Ngotot Berebut Kursi Wawali

May 25, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

WALI KOTA Samarinda Andi Harun (AH) dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud (RM) disebut-sebut petahana yang tangguh. Jadi  calon lawan-lawannya dalam Pilwali 2024 ini harus berpikir panjang jika ingin menjadi penantang.

Kalau tidak berpikir cermat, hasilnya seperti ungkapan yang sering disampaikan mantan gubernur Isran Noor. “Mehabisi baterai aja.” Itu sama saja dengan menempuh langkah yang sia-sia. Tak membawa hasil maksimal.

Ada yang berpikir cerdas, ketimbang menjadi lawan mending jadi pasangan. Cukup menjadi pendampingnya saja. Berburu jabatan wakil wali kota (wawali), apa salahnya. Apalagi  AH dan RM memasuki jabatan periode kedua. Jadi jika mereka terpilih, di tahun 2029 sudah tak bisa maju lagi. Itu kesempatan baik untuk wawali bisa maju pada Pilwali berikutnya.

AH sudah resmi mendaftar ke KPU melalui jalur perseorangan atau independen. Dia bersanding dengan Syaparuddin, orang kepercayaannya yang sekarang ini menjadi ketua Tim Wali Kota Akselarasi Pembangunan (TWAP) Samarinda.

Tapi ternyata itu belum final. Dia memberi isyarat akan mendaftar juga lewat kendaraan partai. Malah nanti yang dipilih resmi adalah jalur partai. Apalagi partai yang dipimpinnya, Gerindra memiliki 9 kursi di DPRD. Jadi sudah cukup memenuhi persyaratan. Tapi AH juga membuka ruang jika ada partai yang ingin berkoalisi.

Yang menarik calon wakil wali kotanya (Cawali) ada kemungkinan juga berubah. Ada yang bilang nama Syaparuddin itu bisa jadi hanya “drakor” saja. Nanti sangat mungkin berganti setelah AH resmi mendaftar lewat jalur partai atau gabungan partai.

Lalu siapa calon wawali sesungguhnya? Yang pasti bukan pendamping yang ada, Rusmadi Wongso. Karena wakil wali kota sekarang dan mantan sekprov Kaltim ini akan maju sendiri. Rusmadi di antaranya sudah mendaftar di PDIP, menyusul beberapa partai lainnya.

Zairin Zain ketika mengembalikan berkas pendaftaran di Sekretariat Gerindra

Belakangan ini beredar beberapa nama calon pendamping AH. Di antaranya Saefuddin Zuhri dari Nasdem dan Zairin Zain, mantan lawan AH pada Pilkada 2020.

Saefuddin adalah kader Partai Nasdem. Dia terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kaltim hasil Pileg 2024. Menurut keterangan, sudah berlangsung komunikasi yang intensif dengan AH. “Sebagai warga Samarinda saya juga ingin memperjuangkan kesejahteraan warga Kota Tepian,” katanya sebagai alasan maju.

Zairin sekarang kepala Pelaksana Sekretariat Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim. Sebelum memasuki masa purnatugas, dia banyak pengalaman di pemerintahan. Di antaranya sebagai kepala Bappeda Kaltim dan kepala Dinas Perhubungan Kaltim. Malah pernah menjadi Pj Wali Kota Samarinda selama 5 bulan pada 14 Februari 2018 – 23 Juni 2018.

Dia sudah mendaftar di beberapa partai. Di antaranya ke Partai Golkar dan Partai Gerindra. “Rasanya sudah mendaftar di 6 partai. Niat saya karena ingin mewujudkan Samarinda yang maju dan sejahtera,” jelasnya.

Pada Pilwali Samarinda 2020, Zairin berpasangan dengan Sarwono (sekarang sekretaris DPD Partai Gelora Kaltim) maju melalui jalur perseorangan. Meraih 98.245 suara sah.  Dia kalah tipis dari AH-Rusmadi yang meraih 102.592 suara. Tapi banyak yang memuji karena perolehan suaranya cukup tinggi.

Ada yang menduga-duga, jika Zairin tak jadi diambil AH, ada kemungkinan juga dia berpasangan dengan Rusmadi. Tentu pasangan ini akan menjadi lawan alot bagi petahana.

Selain meramaikan kontestasi Pilwali Samarinda, Zairin juga ada kemungkinan maju di Pilbup Kukar. Soalnya dia  kelahiran Tenggarong, 14 Juli 1959. Mulai SD sampai SMA masih belajar di kampungnya. Baru hijrah setelah melanjutkan pendidikan tinggi ke Samarinda. Dia kuliah di Fakultas Pertanian Unmul, seperti juga yang ditempuh Isran Noor.

Dari data di Sekretariat DPD Gerinda, ada nama lain yang juga mendaftar. Yaitu Jasno (anggota DPRD Samarinda dari PAN), Nidya Listiyono (anggota DPRD Kaltim dari Golkar) dan Sarwono (sekretaris DPD Partai Gelora Kaltim).

Ketiga nama ini cukup mumpuni. Punya pengalaman politik dan logistik yang memadai. Sarwono belakangan ini banyak mendampingi Hadi Mulyadi, calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Isran Noor.

Yang mengejutkan ada 3 pejabat Pemkot Samarinda juga ngotot mau jadi pendamping AH. Mereka adalah Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H Ibrohim, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ananta Fatkhurrozi, dan Sekretaris DPRD Agus Tri Sutanto. Sudah mendaftar secara resmi.

Ketiganya mengaku siap mengundurkan diri jika dipilih AH sebagai pendamping. “Kami ini setiap hari bersama Pak Wali Kota. Jujur kami bangga dipimpin beliau. Banyak kemajuan dicapai kota ini. Jadi kalau beliau butuh kader dari birokrat atau ASN, kami siap,” ujar Ananta bersemangat.

Kapan AH mengumumkan calon wakilnya?  Dia menjadwalkan Sabtu (25/5) kemarin. Tapi sampai sekarang belum ada kabar AH sudah memutuskan. Bisa jadi satu dua hari ini. Biar cepat melakukan sosialisasi.

BALIKPAPAN JUGA BELUM

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud juga belum memutuskan dan mengumumkan siapa bakal calon pendampingnya pada Pilwali 2024. Apalagi sekarang dia masih menjomblo, karena sejak dilantik belum ada wakilnya menyusul meninggalnya calon wakil wali kota terpilih, Thohari Aziz.

Nama yang ada di lingkarannya setidaknya ada empat. Yaitu Ketua DPRD Abdulloh, Sekretaris Kota Muhaimin, mantan Wawali Heru Bambang dan Risti Utami Dewi, istri almarhum Thohari Aziz.

Thohari adalah calon wakil wali kota terpilih 2020, yang meninggal dunia sebelum dilantik bersama RM karena Covid-19. Dia adalah ketua DPC PDIP dan wakil ketua DPRD Balikpapan. RM mengajukan Risti pengganti suaminya. Sayang prosesnya tidak berjalan lancar.

Dari keempat nama itu, semuanya plus minus. Masing-masing punya kekuatan dan kekurangan. Tinggal keputusan RM sebagai user. Ramai  jadi pembicaraan di warung kopi keempat nama tersebut. Terkadang ada yang mencoba meyakinkan sebagai informasi A1, kalau RM sudah memutuskan salah satu nama.

Sementara dari jajaran partai  ada nama Sabaruddin Panrecalle dari Gerindra dan Eddy Sunardi Darmawan atau Eddy Tarmo dari PDIP yang masuk. Sabaruddin adalah wakil ketua DPRD Balikpapan, yang terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim hasil Pileg 2024. Sedangkan Eddy adalah anggota DPRD Kaltim periode sekarang.

Tempo hari ada dibentuk Tim Komunitas Independen for Balikpapan 2. Menurut Abriantinus, salah seorang anggota tim,  salah satu yang diusulkan menjadi calon wakil wali kota adalah dirinya. Pak Abri adalah kepala  Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDIP dan ketua Dewan Adat Dayak Kota Balikpapan.

Sebagai tokoh adat, Abriantinus banyak mewarnai dan berpartisipasi dalam mewujudkan Balikpapan yang berbudaya, aman dan nyaman. Dia juga seorang pendeta dan banyak terlibat dalam berbagai organisasi baik organisasi keagamaan, maupun sosial dan usaha.

Saya kaget ada seorang warga mengirim WA kepada saya. “Pak Rizal, kalau Bapak tak boleh maju lagi, Bapak jadi wawali saja. Terserah pasangan dengan siapa. Kami merindukan,” katanya begitu. Saya tak bisa menjawab. Biar warga sendiri yang menafsirkan.(*)

Setahun Norbaiti Berpulang

May 25, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ADA acara salat Maghrib berjamaah di kediaman mantan gubernur Kaltim Isran Noor, kompleks perumahan Karpotek, Jl Adipura 21, Sungai Kunjang Samarinda, Jumat (24/5) petang kemarin. Acara itu dirangkai dengan tahlilan memperingati setahun meninggalnya istri Pak Isran, almarhumah Hajjah Norbaiti binti Amlan.

Saya sempat bersilaturahim dengan Pak Isran

Tahlilan adalah tradisi umat Islam Indonesia dan sebagian Malaysia untuk memperingati dan mendoakan sanak keluarga yang meninggal dunia. Mulai 3 hari pertama, lanjut tahlilan hari ke-7,  ke-40 dan ke-100. Selanjutnya dilakukan juga tahlilan pada tahun pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Ada pula yang melakukan pada hari ke-1.000.

Pak Isran langsung yang memimpin tahlilan. Mulai membaca surah Yasin, zikir dan doa. Baru dilanjutkan salat Maghrib bersama. “Mohon maaf saya langsung yang memimpin,” katanya meminta izin kepada undangan yang hadir.

Bacaannya sangat fasih. Maklum Isran pernah belajar agama yang intens. Bahkan dia pernah mengajar menulis bahasa Arab di kampung kelahirannya di Sangkulirang, Kutai Timur. Tak heran pengetahuan agamanya seperti seorang ustaz. Apalagi kalau sudah mengenakan baju gamis dan kopiah haji.

Acara tahlilan berlangsung khidmat. Jamaah yang datang melimpah sampai ke halaman rumah. Juga sampai di sisi makam Almarhumah, yang memang dimakamkan di sana. Padahal hujan lebat sempat turun beberapa waktu sebelumnya.

Tampak hadir Dr KH Farid Wadjdy, mantan wagub yang sekarang menjadi rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim. Juga staf khusus Prof  Zein Heflin Frinces, Ph.D,  Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua Kwarda Pramuka Kaltim Drs Fachruddin Djaprie, M.Si serta Prof Abdurahim, dan Abdusamad dari TGUP3.

Belakangan datang juga mantan bupati PPU Hamdam Pongrewa bersama Ketua DPD Nasdem Balikpapan Ahmad Basir. Keduanya dikabarkan akan berpasangan dalam Pilbup PPU mendatang. Warga PPU senang, dan optimis pasangan ini yang mampu memenangi kontestasi.

Sejumlah pejabat Pemprov Kaltim juga hadir. Di antaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hj Ismiati, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Syarifah Alawiyah (Bu Yuyun) dan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Siti Farisyah Yana.

Ada juga bubuhan SS. Timses Sahabat Sejati. Dulu sering menyertai kegiatan Ibu Norbaiti.  Karena Ibu suka mengenakan busana warna pink, maka kerudung atau jilbab timses  juga menggunakan warna pink atau merah muda. Mereka hadir bersama Tim PKK dipimpin Ibu Hj Erni Makmur, istri Hadi Mulyadi.

Ba’da Jumat saya meluncur dari Balikpapan ke Samarinda. Ditemani Pak Zen dan Ketua LPM Teritip Andi Mappapuli. Khusus untuk mengikuti acara tahlilan. Sekaligus bersilaturahim dengan Pak Isran dan kerabat lainnya.

Saya datang bareng mantan Plt Sekprov Dr Meiliana alias Bu Mei, yang selalu hadir pada setiap acara tahlilan. “Saya tak bisa melupakan kenangan bersama Ibu. Beliau sangat baik dan bersahaja,” ungkapnya dengan wajah teduh.

Ratusan Tim Isran-Hadi dan Ketua Tim Pemenangan Iswan Priyadi juga ikut berdoa. Persis setahun berpulangnya Ibu, Pak Isran tengah berjuang untuk kembali mengikuti Pilgub Kaltim, yang pencoblosannya pada 27 November mendatang. Mereka yakin kekuatan Ibu Hj Norbaiti tetap menyertai Pak Isran.

Masyarakat juga tetap mengenang kepergian  wanita lembut dan  bersahaja itu. Ibu Norbaiti dikenal sebagai salah seorang tokoh wanita terbaik yang banyak menginspirasi masyarakat, terutama kaum perempuan di daerah ini.

BANYAK KENANGAN MANIS

Ibu Norbaiti meninggal dunia Rabu malam, 24 Mei 2023 pukul 20.23 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof Dr dr Mahar Mardjono. Dia memang cukup lama menjalani perawatan yang intensif di Jakarta, di antaranya melalui kemoterapi.

Banyak orang yang meratapi kepergiannya. Maklum wanita berusia 54 tahun ini  dinilai sangat menginspirasi dalam mewujudkan perannya. Baik sebagai ibu rumah tangga, sebagai istri kepala daerah maupun sebagai wanita aktif dalam kegiatan sosial, politik, dan kemasyarakatan.

Buah perkawinannya dengan Isran pada 15 Maret 1991, mereka dikaruniai tiga  anak. Muhammad Rahman Isran (31), Siti Rahmawati Isran (28), dan Siti Annisa Isran (23).

Rahman yang akrab dipanggil Rais sudah menikah dan mempunyai dua anak, Muhammad Samudra Dirahman dan Muhammad Ibrahim Dirahman. Rahmawati atau Rahmi masih berstatus lajang.   Sedang Annisa (Icha) menikah dengan Sayid Muhammad Fajar, 25 Februari 2023 lalu. Sudah dikaruniai seorang putri.

Pak Isran mengakui istrinya melayaninya dengan sangat baik dan menjadi panutan bagi anak-anak dan cucunya. “Terlalu banyak kenangan indah dan manis bersama Almarhumah,” katanya  pada saat pemakaman jenazah Norbaiti di samping rumah, Kamis, 25 Mei 2023.

Ibu Norbaiti sendiri yang minta dimakamkan di tempat tersebut. “Itu permintaan Ibu sebelum berobat terakhir ke Jakarta,” kata Pak Isran. Biar keluarga mudah menziarahi. Dan Ibu Norbaiti seakan ingin tetap dekat bersama suami, anak-anak, dan cucu-cucunya meski berada di alam lain.

Sebagai istri kepala daerah, setidaknya ada tiga peran yang dilakoni Ibu Norbaiti semasa hidup dengan sangat sempurna. Sebagai ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Peran ini cukup lama dia jalani. Sejak Pak Isran menjadi bupati Kutai Timur (2009-2015)  sampai ketika Isran menjadi gubernur Kaltim (2018-2023).

Tak cukup sebatas itu saja. Ibu Norbaiti juga masih menyisihkan waktunya memimpin sejumlah organisasi. Misalnya sebagai ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kaltim (2021-2026), ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Bunda Generasi Berencana (GenRe), Pembina Dharma Wanita, ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis (PPTI), ketua Yayasan Jantung Sehat, dan ketua Yayasan Kanker Indonesia.

Di tengah keterbatasan potensi perempuan Kaltim bergelut di jalur politik, Norbaiti juga berani terjun ke sana.  Di balik kelembutannya, dia ingin menunjukkan wanita Kaltim juga mampu memainkan perannya di panggung politik.

Dia menjadi caleg. Melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW), Norbaiti dilantik menjadi anggota DPR RI pada 15 Januari 2014 dari Partai Demokrat menggantikan Yusran Aspar yang mengundurkan diri karena ikut pemilihan bupati PPU.

Pada pemilihan legislatif 2014, Norbaiti kembali terpilih ke Senayan. Dia ditugasi di Komisi VII, yang menangani urusan energi, penelitian, teknologi, dan lingkungan. Bidang itu sangat cocok untuk kepentingan Kaltim, yang dikenal kaya dengan sumber alam dan energi.

Kurang dari setahun sebagai wakil rakyat Norbaiti mengikuti pemilihan bupati Kutai Timur (Kutim), menyusul mundurnya sang suami dari jabatan tersebut. Dalam pemilihan itu dia dikalahkan Ismunandar yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris daerah Kabupaten Kutim.

Banyak penghargaan yang dianugerahkan kepada Ibu Norbaiti. Di antaranya Penghargaan Inspiratif dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif dari SCTV, Manggala Karya Kencana dari BKKBN dan penghargaan atas pengabdian luar biasa di bidang kesehatan masyarakat pada HUT ke-66 Provinsi Kaltim tahun 2023.

Dengan beragam peran yang dijalani,  Pak Isran menyebut Ibu Norbaiti telah mengemban tugasnya dengan baik. “Beliau telah menjalankan tugasnya dengan baik, sekarang kita ikhlaskan dia menghadap Yang Mahakuasa,” katanya berkaca-kaca ketika melepas jenazah sang istri.

Ibu Norbaiti lahir di Loa Janan, 30 Januari 1969. Dia anak pertama dari empat bersaudara. Ayahnya Amlan bin Tasin dan ibunya bernama Mastika. Tiga saudaranya masih hidup semua, yaitu Iwan Iskandar, Normalinda, dan Nortiani.

Semasa hidup, foto-foto Norbaiti banyak menghiasi media sosial.  Wajahnya teduh. Sangat familiar. Senyumnya memberi kesan yang ramah. Adakalanya orang jadi teringat lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Wajah sejuk dengan senyum yang selalu menghias dunia. Abadi di sepanjang masa.

Pak Isran mengakui dia dan keluarga harus tabah dan ikhlas menerima takdir dari Allah Swt. Karena kematian adalah sesuatu yang pasti dialami semua orang. “Kullu nafsin zaa’iqatul maut, tsumma ilainaa turja’un,” Dia selalu berdoa agar istrinya mendapat tempat yang sempurna di sisi Allah.

Hari-hari ini Isran hidup bersama anak dan cucu. Kembali lajang atau seperti burung “jalak” yang sering dia ucapkan. Tetapi tetap bahagia dan penuh semangat. Tim relawannya berdoa agar Pak Isran kembali terpilih menjadi gubernur Kaltim periode 2024-2029. Selain itu, ada pengganti Ibu yang bisa menemani dan menjaga Pak Isran setiap saat. Insyaallah.(*)

Sambut 29 Tahun Telkomsel, Gelar Event Fun Run 2024 di Bontang dan Samarinda

May 24, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Memaknai semangat peringatan Hari Ulang Tahun Telkomsel yang ke-29, Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia konsisten mengambil peran penting sebagai penggerak yang mendorong pertumbuhan ekosistem digital yang lebih inklusif untuk memperkuat kemajuan bangsa. Telkomsel berkomitmen memberdayakan masyarakat, komunitas, dan industriserta membuka lebih banyak potensi inklusivitas gaya hidup digital yang berkelanjutan, seiring dengan misi Telkomsel dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negeri. Sebagai langkah mewujudkan misi tersebut, Telkomsel Samarinda mengusung semangat Maju Serentak Berikan Dampak dengan menggelar “TelkomselFun Run 2024” yang akan berlangsung di Kota Bontangpada Sabtu 15Juni 2024 pukul 06.30 WITA dan Samarinda pada pukul 18.30 WITA. Sekitar 2000 orang termasuk pelanggan Telkomsel dan masyarakat umum akan berpartisipasi pada ajang lari dengan jarak tempuh 5 kilometer yang dikemas dengan konsep fun run.

Riyadh Suganda Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Samarinda menyampaikan, Telkomsel terus bertumbuh menghadirkan solusi layanan digital bagi lebih dari 153 juta pelanggan secara nasional dan menghadirkan cakupan konektivitas digital yang merata dan setara di seluruh Indonesia. Telkomsel berkomitmen membuka lebih banyak peluang berbagai inovasi dengan melibatkan pelanggan setia salah satunya dengan menggelar event Telkomsel Fun Run. Setelah sukses gelar Telkomsel One Fun Run pada September tahun lalu dengan total 1700 peserta, Telkomsel kembali mengajak masyarakat untuk memeriahkan event serupa di Kota Bontang dan Samarinda sebagai rangkaian acara HUT Telkomsel ke-29.

”Lari menjadi olahraga favorit masyarakat karena mudah dilakukan setiap saat dan dapat diikuti oleh semua kalangan. Kami berharap event ini dapat menjadi momen bagi masyarakat untuk memulai hidup sehat dan menjadikan olahraga khususnya lari sebagai aktivitas rutin yang menyenangkan untuk dilakukan,” kata Riyadh Suganda.

Sebagai rangkaian dari HUT Telkomsel ke-29, selain Telkomsel Fun Runmasyarakat juga dapat menikmati hiburan spesial konser Denny Caknan yang didukung oleh Telkomsel pada 13 Juni 2024 di Batalyon Arhanud 7 Bontang, Tournament GamesMAX Booster Telkomsel Vol. 2 di Main Eventpada 14 Juni 2024, aksi sosial donor darah di Bontang dan Samarinda pada 27 Mei 2024, dan donasi ke 29 titik (Panti Asuhan, Jompo, Pesantren, dan Masjid) yang donasinya disisihkan sebagain dari uang pendaftaran Telkomsel Fun Run di Bontang dan Samarinda.

Tiket Pre-Sale dibuka tanggal 14 Mei 2024 – 20 Mei 2024 atau selama kuota peserta masih tersedia.Calon peserta yang ingin mendaftar nantinya dapat memilih beragam paket pendaftaran, mulai dari Paket 1 dengan biaya pendaftaran Rp200 ribu (Jersey, Medali, BIB). Paket 2 senilai Rp140 ribu (Jersey dan BIB), Paket 3 senilai Rp120 ribu (Medali dan BIB), dan BIB Only Rp25 ribu. Di Kota Bontang yang digelar pada Sabtu 15Juni 2024 pukul 06.30 WITA berlangsung di Batalyon Arhanud 7 Jalan M.T. Haryono No.1 Bontang melalui rute Jalan Ir. Suprapto – D.I. Panjaitan – Awanglong – Mulawarman – Otista – M.H. Thamrin. Sedangkan di Kota Samarinda pada Sabtu15Juni 2024 pada pukul 18.30 WITA berlangsung di GraPARI Lembuswana Jalan S. Parman Blok A No. 16-18, Gn. Ketua Samarinda melalui rute Jalan M. Yamin – Wahid Hasyim – Pramuka – Gelatik – A. Yani – S. Parman – M. Yamin.

Riyadh mengatakan, bagi para peserta yang berpartisispasi pada Telkomsel Fun Run di Kota Samarinda dan Bontang, dapat melakukan pendaftaran online pada tautan link berikut https://bit.ly/TselFunRun2024?r=qr. Informasi selengkapnya dapat mengunjungi akun Instagram @tselsmd dan @tap_clusterbontang atau akun facebook @TselSamarinda.

Untuk semakin memeriahkan suasana, para peserta juga berkesempatan meraih hadiah doorprize berbagai produk dari kontribusi partner sponsor antara lain TV, Mesin Cuci, Sepeda, dan Dispenser. Sambil menikmati rangkaian event, Telkomsel juga menghadirkan beragam tenantmakanan dan minuman di sekitar area event berlangsung.

“Pendaftaran masih terbuka hingga 12 Juni 2024 bagi pelanggan Telkomsel dan masyarakat kota Bontang dan Samarinda yang ingin berpartisipasi pada event ini, kami mengajak semua untuk merayakan hidup sehat dan kebahagiaan dalam  pagelaran Telkomsel Fun Run 5K berlari dengan penuh semangata dan optimisme.”, tutup Riyadh. (**)

Berpetualang dari Borobudur ke Berlin, Yamaha MT-09 Temani Gus Paox Iben Bawa Misi Kebudayaan Indonesia

May 24, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selalu mendukung aktivitas positif terkait beragam bidang termasuk yang mengangkat kebudayaan bangsa Indonesia serta toleransi dan perdamaian. Berkendara sepeda motor dapat menjadi salah satu perwujudan atensi dan kepedulian guna menyebarkan pesan membangun, yang diimplimentasikan melalui bermacam kreatifitas menarik. Peran serta Yamaha dalam hal ini dapat terlihat dari support yang diberikan untuk kegiatan bertajuk “Nunggang Roso Riding From Borobudur to Berlin, Global Cultural Journey for Tolerance and Peace”.

Acara ini dimulai dengan pelepasan biker solo riding dari Borobudur ke Berlin yang digelar di area museum Sonobudoyo Yogyakarta, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Diselenggarakan oleh Daulat Budaya Nusantara bekerjasama dengan Yamaha, menampilkan pengendara tunggal Achmad Ibnu Wibowo atau yang dikenal dengan Gus Paox Iben. Dia mengendarai Yamaha MT-09 dimulai dari Borobudur membawa misi kebudayaan, perdamaian dan toleransi dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika menuju Berlin. Perjalanan panjangnya akan melewati 18 negara mulai dari Indonesia menuju Singapura, Malaysia, Thailand, Myanmar, India, Nepal, India, Pakistan, Uzbekistan, Turkmenistan, Iran, Turki, Bulgaria, Yunani, Italia, Prancis, Belgia, Belanda, Jerman.

“Keanekaragaman budaya tetap menyatukan bangsa Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Yamaha Indonesia memberikan support buat sisi kebudayaan tersebut yang dapat kami realisasikan melalui berkendara motor Yamaha. Kami pun menyambut baik kerjasama dengan Daulat Budaya Nusantara melalui solo riding Gus Paox Iben bertemakan “Nunggang Roso Riding From Borobudur to Berlin, Global Cultural Journey for Tolerance and Peace”. Ini merupakan perpaduan yang sangat menarik karena dapat mendeskripsikan perjalanan jauh lintas negara memakai motor petualang Yamaha, yang membawa pengendara dengan misi memperkenalkan kebudayaan ke banyak negara. Kami harapkan turut menyukseskan tujuan positif anak bangsa yang telah mempercayakan penggunaan kendaraan dengan memilih Yamaha MT-09 sebagai partner berkendara,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing Public Relations PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Kemeriahan acara pelepasan di Yogyakarta ditandai dengan kehadiran pihak PT. YIMM dan bikers komunitas motor yang melakukan city touring menuju area Candi Borobudur. Dalam kesempatan ini, perwakilan Yamaha yaitu Antonius Widiantoro selaku Asst. General Manager Marketing Public Relations PT. YIMM mengendarai Yamaha MT-07 yang diproduksi di Indonesia dan diekspor secara global ke berbagai negara di dunia. Ini membuktikan keunggulan kualitas produk dan sumber daya manusia Indonesia mampu bersaing dan diakui dunia.

Bersama-sama dalam city touring Yogyakarta  mengawal sang pengendara Yamaha MT-09 yaitu Gus Paox Iben, yang dikenal sebagai penulis serta dekat dengan dunia seni dan budaya. Kualitas motor adventure line up MT Family itu akan menemani petualangan Gus Paox Iben mengantarkannya sampai Berlin.

“Temanya nunggang roso karena kendaraan ini alat dan yang terpenting adalah rasa, bayangkan ada di suatu negara yang sama-sama tidak mengenal bahasanya. Komunikasinya tentunya pake roso. Rasa persaudaraan yang harus dilipatgandakan dan dikampanyekan ke Indonesia dan seluruh dunia, dan Indonesia punya Bhinneka Tunggal Ika. Kenapa dari Borobudur ke Berlin, karena Borobudur adalah ikon Indonesia yang mengajarkan banyak hal. Dan Berlin simbol robohnya batas antara barat dan timur. Perjalanan ini juga menjadi pesan di banyak tempat, bahwa ada dari Indonesia membawa misi toleransi, perdamaian, persaudaraan dan mengajak berpikir tentang masa depan kebudayaan kita. Pakai MT-09 karena lebih cocok untuk body Asia, body Indonesia. Saya riding bukan untuk cepet-cepetan ngejar sesuatu atau ngetes kekuatan motor. Tapi banyak singgah di tempat-tempat heritage, ketemu komunitas, jadi motor harus disesuaikan. Lalu hari ini (20 Mei 2024) untuk city touring pakai MT-09, memang motor ini untuk kota ini tempatnya. Memang motor ini didesain untuk riding di wilayah kota dan rasanya enak sekali. Untuk yang suka adrenalin ya jelas ini jagoannya motor ini. Kontrol motor ini pun masih bisa dikuasai dengan baik,” beber Gus Paox Iben.

Sebelum bertolak melewati rute menantang menuju Berlin, Gus Paox Iben akan melakukan touring domestik menggunakan Yamaha MT-09 di wilayah Indonesia terlebih dahulu, selama sebulan mulai 20 Mei-20 Juni 2024. Adventure panjang tersebut tentunya akan memberikan momen mengesankan memakai big bike unggulan Yamaha MT-09.

Yamaha MT-09

MT-09 adalah motor big bike unggulan Yamaha dari keluarga MT Series yang memiliki beragam keunggulan. Motor ini mempunyai banyak keunggulan yang telah diakui dunia dan jadi pilihan bikers pecinta motor besar. Berbagai kualitas teknologi dan fitur-fitur motor ini adalah sebagai berikut :

MT-09 mengusung konsep “Synchronized Performance Bike” dengan 3 keunggulan yaitu torsi bertenaga, handling lincah, dan karakter agresif yang hanya dimiliki MT-09.

MT-09 “Master of Torque”, mengusung mesin 3 silinder 120° crankshaft dilengkapi teknologi YCC-T Yamaha Chip Controlled Throttle; Unequal intake funnel; FS (Fracture split) connecting rod sehingga mampu menghasilkan torsi maksimal 87,5 Nm/8500 rpm yang menjadikan MT-09 sebagai “Master of Torque” di kelasnya dan power maksimal 84,6 kW/10.000 rpm.

MT-09 memiliki handling yang ringan dan lincah. Didukung dengan rangka aluminium yang ringan dengan desain yang compact, MT-09 memiliki rigiditas yang baik saat berkendara. Biker akan merasakan kenyamanan dan kestabilan selama riding karena dilengkapi aluminum tapered handlebars, seat yang panjang dan desain tangki yang mendukung posisi berkendara. Dipersenjatai adjustable suspension pada kedua suspensi, pengendara dapat menyesuaikan keinginannya saat bermanuver di berbagai medan jalan.

Tipe suspensi depan model Upside down (USD) membuat MT-09 semakin gagah serta suspensi belakang tipe link yang nyaris horizontal membuat sentralisasi titik berat yang sangat baik. MT-09 memiliki karakter yang agresif, tercipta dari desain air scoop yang agresi, desain rangka yang kekar dan kuat, desain muffler yang padat, ditopang oleh suspensi yang kokoh. Desain switch starter yang terintegerasi dengan switch engine stop memberikan kesan atraktif. Liquid crystal speedometer dan spion didesain compact dan bobotnya ringan sehingga harmonis dengan body dan mesin.

Dengan semua fitur yang ada pada MT-09, saat berada di atas motor ini pengendara akan merasakan sensasi adrenalin yang menantang dan pride tersendiri saat mengendarainya.

Yamaha MT-07

MT-07 adalah salah satu line up MT Series yang disukai para penggemar big bike, memiliki desain khas MT yang menekankan karakter Hyper Naked sepeda motor. Visual gagah MT-07 dapat terlihat dari penggunaan lampu LED Projector yang meningkatkan visibilitas dengan pencahayaan maksimal (low beam dan high beam menyatu), dilengkapi dengan DRL dan sein LED. Desain modern MT-07 juga tampak dari digital LCD speedometer dengan negatif display yang mudah terlihat di segala kondisi.

Kualitas MT-07 lainnya adalah motor ini unggul dalam pengendalian yang didukung dari posisi handle bar yang tinggi dan lebar untuk menambah kenyamanan berkendara. Lalu dilengkapi dengan dual front disc brakes berdiameter besar 298 mm sehingga lebih powerful, memberikan tenaga pengereman progresif di semua kecepatan. MT-07 juga memiliki ban Michelin Road 5 yang memberikan pengendalian maksimal.

Performa mumpuni MT-07 didukung mesin 689 cc 2 silinder, menggunakan teknologi crossplane, berpendingin cairan (standar Euro 5). Dikenal dengan karakter Master of Torque, torsi maksimal yang dihasilkan mesin MT-07 adalah 67 Nm pada 6.500 rpm. Sedangkan tenaga maksimalnya 54 kW pada 8.750 rpm.

Bupati Luncurkan Aplikasi SIPDokTer

May 23, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Dokter Terintegrasi (SIPDokTer) RSUD Am Parikesit, di Ruang Auditorium Gedung Merak Lantai III RSUD Parikesit, Rabu(22/5/24)

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, Rumah Sakit merupakan sebuah institusi pelayanan kesehatan yang melakukan pelayanan publik bagi masyarakat. Rumah sakit dalam hal melayani pasien miliki bentuk standar pelayanan yang menjadi pedoman pelayanan dan indikator pelaksanaan pelayanan publik yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan.

Sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan, Edi meyakini bahwa RSUD Aji Muhammad Parikesit terus melakukan upaya perbaikan dan peningkatan tata kelola klinis dan tata kelola manajemen melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi agar target kinerja yang ditetapkan dapat dicapai lebih cepat dan efisien.

Ia juga mengatakan masih terdapat beberapa tantangan dan hambatan dalam pencapaian beberapa indikator yang telah ditetapkan bagi rumah sakit seperti indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM), Indikator Mutu Nasional (IMN), Indikator Mutu Prioritas (IMP) yang masih belum tercapai sehingga muncul inovasi dalam bentuk perbaikan sistem agar kinerja para tenaga medis bisa lebih ditingkatkan dan terukur melalui aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Dokter Terintegrasi (SIPDokTer).

Edi sangat mengapresiasi upaya perbaikan yang dilakukan ini. “Harapan saya dengan inovasi ini maka indikator penting yang selama ini sulit dicapai akan terjadi peningkatan dan yang lebih utama adalah adanya peningkatan kepuasan masyarakat terhadap mutu pelayanan publik rumah sakit,” harapnya.

Edi juga menyampaikan selamat dan ucapan terimakasih serta penghargaan bagi seluruh jajaran RSUD Aji Muhammad Parikesit atas inisiasi inovasi ini.

Tak lupa pula ia berterima kasih kepada Puslatbang KDOD RI yang juga memberi ruang bagi para peserta Diklat PKA sehingga muncul ide cemerlang dari peserta yang sangat membantu pemecahan masalah birokrasi serta membuka peluang inovasi yang seluas-luasnya serta meningkatkan soliditas teamworks internal institusi.

Hal ini penting menurut Edi karena membuat project perubahan tidak bisa dilakukan sendirian, Tantangan akan dihadapi oleh reformer dr. Santi Rini, Sp.BA dan mentor dr. Martina Yulianti, Sp.PD agar inovasi SIPDokTer yang sangat baik ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas dalam milestone beberapa tahun ke depan.

Edi berharap agar inovasi SIPDokTer ini dapat membawa pada tranformasi budaya serta berkontribusi pada peningkatan kinerja para dokter spesialis sehingga Indikator Kinerja Unit, Indikator Kinerja Individu SPM, INM, IMP dapat dicapai dan ditingkatkan. Selain itu dan yang lebih penting adalah peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang dilakukan oleh rumah sakit

”Lakukan peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan yang menggunakan aplikasi tersebut dan terus lakukan upaya monitoring secara periodik terhadap pemanfaatan aplikasi sehingga betul-betul dirasakan manfaatnya,” katanya.

Edi Damansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi, bekerjasama dan berkontribusi dalam pembangunan bidang kesehatan dan hal positif ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan.

“Hal ini penting karena pembangunan kesehatan di Kutai Kartanegara pada hakikatnya adalah pembangunan sumber daya manusia Kutai Kartanegara dan sumber daya manusia adalah modal dasar dalam pembangunan”imbuhnya mengakhiri.(kk08)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1113911
    Users Today : 1389
    Users Yesterday : 4582
    This Year : 50421
    Total Users : 1113911
    Total views : 10880423
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 216.73.216.63
    Server Time : 2026-01-12