Tips Berkendara Sepeda Motor Tetap Gaya

April 4, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

Seiring dengan berkembangnya gaya hidup, turut mendorong keinginan para pengendara untuk tetap tampil gaya saat berkendara sepeda motor. Namun lifestyle pengendara seringkali bertentangan dengan prinsip safety riding. Maka dari itu Yamaha sebagai produsen sepeda motor membagikan beberapa tips berkendara safety namun tetap gaya.

“Perkembangan lifestyle turut mempengaruhi fungsi sepeda motor, selain sebagai partner berkendara sehari-hari sekaligus menjadi atribut gaya berkendara. Sebagai upaya mengakomodir keinginan pengendara untuk bisa tetap tampil gaya saat berkendara sepeda motor, maka Yamaha akan memberikan beberapa tips yang bersandar pada prinsip safety riding. Kami harap hal ini membuat konsumen masa kini semakin kritis baik dalam memilih maupun mengendarai sepeda motor,”jelas Arief selaku tim Yamaha Riding Academy (YRA) PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing

Berikut beberapa tips safety riding yang dapat dipertimbangkan saat berkendara sepeda motor untuk tetap gaya :

  1. Gunakan Riding Gear dan Pakaian yang Nyaman Saat berkendara sepeda motor tentunya tetap mengutamakan keselamatan dengan menggunakan riding gear wajib seperti helm, sarung tangan, jaket, dan sepatu tertutup.

Selain itu, pengendara juga perlu menggunakan pakaian yang nyaman terutama yang memiliki mobilitas aktif.

Bagi wanita yang seringkali ingin tampil fashionable dapat menghindari pakaian yang terlalu besar seperti gamis atau rok penggunaan aksesoris berlebihan.

Hal ini mencegah tersangkutnya pakaian atau pemicu kejahatan selama perjalanan. Pengendara dapat tetap tampil stylish dengan menggunakan warna senada dan model simple pada riding gear tersebut tanpa mengurangi kenyamanan.

  1. Simpan Barang Bawaan Dengan Rapi

Membawa banyak barang bawaan seringkali membuat pengendara bingung dalam menyimpannya sehingga barang terlihat menumpuk dan tidak rapi sehingga dapat mengganggu kesetabilan motor. Sebaiknya pengendara dapat menyimpan bawaan pada tempat tertutup, seperti bagasi, rak atau gantungan depan agar barang lebih tertata rapi sekaligus membuat pengendara lebih praktis selama berkendara.

Pengendara dapat memilih kendaraan dengan tempat penyimpanan yang luas, seperti Grand Filano Hybrid yang memiliki rak depan yang luas, gantungan depan, hingga bagasi terbesar 27 L

  1. Hindari Membawa Muatan Berlebih

Selain menyimpan barang bawaan dengan rapi, pengendara disarankan membawa barang dan penumpang sesuai kapasitas motor seperti tidak berboncengan lebih dari 2 (dua) orang.

  1. Selalu Cek Kondisi Motor

Sebelum menggunakan sepeda motor, pengendara wajib melakukan pemeriksaan kondisi sepeda motor mulai dari pengereman, aki, dan lampu. Mendukung performa tetap optimal lakukan perawatan rutin sesuai jadwal servis yang disarankan.

  1. Disiplin Dalam Berkendara

Selain memperhatikan gaya, pengendara semakin tampil berkelas dengan disiplin lalu lintas seperti mematuhi rambu lalu lintas yang berlaku, tidak melawan arus, dan menjaga jarak dengan kendaraan lain.

Mendukung gaya pengendara tetap stylish, Yamaha memiliki produk sepeda motor fashionable salah satunya skutik fashionable Yamaha Fazzio Hybrid Connected sebagai keluarga pertama dari CLASSY Yamaha. Memiliki tampilan unik, warna outstanding, dan mudah untuk dimodifikasi sehingga turut mendukung gaya pengendara serta membuat pengendara dapat mengekspresikan diri sesuai gaya masing-masing.

Selain memiliki desain unik dengan warna menarik, Yamaha Fazzio Hybrid Connected menjadi motor white canvas yang dapat disesuaikan karakter dan gaya para penggunanya. Motor yang menjadi #FazzioGayaGue telah menggunakan Mesin Blue Core Hybrid 125 cc yang sehingga membuat tarikan lebih bertenaga namun tetap smooth serta lebih irit karena adanya tambahan tenaga listrik yang berasal dari Electric Power Assist. Selain itu, menambah keunggulan Yamaha Fazzio Hybrid Connected yang memiliki bobot yang ringan (95 Kg) serta mempertimbangkan ergonomi penggunanya sehingga posisi duduk serta handling lebih mudah dan lincah.

Tenang, Sudah Tidak Bisa Mutasi Lagi

April 4, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PARA pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Kaltim, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), dan Pemkot Balikpapan serta kabupaten/kota lainnya sudah bisa tenang. “Hantu” mutasi tak bisa menghantui lagi. Sebab, terhitung 22 Maret 2024 lalu, semua kepala daerah termasuk para penjabat (Pj) tidak boleh lagi melakukan mutasi atau penggantian pejabat.

Pj Gubernur Akmal Malik saat mutasi pejabat Pemprov Kaltim

Kenapa tak bisa lagi melakukan mutasi? Mendagri telah mengeluarkan surat edaran nomor 100.2.1.3/1575/SJ tanggal 29 Maret 2024 tentang Kewenangan Kepala Daerah yang Melaksanakan Pilkada dalam Aspek Kepegawaian. Surat tersebut ditujukan kepada gubernur, wali kota dan bupati seluruh Indonesia.

Dalam surat Mendagri itu disebutkan bahwa penetapan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Pilkada Serentak sudah ditetapkan pada 22 September 2024. Hal ini merujuk pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024.

Dengan begitu, 6 bulan sebelum tanggal penetapan calon terhitung adalah tanggal 22 Maret 2024. Berpedoman pada ketentuan tersebut, maka mulai tanggal tersebut (22 Maret 2024)  sampai dengan akhir masa jabatan kepala daerah, dilarang melakukan penggantian  pejabat, kecuali mendapat izin tertulis dari Mendagri.

PKPU Nomor 2 ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 pada pasal 71 Ayat 2 yang berbunyi: Gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota dilarang  melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

Berdasarkan SE Mendagri tersebut, sanksi kepada kepala daerah yang melanggar yakni pembatalan sebagai calon oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota apabila dia merupakan calon petahana. Bagi yang bukan petahana akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berkaitan dengan penggantian pejabat yang mendapat izin tertulis dari Mendagri adalah dalam kasus jika pejabatnya meninggal dunia sehingga terjadi kekosongan, karena pejabatnya melakukan perbuatan pidana sehingga ditangkap dan ditahan atau jabatan kosong karena pejabatnya memasuki masa pensiun.

Wali Kota Rahmad Mas’ud saat memutasi pejabat Pemkot Balikpapan

Untuk mengisi kekosongan jabatan dapat diangkat Pelaksana Tugas (Plt) dengan memedomani Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BAKN) Nomor 1/SE/I/2021 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas Dalam Aspek Kepegawaian, dan penetapannya tidak melalui persetujuan Menteri Dalam Negeri.

Untuk penggantian pejabat dengan persetujuan Mendagri terdiri dari pejabat struktural meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya (setara eselon I), PPT Pratama (setara dengan jabatan struktural eselon II), Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas. Termasuk juga Pejabat Fungsional yang diberikan tugas tambahan memimpin satuan/unit kerja kepala puskesmas dan kepala sekolah.

Kepala daerah terpilih dalam Pilkada Serentak juga tidak bisa otomatis melakukan penggantian pejabat ASN setelah dia dilantik. Dalam Surat Edaran Mendagri juga ditegaskan setelah pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak, maka pelaksanaan penggantian pejabat berpedoman pada Pasal 162 ayat (3) UU No 10 Tahun 2016, yang menegaskan penggantian pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, dalam jangka waktu 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal pelantikan dan harus mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

TIMBULKAN KEGADUHAN

Menyusul keluarnya SE Mendagri, proses mutasi di beberapa daerah terhenti dan tertunda. Misalnya di Pemkot Makassar, Wali Kota Danny Pomanto terpaksa menunda pelantikan 7 PPT Pratama hasil seleksi lelang jabatan yang sudah dilakukannya.

“Pelantikan sedianya dijadwalkan pada Senin (1/4) lalu, tapi karena ada SE Mendagri itu, maka terpaksa kita tunda sambil menunggu surat persetujuan Mendagri,” kata Danny kepada awak media.

Berkaitan dengan penggantian pejabat ini, banyak pihak yang menyorot kasus di Pemprov Kaltim, Pemkab PPU dan Pemkot Balikpapan. Karena belakangan penggantian pejabat di tempat tersebut menimbulkan kegaduhan.

Gara-gara rotasi yang dilakukan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik terhadap 8 kepala dinas, Akmal dilaporkan Forum Silaturahmi Tokoh Masyarakat Kaltim (FSTMK) ke Presiden Jokowi karena dianggap meresahkan. Bahkan FSTMK meminta Presiden agar menarik Akmal kembali ke jabatan sebelumnya sebagai  dirjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Sebelumnya anggota DPD RI dapil Kaltim, Nanang Sulaiman mengingatkan Akmal agar tidak melakukan mutasi. Tapi Akmal dengan alasan sudah mendapat izin dari Mendagri, BKN dan KASN, pada 21 Maret tetap melakukan  rotasi terhadap 8 kepala dinas. Sehari sebelum berlakunya larangan penggantian pejabat karena Pilkada Serentak.

Apakah Akmal masih punya peluang melakukan mutasi? Sepertinya masih ada satu, yaitu pada jabatan kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang saat ini masih kosong dan dirangkap oleh salah satu asisten. Mekanisme pengisiannya tentu melalui lelang jabatan. Setelah itu sampai berakhir masa jabatan Pj tidak bisa lagi dilakukan penggantian pejabat.

Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat mutasi pejabat Pemkab PPU.

Gaduh juga terjadi di PPU. Sebanyak 13 kepala sekolah (kepsek) yang didemosi (diturunkan jadi guru biasa) oleh Pj Bupati Makmur Marbun menimbulkan reaksi keras. Para kepsek itu tidak bisa menerima. Selain melakukan gugatan melalui PTUN, mereka juga melapor kepada Mendagri. Alasannya karena kinerja mereka cukup baik dan tidak pernah mendapat sanksi jabatan.

Mutasi terakhir dilakukan Marbun pada 23 Februari lalu. Ada 20 pejabat eselon II terlibat pergeseran. “Saya butuh pejabat yang bisa mem-back up dan membantu saya dalam mengatasi berbagai persoalan pembangunan di daerah ini,” katanya beralasan.

Wakil Ketua DPRD PPU Raup Muin bereaksi. “Kami melihat beberapa pergeseran yang terjadi terlalu dini, ada yang belum sampai 6 bulan. Hal itu mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara evaluasi kinerja dan keputusan mutasi,” tandasnya.

Sebelumnya awal Januari, Marbun juga melakukan mutasi terhadap 109 pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV). Mutasi berlangsung tegang karena banyak yang menolak. Terpaksa pengamanan diperketat, sampai melibatkan aparat Polres PPU dan Kodim 0913/PPU. Padahal mutasi dihadiri Pj Gubernur Akmal Malik.

Yang lebih gaduh lagi mutasi yang terjadi di Pemkot Balikpapan. Ada yang baru sehari digeser lagi. Ada yang belum mendapat izin sudah dilantik dan terpaksa dikembalikan lagi. Ada Plt sampai setahun lebih. Ada yang tadinya untuk pejabat karier diganti dari swasta. Nepotisme keluarga, daerah dan politik sangat kental.  Waktu pelantikan juga dadakan, sehingga banyak pejabat selalu bawa baju Korpri tiap hari untuk mengantisipasi.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sampai memberikan perhatian khusus soal mutasi di Pemkot Balikpapan. Mereka mengirim surat kepada  Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Ada pelanggaran mutasi di Pemkot Balikpapan. Prosesnya carut marut,” kata Sekjen MAKI Komaryono seperti diberitakan kantor berita RMOLJATIM.

Mutasi terakhir dilakukan Wali Kota Rahmad Mas’ud (RM) pada 18 Maret lalu. Ada 5 PPT Pratama digeser. Masih menyisakan kekosongan di jabatan kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota (DPPR) serta Diskominfo.  Ini masih mungkin diisi RM lewat lelang jabatan, setelah itu tutup buku sampai wali kota baru dilantik. Pelantikan kepala daerah baru kemungkinan dilakukan serentak awal 2025.

Bukan urusan mutasi saja yang gaduh di Pemkot Balikpapan, juga pengisian jabatan wakil wali Kota, yang hampir tiga tahun tidak terisi sejak wawali terpilih Thohari Aziz meninggal dunia sebelum dilantik. Itu sudah!!!(*)

Jalankan Safari Ramadhan, PT WKP Serahkan Bantuan Fasilitas Masjid

April 4, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

PENAJAM PASER UTARA: Komitmen dalam mendukung pembangunan sosial dan budaya di lingkungan sekitar kembali ditunjukkan oleh PT Waru Kaltim Plantation (WKP) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara ini, melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan fasilitas kepada Masjid Nurul Islam di RT 01 Kelurahan Buluminung pada Kamis (28/03/2024).

Ketua RT 01 Kel Buluminung, Amirudin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Perusahaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT WKP atas bantuan yang diberikan. Tentunya bantuan ini akan kami manfaatkan untuk mendukung seluruh kegiatan ibadah yang dilaksanakan di masjid ini,” ungkap Amirudin.

Adapun bantuan yang diberikan berupa kipas angin, Al-Quran, tempat Al-Quran, sajadah, Iqro’, dan air minum kemasan. Penyerahan bantuan yang telah menjadi kegiatan rutin tahunan tersebut secara simbolis dilakukan oleh Asisten CSR PT WKP, Zakaria dan Community Development Officer (CDO) PT WKP, Abdus Samad kepada pengurus Masjid beserta pengurus RT.

Turut hadir juga Ketua RT 01 Kelurahan Buluminung, Amirudin, Ketua Masjid Nurul Islam, Mardiansyah, Imam Masjid, H. Jaya S, serta beberapa perwakilan warga dan perusahaan.

Dihubungi terpisah, Administratur PT WKP, Eko Andrianto menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR perusahaan dalam pilar sosial yang rutin dijalankan setiap tahun. Ia berharap apa yang diberikan perusahaan dapat membawa manfaat dan kebaikan, khususnya bagi jamaah Masjid Nurul Islam di Kelurahan Buluminung.

“Sebagai bagian dari Safari Ramadhan ke desa Ring-1, PT WKP memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masjid yang sudah di assesment sebelumnya,” terang Eko.(*)

Sekolah Binaan PT WKP Berbagi Berkah Ramadhan di TK Pelita Kasih

April 4, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

PENAJAM PASER UTARA – PT Waru Kaltim Plantation (WKP) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat. TK Pelita Kasih yakni sekolah Binaan PT WKP berbagi sembako di bulan Ramadan dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian dan rasa syukur sejak dini kepada anak-anak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PT WKP dalam memperkuat kerjasama antara sekolah dan komite sekolah, serta untuk membina hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, disalurkan paket sembako kepada masyarakat seperti anak yatim, janda, dan lansia yang berasal dari Desa Bangun Mulya sebanyak 8 orang, Kelurahan Waru sebanyak 5 orang, Desa Sesulu sebanyak 1 orang, dan Desa Api Api sebanyak 1 orang.

Zakaria, Asisten Sustainability/CSR dari PT. WKP, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai upaya melatih empati dan jiwa sosial anak-anak kepada sesama, sebagaimana yang dicontohkan oleh ajaran agama dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kegiatan berbagi ini adalah salah satu cara bagi kami untuk menanamkan karakter dan kepedulian kepada siswa, serta sebagai wujud dari komitmen kami dalam berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain itu, Niswati, Kepala TK Pelita Kasih, menegaskan bahwa pendistribusian bantuan sembako dilakukan secara langsung oleh siswa, didampingi oleh para guru, anggota komite sekolah, dan manajemen PT. WKP. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan, yang sangat dibutuhkan oleh penerima manfaat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Jumiatin, salah satu penerima manfaat dari kegiatan ini, juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh warga sekolah.

“Sembako ini sangat kami butuhkan, terlebih saat ini semua kebutuhan pokok meningkat,” katanya.

Kegiatan ini tidak hanya membantu warga yang membutuhkan, tetapi juga memberikan nilai-nilai positif yang dapat menjadi landasan pembentukan karakter anak-anak. Dengan demikian, PT WKP terus berkomitmen untuk menjalankan program-program kepedulian sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. (*)

PMI se Kabupaten Kukar Gelar Apel Siaga

April 3, 2024 by  
Filed under Kesehatan

TENGGARONG – Para Relawan PMI (Palang Merah Indonesia) dari 20 Kecamatan se-Kabupaten Kutai Kartanegara saat mengikuti Apel Siaga Lebaran 1445 H, di Halaman Kantor Bupati, Tenggarong, Selasa (2/4/2024) sore.

Apel tersebut dipimpin Sekda Kukar Sunggono, ditandai dengan penyerahan peralatan relawan PMI dan pemasangan rompi serta peninjauan kesiapsiagaan personil dan sarana Ambulan PMI masing-masing kecamatan.

“ Saya mengapresiasi dan rasa bangga atas kehadiran dan eksistensi PMI Kukar dan PMI Kecamatan di 20 Kecamatan, dimana dalam kurun waktu ± 1 tahun ini semenjak dikukuhkannya kepengurusan yang baru pada akhir tahun 2022 lalu, sudah memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” ujar Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah.

Tentunya hal tersebut harus terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kerja bersama dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah masing-masing serta yang terpenting adalah kesolidan seluruh relawan PMI yang ada di lapangan.

“Relawan PMI juga harus terus mengembangkan dirinya dan diharapkan jiwa kemanusiaan ini bisa tumbuh sejak usia dini melalui pembinaan dan pengembangan Palang Merah Remaja (PMR) di satuan pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Bahkan lanjutnya, menjelang lebaran Idul Fitri 1445 H, salah satu kebahagiaan tertinggi manusia adalah bertemu dan berkumpul dengan keluarga dan sahabat-sahabat terdekatnya. Karena itu, akibat jumlah penduduk di Indonesia yang begitu besar, yakni sekitar 250 juta jiwa, maka jika yang mudik sekitar 20 persen saja, berarti dalam waktu satu minggu, masyarakat yang bergerak dapat mencapai 50 juta orang.

Tentu hal yang menggembirakan itu sering terjadi masalah-masalah selama perjalanan mudik maupun balik, apakah kemacetan, kecelakaan, juga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat arus mudik dan balik lebaran.

Untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka peran PMI Kukar bekerjasama dengan seluruh Pemangku Kepentingan antara lain Polres Kukar, Pemerintah Daerah melalui Perangkat Daerah Teknis serta instansi terkait lainnya, diminta dapat berkontribusi mendukung dan mensukseskan kegembiraan masyarakat selama mudik dan balik lebaran tersebut.

Dikatakan,  apel siaga lebaran hari ini yang memiliki dua makna dan fungsi yakni, pertama untuk memperlihatkan dan mengecek kesiapan PMI Kukar dari tingkatan mulai dari Kabupaten hingga Kecamatan, dan kesiapan Relawan PMI dalam menghadapi kegiatan mudik dan balik lebaran. Kedua apel siaga lebaran ini akan memberikan citra positif kepada masyarakat sehingga muncul perasaan tenang dan nyaman, bahagia dengan kesiapsiagaan dari jajaran PMI Kabupaten Kutai Kartanegara. (kk10)

« Previous PageNext Page »

  • vb