Kapolsek Bontang Selatan Dukung Program Ketahanan Pangan

January 2, 2025 by  
Filed under Bontang

BONTANG – Menanam sayuran  di belakang kantor merupakan langkah positif dalam mengembangkan kebiasaan hidup sehat dan berkelanjutan. Kegiatan yang digagas Kapolsek Bontang Selatan  AKP Muh. Rakib Rais ini mampu memberikan manfaat dalam kebutuhan sehari-hari .

Memanfaatkan lahan yang ada, pria berpangkat  balok tiga itu mampu menyulap lahan kosong di belakang kantornya menjadi tanaman yang bermafaat. Tanaman itu meliputi sayur sawi,  jagung, pepaya, nanas,  serai,  pisang,  jambu kristal,  nangka, alpukat,  matoa, mangga, jeruk pecel,  jambu air,  belimbing, dan  singkong.

Dikatakan dia, langkah ini merupakan bentuk pemenuhan kebutuhan pangan sesuai program yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Setiap pekarangan yang kosong agar dimanfaatkan dan bisa diolah untuk konsumsi sendiri dengan menanam  buat kebutuhan dapur di masyarakat.

“Kami terus mendukung program pemerintah. Apalagi sangat bermanfaat,”ungkapnya saat melakukan panen, Jumat (27/12/2024).

Dirinya pun berharap semua tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik. Sehingga semua dapat merasakan manfaatnya. Bahkan akan dikembangkan lebih banyak lagi.

“Selain tanaman, ada ternak ikan lele,  ikan papuyu / betok, ayam kampung , ayam ras dan ayam joper,” ujar Muh. Rakib Rais. (wan)

Liburan Akhir Tahun, Ribuan Pengunjung Padati Sarana Asimilasi Edukasi Lapas Nunukan

January 2, 2025 by  
Filed under Daerah

NUNUKAN – Menyambut liburan akhir tahun, ribuan pengunjung memadati Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Nunukan yang terletak di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. SAE Lanuka menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan bagi masyarakat setempat dan wisatawan lokal hingga mancanegara untuk menikmati berbagai aktivitas agrowisata yang juga berfungsi sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan.

Sejak pagi hari, suasana di sekitar SAE Lapas Nunukan sudah dipenuhi oleh pengunjung yang datang bersama keluarga. Mereka datang untuk menikmati berbagai fasilitas yang disediakan, seperti taman edukasi, area permainan anak, galeri kerajinan tangan yang dibuat oleh warga binaan hingga ikon utama tugu mandau raksasa.

Kepala Lapas Nunukan, Puang Dirham dalam keterangannya mengungkapkan bahwa keberadaan SAE Lanuka merupakan wadah pembinaan bagi warga binaan dan sarana re-integrasi sosial dan juga sebagai wujud implementasi dalam mewujudkan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“SAE Lanuka berperan penting sebagai implementasi dalam mewujudkan 13 Program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terutama dalam hal memperdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan serta dalam hal penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan program UMKM,” tutur Kalapas, Kamis (2/1/2025)

SAE Lanuka bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk berinteraksi dengan publik dalam suasana yang positif dan mendidik serta juga bermanfaat bagi warga binaan untuk memperoleh bekal ekonomi karena mendapatkan upah Premi berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 1999 pasal 29 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP.

“Selain mendapatkan bekal kemandirian Setiap warga binaan yang bekerja dan mengikuti program pembinaan kemandirian akan mendapatkan upah atau premi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang akan masuk secara otomatis kepada rekening yang bersangkutan” ungkap Kalapas

Total pengunjung SAE Lanuka pada libur Nataru ialah sebanyak 4.891 dengan total pendapatan sebesar Rp 36 juta yang terdiri dari HTM, pendapatan cafe, galeri kerajinan tangan WBP serta kolam renang yang baru di launching per 1 Januari 2025.

“Pada libur Nataru dengan total pengunjung 4.891 orang kami mendapatkan pendapatan sekitar Rp. 36 juta yang akan kami setorkan kepada negara melalui PNBP sebesar Rp. 4,5 juta. Kami juga membagikan upah atau premi kepada 42 warga sebesar Rp5,41 juta yang bekerja mengelola SAE Lanuka dibidang pertanian, peternakan dsb” tutup kalapas. (**)

BPBD Kubar Bersama PT PAMA BEK dan Kodim 0912/kbr Lakukan Simulasi Penanggulangan Bencana

January 2, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – BPBD Kutai Barat (Kubar) bersama PT. PAMA BEK dan Kodim 0912/kbr, melakukan simulasi penanggulangan bencana   di halaman Makodim, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (16/12/2024).

Komandan Kodim 0912/kbr, Letkol CZI Eko Handoyo, melalui Kasdim Mayor Inf Agung Phudi Riyadi mengatakan, kegiatan tanggap bencana yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Barat.

“Kami sangat mengapresiasi BPBD bersama CSR PT. PAMA ini,” ujarnya.

Dijelaskan, pada kegiatan ini Kodim hanya membantu BPBD melakukan penerapan penanggulangan bencana. Ini merupakan ranah dari pemerintah daerah yaitu BPBD untuk menjelaskan tentang kegiatan tanggap bencana melalui simulasi ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan kemanusiaan  seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kubar, Bambang Pramudito menyampaikan, berdasarkan arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Provinsi (BPBP) mengimbaua adanya cuaca ekstrem yang akan dialami tiga kabupaten yang rawan banjir, diantaranya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“Karena tiga kabupaten ini yang termasuk curah hujan yang sangat tinggi,”katanya.

Dijelaskan, perkiraan cuaca ekstrem hingga bulan April tahun 2025. BPBD sangat berterima kasih kepada PT. PAMA BEK yang sudah berkolaborasi dalam pelaksanaan simulasi penanganan bencana banjir ini, mengingat anggaran pemerintah hususnya BPBD yang sangat terbatas. Peran PT. PAMA sangat membantu karena sejak banjir di Mahulu berapa bulan yang lalu, Kubar juga terkena imbas.

“Sejak saat itu kami dari BPBD kabupaten selalu terjalin komunikasi  dengan perusahaan yang ada di Kubar,” ungkapnya.

Ia menuturkan, BPBD selalu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti TNI/Polri dan Dinas Perhubungan. Ia berharap selain PT. PAMA, perusahaan lain bisa berkolaborasi dengan Unit Reaksi Cepat (URC) juga untuk melakukan pelatihan SAR.

“Kami sudah sangat lama sekali tidak melakukan pelatihan SAR ini,”bebernya.

Section Head CSR PT. PAMA BEK, Arif Setyo Nugroho mengatakan, simulasi penanganan bencana banjir kubar, PT PAMA BEK bekerjasama dan berkolaborasi dengan Kodim 0912/kbr, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar.

Ide ini muncul dari BPPD Kubar karena banjir musiman sering terjadi di Kutai Barat. Akhirnya digagas melakukan simulasi penanganan bencana bersama tim kodim dan PT PAMA BEK, sehingga masyarakat paham dan mengerti alur proses penanganan ketika bencana banjir terjadi.

“Ini salah satu program kegiatan dari CSR PAMA BEK,”ungkapnya. (arf)

Astra Agro Lestari (AALI) Lakukan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran

January 2, 2025 by  
Filed under Nusantara

KUTAI  TIMUR -Musim hujan memang identik dengan tingkat kelembapan tinggi dan risiko kebakaran yang lebih rendah dibandingkan musim kemarau. Namun, pelaksanaan pelatihan dan simulasi tanggap darurat kebakaran tetap menjadi prioritas penting bagi perusahaan seperti PT Karyanusa Eka Daya (KED) yang merupakan anak usaha Astra Agro Lestari Tbk. (ALLI).

Sadar akan pentingnya budaya keselamatan kerja (safety culture) di perusahaan, Rasyid, Administratur (ADM) PT Karyanusa Eka Daya, menekankan jika pelatihan yang dilakukan secara berkala membantu menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kepada seluruh karyawan, terlepas dari kondisi cuaca atau musim.

“Musim hujan mungkin mengurangi risiko kebakaran di area terbuka, tetapi potensi kebakaran di dalam ruangan tetap ada. Korsleting listrik, peralatan mesin yang panas, atau kelalaian kecil seperti lupa mematikan alat pemanas tetap dapat memicu kebakaran. Dengan pelatihan yang terus-menerus, karyawan siap menghadapi berbagai situasi darurat kapan saja,” kata Rasid di Lapangan PT KED Desa Marah Haloq Kecamatan Telen Kabupaten Kutai Timur, Kamis lalu (28/12/24).

Menurut Rasid, musim hujan adalah waktu yang ideal untuk memperkuat kesiapan tim dalam menghadapi musim kemarau yang biasanya memiliki risiko kebakaran lebih tinggi. Dengan melakukan simulasi secara rutin, perusahaan memastikan bahwa keterampilan tanggap darurat tetap terjaga dan tertanam dalam budaya kerja karyawan.

Bagi perusahaan seperti PT KED yang memiliki komitmen terhadap keberlanjutan, pelatihan ini mendukung target Zero Fatal Accident. PT KED berupaya memastikan bahwa setiap risiko yang dapat membahayakan keselamatan karyawan dan masyarakat diminimalkan sedini mungkin dengan melibatkan seluruh staff internal perusahaan dan Tim TKTD PT KED.

Kegiatan yang dilakukan tersebut berupa pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran dengan menggunakan Fire Blanket, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta praktik pemadaman kebakaran menggunakan mobil pemadaman kebakaran.

“Harapannya dengan adanya kegiatan pelatihan dan simulasi tanggap darurat kebakaran ini, kita semua menjadi lebih siap siaga dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran, baik didalam maupun diluar perusahaan serta dapat meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja dilingkungan perusahaan,” kata Slamet, Asisten Fire PT KED.

Slamet juga menambahkan jika ketidaksiapan dalam menghadapi kebakaran dapat menyebabkan kerugian besar, baik dalam bentuk kerusakan aset, gangguan operasional, maupun risiko keselamatan karyawan. Pelatihan rutin adalah investasi penting untuk menghindari potensi dampak buruk di masa depan.

Dengan dilakukannya pelatihan dan simulasi tanggap darurat ini, mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta kesejahteraan karyawan. Ini juga menunjukkan bahwa perusahaan selalu siaga dalam melindungi karyawan, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

Komitmen Perusahaan

Untuk diketahui, PT KED yang merupakan anak usaha PT Astra Agro Lestari, sejak tahun 2017 telah membantu masyarakat desa di sekitar konsesi melalui program pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan. Perusahaan membentuk dan membina masyarakat sekitar dengan membangun kelembagaan Masyarakat Peduli Api (MPA). Sampai dengan tahun 2022, perusahaan telah membina sebanyak 111 MPA di desa ring satu anak perusahaan dan telah memberikan hasil yang positif terhadap penurunan kejadian kebakaran di lahan masyarakat.

Tidak hanya itu, PT KED juga telah lama mengeluarkan “Kebijakan Tanpa Bakar” sejak Januari 2007 yang menegaskan komitmen perusahaan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen tersebut dipertegas kembali dalam Kebijakan Keberlanjutan Astra Agro melalui Sustainability Aspirations.

Astra Agro Sustainability Aspirations sejalan dengan Astra Sustainability Framework dalam mencapai Sustainable Development Goals(SDGs), Astra Agro menetapkan target yang harus dicapai pada tahun 2030 mendatang yang mengkolaborasikan 3-P roadmap. Portfolio, people, dan public contribution, pencegahan kebakaran lahan sendiri termasuk ke dalam roadmap portfolio yang menjadi komitmen tegas Astra Agro dalam menjalankan operational excellent.(*)

Dari Talaga Banten, Sungai Gus Ipul Mengalir Jauh

January 2, 2025 by  
Filed under Nusantara

SERANG – Embay Solihin Kepala Desa (Kades) Talaga bersama tokoh dan masyarakat Kampung Saung, Selasa 31 Desember 2024 menggelar pengajian dan doa bersama di tepi Sungai Taman Firdaus di Kampung Saung Desa Talaga Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.

Doa bersama tersebut dihadiri Firdaus Ketua Umum SMSI Pusat, GS. Ashok Kumar, Ketua BPD PHRI Provinsi Banten dan Pokja organisasi Konstituen Dewan Pers Provinsi Banten Fahdi Khalid, Sekretaris PWI Banten, Teguh Akbar Idham, Wakil Ketua PWI Banten, Wisnu Anggoro Ketua SMSI Kabupaten Serang.

Pada kesempatan tersebut Embay Kades Talaga mengatakan “Terimakasih atas suport dari Abang Firdaus dan GS Ashok Kumar, Bang Opan Ketua PWI Provinsi Banten, Bang Lesman Bangun Ketua SMSI Banten sehingga Desa Talaga didatangi Gus Ipul Mensos RI, Bapak Yandri Menteri Desa dan Bapak Sony Gubernur Banten terpilih, Ibu Ratu Zaskiya Bupati Serang terpilih, Bapak Jenderal Firman Danrem 064/My dan Brigjend. Polisi Rohmad Nursahid Kepala BNN Banten,” Ujar Embay.

Embay juga menyampaikan sebagai informasi, sejak Zaman Belanda dan Jepang hingga alam Indonesia merdeka  belum ada Bupati apalagi Gubernur dan Jenderal TNI atau Jenderal Polri hadir di Desa Talaga ini. “Alhamdulillah Wasilahnya Abang Firdaus dan kawan-kawan Media, Desa Talaga dapat perhatian, dan bahkan dijadikan tempat Kick Off HKSN,” ungkap Embay

Embay juga mengutarakan, rasa syukur masyarakat Desa Talaga, memberi nama sungai yang melintas di dusun Saung dengan nama Sungai Gus Ipul. “Penyematan nama Gus Ipul tersebut, tidak lepas dari kepeloporan beliau dalam menggerakkan para pengambil kebijakan pusat dan daerah hadir di desa Telaga untuk gotong Royong, filterisasi sungai dan makan bersama Masyarakat. Semoga peristiwa ini menjadi titik balik untuk masyarakat Talaga bangkit dari keterpurukan,” urai Kades Telaga ini.

Pada kesempatan itu juga, Embay menyampaikan permohonannya kepada Firdaus Ketum SMSI kiranya berkenan, Bukit kecil tempat Kick Off HKSN 2024 dijadikan tempat bersejarah, dimana bukit tersebut saksi bisu, dimana seorang menteri, menjadi pelopor menggerakkan dinas sosial setanah air untuk bergerak bersama dalam kerjabhakti songsong HKSN.

Senada dengan Embay Kades Talaga, Ustadz Fahroji mengatakan dirinya bersama warga sepakat dengan memberikan nama sungai Gus Ipul, ini merupakan wujud rasa terimakasih kepada Menteri Sosial yang sudah mengunjungi dan menjadi Desa Talaga sebagai pusat peluncuran HKSN 2024.

“Kami bersama warga sepakat menamakan sungai ini dengan nama Sungai Gus Ipul. Karena warga juga menilai jika Gus berperan besar dalam membuka mata seluruh masyarakat dan yang instansi terkait, atas kelestarian sungai di Kampung Saung ini, dimana selama ini sungai ini hanya di jadikan tempat pembuangan sampah, tetapi kini setelah kehadiran bapak-bapak menteri, Gubernur dan Bupati kini sungai ini telah membaik. Kita juga meminta kepada bapak Firdaus agar menyampaikan hal ini kepada Menteri Sosial Gus Ipul,” kata Fahroji.

Di penutup acara sebelum dimulainya Yasinan dalam rangka selamatan menyongsong tahun baru 2025 dan penyematan nama Gus Ipul sebagai nama Sungai di dusun Saung Desa Telaga, Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. Firdaus mengatakan, segera menyampaikan ke Gus Ipul apresiasi masyarakat tersebut.

Sebelum acara di tutup, Kades Telaga bersama Ketum SMSI disaksikan para hadirin Embay Kades Desa Talaga bersama tokoh dan Masyarakat Kampung Saung, Selasa 31 Desember 2024 menggelar pengajian dan doa bersama di tepi Sungai Taman Firdaus di Kampung Saung desa Talaga Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1116439
    Users Today : 3917
    Users Yesterday : 4582
    This Year : 52949
    Total Users : 1116439
    Total views : 10902743
    Who's Online : 96
    Your IP Address : 216.73.216.63
    Server Time : 2026-01-12