannya kami harapkan gerakan ini berkolaborasi langsung dengan petani, sehingga beras petani kita terserap langsung oleh kegiatan ini,” harapnya.

Hal tersebut akan memacu semangat dunia usaha terutama Sektor Pertanian sehingga terjadi sinergitas dalam membangun potensi pertanian dengan memanfaatkan lahan agar lebih produktif.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjutnya, maka kolaborasi menjadi kunci sukses keberhasilan dalam mengendalikan pangan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi semua pihak dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya dalam Bulan Suci Ramadhan dan Menjelang Idul Fitri Tahun 2024.

Pemkab Kukar mengapresiasi kepada semua pihak sehingga Gerakan Pangan Murah jelang HBKN Puasa Dan Idul Fitri 2024 di Kukar  dapat berlangsung dengan baik.

Hadir pada acara itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah,  jajaran Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sutikno beserta jajarannya,  Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Camat Tenggarong,  Lurah Se Kecamatan Tenggarong, serta seluruh distributor/pedagang yang terlibat dalam kegiatan itu. (kk04).

PP Nasyiatul Aisyiyah Lakukan Audiensi  Dengan Sekda PPU

March 19, 2024 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA)melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU) Tohar di ruang kerjanya, Selasa (19/3/2023). Audiensi ini bertujuan untuk membahas program Komunitas Isi Piringku yang rencana akan dilaksanakan di Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

Tohar menyambut baik rencana yang akan dilakukan PPNA berkaitan dengan stunting ini. Menurutnya perlu adanya pemetaan yang baik karena banyak faktor yang memengaruhi terjadinya stunting. Tohar juga menyarankan PPNA untuk berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU untuk memudahkan pemetaan melalui Data Desa Presisi yang dimiliki PPU. Selain itu, berkoordinasi juga dengan perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

“Paling penting sekarang dari mana memulai agar tidak menimbulkan stunting baru,” ucapnya.

Tohar menyampaikan faktor yang memengaruhi stunting juga dipengaruhi nilai atau budaya yang ada di masyarakat. Hal ini juga memerlukan strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Program perihal stunting ini pun, sebutnya, harus tepat sasaran dan berkelanjutan agar mendapatkan hasil yang diharapkan.

Sekretaris PPNA Hanif Mu’allifah dalam kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan rencana dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan pihak-pihak terkait. Kegiatan berupa pelatihan dan Training of Trainer (ToT) untuk kader Posyandu, organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan sebagainya.

“Penerima manfaatnya yaitu ibu hamil, ibu dengan balita, remaja putri, dan sebagainya,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan kegiatan rencana dilaksanakan usai Ramadan hingga akhir tahun ini. Kegiatan yang dilakukan juga bermitra dengan Danone Indonesia. Selain itu, akan dilakukan riset pula dengan hasil naskah akademik yang diharapkan dapat menjadi dasar program berikutnya.(adv/DiskominfoPPU)

Sambut Lebaran, Yamaha Promo Paket “Halal”, Hemat, Lengkap dan Spesial dan Kesempatan Jadi Miliarder

March 19, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

BALIKPAPAN– Wajar saja jika Yamaha Semakin di Depan. Pasalnya bukan sekadar jargon dan keunggulan teknologi yang diusungnya saja, namun dalam hal memanjakan customernya Yamaha memang tak tertandingi.

Nah, bro and sis sekarang kan udah bulan puasa Ramadan 1445 H, artinya Lebaran Idulfitri pun udah semakin dekat. Kalian-kalian pasti kepikiran pengin ganti atau beli motor baru buat diajak silaturahmi.

Untuk itu Yamaha Kaltim pun siap memanjakan kalian yang ingin punya motor baru. Ya, Yamaha Kaltim Kembali menggeber promonya. Yamaha sudah menyiapkan Paket Halal yang Hemat, Lengkap dan Spesial buat seluruh customer yang pengin memiliki motor baru.

“Ya, dalam bulan Ramadan ini sekaligus menyambut lebaran ini kami dari Yamaha sudah menyiapkan promo dengan Paket “Halal” alias Hemat, Lengkap dan Spesial, karena itu buruan beli sudah!,” seru Asisten Manajer PT. Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Delaer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi.

Dalam promo Paket Halal, Hemat, Lengkap dan Spesial ini, Yamaha menyiapkan Lexi LX 155. Bagi kalian yang ingin mendapatkan Lexi, kalian cukup membayar down payment alias uang muka hanya dengan Rp 2 juta an, gratis 4 kali angsuran.

“Dengan paket Halal ini, kalian pecinta Yamaha akan berhemat hingga Rp 6 juta an. Kebayang gak, hematnya segitu besarnya. Beli sudah mumpung Yamah lagi promo Paket Hemat,” ujar Efendy Ariadi.

Belanja produk Yamaha segala jenis juga mendapatkan garansi rangka selama 5 tahun. Dalam promo kali ini pun kalian juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan undian miliarder Yamaha dan berkesempatan memenangkan uang tunai sebesar Rp 1 miliar (untuk semua pembelian type motor Yamaha).

“Jangan nunggu lama lagi, manfaatkan kesempatan dengan promo Paket Hemat ini, selain memudahkan kalian untuk membawa produk terbaru Yamaha Lexi LX 155, kalian juga punya kesempatan untuk menjadi miliarder,” ungkap Efendy Ariadi, (*)

Yamaha LEXi LX 155

Simple but MAXi Performance

LEXi LX 155 dilengkapi dengan mesin Blue Core 155 cc generasi terbaru. Sentuhan pembaharuan tersebut dapat dilihat pada design camshaft, piston dan head serta jalur oli, sehingga menghasilkan performa lebih baik karena minim gesekan serta vibrasi. Mesin terbaru pada LEXi LX 155 menghasilkan tenaga maksimum sebesar 11.3 kW/8000 rpm dan torsi maksimum sebesar 14.2 Nm/6500 rpm. Selain itu, mesin LEXi LX 155 juga telah berteknologi VVA (Variable Valve Actuation), SOHC, 4 valve dan liquid cooled.

Istimewanya untuk LEXi LX 155 Connected ABS memiliki sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System)* untuk mengoptimalkan pengereman saat berkendara dan semakin nyaman dikendarai.

Simple but MAXi Pleasure

Selain dibekali dengan mesin baru, LEXi LX 155 mempunyai keunggulan yang merupakan ciri khas LEXi yaitu flat footboard yang memudahkan pengguna mengakses ruang kaki saat berkendara. Kenyamanan posisi berkendara juga didukung ruang kaki lega dan desain jok baru yang lebih rendah dan ramping sehingga lebih nyaman dikendarai sendiri maupun berboncengan, layak jadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari. Pada bagian kaki-kaki, motor ini dilengkapi dengan Sub-Tank Suspension* untuk peredaman yang lebih optimal sehingga turut mendukung performa berkendara yang lebih nyaman di berbagai kondisi jalan.

Kualitas skutik anyar ini semakin dapat diandalkan karena memiliki bobot teringan di kategori MAXi Yamaha dengan berat isi 116-118 kg*. Hal ini mendukung kelincahan saat dikendarai dan memudahkan ketika diparkir. Selain itu, untuk mendukung kelancaran komunikasi biker LEXi LX 155 disematkan electric power socket yang bermanfaat untuk mengisi daya gadget.

Simple but MAXi Design

LEXi LX 155 juga memiliki desain anyar yang mempunyai karakter khas MAXi Yamaha dengan dimensi MAXi yang terlihat lebih sporty, elegan dan modern. Tampilan baru ini menambah rasa percaya diri dan kebanggaan saat berkendara dengan LEXi LX 155. Pada bagian body motor ini juga memiliki lampu depan dan belakang dengan desain baru menggunakan teknologi LED yang lebih terang dan awet. Kesan premium bertambah karena dilengkapi blue lenses berbentuk V-Lines pada lampu depan. Selain itu, terdapat full LCD speedometer dengan desain baru yang futuristik dan informatif.

Simple but MAXi Technology

Yamaha juga menyediakan teknologi modern pada LEXi LX 155, diantaranya pengendara dapat menggunakan Smart Key System* yaitu sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyless) dilengkapi fitur Answer Back System yang memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor. Dan termasuk untuk memenuhi kebutuhan konsumen di era modern yang selalu up to date, biker dapat terkoneksi dengan motor melalui aplikasi Y-Connect*.

Yamaha menyediakan LEXi LX 155 dalam tiga varian yaitu LEXi LX 155 Connected ABS dengan warna Magma Black, sedangkan LEXi LX 155 S Version mempunyai tiga warna yakni Magma Black, Elixir Dark Silver dan Matte Red, serta LEXi LX 155 dengan warna Metallic Black, Matte Grey dan Metallic Red.

Yamaha LEXI LX 155 hadir dalam tiga varian yaitu varian tertinggi adalah LEXI LX 155 Connected ABS yang hadir dengan warna Magna Black dan dipasarkan dengan harga Rp 33.402.000,- OTR Samarinda, Rp 33.180.500,- OTR Balikpapan, Rp 33.502.000,- OTR Tenggarong.

Varian kedua yaitu, LEXI LX 155 S Version yang hadir dengan tiga pilihan warna yaitu Magma Black, Elexir Dark Silver, dan Matte Red yang dipasarkan dengan harga Rp 30.126.300,- OTR Samarinda, Rp 29.904.800,- OTR Balikpapan, Rp 30.226.300,- OTR Tenggarong.

Varian terakhir adalah LEXI LX 155 yang juga memiliki tiga varian warna yaitu Metallic Black, Matte Grey, dan Metallic Red yang dipasarkan dengan harga Rp 28.185.000,- OTR Samarinda, 27.963.500,- OTR Balikpapan, 28.285.000.

*Spesifikasi dan fitur hanya terdapat pada LEXi LX 155 varian tertentu

Bank Indonesia Kalimantan Timur Sediakan 343 Titik Penukaran Uang

March 18, 2024 by  
Filed under Berita

SAMARINDA –Mengakomodasi kebutuhan masyarakat terhadap uang layak edar saat Ramadan dan Idul Fitri, Bank Indonesia Kalimantan Timur menyiapkan 343 titik penukaran uang dan 208 kantor perbankan di seluruh Kalimantan Timur.

“Bank Indonesia secara nasional telah mempersiapkan uang layak edar sebesar Rp 197.6 T Untuk mengakomodasi kebutuhan pertukaran mata uang Rupiah selama Ramadan dan Idul Fitri tahun 2024, jumlahnya naik sebesar 4,65% dari total pertukaran pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai Rp188,8 triliun,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim (Kpw) Widi Budihartanto saat peluncuran Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024, Senin (18/02/2024).

Acara yang digelar di Kpw Bank Indonesia Kaltim, Jalan Gajah ada Samarinda ini mengambil tema “Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah”. Bank Indonesia menghadirkan Serambi 2024 untuk menjamin beredarnya uang rupiah dengan stabil selama Ramadan dan Idul Fitri,

Dikatakan Widi Budihartanto, Bank Indonesia menghadirkan Serambi 2024 untuk menjamin beredarnya uang rupiah dengan stabil selama Ramadan dan Idul Fitri. Serambi dilakukan sejak tanggal 18 Maret hingga 5 April 2024. Bank Indonesia Kaltim melakukan kerja sama dengan Perbankan di daerah ini.

“Kamipun juga melakukan kegiatan kas keliling dengan menyediakan titik penukaran diantaranya di museum Kota Samarinda, halaman DPRD Samarinda, Samarinda Square dan banyak lainnya,” lanjutnya.

Sementara Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni mengimbau masyarakat agar tahu bagaimana cara memperlakukan rupiah dengan baik, bangga dengan kehadiran rupiah sebagai alat tukar, dan juga menggunkan rupiah dengan bijak.

“Kita memang sedang menghadapi situasi yang mana Kaltim berada diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi, inflasinya juga demikian tetapi semangat kepedulian untuk berbagi sudah tradisi yang melekat selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, maka untuk itu penukaran uang ini menjadi sesuatu yang dinantikan masyarakat,” kata Sri.

Ia berharap kegiatan semarak yang digagas Bank Indonesia akan memberikan kemudahan, kesempatan untuk memanfaatkan Rupiah sebaik-baiknya untuk berbagi di Ramadan ini.

“Semoga dengan edukasi ini kebersamaan pemerintah dan masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan finansial dari masyarakat dapat terpenuhi,” kata Sri Wahyuni. (*)

Presiden Setuju Jatah Kaltim

March 18, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ALHAMDULILLAH ada kabar baik buat putra-putri Kaltim. Presiden Joko Widodo menyetujui pemberian jatah atau kuota kepada putra daerah dalam penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS)  yang ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

Kabar itu disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas di sela-sela Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2024 di Jakarta, Kamis (14/3). “Arahan Presiden meminta ada formasi yang dialokasikan secara khusus. Untuk IKN dapat mengajukan afirmasi untuk penduduk setempat,” jelasnya.

Sebelumnya soal ini sudah disinggung oleh Pj Gubernur Akmal Malik. Dia meminta kepada Presiden memberikan kebijakan afirmasi berkaitan penerimaan PNS di IKN. Besarnya dia usulkan antara 1 sampai 7 persen. “Supaya di IKN jangan sampai gedungnya saja yang bagus, tapi ngga ada sama sekali anak-anak dari Kaltim,” katanya.

PNS Kaltim yang punya kesempatan mutasi ke IKN

Menpan sebelumnya menjelaskan, Pemerintah akan membuka seleksi CPNS untuk ditempatkan di seluruh kementerian dan lembaga (K/L) yang berkantor di IKN. “Berdasarkan perhitungan kita terakhir, ada sekitar 200 ribu formasi yang disiapkan untuk IKN,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Menpan menegaskan Pemerintah akan memberikan kebijakan afirmatif untuk memberikan kuota khusus untuk putra-putri terbaik di wilayah Kalimantan Timur serta mutasi pegawai ASN dari Pemda-Pemda se-Kaltim ke IKN.

Sejauh ini Anas belum mengungkapkan berapa banyak jatah yang diberikan untuk Kaltim termasuk  petunjuk teknis dalam pelaksanaannya.  Tapi dia mengisyaratkan salah satu syarat untuk CPNS adalah fresh graduate  (lulusan baru dari perguruan tinggi) yang bertalenta digital.

Jika kita berandai-andai jatah yang diberikan Presiden sampai 7 persen, maka ada 14 ribu putra-putri Kaltim yang bakal diterima menjadi PNS di IKN. Sesuatu yang besar dan membanggakan serta membuka harapan baru bagi anak-anak Kaltim mengabdi dan berkarier di IKN. Dengan jatah khusus itu, harapan kita seleksinya juga dilakukan antarputra Kaltim sendiri.

Ketua Bidang Politik Kebijakan Publik dan Ketenagakerjaan Ikatan Alumni (IKA) Unmul, Viko Januardhy menyambut baik adanya persetujuan Presiden Jokowi yang mengakomodir putra daerah. “Kebijakan afirmasi bagi masyarakat lokal (Kaltim) sebenarnya telah tertuang dalam Undang-Undang (UU) IKN lampiran 2. Tinggal ditunggu petunjuk teknisnya,” katanya seperti diberitakan infosatu.co.

Berkaitan dengan petunjuk teknis dan persyaratan, menurutnya perlu ada perlakuan khusus dan tidak sama dengan syarat-syarat yang berlaku secara nasional. Misalnya syarat TOEFL, jangan dulu di atas 500. Bagi sarjana Kaltim cukup dipatok 425 sampai 450. Nanti kalau sudah 1-2 tahun bekerja di IKN, baru ditingkatkan sesuai standar 500.

“Syarat penguasaan bahasa Inggris dapat dilihat dari urgensinya. Instansi perizinan atau Kementerian Luar Negeri memang mutlak, tapi jangan samakan dengan mereka yang bakal bertugas sebagai Linmas atau Satpol PP,” ujar Viko memberikan perbandingan.

Dia juga minta Pemda dan perguruan tinggi di Kaltim menangkap peluang ini dengan baik. Jangan sampai lengah. Standar kelulusan juga harus benar-benar dijaga. Viko menunjuk Unmul saja setiap tahun menghasilkan 5.000 sarjana. Pasti sebagian tidak terakomodasi dengan peluang kerja yang ada. Karena itu kuota khusus di IKN menjadi peluang emas, yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

TIDAK DIRESPON BAIK

Di tengah gencarnya kita meminta jatah untuk Kaltim, ada kabar yang tak enak dari Otorita IKN. Kabar itu bertolak belakang dengan harapan kita. Sebab, informasi dari Otorita IKN mengungkapkan  tidak gampang mengajak orang daerah masuk ke IKN. Misalnya dalam urusan mutasi. Otorita sudah menghubungi Pemda-Pemda, tetapi tidak mendapat respons yang positif.

Malah ada tenaga Analis SDM Aparatur Ahli Muda dari Pemda PPU yang diminta Otorita IKN terkesan  tidak diizinkan oleh Pj Bupati Makmur Marbun. Sikap semacam itu juga terjadi di Pemda-Pemda lainnya termasuk dari Pemprov.

Kalau informasi itu benar, Pemprov dan Pemda se-Kaltim perlu duduk satu meja. Perlu disamakan persepsinya bahwa  putra daerah atau ASN lokal yang bergabung atau ditarik ke Otorita IKN atau berbagai instansi di sana adalah kehormatan dan kebanggaan besar. Sekaligus untuk menepis kesan kita hanya menjadi penonton. Jadi Pemprov atau Pemda harus ikhlas melepas PNS-nya ke IKN.

Saya kira perlu dibentuk satu badan semipemerintah. Kolaborasi Pemprov, Pemda dan perguruan tinggi yang tugasnya menginventarisir dan menyiapkan putra-putri terbaik daerah, yang bisa didorong untuk bergabung ke Otorita atau berbagai instansi pemerintah yang segera berkantor di Sepaku.

Ada yang berpandangan sejumlah anak daerah kurang “pede” berkompetisi di IKN. Karena kalah kualitas atau ada alasan lain.  Sehingga perlu diberikan motivasi dan semangat. Apalagi Presiden sudah setuju Kaltim diberikan jatah khusus. Jadi tidak perlu lagi takut bersaing, karena sudah ada keistimewaan.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Drs H Alimuddin, M.Si dan Deputi  Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Dr Myrna Asnawati Safitri, SH, M.Si adalah dua kader terbaik dari Kaltim yang sekarang ini duduk di Otorita.

Alimuddin sebelumnya kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sedang Myrna, putri tokoh politik dan pers Kaltim H Fuad Arieph sebelumnya berkarier di Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

Kedua deputi ini mengaku berusaha menjembatani aspirasi daerah terutama berkaitan dengan perekrutan tenaga daerah. “Maunya kita banyak anak-anak lokal bergabung,  tentu kita senang. Tapi kita berharap Pemprov dan Pemda memberikan respons yang kuat untuk kepentingan ini,” kata mereka.

Sejauh ini, di badan Otorita terdapat dua direktur asal daerah. Satu masih Plt dan satu dari Kaltara. Ada juga tenaga berpendidikan S3 dari PPU dan beberapa lagi dari Kukar.  PNS lokal yang mutasi ke IKN masih bisa dihitung dengan jari. Dari Balikpapan, Berau dan Bontang masing-masing baru satu, sedang dari PPU terbilang banyak kabarnya. Juga dari Kaltara.

Maunya kita putra-putri Kaltim dari 10 kabupaten/kota benar-benar terwakili di IKN. Tidak saja mengisi formasi di badan Otorita tapi juga di berbagai kementerian dan lembaga yang berkantor di sana. Kita ingin ada putra Kaltim berkarier di Kementerian Luar Negeri, di Sekneg yang dekat dengan lingkaran Presiden, di Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR dan lembaga lainnya.

Sembari menunggu kapan dimulai pendaftarannya, kita berharap putra-putri Kaltim sudah menyiapkan diri mulai sekarang. Harus kerja keras mempersiapkan diri. Pasti waktunya tidak terlalu lama lagi. Karena Presiden Jokowi sudah ingin berkantor di sana.

Dari tulisan sebelumnya, saya berharap kuota untuk anak lokal tidak saja untuk instansi pemerintah, tetapi juga diakomodir oleh investasi swasta yang masuk ke IKN. Kalau ada yang mengabaikannya, boleh juga kita meminjam ucapan mantan gubernur Isran Noor. Kata Isran yang dikenal sebagai Si Raja Naga: “Kalau ada yang menolak IKN,  umurnya pendek.” Ayo siapa berani?(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb