Jadi Bagian Lifestyle, Modifikasi dan Touring Pilihan Berekspresi Bikers MAXi Yamaha

May 21, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

MAXi Yamaha selalu menjadi primadona bikers Indonesia yang menginginkan partner berkendara dengan banyak keunggulan untuk mobilitas. Sejumlah line up MAXi Yamaha terbukti mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang tak hanya menggunakan kendaraan sebagai alat transportasi, tapi juga buat lifestyle modern.

Bikers MAXi Yamaha mempunyai kebanggaan mengendarai skutik premium dengan kualitas maksimal. Mereka selalu ingin memperlihatkan matik MAXi Yamaha yang dimiliki, seperti di Jakarta salah satu caranya dengan mengubah tampilan motor melalui modifikasi. Gaya modif proper look jadi pilihan pecinta MAXi Yamaha di kawasan ibukota, dengan ubahan minimalis tidak ekstrim dan digunakan buat harian. Buat touring juga jadi pilihan untuk mendapatkan pengalaman menyenangkan kala berkendara jarak jauh. Selain itu, buat kontes modifikasi pun dilakoni guna menyuguhkan ubahan atraktif dengan tujuan berkompetisi.

Para pengguna MAXi Yamaha yang menggemari modifikasi juga hobi touring kerap berkumpul, termasuk di acara yang digelar Yamaha. Akhir pekan lalu Minggu 12 Mei 2024 Yamaha DDS 1 Jakarta mengajak 30 orang konsumen MAXi Yamaha berkendara bersama seputar Jakarta. Pemilik Xmax, Nmax, Aerox dan Lexi beriringan start dari Yamaha Flagship Shop di Cempaka Putih menuju area Jakarta Barat.

”Kami mengajak para penggemar MAXi Yamaha untuk berkumpul di akhir pekan melakukan hobi yang sama yaitu berkendara merasakan kualitas motor unggulan. Semua peserta menikmati acara ini yang juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman berkendara sampai kreatifitas modifikasi. Skutik MAXi Yamaha memang selalu menjadi favorit konsumen dan aktivitas yang dilakukan diikuti dengan antusias. Segmen ini terdiri dari matik-matik idaman banyak konsumen yang mudah dimodifikasi dan asyik diajak touring, sehingga terus mengundang perhatian dan dicari untuk dimiliki. Jakarta termasuk wilayah berkumpulnya pengguna MAXi Yamaha, jadi kami aktif dan rutin menggelar event bagi mereka seperti yang digelar weekend lalu,” ungkap Johannes B.M.S, Chief Yamaha DDS 1 Jakarta.

Beragam kegiatan MAXi Yamaha menarik atensi pemilik skutik tipe itu karena penuh keseruan dan manfaat buat kehidupan berkendara mereka. Salah seorang peserta kali ini, Edo Gawe, hadir dengan motor Aerox 155 Connected kesayangannya yang telah dimodifikasi dengan total biaya 40 juta rupiah. Gaya racing look sesuai dengan karakter dia yang menyukai speed, lalu sejumlah part diganti termasuk striping body motor. ”Kali ini saya ikut acara yang diadakan Yamaha pakai Aerox yang cocok dengan karakter saya. Motor ini pun sudah dimodifikasi dengan racing look dan ganti beberapa part. Aerox milik saya juga jadi inspirasi buat konsumen-konsumen bengkel motor saya buat modifikasi. Karena saya suka touring juga dipakai buat ke Sumatera dan keliling Jawa, kualitas Aerox menemani perjalanan jarak jauh itu jadi nikmat dengan performa maksimal dan tampilan eye catching. Blue Core VVA membuat tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin, berkendara dengan Aerox jadi selalu menyenangkan,” tutur Edo Gawe. (**)

Starlink “Berbahaya” Bagi Indonesia

May 21, 2024 by  
Filed under Opini

Oleh : Henry Subiakto

SAYA tidak setuju Starlink diijinkan beroperasi di Indonesia. Starlink tak hanya berpotensi membangkrutkan perusahaan nasional di bidang telekomunikasi dan internet service provider, seperti group telkom, indosat dll, tapi Starlink juga bisa dimanfaatkan kekuatan sparatisme seperti KKB/OPM dan pendukungnya untuk komunikasi mereka tanpa bisa terdeteksi oleh negara atau pemerintah Indonesia. Starlink berpotensi akan mengoyak NKRI tanpa pemerintah bisa mengontrolnya.

Henry Subiakto

Makanya Starlink ini di dunia lebih banyak digunakan oleh negara-negara satelit atau pendukung politik Amerika Serikat. Kenapa demikian? Karena Satelit Starlink memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan satelit biasa. Seperti Palapa, Satria, Kacific, Telkom 1 atau satelit-satelit lain milik luar Eropa maupun AS di luar Elon Musk.

Starlink adalah satelit Low Earth Orbit (LEO) yg beroperasi dengan ketinggian sekitar 340 hingga 1.200 km di atas permukaan bumi. Satelit Starlink ukurannya kecil jumlahnya ribuan dirancang untuk bekerja bersama-sama secara sinkron untuk menyediakan layanan internet. Mereka itu seolah seperti BTS terbang.

Sedang Satelit komunikasi konvensional ditempatkan di orbit geostasioner (GEO) sekitar 35.786 km di atas khatulistiwa bumi, di mana mereka tetap berada di satu titik relatif terhadap permukaan bumi. Untuk bisa melayani publik membutuhkan perangkat stasiun bumi.

Setiap satelit Starlink beratnya sekitar 260 kg. Satelit GEO umumnya lebih besar dan lebih mahal karena teknologi dan perlengkapan yang lebih kompleks, serta kebutuhan untuk bertahan di orbit yang lebih tinggi.

Starlink menggunakan teknologi phased-array untuk antena, yang memungkinkan satelit mengarahkan sinyal tanpa harus memindahkan satelit itu sendiri. Sistem ini dirancang untuk latency rendah dan kecepatan tinggi. Alat penangkap sinyal satelit hanya menggunakan antena kecil dan alat seukuran lap top besar yg bisa dipindah-pindahkan.

Sedang Satelit GEO harus menggunakan antena besar yang tetap untuk komunikasi berkapasitas tinggi. Biasanya disebut stasiun Bumi. Karena itu satelit konvensional butuh mitra (perusahaan lain) untuk mendistribusikan layanannya ke masyarakat. Itulah perusahaan operator seluler dan ISP yg menjadi mitra perusahaan satelit.

Beda dengan Starlink yang sesungguhnya tidak butuh mitra seperti itu. Mereka bisa melayani langsung ke publik tanpa pihak ketiga. Maka masuknya Starlink itu bisa menjadi awal kematian perusahaan2 nasional yang bergerak di bidang internet, seluler bahkan satelit di Indonesia.

 

OAda 400 lebih perusahaan ISP tersebar melayani internet di Indonesia. Mereka yang langsung terancam. Walau ada juga beberapa ISP diajak kerjasama oleh Starlink untuk sekadar memenuhi persyaratan izin di sini.

Jadi starlink itu bukan sekedar perusahaan perangkat dan layanan satelit semata, sebagaimana perusahaan satelit lain. Tapi Starlink juga bisa berfungsi sebagai perusahaan internet service provider, bahkan juga bisa berfungsi sebagai platform digital, mengingat Elon Musk juga memiliki perusahaan X (dulu Twitter) yang sekarang tak hanya sekedar medsos tapi juga mengarah menjadi platform media komunikasi yang berfungsi beragam.

Ini bahayanya. Perusahaan Elon Musk itu bukan hanya trafik dan kontennya di luar jangkauan yuridiksi, kedaulatan digital dan kewenangan hukum nasional Indonesia tapi juga fungsinya bisa dimanfaatkan mereka yang ingin melawan kedaulatan negara atau yang mengancam keamanan nasional.

Perusahaan Starlink sebagai perusahaan AS itu dilindungi oleh Undang-Undang Amerika Serikat (UU AS) yang bernama US Cloud Act 2018. Menurut UU tersebut, data yang mereka kumpulkan atau berada di perusahaan AS tidak boleh diakses negara lain (termasuk Indonesia), tapi harus terbuka pada Pemerintah dan penegak hukum AS. Persoalannya Starlink apakah lebih nurut pada hukum di Indonesia, atau tunduk pada hukum Amerika Serikat? Ini harus jelas.

Kalau mereka melayani Papua atau daerah konfik lain maka datanya bisa diakses intelejen dan pemerintah AS untuk kepentingan politiknya. Sebaliknya data-data itu tidak bisa diakses oleh pemerintah Indonesia. Di situlah  kenapa Starlink ini dapat membahayakan keutuhan NKRI, saat melayani wilayah gunung-gunung dan pedalaman Papua lalu dipakai untuk kepentingan pemberontakan.

Seperti yang  terjadi sekarang di Ukraina. Teknologi komunikasi yg dipakai tentara Ukraina melawan Rusia adalah Starlink. Rusia kewalahan karena seluruh pergerakan pasukannya bisa terpantau tentara Ukraina. Lalu apa yang  terjadi kalau OPM atau KKB dan sel-sel pendukungnya juga pakai fasilitas Starlink?

Terlebih kalau gerakan separatis mereka didukung asing, siapa yg tanggung jawab jika mereka menjadi makin besar dan canggih hingga mampu melawan TNI/Polri atau kekuatan negara?

Mohon dipikirkan lagi bagi mereka-mereka yang mendukung masuknya Starlink di Indonesia. Bagi rakyat kecil tahunya hanya internet murah dan sampai pelosok pasti didukung. Tapi bagaimana konsekuensinya, itu yang  harus dipikirkan.

Agak mending kalau Elon Musk dan perusahaannya bersedia setuju dan komit tunduk pd UU yg berlaku di Indonesia. Lalu wilayah layanan tidak boleh untuk wilayah rawan misal Papua? Apakah mereka mau? Silahkan ditanyakan. (**)

*) Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, dan Wakil Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

Aries Agung Paewai: Memanfaatkan Momentum “Kebangkitan Kedua” untuk Mewujudkan “Indonesia Emas 2045”

May 20, 2024 by  
Filed under Nusantara

BATU — Aries Agung Paewai menyampaikan pentingnya memanfaatkan momentum “Kebangkitan Kedua” sebagai langkah strategis menuju “Indonesia Emas 2045”.

Hal itu disampaikan dalam membacakan sambutan tertulis Menteri Kominfo dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116  di halaman Balaikota Among Tani Kota Batu, Senin (20/05 /2024).

Aries menjelaskan Kebangkitan Nasional, yang ditandai dengan berbagai gerakan perjuangan dari kedaerahan menjadi satu barisan utuh melalui pendirian Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, menjadi fondasi yang harus diteruskan.

“Hari ini, kita berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa,” ujar Aries.

Aries menekankan teknologi digital memegang peranan kunci dalam mencapai visi “Indonesia Emas”. Oleh karena itu, penguasaan teknologi dan transformasi digital nasional harus terus diupayakan.

Aries menyoroti  60% penduduk Indonesia merupakan usia produktif, dan mereka harus diberdayakan melalui edukasi serta pelatihan untuk mendukung inovasi dan ekonomi digital.

“Bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan kebijaksanaan. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital,” imbuh Aries.

Disebutkan pentingnya upaya bersama dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam berbagai sektor kehidupan nasional. Menurutnya, hal ini akan mempercepat proses transformasi ekonomi dan sosial, serta meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Dalam  memperingati Kebangkitan Nasional yang ditandai oleh pergerakan perjuangan yang awalnya bersifat kedaerahan menjadi satu barisan yang utuh dengan didirikannya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

Aries mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama dalam memajukan Indonesia. Ia yakin bahwa dengan semangat kebersamaan dan inovasi, cita-cita “Indonesia Emas 2045” bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkompinda Kota Batu, Kepala BNN, Kepala BPS, Kepala Kantor Kemenag, perwakilan dari Bank Jatim, serta tamu undangan lainnya. Peserta upacara terdiri dari anggota TNI dari Kodim 0818, Polres Batu, Satpol PP, Dishub, Damkar, Korpri, PGRI, serta para pelajar dan anggota Pramuka Kota Batu.

Upacara  diiringi oleh Korps Musik dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang dan tim Paduan Suara SMAN 3 Kota Batu. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Batu Tahun 2024. (Buang Supeno)

Milad Ke-77 Srie Madjidhan

May 20, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ADA Dirut Bank Kaltim (sebelum menjadi Bankaltimtara) yang sangat populer. Namanya adalah Drs H Abdul Madjidhan. Dia menjadi pemimpin di bank milik daerah itu sejak  masa pemerintahan Gubernur Erry Soepardjan.

Pak Madjidhan pada awal tahun 70-an bekerja sebagai direktur PT Maritim Timber & Industries. Perusahaan kayu milik Mustafa Kemal. Gubernur Abdul Wahab Sjahranie yang menariknya menjadi pegawai Pemprov Kaltim. Dia ditempatkan sebagai kepala Bagian Pemasaran Hasil Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim hingga Desember 1979.

Setelah itu, pada  awal Januari 1980 Gubernur Erry Soepardjan memercayainya sebagai direktur III Bank Kaltim. Atas pertimbangan teknis,  dia juga merangkap jabatan sebagai direktur utama hingga memasuki masa pensiun tahun 1991.

Bu Srie Madjidhan bersama Inna, putri keduanya dan Bu Mei.

Saya hanya sekilas mengenal Pak Madjidhan. Saya masih kuliah meski sudah mulai menjadi wartawan. Yang saya ingat, penampilan lelaki kelahiran Pangkalan Bun, Kalteng ini gagah dan keren. Rumah pribadinya di Jl Juanda sangat eksklusif. Sesekali Pak Madjidhan dengan gagahnya mengendarai mobil antiknya keliling kota. Dia mengenakan baju loreng. Jadi penampilannya lebih jreng.

Bank Kaltim saat itu juga lagi berkembang. Maklum di masa banjir kap alias era eksploitasi hutan besar-besaran. Banyak orang kaya mendadak dan banyak menyimpan uangnya di bank.  Selain juga banyak yang meminta kredit untuk mendirikan pabrik plywood.

Setelah pensiun tahun 1991, dia bersama anak istrinya hijrah ke Ibu Kota. Dia kembali ke bisnis kayu menjadi presdir Rimba Segara Lines. Sekali-sekali pulang ke Samarinda untuk melepas rindu dengan sanak keluarga dan kolega. Beliau meninggal dunia di Jakarta, 24 Februari 2015 dalam usia 84 tahun.

Istri Pak Madjidhan, Hj Srie Asniwati, Sabtu (18/5) lalu merayakan milad ke-77 di kediamannya, Jl Pinang Merah 5 SC 6, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Tampak ceria dan bahagia. Dia ternyata wanita kelahiran Balikpapan, 18 Mei 1947.

Mata Bu Srie berkaca-kaca ketika para kerabat yang hadir menyanyikan lagu Happy Birthday to You dan Selamat Ulang Tahun. Di sela tepuk tangan dan ciuman, dia juga didaulat meniup lilin kue ultah. “Makasih, makasih,” katanya penuh bahagia.

Ketiga anaknya, Dhini, Inna, dan Adhi juga hadir. Mereka semua sudah berkeluarga. Dhini (Ramah Dhini) menikah dengan Jan Wilhem Grythe, tinggal di Oslo, ibu kota Norwegia. Suaminya orang pemerintahan di sana dan pernah menjadi wakil dubes di beberapa negara Asia. Dhini-Grythe dikaruniai satu anak, Selina Alexandra Grythe.

Setahu saya, Oslo adalah kota layak huni di Eropa, tapi biaya hidupnya termahal kedua di dunia setelah Tokyo. Oslo didesain menjadi ibu kota pertama di dunia yang memakai sistem transportasi umum serba listrik. Tujuan mereka agar Oslo menjadi kota bebas emisi pertama di dunia pada 2030 mendatang.

Peristiwa terkenal dari sini di antaranya Perjanjian Oslo yang menghasilkan pengakuan Israel oleh PLO dan pengakuan PLO oleh Israel sebagai wakil rakyat Palestina. Oslo juga dikenal sebagai tempat penyerahan anugerah Nobel Perdamaian.

Inna (Amalia Medina)  menikah dengan Archibaid Hugh Fraser dikaruniai satu putri. Yaitu Andina Firassha Zahra. Mereka tinggal di Sydney, Australia. Suaminya pengusaha di kota tersebut.  Sydney adalah kota terbesar di Negeri Kanguru. Dijuluki “the Harbour City.” Bangunan terkenalnya Sydney Opera House dan Sydney Harbour Bridge. Saya pernah ke sana nonton Sydney Open, pertandingan tenis pemanasan sebelum Australia Open di Melbourne.

Sedang Adhi lengkapnya Gautama Adi Dharma, jadi pengusaha cafe di Jakarta. Hasil perkawinannya dengan Deviana Doana, mereka dikaruniai 2 putra. Yaitu Ananda Muhammad Mikail dan Muhammad Ihsan.

Untuk bernostalgia suasana di Samarinda, Bu Srie Madjidhan sengaja menjamu tamu dan kerabatnya dengan makanan khas Kaltim. Di antaranya nasi kuning iwak haruan dan juga nasi kebuli. Lalu mereka diberi cenderamata tas purun cantik dari Banjar berisi sajadah dan mukena.

ADA TETENG DAN DENDI

Selain anak dan cucu, datang juga sejumlah kerabat. Di antaranya Dr Hj Meiliana alias Bu Mei, mantan Plt Sekdaprov Kaltim. “Aku berteman dengan Bu Madjidhan sejak tugas di protokol,” jelasnya. Bu Mei sempat bertemu Bu Itje, istri mantan kepala Bank Bumi Daya (BBD) Samarinda, Yusuf Hadi.

Direktur Kredit Bankaltimtara Siti Aisyah yang akrab disapa Bu Aay juga hadir. Dia menyampaikan salam dari Dirut M Yamin dan semua keluarga besar Bankaltimtara. “Kami mendoakan Ibu selalu sehat mendapat berkah dari Allah,” katanya.

Bu Aay salah satu eksekutif bank daerah terbaik. Dia dianugerahi “Top 100 Most Outstanding Women 2023” oleh Majalah Infobank karena dinilai memberikan kontribusi terbaik kepada institusi tempatnya berkarier.

“Para pimpinan Bankaltimtara terdahulu termasuk Pak Madjidhan memberi motivasi dan inspirasi bagi kami yang mendapat tugas mengembangkan Bankaltimtara di masa sekarang dan ke depannya,” kata Bu Aay bersemangat.

Datang juga sesepuh Kaltim di Jakarta. Dia adalah Syaiful Teteng, mantan sekprov Kaltim tahun 1997-2008 di era Gubernur Soewandi, HM Ardans, Suwarna AF sampai Awang Faroek Ishak.

Perjalanan karier Pak Teteng cukup menarik. Dia sempat berseteru dengan  Awang Faroek  ketika dia diberhentikan sebagai sekprov sebelum turunnya SK Pemberhentian dari Presiden. Teteng melawan karena menganggap tidak sesuai aturan. Tapi Awang juga ngotot dan menunjuk Asisten Ekonomi Pembangunan Sulaiman Gafur sebagai Plt.

Ketika masih menjadi mahasiswa Universitas Mulawarman, dia bersama 4 mahasiswa lainnya termasuk saya sempat ditahan 12 hari oleh Laksusda Kodam VI/MW di Balikpapan. Itu buntut melaksanakan aksi demo  di kampus Jl Flores  menentang Orde Baru.

Pada saat berakhirnya masa jabatan Yurnalis Ngayoh sebagai gubernur Kaltim 25 Juni 2008, Teteng ditetapkan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Kaltim selama 8 hari (25 Juni 2008-3 Juli 2008) sebelum Presiden melantik Tarmizi Abdul Karim sebagai Penjabat (Pj) Gubernur selama 5 bulan lebih.

Mantan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi juga datang memberikan ucapan selamat. Dendi saat ini digadang-gadang menjadi calon bupati Kutai Kartanegara (Kukar). Dia memang bubuhan etam, yang diharapkan memenangi Pilbup Kukar 2024.

Ada juga Awang  Bahrin, mantan Dubes Indonesia di Ankara, Turki. Merangkap juga Azerbaijan. Tampak masih segar. Dia bertugas di sana 2006 sampai 2010. Kalau tidak salah, ayahnya, Awang Bari pernah menjadi kepala Kantor Perwakilan Kaltim pertama di Jakarta.

Turki secara resmi bernama Republik Turki (Turkiye Cumhuriyeti). Presidennya saat ini Recep Tayyip Erdogan. Mustafa Kemal Ataturk sangat terkenal sebagai Bapak Turki Modern. Sangat menginspirasi Bung Karno dalam perjuangannya.  Turki adalah negeri indah, yang berideologi sekuler.

Saya lihat ada juga teman sekolah di SMEA Samarinda yang hadir. Dia Johan dan istrinya, Yati. Pensiunan dari Kantor Imigrasi. Terkadang saya lihat penampilannya di grup WA mirip ustaz.  Ada Syafei Dahlan, putra sulung almarhum Oemar Dahlan, wartawan tiga zaman di Kaltim. Syafei sudah purnatugas dari Kantor Pemprov DKI Jaya.

Rencananya Minggu (26/5) depan digelar halal bihalal Kerukunan Masyarakat Kaltim di Jakarta. Acaranya berlangsung di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Mulai pukul 08.00-14.00. Pengundangnya Isran Noor sebagai ketua pembina, Fauzie Darwis sebagai ketua Yayasan Bina Ruhui Rahayu dan  Zainul Arifin sebagai ketua panitia.

Suasana milad Bu Srie Madjidhan menjadi ramai karena juga disediakan keyboard musik. Bu Mei langsung menyanyi. Salah satunya lagu Rungkad. Bubuhannya langsung berjoget ria. Awang Bahrin juga jago menyanyi. Banyak lagu-lagunya di Youtube. Termasuk Inna, putri kedua Bu Srie. Mat Milad Bu Srie. Nenek yang sehat dan bahagia selalu.(*)

BBKHIT Kaltim Gelar Coffee Morning dan Patroli Bersama

May 20, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Timur (BBKHIT Kaltim) mempunyai wilayah meliputi Satuan Pelayanan Bandara SAMS Sepinggan, Pelabuhan Laut Semayang, Pelabuhan Laut Kariangau, Pelabuhan Sungai Samarinda, Bandara  APT Pranoto, Pelabuhan Laut Loktuan, Pelabuhan Laut Berau. Satuan Pelayanan Pelabuhan Sungai Samarinda, BBKIT Kaltim menggelar Coffee Morning dan patroli bersama stakeholder karantina di wilayah Samarinda (20/5/2024).

Acara yang digelar di Pelabuhan eks terminal keberangkatan ini mengambil tema “Penguatan Tugas dan Fungsi Badan Karantina Indonesia melalui patroli bersama TNI dan polisi serta stakeholder terkait “.

Plt Kepala Karantina Kaltim, Tasrif Menyampaiakan, sinergisitas sebagai wujud peningkatan pelayanan karantina yang cepat, efektif dan efisien, memperkecil risiko dalam pelaksanaan tindakan perkarantinaan , serta mengenalkan wajah baru karantina .

“Kolaborasi antar stakeholder yang sudah apik, khususnya dalam pelaksanaan tindakan karantina untuk terus ditingkatkan,“ ungkap Tasrif.

Dikatakan, kunci membangun karantina yang KUAT ada 2 unsur, yaitu komitmen dan konsisten, semoga coffee morning hari ini menghasilkan sinergisitas karantina yang KUAT dan semangat menjalankan tugas sebagai bagian sistem pertahanan negara.

Dalam sesi dialog, banyak membahas tentang penerapan Undang-Undang NO 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Menjalin komunikasi yang baik, dalam penerapan aturan yang berlaku.

Coffee morning ini dihadiri stakeholder dari Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Kelas I Samarinda, Kepala Bea Cukai Samarinda, Kepala Imigrasi, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Samarinda, Komandan Kodim 0901, Komandan Polsek Pelabuhan Sungai Samarinda dan General Manajer PT Pelindo IV.

Gelar patroli bersama Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT Kaltim) bersama Satpolairud Polres Samarinda beserta stakeholder Pelabuhan Sungai Samarinda dengan mengambil tema “ Penguatan Tugas dan Fungsi Badan Karantina Indonesia melalui patroli bersama TNI dan polisi serta stakeholder terkait “. Stakeholder yang turut serta dalam kegiatan gelar patroli bersama ini meliputi Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Kelas I Samarinda, Kepala Bea Cukai Samarinda, Kepala Imigrasi, Kepala Balai  Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Samarinda, Komandan Kodim 0901, Komandan Polsek Pelabuhan Sungai Samarinda dan General Manajer PT Pelindo IV. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb