Menikah dengan Turkiye

January 19, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA lama tidak berkomunikasi dengan Farida Baderun. Dia mantan Putri Manuntung Balikpapan Tahun 1996 yang sekarang tinggal di Turki bersama putrinya bernama Sarah. Lengkapnya Maisarah Myra Sophia Lativa. Dia sudah lama meninggalkan Balikpapan. Setelah menetap di Jakarta lalu hijrah ke Turki mendampingi anaknya yang studi di sana.

Beberapa hari lalu Farida me-WA saya. “Apa kabar Bang Rizal,” begitu kalimat pembukanya. Lalu dia bercerita tentang kehidupannya di negeri  penuh sejarah ini, mulai soal pribadinya sampai kehidupan di Turki, yang belakangan nama negara itu diubah Presiden Recep Tayyip Erdogan menjadi Turkiye.

Sarah, Farida dan suaminya orang Turki bernama Ekrem Kucuk

Ada dua hal yang disampaikan Farida tentang dirinya. Pertama, dia tidak sendirian lagi. Dia sudah menikah dengan lelaki Turki bernama Ekrem Kucuk. Kedua, putrinya Sarah sudah lulus S1.  “Sekarang mencari peluang untuk meneruskan S2 di Eropa,” katanya.

Sarah yang punya bakat kuat bermain musik terutama biola dan piano itu kuliah di jurusan fisika Universitas Teknik Timur Tengah (METU) atau ODTU (Orta Dogu Teknik Universites), Ankara. Ini salah satu universitas terbaik di negeri itu.

Lelaki yang menjadi pendamping Farida adalah pemilik perusahaan Axoy Endustriyel Mutfak. Tadinya dia bekerja di situ. Belakangan dia dilamar Ekrem yang kebetulan dalam status duda. “Jadilah kami menikah. Doain pernikahan kami Samara ya bang,” katanya kepada saya.

Farida dan Sarah tampil di Festival Pasar Senggol Istanbul

Menurut Farida, kehidupan di Turkiye saat ini tidak terlalu nyaman. Inflasi sangat tinggi, membuat harga-harga barang termasuk kebutuhan pokok melambung tinggi gila-gilaan. “Banyak pekerja migran Indonesia yang kembali ke Tanah Air karena tak sanggup membayar sewa rumah,” ungkapnya.

Presiden Erdogan juga dianggap tidak berpihak ke rakyat kecil. Hampir seluruh masyarakat di Istanbul tidak menginginkan dia. Kasihan rakyat kecil yang gunakan transportasi umum. Tarifnya naik 100 persen. Demikian juga harga sembako.

Warga lokal, kata Farida juga sangat cemburu dengan pengungsi Suriah, yang mendapat perlakuan istimewa dari Erdogan. Warga Suriah mendapatkan pelayanan sekolah dan rumah sakit gratis. Juga tak jarang terlibat dalam perbuatan kriminilitas.  “Ini semua yang membuat warga Turki membenci pengungsi Suriah,” jelasnya.

Pada abad ke-19, Turki pernah dijuluki sebagai The Sick Man of Europe. Julukan ini diberikan kepada Turki yang mengalami kemerosotan ekonomi dan membeludaknya masalah kemiskinan.

AKTIF DI KJRI DAN PPI

Ditanya aktivitasnya sehari-hari, Farida mengaku lebih banyak ikut membantu bisnis suami. Selain itu, dia juga aktif dalam berbagai kegiatan di Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI).

Istanbul adalah kota terbesar di Turki sekaligus kota terbesar ke-15 di dunia dengan penduduk sekitar 15 juta orang. Berfungsi sebagai pusat ekonomi, budaya dan sejarah negara. Kota ini dikelilingi oleh Selat Bosporus, terletak di antara benua Eropa dan Asia.

“Farida dan Sarah sering mendapat undangan kegiatan kesenian dan kebudayaan Indonesia dari Konsul Istanbul Bapak Darianto Harsono dan Dubes RI untuk Turki Bapak Achmad Rizal Purnama,” ujarnya.

Ada agenda akbar tahunan yang diselenggarakan Ibu Pariani Windana dari Yayasan Pasar Senggol Turki. Namanya Festival Pasar Senggol Turkiye. Sudah dua tahun berlangsung. Acaranya diisi dengan festival kesenian dan kebudayaan Indonesia. “Aku dan Sarah jadi opening performer-nya,” kata Farida.

Dia menawarkan jika Kaltim atau kota dan kabupaten se-Kaltim berminat berpartisipasi dengan membawa tim keseniannya. Selama ini banyak juga datang dari Indonesia berpartisipasi. Terakhir datang Ibu Farida Darland dan rombongan dari DPRD Palangkaraya, Kalteng.

Farida mengaku terus mengikuti perkembangan kota Balikpapan sebagai kota kelahirannya. Dia mengetahui Rahmad Mas’ud terpilih kembali menjadi wali kota. “Aku turut berduka atas meninggalnya Om Djody dan Bang Irwan Faisal. Innalillahi wainna ilaihi rojiun,” ucapnya.

Kapan pulang? “Insyaallah jika ada kesempatan aku ke Balikpapan. Rindu juga dengan keluarga dan teman-teman,” katanya bersemangat.(*)

Tugu “Kapal Siap Berlayar”

January 18, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

TUGU kapal atau perahu  di jalan masuk Stadion Batakan Balikpapan jadi viral. Daerah sekitar tugu, Selasa (14/1) lalu terendam menyusul hujan hebat yang mengguyur kota. Lalu ramai para netizen memberi komentar. Kalimatnya memang agak nakal: “Kapal Siap Berlayar.”

Mobil merah menerjang banjir di depan Tugu Perahu Layar di jalan masuk Stadion Batakan Balikpapan

Tentu ada yang tersenyum, ada juga berpandangan kritis. Yang senyum karena seolah-olah tugu kapal itu benar-benar sedang bersiap berlayar. Yang kritis bilang, sebaiknya kejadian ini jadi bahan evaluasi Pemkot. Mana yang harus lebih diprioritaskan, penanganan banjir atau membangun tugu. Apalagi membangun tugu kapal itu menguras APBD Kota 2024 sebesar Rp4 miliar.

Komentar dari netizen lainnya macam-macam. “Hebat memang Pemkot Balikpapan ini. Bisa memprediksi Balikpapan bakal tenggelam, makanya dibuatkan kapal,” kata akun olanelmizan di Instagram. “Konsep wali kotanya kan punya kapal. He..he,” kata akun fadli.h.p.

Soal pembangunan tugu kapal itu, ada penjelasan dari Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Pemkot Balikpapan Budhi Setya Wirastama kepada Lintasbalikpapan.com, yang juga dikutip terasinfo.bpn.

Menurut Budhi, tugu perahu setinggi 17 meter itu adalah masukan atau ide kreatif Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud untuk mempercantik kota Balikpapan. Ide patung kapal diambil karena wilayah Balikpapan Timur merupakan wilayah bahari. Sehingga kehadiran tugu kapal itu sesuai dengan ciri khas wilayah tersebut.

Karena tugu kapal itu dibangun di jalan masuk Stadion Batakan, ada netizen yang nyeletuk. “Stadion Batakan. Persiba Balikpapan Tim Beruang Madu. Tugunya kapal. Konsepe piye iki???” tanya akun bernama lamarhayaman.st. Apalagi di bawah tugu kapal itu tertulis “Stadion Batakan.”

Pemkot Balikpapan rencananya juga membangun jogging track di area jalan masuk Stadion Batakan. Drainase yang ada di tengah jalan pintu masuk akan ditutup dan dijadikan lintasan jogging track. Jadi masyarakat bisa berolahraga di sana.

Tugu di simpang BSCC Dome di waktu malam, yang menjadi ikon baru kota Balikpapan.

Selain tugu perahu, Pemkot Balikpapan juga membangun landmark kota lainnya di persimpangan BSCC Dome, Jl Ruhui Rahayu-Jl Syarifuddin Yoes. Biayanya lebih murah dari tugu kapal. Yaitu sebesar Rp3 miliar dan sumbernya sama APBD Kota Balikpapan 2024.

Ada yang bertanya tugu di simpang Dome itu mencerminkan apa? Yang cepat dipahami hanya bangunan talawang, yang dikenal sebagai senjata perisai tradisional khas suku Dayak. Ada 5 talawang dipasang mengelilingi tugu, yang mencerminkan Balikpapan sebagai kota 5 dimensi.

Tempo hari Plt Kepala DPPR Kota Balikpapan, Muhammad Farid Rizal pernah menjelaskan, landmark simpang Dome mengusung 4 tema, yaitu Madinatul Iman, Kota Lima Dimensi, Titik Temu Peradaban, dan Ruhui Rahayu.

Agak unik juga konsep Ruhui Rahayu bisa masuk. Soalnya istilah ruhui rahayu adanya di lambang Provinsi Kalimantan Timur. Di lambang kota Balikpapan, yang tercantum adalah “Manuntung.” Itu bahasa Banjar yang berarti bekerja sampai tuntung atau tuntas. Tapi mungkin pertimbangannya karena keberadaan landmark itu di Jl Ruhui Rahayu.

Frasa ruhui rahayu adalah semboyan dalam bahasa Banjar, yang bermakna rukun, damai, tenteram dan harmonis. Baik juga.

Secara teknis, bangunan landmark itu terdiri dari tugu plaza atau monumen, water feature, amphitheater dan badan air. Bagian tugu, plaza dan water feature berada di sisi simpang dari arah Jl Ruhui Rahayu, sedang amphitheater dan badan air berada di simpang antara Jl Manuntung dan Jl Ruhui Rahayu.

Mengutip dari Balikpapan Pos, desain landmark simpang BSCC Dome ini adalah hasil sayembara yang dilaksanakan Pemkot bekerja sama dengan Ikatan Ahli Perencana (IAP) Balikpapan. Pemenangnya Ar Freddy A Simamora, arsitek dari Medan.

Desain landmarknya menonjolkan tiga unsur. Yaitu unsur geografis yang disimbolkan dalam bentuk perahu layar, unsur budaya ditunjukkan dalam bentuk talawang dan unsur sejarah kota dalam wujud sumur Mathilda.

Tahun sebelumnya Pemkot Balikpapan juga merenovasi Tugu Jam Manuntung di persimpangan kantor Pemkot. Tugu jam itu dibuat lebih ikonik dan bisa menyanyikan lagu hymne Balikpapan.

Dalam rangka mempercantik kota, Pemkot Balikpapan banyak melakukan penataan. Selain tugu, juga taman dan penataan koridor jalan seperti di Jl Ruhui Rahayu, Jl MT Haryono, dan Jl Jenderal Sudirman di sekitar gedung parkir dan Taman Bekapai.

HEBOH PATUNG PESUT

Sementara itu, di Samarinda juga heboh dengan patung pesut Mahakam. Pada tahun 2024 kemarin, ada dua patung pesut Mahakam dibangun. Satu gagasan dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dan satunya lagi dari gagasan Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Yang digagas Akmal Malik dibangun di ujung Jembatan Mahakam IV, tepatnya di persimpangan Jalan Cipto Mangunkusumo sisi Samarinda Seberang. Akmal memercayakan pengerjaannya kepada seniman ternama John Martono dari Bandung dengan anggaran APBD Kaltim 2024 sebesar Rp1,8 miliar.

Tugu pesut Mahakam yang dibangun Pemkot Samarinda. Menimbulkan polemik dan kritik karena abstrak bentuknya.

Patung bertulis “Selamat Datang di Samarinda” itu sebagai kado menyambut HUT ke-68 Provinsi Kaltim, 9 Januari 2025 lalu. Sekaligus sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan Akmal sebelum mengakhiri masa jabatannya di Kaltim.

Akmal mengaku sangat peduli dengan pesut Mahakam. Soalnya hewan itu makin langka. Dia memperkirakan populasi pesut Mahakam hanya tersisa 26 ekor. “Karena semakin berkurang, jadi kita buat tugu atau sculpture pesut untuk mengingatkan kepada kita semua untuk menjaga dan melestarikannya,” imbuhnya.

Pesut Mahakam yang disebut dalam bahasa latin Orcaella brevirostris adalah jenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar. Keberadaannya semakin langka. Hampir punah. Kabarnya hewan sejenis ada juga di Sungai Mekong dan Sungai Irrawaddy, Myanmar. Karena itu peneliti Barat lebih mengenal hewan ini dengan nama Irrawaddy Dolphin.

Dulu kalau ke pedalaman Mahakam, saya suka berlama-lama di Danau Jempang, Danau Semayang dan Danau Melintang. Pesut suka berkeliaran di sana. Soalnya di situ banyak ikan dan udang, yang menjadi makanan pesut.

Ada legenda di balik adanya pesut Mahakam. Konon dahulu ada kakak beradik yang tinggal di tepi Mahakam berubah menjadi pesut setelah menelan nasi ketan panas dan melompat ke sungai. Mereka dizalimi oleh ibu tirinya.

Sepanjang tahun 2024, ada lima ekor pesut ditemukan warga mati. Malah seekor ditemukan bulan Juni 2024 di Samarinda. Ada dugaan tertabrak kapal pembawa batu bara. Selain juga akibat kualitas air Mahakam yang semakin buruk dan berkurangnya ikan sebagai makanan pesut.

Peneliti dari Yayasan Konservasi Rare Aquatiq Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb mengharapkan bantuan dan dukungan semua pihak untuk menjaga habitat pesut. “Data kita populasi pesut Mahakam saat ini sekitar 65-70 ekor,” kata wanita yang sudah 26 tahun meneliti pesut Mahakam ini.

Patung pesut Mahakam yang dibangun Pemkot Samarinda tahun 2024 bikin heboh. Soalnya bentuknya tidak seperti pesut. Patungnya dibangun di kawasan simpang Lembuswana dengan menghabiskan anggaran APBD Kota Samarinda Rp1,1 miliar.

Tugu pesut setinggi 8 meter itu terbuat dari konstruksi baja berlapiskan kabel plastik daur ulang. Bentuknya siluet pesut Mahakam berwarna merah. Jadi yang melihatnya tidak bisa langsung menatapnya sebagai pesut. Malah mirif huruf G, jadi terbilang abstrak. Mungkin menggambarkan pesut yang loncat dari atas air.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari DPUPR Samarinda, Uwim Mursalim, ada 3 desain yang diajukan kepada Wali Kota Andi Harun. “Beliau memilih desain yang berbentuk siluet seperti yang kita bangun sekarang,” jelasnya.

Andi Harun sudah mendengar ada warga yang tidak setuju dan kecewa dengan tugu pesut yang digagasnya. “Desain tugu ini adalah ilustrasi pesut dalam bentuk karya seni interpretatif. Saya memahami jika hal ini memunculkan diskusi, dan itu tidak masalah,” katanya seperti diberitakan sukri.id.

Eka Yusriansyah, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman (UNMUL) menilai tugu pesut yang dibangun Pemkot Samarinda gagal dari sudut pandang estetika masyarakat.

“Dari perspektif unity, tugu ini tidak tampak seperti pesut.  Dari complexity dan intensity hanya sedikit orang yang mampu memahami pesan yang disampaikan,” kata Eka seperti dikutip dari Presisi.co.

Patung pesut Mahakam sebelumnya sudah ada di 2 lokasi di Samarinda. Yang satu di dekat Kantor Gubernur dan satunya lagi di dekat Jembatan Mahakam Jl Slamet Riyadi. Malah yang dekat jembatan diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto bersamaan dengan peresmian jembatan pada tahun 1986.

Patung itu dibuat seniman asal Jakarta, Azmir Azhari atas pesanan Gubernur Kaltim ke-7, H Soewandi. Belakangan telantar dan akhirnya dipindahkan.(*)

Pemkab/Pemkot Jangan Ragu Mendukung LPTQ

January 18, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

Balikpapan – Sekda Kaltim, yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, Sri Wahyuni, mengingatkan, agar Pemkab/Pemkot se Kaltim untuk jangan ragu memberikan dukungan sepenuhnya kepada keberadaan dan kiprah LPTQ Kabupaten/Kota.

Pernyataan tersebut disampaikan pada saat membuka acara Sertifikasi Dewan Hakim MTQ/STQ yang diselenggarakan oleh LPTQ Kaltim, bekerjasama dengan Kementerian Agama RI, di Hotel Grand Tjokro, Balikpapan (17/1/2025).

Sri menyampaikan jangan kehadiran LPTQ, karena ada MTQ atau STQ. Artinya, keberadaan LPTQ harus nampak sepanjang tahun. Oleh karena itu, mulailah melakukan kerjasama dengan Majelis Taklim atau organisasi lain untuk membumikan Al-Qur’an di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sertifikasi Dewan Hakim, yang juga sebagai Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, sekaligus sebagai Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, melaporkan, peserta Sertifikasi Dewan Hakim berjumlah   198 orang. Terdiri atas peserta yang mengikuti Sertifikasi dengan hadir secara langsung (offline) sebanyak 108 orang, sedangkan peserta yang mengikuti secara online sebanyak 90 orang.

Dasmiah menyampaikan, ada dua tujuan dilakanakannya sertifikasi dewan hakim. Pertama, untuk meningkatkan kompetensi para Dewan Hakim. Kedua, mempersiapkan Dewan Hakim yang kompeten dalam penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi, yang akan dilaksanakan di Sangatta, Kutai Timur pada tahun 2025.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama, yang juga sebagai Sekretaris LPTQ Nasional, Ahmad Zayadi,  dalam pengarahannya menyampaikan materi tentang “Arah Kebijakan LPTQ Nasional” menyampaikan informasi penting, bahwa Negara Indonesia pada tanggal 28 Januari – 2 Februari 2025 akan dilaksanakan MTQ Internasional, di Jakarta.

Ia menjelaskan, pada tahap  prakualifikasi diikuti oleh  peserta dari 287 negara. Dari jumlah tersebut peserta dari 38 negara masuk grand final. Jumlah peserta yang akan mengikuti grand final sebanyak 60 orang.

Dari jumlah tersebut, 4 orang peserta dari Indonesia, dan dari 4 orang peserta asal Indonesia, 2 orang di antaranya dari Provinsi Kalimantan Timur.

Jauhar Efendi, selaku Wakil Ketua III LPTQ Provinsi Kaltim, melaporkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, dua orang peserta dari Kaltim masing-masing adalah Imranul Karim, Juara 1 Tilawah Dewasa MTQ Nasional XXX Tahun 2024, asal Kabupaten Kutai Timur. Sedangkan yang kedua adalah Yasin Abrar, Juara 1 Tahfiz 30 juz MTQ Nasional XXX Tahun 2024, asal Kota Samarinda. (**)

Telkomsel di Kalimantan Sukses Sambungkan Semangat Pelanggan Selama Natal dan Tahun Baru 2024/2025  

January 18, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

Balikpapan – Telkomsel sukses menyambungkan semangat pelanggan di momen Natal dan Tahun Baru (NARU) 2024/2025 dengan mengoptimalkan jaringan broadband canggih dan menyediakan produk serta layanan bernilai tambah. Melalui Telkomsel SIAGA NARU, Telkomsel telah memastikan kelancaran dan kenyamanan konektivitas serta pengalaman digital pelanggan termasuk di wilayah Kalimantan. Sebelumnya, ragam upaya untuk memastikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di momen NARU telah dilakukan Telkomsel, melalui perluasan cakupan jaringan broadband, menyediakan 4 unit BTS COMBAT, peningkatan kapasitas  BTS 4G/LTE, serta mengoperasikan BTS 5G yang tersebar di Kalimantan.

Telkomsel juga telah memetakan 409 titik keramaian di seluruh Indonesia termasuk 30 titik keramaian diantaranya di wilayah Kalimantan menggunakan pendekatan AI dalam jaringan otonomnya (Autonomous Network), khususnya untuk menganalisis kebutuhan jaringan secara akurat dan mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan secara cepat dan proaktif. Hasilnya, Telkomsel sukses mengoptimalkan penanganan gangguan jaringan selama momen NARU 2024/2025. Tercatat sebanyak 93% gangguan di seluruh Indonesia yang terjadi berhasil ditangani secara otomatis melalui AN pada parameter eksekusi, dan rata-rata waktu pemulihan gangguan jaringan (Mean Time to Repair/MTTR) hanya 19,64 menit. Kecepatan respon ini membuktikan komitmen Telkomsel untuk selalu menjaga pengalaman pelanggan tetap optimal dan nyaman di momen-momen penting.

General Manager Region Network Operations and Productivity Kalimantan Telkomsel Wendy Adewijaya menyampaikan, selama momen NARU tahun ini, Telkomsel di Kalimantan juga telah menyediakan 8 posko Siaga, 560 outlet Siaga, serta beragam promo menarik untuk memastikan ketersediaan produk dan layanan pelanggan. Lewat ragam upaya yang telah dilakukan, tercatat trafik akses broadband Telkomsel meningkat signifikan sebesar 16,65% dibandingkan rerata hari biasa sepanjang 2024, atau naik 18,70% dibandingkan periode NARU sebelumnya. Total trafik layanan data (payload) mencapai puncaknya pada bulan Desember dengan angka 6.18 petabyte, meningkat 26,80% dibandingkan tahun sebelumnya.

Wendy mengungkapkan, hasil pencapaian trafik broadband ini mencerminkan komitmen kami di Telkomsel untuk terus menghadirkan konektivitas yang andal dan inovatif, sesuai visi perusahaan menjadi penyedia layanan telekomunikasi digital terbaik di regional. Dengan semangat membuka semua peluang, Telkomsel mendukung masyarakat Indonesia untuk terus maju melalui optimalisasi jaringan berteknologi terdepan dan layanan bernilai tambah yang berpusat pada kebutuhan pelanggan di momen penting NARU.

Lonjakan aktivitas digital pelanggan Telkomsel di Kalimantan juga tercatat mengalami pertumbuhan trafik di berbagai layanan seperti online gaming yang naik 55,62%, layanan komunikasi (instant messaging dan video conference) yang naik 29,54%, media sosial yang naik 31,68%, video streaming yang tumbuh 55,16%, serta e-commerce yang melonjak hingga 60,47%. Selain itu, lima aplikasi mengalami pertumbuhan payload tertinggi selama periode NARU 2024/2025, yaitu TikTok, Facebook, WhatsApp, Youtube, dan Instagram. Dimana dari lima aplikasi tersebut, TikTok mengalami kenaikan tertinggi di Kalimantan sebesar 13,63%.

Sejumlah lokasi khusus di Kalimantan juga mencatatkan pertumbuhan trafik data yang signifikan dibandingkan rerata hari biasa, diantaranya lokasi Sengah Temila Kabupaten Landak (Kalimantan Barat) tumbuh 70,20%, eWalk BSB Balikpapan (Kalimantan Timur) tumbuh 39,78%, serta Singkawang Grand Mall (Kalimantan Barat) yang tumbuh 36,87%.

Disamping itu, beberapa hari setelah momen NARU 2024/2025 usai, Telkomsel di wilayah Kalimantan lanjut mendukung acara Haul Sekumpul ke-20 yang digelar di Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan melalui pengamanan layanan dan jaringan bagi jamaah yang hadir pada puncak acara tanggal 5 Januari 2025 lalu. Melalui kehadiran 5 unit combat BTS 4G/LTE, 15 unit imacro BTS 4G/LTE, 10 unit massive MIMO, penambahan 11 BTS 4G/LTE baru, serta upaya optimalisasi di 185 BTS 4G/LTE eksisting.

Telkomsel juga telah menyediakan booth pelayanan di sejumlah lokasi acara seperti Serambi Ponsel Sekumpul Depan, Rocket Chicken, Sekumpul Raya, Jalan Pendidikan, Toko Yuli Sekumpul Ujung, Auditorium Unlam, dan STO Banjarbaru, serta menghadirkan program Sedekah Kartu Telkomsel Gratis berupa kuota by.U 3 Gb dan Telkomsel Lite 11 Gb. Termasuk bergerak memberikan dampak sosial melalui bantuan 1 ekor sapi untuk mendukung acara Haul Sekumpul tahun ini yang diserahkan kepada salah satu dapur umum di Sekumpul Martapura.

“Selama momen NARU 2024/2025 khususnya di wilayah Kalimantan yang dilanjut dengan acara Haul Sekumpul di Martapura, Telkomsel telah menunjukkan upaya kami untuk terus memahami kebutuhan pelanggan dan menghadirkan pengalaman digital yang nyaman. Kedepannya, kami akan selalu memastikan keandalan jaringan dan inovasi produk yang mendukung pelanggan untuk tetap terhubung dan produktif, terutama di momen atau kegiatan besar di Kalimantan,” tutup Wendy. (**)

XL Axiata Berikan Bonus Kuota, TikTok Unlimited, dan Gim Sepanjang Tahun

January 18, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

Petugas Toko Pulsa mendapatkan penjelasan mengenai program promo awal tahun 2025. Promo ini menawarkan bonus kuota hingga 3x lipat sepanjang tahun bagi pengguna baru XL. Lalu, untuk pengguna baru AXIS, ada kartu perdana dengan beragam keuntungan seperti TikTok unlimited, unlimited gim selama satu tahun, dan bonus kuota hingga 60GB.

JAKARTA – Mengawali tahun 2025, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menghadirkan promo menarik bagi pelanggan XL dan AXIS. Promo menawarkan bonus kuota hingga 3x  lipat sepanjang tahun bagi pengguna baru XL. Lalu, untuk pengguna baru AXIS, ada kartu perdana dengan beragam

Pelanggan XL Axiata mendapatkan penjelasan mengenai program promo awal tahun 2025. Promo ini menawarkan bonus kuota hingga 3x lipat sepanjang tahun bagi pengguna baru XL. Lalu, untuk pengguna baru AXIS, ada kartu perdana dengan beragam keuntungan seperti TikTok unlimited, unlimited gim selama satu tahun, dan bonus kuota hingga 60GB.

keuntungan seperti TikTok unlimited, unlimited gim selama satu tahun, dan bonus kuota hingga 60GB.  Promo ini berlaku mulai 7 Januari hingga 28 Februari 2025.

Chief Marketing Officer XL Axiata, Alfons Bosch Sansa mengatakan, memasuki tahun 2025, XL Axiata menghadirkan promo yang bisa mendorong produktivitas pelanggan, yang secara tidak langsung akan memberikan optimisme menghadapi tahun yang baru #jadilebihbaik.

“XL Axiata ingin memastikan pelanggan kami dapat menikmati kemudahan layanan yang relevan dengan kebutuhan mereka, baik untuk bekerja, belajar, maupun menikmati hiburan digital,” ujarnya.

 

Berikut ketentuan bagi pelanggan XL untuk bisa mendapatkan promo awal tahun ini:

  • Mengaktifkan kartu Perdana Xtra Combo Flex di periode 7 Januari – 28 Februari 2025
  • Ambil bonus aktivasi melalui aplikasi myXL atau UMB *848# di periode promo
  • Bonus kuota hingga 3x lipat setiap kali melakukan isi ulang paket tertentu sepanjang tahun 2025
  • Bonus ini berlaku untuk isi ulang paket seperti Xtra Combo Flex, Bebas Puas, Xtra Combo Plus, dan Xtra Combo VIP Plus.
  • Berlaku untuk semua channel isi ulang, termasuk voucher fisik, toko-toko pulsa, e-commerce dan aplikasi myXL.

Sementara itu, pelanggan AXIS berikut ketentuannya:

  • Berlaku bagi pelanggan baru dengan Kartu Perdana Bronet 24Jam yang diaktifkan di periode 8 Januari – 28 Februari 2025.
  • Dengan kartu perdana ini, pelanggan dapat menikmati TikTok unlimited selama sepanjang tahun 2025, memungkinkan mereka menikmati konten favorit tanpa batas.
  • Tersedia juga unlimited gim untuk bermain game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan lainnya tanpa mengurangi kuota utama.
  • Pelanggan juga akan mendapatkan bonus kuota utama Pelanggan Baru, Bonus Setia, Bonus NonStop total hingga 60GB.
  • Ambil semua bonus melalui aplikasi AXISNet setelah aktivasi Kartu Perdana di periode promo.
  • Bonus kuota akan terpakai sepanjang pelanggan memiliki paket AXIS berbayar termasuk AIGO.
  • Silakan cek kuota secara berkala di aplikasi AXISNet
  • Beli dan aktifkan Kartu Perdana AXIS melalui Toko Pulsa terdekat, e-commerce, atau melalui https://store.axis.co.id/

Program promo ini menjadi bagian dari upaya XL Axiata dan AXIS untuk terus memberikan layanan yang hemat, fleksibel, dan berkualitas tinggi. Pelanggan dapat segera mengunduh aplikasi myXL dan AXISNet di Google Play Store atau App Store untuk menikmati berbagai keuntungan dari program ini. Dengan Produk XL dan AXIS, nikmati koneksi internet terbaik yang lebih besar, lebih cepat, dan lebih hemat sepanjang tahun 2025.

Saat ini XL Axiata melayani pelanggan sebanyak lebih dari 58,6 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 165 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G, serta jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang sepanjang lebih dari 190 ribu km, menopang jaringan data yang tersebar di sebagian besar kepulauan Indonesia yang sangat luas. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1104098
    Users Today : 463
    Users Yesterday : 4433
    This Year : 40608
    Total Users : 1104098
    Total views : 10802859
    Who's Online : 62
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-10