Komunitas Emak Gelar Dialog Publik

May 1, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SEBULU– Komunitas Emak Peduli Anak (Kemak) Kalimantan Timur menggelar dialog publik yang dihadiri 100 lebih peserta dari lima desa terdekat di Kecamatan Sebulu. Kegiatan digelar di Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu, (01/05/2024)

Ketua Kemak Ria Atia Dewi menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan upaya komunitas untuk ikut serta mengambil peran perempuan dalam pembangunan di Kaltim. Ria menjelaskan tingginya angka laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kaltim merupakan respon positif perempuan Kaltim dalam upaya menyuarakan hak perempuan untuk dilindungi.

“Sesuai data, saat ini kasus KDRT mengalami peningkatan laporan kasus. Namun ternyata ini justru menjadi hal yang positif, karena perempuan mulai berani menyuarakan hak mereka,” ucapnya.

Ria menambahkan, KDRT merupakan isu sensitif yang sering dianggap sebagai aib keluarga yang tidak layak disebarkan. Padahal dampak yang dirasakan oleh korban  justru akan menjadi trauma yang berkepanjangan. Oleh sebab itu, perempuan harus tahu bahwa perempuan memiliki peran penting dalam keluarga yang berpengaruh besar pada generasi penerus bangsa.

“Perempuan yang menikah dan bergelar ibu, akan menjadi penentu arah masa depan bangsa. Mengingat ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya, sehingga menjadi perempuan yang kuat merupakan tujuan kami bersama,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman dibidangnya, antara lain Gubernur Kaltim periode 2018-2023 Isran Noor, Abdurahman Amin Ketua PWI Kaltim, dan Tri Wahyuni Ketua FJPI Kaltim dengan mengangkat tema tantangan perempuan dan dunia digital.(ria)

Isran Noor Dorong Perempuan Suarakan Haknya

May 1, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SEBULU– Isran Noor mendukung perempuan menyuuarakan haknya dalam upaya peningkatan kapasitas perempuan dalam ranah publik. Hal ini disampaikan Isran Noor kala menjadi narasumber dalam dialog publik tantangan perempuan dan dunia digital yang gelar Komunitas Emak Peduli Anak dengan menghadirkan 100 lebih peserta di desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu, (01/05/2024)

Dalam kesempatan tersebut, Isran Noor mengatakan banyak peluang yang bisa dimaksimalkan untuk mendukung perempuan lebih aktif dan produktif. Dia menjelaskan, pada masa kepemimpinannya banyak program yang sudah maksimal dilakukan. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya komunitas perempuan yang aktif menyuarakan hal tersebut.

“Data kekerasan menjadi tinggi merupakan langkah awal perempuan untuk lebih berani bersuara, dengan melaporkan kasus kekerasan yang korbannya masih di dominasi perempuan” ucapnya.

Isran Noor menambahkan, saat ini tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan, sehingga tantangan perempuan untuk lebih maju harus dapat terus di dukung khususnya oleh pemerintah. Dia mengatakan, kesejahteraan hidup keluarga khususnya dibidang ekonomi akan lebih cepat tercapai melalui dukungan perempuan dalam keluarga, dengan terus meningkatkan kapasitas perempuan dalam berbagai sektor.

“Banyak kesempatan yang dimiliki perempuan, khususnya saat ini di era digitalisasi kita dorong perempuan untuk lebih aktif dan produktif,” tambahnya.

Isran juga mengatakan, perempuan yang memiliki peran penting dalam keluarga akan memberikan dampak pada pembangunan daerah, dia menambahkan dengan lahirnya perda ketahanan keluarga yang sudah di sahkan pada masa kepemimpinannya dapat menjadi dasar pemerintah untuk mendorong hadirnya perempuan di Kalimantan Timur.

“Saya berharap kedepan, masyarakat akan dapat terus berperan aktif. Jangan lagi malu untuk bersuara, tapi terus lakukan yang terbaik. Sehingga hal tersebut dapat menjadi pertimbangan pemerintah dalam menyusun program yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.(mini)

PT Karyanusa Eka Daya Berikan Bantuan Fogging di Desa Rantau Panjang untuk Cegah Penyebaran DBD

May 1, 2024 by  
Filed under Kesehatan

PT Karyanusa Eka Daya (KED) melaksanakan kegiatan fogging di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur pada Selasa lalu (23/04/24). Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Rantau Panjang.

Acara ini dihadiri baik dari pihak internal perusahaan yaitu Fadil, Asisten CSR, Mulyana, Asisten SHE, serta Tim Fogging HPT PT Karyanusa Eka Daya, dan juga dihadiri oleh pihak eksternal seperti Bapak Supianto, Kepala Desa, serta masing-masing ketua RT Desa Rantau Panjang.

Mulyana, Asisten SHE PT KED, menyampaikan kepada masyarakat Desa Rantau Panjang pentingnya dilakukan fogging untuk mengatasi demam berdarah.

“Permohonan bantuan fogging dari BLUD Puskesmas Telen untuk Desa Rantau Panjang harus segera dilakukan karena tindakan ini bertujuan untuk segera menghentikan dan mencegah penyebaran penyakit demam berdarah di Desa Rantau Panjang semakin meluas,” terang Mulyana.

Supianto, Kepala Desa Rantau Panjang, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT KED atas bantuan fogging yang diberikan kepada masyarakat.

“Terkait adanya kegiatan pelaksanaan fogging di Desa Rantau Panjang, kami sangat terbantu serta sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan pelaksanaan fogging yang ternyata aksinya cepat tanggap dalam menanggapi permohonan bantuan dari kami masyarakat Desa Rantau Panjang,” tegas Supianto.

Kegiatan fogging ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan BLUD Puskesmas Telen bekerjasama dengan PT Karyanusa Eka Daya dengan melakukan penyemprotan insektisida menggunakan metode pengasapan atau fogging. Pelaksaaan fogging ini pertama dilakukan berfokus pada rumah-rumah yang memiliki potensi awal mula terjadinya kasus DBD di Desa Rantau Panjang dengan melibatkan petugas fogging dari tim HPT PT. Karyanusa Eka Daya sejumlah 6 orang.

“Harapannya dengan adanya bantuan fogging ini agar dapat membantu menanggulangi serta mempercepat pemberantasan jentik-jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah, sehingga penyakit ini segera teratasi dan tidak ada lagi masyarakat Desa Rantau Panjang yang terkena penyakit demam berdarah,” ucap Supianto.

Kasus demam berdarah cenderung terjadi seiring dengan meningkatnya curah hujan, oleh karena itu, masyarakat diajak untuk terus melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama kader Posyandu Desa Rantau Panjang. (*)

Rayakan Hari Kemenangan, PLN Gelar Halal Bihalal Bersama Anak-Anak Panti Asuhan

May 1, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Pontianak – Dalam momen hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP3B Kalimantan gelar Halal Bihalal dengan mengundang anak-anak dari Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Mu’tashim Billah di Kantor PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT Pontianak) pada Jumat (26/4).

Pada kesempatan ini, PLN turut menyerahkan santunan kepada 20 anak-anak dari panti asuhan. Penyerahan santunan ini disampaikan langsung oleh Manager UPT Pontianak, Sudarto dan Ketua YBM UPT Pontianak, Heri Gunawan serta diikuti oleh seluruh pegawai dan TAD UPT Pontianak.

General Manager UIP3B Kalimantan Abdul Salam Nganro menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Ini merupakan bentuk komitmen oleh PLN untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Masih dalam momen lebaran ini, diharapkan kegiatan hari ini dapat mempererat tali silaturahmi antara pegawai dan juga TAD di lingkungan kantor PLN kepada masyarakat sekitar, khususnya kepada anak-anak dari Panti Asuhan Mu’tashim Billah,” kata Salam.

Salam juga menyampaikan, kegiatan berbagi kebahagiaan seperti ini akan terus digalakkan secara masif berjalan secara konsisten. Diketahui, dana santunan yang diberikan tersebut merupakan dana dari sebagian zakat pegawai muslim PLN yang dikelola secara langsung oleh YBM PLN.

“Kegiatan ini pada dasarnya termasuk dalam upaya kita bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Merupakan kewajiban kita bersama untuk saling tolong menolong, dan sebisanya meringankan beban saudara-saudara kita,” pungkas Salam.

Dalam kesempatan yang sama Sudarto mengungkapkan, momen Lebaran akan menjadi penyemangat lebih bagi kita umat manusia untuk saling berbagi. Di samping itu, momen yang berbahagia ini juga diisi dengan tausiah dan doa bersama yang dibawakan oleh Ustad Habib Jafar.

“Tugas kita adalah menjadi insan yang peduli akan sesama. Untuk itu, semoga momen ini bisa kita manfaatkan untuk terus memacu pribadi yang terus menebar manfaat bagi sesama,” jelas Sudarto..

Pengurus Yayasan Lembaga Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Mu’Tashim Billah, Yahya mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan tersebut. Menurutnya, ini adalah suatu bentuk penghargaan tersendiri karena bisa hadir di tengah momen yang berbahagia ini.

“Alhamdulillah, terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pegawai PLN yang telah memberikan bantuan ini, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kesuksesan serta keberkahan untuk seluruh Pegawai PLN di seluruh penugasannya,” ucap Yahya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Perusahaan dalam bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini juga memiliki makna bahwa acara Halal Bihalal tersebut tidak hanya sekadar menjadi momen silaturahim, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kita merenungkan nilai-nilai Ramadan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan berusaha menuju kemenangan di hari yang Fitri. (**)

Andi Harun Terjepit?

May 1, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PILKADA Serentak 2024 di Kaltim kian mengkristal. Tampaknya untuk Pilgub, stagnan pada 3 nama. Ketiganya memang kualitas raja. Si Raja Naga alias petahana Isran Noor (IN), Si Raja Minyak yang lebih pas ditujukan kepada Haji Rudy Mas’ud (Harum) dan Si Raja Ayam buat Mahyudin, yang salah satu bisnisnya sekarang adalah peternakan ayam secara modern dengan populasi ratusan ribu ekor.

IN makin kukuh menggunakan jalur independen meski tetap membuka jalur partai. Surat dukungan (surduk) yang dikumpulkan relawan IN sudah mendekati angka 240 ribu yang dibutuhkan. Kabarnya Gerindra, Demokrat, dan PPP juga cenderung ke IN.

Harum juga sudah pasti berlayar dengan perahunya sendiri, Partai Golkar. Soalnya kursi yang diraup sudah melebihi angka persyaratan. Dan Mahyudin makin aktif mendekati beberapa partai di antaranya PKB, PDIP, dan lainnya.

Beberapa hari lalu Mahyudin tampak mesra dengan Ketua PKB Kaltim Syafruddin ketika mengembalikan formulir pendaftaran. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi karena Pak Mahyudin telah mengembalikan langsung formulir pendaftaran. Itu menandakan kesungguhan beliau maju ke Pilgub Kaltim,” ujar Syafruddin bersemangat.

Ketua PKB Kaltim Syafruddin membisiki Mahyudin setelah mengembalikan formulir pendaftaran

Partai lain yang punya potensi mengusung calon, sepertinya melemah. Ada juga yang mengatakan cenderung “menyerah.” Kalaupun ada cukup memilih kursi kedua atau wagub. Di antaranya PDIP, Gerindra, PKB, PKS dan lainnya.

Seperti kita ketahui, komposisi kursi di DPRD Kaltim hasil Pileg 2024 adalah Golkar 15 kursi, Gerindra 10, PDIP 9, PKB 6, PAN 4, PKS 4, Nasdem 3, Demokrat 2 dan PPP juga 2 kursi. Syarat mengajukan cagub minimal 11 kursi.

Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin agaknya lebih nyaman memilih kursi DPR RI. Pada Pilgub 2018, dia maju bersama Rusmadi Wongso. Sayangnya hanya menjadi runner up. Nama-nama besar yang disebut PDIP seperti Ahok, Djarot dan Risma tidak ada perkembangannya.  Malah ada kemungkinan Bupati Kutai Edi Damansyah, yang juga ketua PDIP Kukar sebagai calon alternatif.

IN tetap kukuh dengan wakil lama, Hadi Mulyadi. Hadi adalah ketua DPD Partai Gelora Kaltim. “Saya bukan orang politik, meski bermain politik. Jadi saya tetap dengan Pak Hadi,” kata Isran ketika ditanya soal pasangannya.

Saat ini ada 2 nama yang dikaitkan dengan Harum. Sekretaris DPD Gerindra Seno Aji dan Presiden Borneo FC Nabil Husien. Tapi Seno, yang sekarang wakil ketua DPRD Kaltim mengaku lebih fokus pada Pilbup Kukar. Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun juga menyatakan belum ada yang direkomendasikan oleh partainya.

Kabar terbaru terdengar Harum melakukan pendekatan kepada bos Pemuda Pancasila (PP) Kaltim Said Amin. Dia ingin mengambil Nabil, putra Said, yang sekarang terpilih sebagai sebagai anggota DPR RI hasil Pileg 2024. Nabil saat ini disebut-sebut bakal menjadi ketua DPW Nasdem Kaltim menyusul mundurnya IN.

Ada yang melihat Harum bersama Nabil sempat duduk bersama menyaksikan pertandingan terakhir Borneo FC di Stadion Batakan Balikpapan. Itu bukan nonton biasa, tapi terkesan “nonton politis.” Pendekatan memang tengah dilakukan. Apakah Nabil berkenan masih tanda tanya.

Belum lama  ini saya bertemu Sekjen DPP Nasdem Haryanto Taslim di Nasdem Tower Jakarta. Haryanto mengatakan Nasdem terbuka dengan calon dari mana pun. “Termasuk dengan Pak Isran kita tidak ada masalah,” tandasnya.

Nasdem mulai membuka pendaftaran serentak  seluruh Indonesia sejak 1 Mei ini sampai 7 hari kemudian. Nama-nama yang masuk nantinya diproses mulai di tingkat DPW sampai DPP. Rekomendasi terakhir ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh.

Yang menarik sejak awal Nasdem mengampanyekan politik tanpa mahar. Semua calon tidak dibebani biaya politik atau mahar. Jadi mereka yang mendaftar ataupun nanti ditetapkan sebagai pemegang rekomendasi tidak dibebani apa-apa alias gratis. Tagline-nya: Bersatu, Berjuang dan Menang.

ADA NAMA BARU

Sementara itu, ada perkembangan baru tentang peluang dan isu berkaitan Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam Pilkada Serentak 2024. Meski hasil survei cukup kuat untuk dirinya, tapi ada situasi lain yang memberi indikasi bahwa Andi Harun dalam posisi agak terjepit saat ini.

Berita yang dilansir AspirasiNews.id menyebutkan Gerindra mengusung nama Agus Suwandy, yang saat ini anggota DPRD Kaltim menjadi calon wali kota Samarinda. “Untuk saat ini kita sudah membentuk tim khusus, dan nama Agus Suwandy yang kami usung ke Pilkada Samarinda,” kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Sulaiman Hattase.

Sulaiman mengelak mengomentari posisi Andi Harun.  “Terkait beliau, saya no comment. Saya pikir masyarakat bisa melihat sendiri. Dalam hal ini, kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus DPP di Jakarta,” jelasnya.

Jika benar Gerindra resmi mengusung nama Agus Suwandy, ini memberi petunjuk bahwa ada kondisi yang tidak terlalu baik antara Andi Harun dengan DPP. Sekaligus membenarkan adanya isu yang menyebut Andi Harun tidak direkomendir DPP.

Kabar di luaran memang ramai mengungkapkan bahwa Andi Harun dalam Pileg 2024 kemarin, seperti pepatah memakan buah simalakama.  Kalau dimakan mati bapak, tidak dimakan mati ibu.

Dia mendapat tugas yang sangat rumit atau dilematis. Dia diminta ikut memaksimalkan perolehan suara Nabil, caleg DPR RI dari Nasdem di Samarinda. Semua orang tahu selama ini karier politik Andi Harun banyak terkait dengan dukungan Said Amin. Tapi di satu sisi, dia juga harus memenangkan caleg Gerindra karena dia ketua Gerindra Kaltim.

Hasilnya, dua-duanya tidak ada yang terlalu signifikan. Jadi dikabarkan Said Amin tak senang hati dengan Andi Harun. Hal yang sama juga datangnya dari Budisatrio Djiwandono, caleg DPR RI Partai Gerindra Dapil Kaltim, yang notabene keponakan Prabowo.

Ada kabar tak sedap yang belum tentu kebenarannya, Andi Harun akan dilepaskan dari tugasnya sebagai ketua DPD Gerindra Kaltim. Bersamaan itu, ada juga yang menyebut-nyebut Prabowo kemungkinan  meminta IN sebagai pengganti.

Jika hal itu sampai terjadi, maka berdampak lagi kepada pencalonan Andi Harun apakah ke bursa cagub atau ke Pilwali Samarinda. Ada terdengar Andi Harun tengah menjajaki kemungkinan memakai perahu lain atau ke jalur perseorangan.

Dengan posisi yang tidak terlalu bagus itu, bisa mengundang beberapa nama termasuk wakil wali kota Samarinda, Rusmadi Wongso untuk maju ke Pilwali. Sudah bukan rahasia lagi, selama ini hubungan Andi Harun-Rusmadi tidak terlalu mesra. Kabarnya Rusmadi tidak terlalu difungsikan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud (RM) sampai saat ini belum ada lawannya. Di pendaftaran Golkar cenderung  beberapa tokoh mengambil formulir sebagai calon wakil wali kota. Kabarnya ada nama Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, Sekretaris Kota Muhaimin dan Ketua Partai Berkarya Kaltim H Karmin Laonggeng

Seorang eks tokoh Golkar tanpa mau disebutkan namanya memprediksi sangat mungkin RM mengambil Abdulloh. Jika itu yang terjadi, maka kakak RM, Hasanuddin Mas’ud (Hamas) tidak ada halangan lagi tetap menjadi ketua DPRD Kaltim. Abdulloh, peraih suara terbanyak juga tidak perlu berkecil hati, karena 5 tahun kemudian dia sangat berpeluang jadi wali kota, karena RM sudah 2 periode.

Di kubu Partai Nasdem Balikpapan, yang terjadi baru kesepakatan Nasdem dan PKS tanpa memunculkan nama yang bakal diusung. Kedua partai ini kabarnya melakukan pendekatan kepada Muhammad Sa’bani, mantan sekprov Kaltim. Nama Ketua Nasdem Ahmad Basir (AHB) bisa jadi sebagai pendamping.

Ada juga nama gadis muda, Syaima Alaydrus, SE dimunculkan. Balihonya terpasang di beberapa sudut kota. Wajahnya cantik maklum ada darah Arabnya. Dia adalah putri Bupati Kota Baru, Kalsel, Sayed Jafar Al-Idrus. Kebetulan Sayed orang Kampung Baru, Balikpapan Barat yang sudah dua periode jadi bupati di sana.

Kabarnya dia tengah mempersiapkan istrinya, Hj Fatma Idiana meneruskan dinastinya di Kota Baru, sedang putrinya, Syaima Alaydrus mulai diperkenalkan ke wilayah politik di Balikpapan. Pada acara halalbihalal Partai Nasdem Balikpapan beberapa hari lalu, Sayed Jafar dan Syaima tampak hadir di sana. Beberapa kader wanita Partai Nasdem menyambutnya. Ahlan wassahlan, Syaima.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb