Instruksi Gubernur Rudy Mas’ud

March 20, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

JANGAN main-main dengan Rudy Mas’ud. Namanya gubernur baru, maka banyak perintah atau kebijakan baru yang dia terapkan. Temanya dalam rangka meningkatkan moral serta kinerja dan produktivitas. Dia ingin serius mewujudkan Kaltim Emas, Kaltim yang sejahtera.

Tempo hari pada rapat pertama dengan para pejabat dan kepala dinas dan lembaga di lingkungan Pemprov Kaltim, dia melarang semua yang hadir menyentuh HP. “Jangan main HP, kita mau fokus,” tandasnya.

Sekarang ada beberapa instruksi baru yang dia terapkan. Mulai urusan ibadah, tata tertib bekerja sampai urusan pencapaian kinerja.

Berkaitan dengan ibadah, Sekdaprov Sri Wahyuni sudah mengeluarkan surat edaran. Tentu dalam rangka menindaklanjuti instruksi Gubernur Rudy Mas’ud. Orang Kampung Baru Balikpapan Barat, yang menjadi gubernur ke-16  Kaltim.

Surat edaran bernomor 400.8.1/610/B.KESRA-1/2025 tanggal 11 Maret 2025 itu, bertema tentang Imbauan Salat Berjamaah di Lingkungan Kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan mendukung terciptanya suasana kerja yang kondusif dan harmonis, maka disampaikan kepada seluruh pegawai dan staf yang beragama Islam untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid atau musala terdekat.

Luar biasa. Berkaitan dengan hal itu, Rudy mengeluarkan 4 instruksi yang perlu dipedomani para pegawai. Pertama, menghentikan dan/atau  menunda sementara seluruh aktivitas, 15 menit sebelum salat fardu dimulai.  Lalu segera menuju ke masjid atau musala terdekat untuk melaksanakan salat fardu secara berjamaah.

Kedua, bagi pegawai yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat menyampaikan dengan baik dan sopan berkaitan dengan terhentinya pelayanan sementara karena petugas sedang melaksanakan salat berjamaah.

Ketiga, pelaksanaan kegiatan rapat/bimtek/sosialisasi  atau sejenisnya agar dapat menyesuaikan dengan waktu salat fardu.

Keempat, untuk instansi perangkat daerah yang aksesnya jauh dari masjid atau musala, agar dapat menyiapkan sarana ibadah yang memadai di lingkungan unit kerja masing-masing.

Sebagian pejabat dan staf di lingkungan Pemprov Kaltim menyambut baik instruksi Gubernur Rudy Mas’ud. Tapi ada juga yang melihat perintah semacam itu terlalu berlebihan dan tak perlu seorang gubernur sampai mengurusi soal ibadah yang menjadi privasi seseorang.

Mereka memahami Gubernur Rudy Mas’ud sangat kuat ibadahnya. Haji dan umrah berkali-kali. Tak ada masalah dengan biaya. Hartanya  ratusan miliar. Awal kerjanya di bulan Ramadan langsung ditandai dengan safari subuh Ramadan. Sebagian pejabat kelabakan karena harus mendampingi.

Dia juga membagi-bagikan seribu takjil tiap hari kepada warga masyarakat dan pengemudi ojek online (ojol). Tak jarang istrinya Hj Syarifah Suraidah yang mendampingi ikut membagi-bagikan amplop. Itu memang kesukaannya.

Salah satu janji kampanye Rudy-Seno adalah menaikkan haji atau umrah gratis kepada marbot atau petugas masjid. Hal yang sama dia berikan juga kepada petugas gereja atau agama lain untuk bisa melaksanakan perjalanan ibadah ke tempat sucinya masing-masing.

Jumlah masjid di Kaltim berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim tercatat 3.134 buah. Sepertinya sekarang sudah bertambah. Data dari Kementerian Agama di Kaltim terdapat 3.306 masjid. Kalau petugas marbotnya ada 3 saja, hampir 10 ribu orang yang akan dihajikan atau diumrahkan pemerintahan Rudy-Seno selama 5 tahun.

WAJIB BERADA DI KANTOR

Sempat beredar kabar Rudy memerintahkan semua kepala OPD absen langsung kepada gubernur tiap Senin hingga Rabu.  Tapi itu dibantah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal.

“Tidak benar seperti itu,” kata Faisal. Tapi dia mengakui ada beberapa instruksi dan kebijakan yang dikeluarkan Gubernur Rudy Mas’ud dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kinerja.

Misalnya tiap Senin dilaksanakan rapat koordinasi di Kantor Gubernur. Semua kepala OPD wajib hadir dan menyampaikan laporan perkembangan program di OPD-nya masing-masing. Lalu gubernur atau wagub akan menyampaikan beberapa petunjuk dan instruksi untuk dilakukan langkah akselerasi.

Selain itu ada lagi rapat pimpinan yang dilaksanakan sebulan sekali. Dipimpin langsung oleh Gubernur Rudy Mas’ud. Jika gubernur lagi bertugas ke luar daerah, maka akan dipimpin Wagub Seno Aji. Kalau juga tidak ada maka didelegasikan kepada Sekdaprov Sri Wahyuni.

Ada lagi instruksi yang patut dicermati. Gubernur Rudy Mas’ud meminta tiap Senin sampai Rabu para kepala dinas atau OPD standby di kantornya masing-masing. Sebab sewaktu-waktu mereka bisa dipanggil gubernur untuk memberikan penjelasan suatu masalah atau program yang dilaksanakan.

Bagaimana dengan mereka yang bertugas ke luar daerah? Menurut Faisal, tak ada masalah jika kondisinya seperti itu. “Yang penting ada izin, jadi tak ada masalah jika tak ada di tempat,” tambahnya.

Dalam suatu acara belum lama ini, Gubernur Rudy Mas’ud mengajak seluruh pihak pemangku kepentingan terutama OPD di lingkungan Pemprov Kaltim untuk mengambil langkah akselerasi, bergerak cepat untuk mewujudkan Kaltim Emas.

Dengan langkah akselerasi itu, dia berpendapat bahwa Kaltim mampu berkembang sejajar dengan negara-negara tetangga yang sudah maju seperti Brunei Darussalam, Singapura, Korea, atau Jepang.

Rudy berpendapat membuat atau memimpikan Kaltim yang maju seperti negara-negara yang dia sebutkan tadi, tidak bisa dilakukan dengan cara biasa-biasa saja. “Kita harus mengambil langkah out of the box,  kreatif dan inovatif, supaya kita bisa berakselerasi,” begitu katanya penuh semangat.

Masa bulan madu Rudy-Seno selama 100 hari masih dua bulan lagi. Dia dilantik serentak di Jakarta, 20 Februari lalu. Berarti Kamis (20/3) ini  baru sebulan masa kerjanya. Ibarat mesin masih inreyen (breakin),  wajar kalau masih kuat gas pol-nya.(*)

Kemenag Beri Bonus Juara Musabaqah Hafadh Al Quran Internasional

March 19, 2025 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Ahmad Zayadi memberikan apresiasi terhadap delegasi Indonesia pada ajang Musabaqah Menghafal Al-Qur’an beserta pemahamannya, yang diselenggarakan di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, tanggal 12 -18 Maret 2025.

Mereka yang mendapatkan apresiasi adalah Muhammad Haikal Al Ghifari (asal Kaltim), juara 1 katagori 30 juz, dan Hanin Mashlahah (dari Jatim), juara 1 katagori 10 juz yang telah membawa nama harum Indonesia di ajang bergengsi, Musabaqah Menghafal Al-Qur’an beserta pemahamannya tingkat negara anggota MABIMS.

Zayadi merasa bangga, karena pada tahun 2025 ini ada peningkatan prestasi Indonesia. Jika pada tahun 2023 yang lalu, capaian Indonesia, dari 2 orang yang dikirim,  meraih peringkat pertama  dan ketiga. Sementara tahun ini dari 2 orang yang dikirim, keduanya memperoleh juara pertama. Mampu menyisihkan peserta dari Brunei Darussalam,  Malaysia, dan Singapura.

Zayadi yang didampingi Kepala Sub Direktorat MTQ, Rijal Ahmad Rangkuti berpesan kepada para juara untuk selalu melakukan murojaah, agar hafalannya tetap terjaga dan terus meningkatkan prestasi untuk syiar Islam.

Pada bagian lain, Zayadi menceritakan bagaimana melakukan pendekatan terhadap Institusi TNI dan Kepolisian, sehingga bisa mendapatkan afirmasi bagi para penghafal Al-Quran untuk masuk menjadi anggota TNI maupun kepolisian.

Zayadi yang  juga sebagai Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional berharap, agar LPTQ di Daerah untuk memikirkan pemberdayaan para juara MTQ.

Jauhar Efendi, selaku Ketua Delegasi Indonesia ketika diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah memberikan perhatian dan apresiasi kepada delegasi Indonesia.

Jauhar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para    Panitia Musabaqah dari Brunei Darussalam, yang telah memberikan pelayanan terbaiknya, selama delegasi Indonesia tinggal di Brunei Darussalam.

Jauhar juga menyampaikan permohonan maaf, karena ketidakhadiran Ketua LPTQ Kaltim, mengingat padatnya acara selama Bulan Ramadhan mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur melakukan Safari Sholat Subuh Berjamaah. Selain itu, Jauhar juga menjelaskan, bahwa prestasi yang diraih peserta dari Kaltim tidak lepas dari komitmen dan dukungan yang maksimal dari Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda serta dukungan dari DPRD Kaltim. Sedangkan soal pemberdayaan para juara MTQ alhamdulillah sudah mulai dilakukan, walaupun belum semuanya.

Sementara itu, dari LPTQ  Jatim, Isa, menyampaikan usulan agar ke depan ada alokasi khusus bagi para juara MTQ untuk menjadi  Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada sesi terakhir, Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad  Zayadi menyampaikan apresiasi  hadiah kepada masing-masing juara sebesar dua puluh lima juta rupiah. (MJ)

LPTQ Kaltim Ambil Bagian Sukseskan Penulisan Mushaf Nusantara

March 19, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kaltim ikut ambil bagian berpartisipasi mendukung pelaksanaan penulisan mushaf nusantara yang diselenggarakan serentak di 30 provinsi se Indonesia pada 19 Maret 2025.

“Ini sesuai surat Direktur Penerangan Agama Islam yang meminta dukungan LPTQ Provinsi dan Kanwil Kemenang terkait pelaksanaan progam penulisan mushaf nusantara,” sebut Ketua I LPTQ Provinsi Kaltim Abdul Khalid saat Penutupan Penulisan Mushaf Nusantara, di Sekretariat LPTQ Kaltim, Rabu (19/3/2025) sore.

Dikatakan, LPTQ 30 provinsi diminta membantu fasilitasi tempat kegiatan, transportasi, akomodasi, dan konsumsi selama pelaksanaan kegiatan. Di Kaltim dilaksanakan mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.30 Wita dengan melibatkan 19 orang penulis mushaf berpengalaman nasional dan internasional untuk menulis juz 12 dan juz 22 sesuai pembagian yang ditetapkan.

“Penulis mushaf yang terlibat tidak hanya dari Samarinda, tetapi juga dari Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Paser, Balikpapan, dan Berau,” lanjut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltim ini.

Penulisan mushaf nusantara merupakan program yang digagas Direktorat Penerangan Agama Islam Kementrian Agama RI bekerjasama dengan LPTQ Nasional dan Lembaga Kaligrafi Alquran.

Tujuannya sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan Al Quran bercorak khas Indonesia serta untuk peringatan Nuzulul Quran. Penulisan Mushaf Nusantara dilakukan serentak di 29 provinsi di 29 titik di Indonesia selama 10 jam dengan melibatkan 365 kaligrafi terbaik serta para juara MTQ nasional maupun internasional.

Mushaf Nusantara berukuran 100×70 cm berisi 624 halaman dengan 38 corak iluminasi yang menggambarkan ragam budaya Indonesia.

Disisi lain, berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Sekretariat LPTQ Kaltim tidak lain wujud komitmen membumikan Al Quran di Bumi Etam Kalimantan Timur.

“Penulisan mushaf nusantara merupakan kegiatan positif dan luar biasa. Kaligrafi yang ditulis akan dibukuan secara nasional. Insya ALLAH MURI sudah menunggu akan memberikan penghargaan kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI untuk Penulisan Mushaf dengan Penulis Kaligrafi terbanyak,” ucapnya.

Rekor MURI yang dipecahkan Penulisan Mushaf serentak dengan Kaligrafer terbanyak sebanyak 365 orang dalam waktu 10 jam dan Penulisan Mushaf dengan corak elumenisi  terbanyak sebanyak 30 corak dari 30 daerah.

“Semoga mendapatkan keberkahan bagi siapa saja yang mendukung. Semoga kegiatan ini diselenggarakan terus menerus setiap tahunnya,” tutupnya. (arf)

Pemkab Kutai Barat Safari Ramadan di Masjid Al-Huda Damai Kota

March 19, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Di bulan suci ramadhan 1446 H, Pemkab Kutai Barat (Kubar) beserta DPRD melakukan  safari Ramadan di Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (18/3/2025).

Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani saat ditemui vivaborneo usai solat maghrib menyampaikan, tujuan dari safari Ramadan ini untuk menyapa masyarakat bersama DPRD Kutai Barat. Selain itu juga sebagai wadah silaturahmi dengan masyarakat Damai dan melihat keadaan Masyarakat.

“Saya pribadi ingin mengetahui  keinginan masyarakat kepada pemerintah,” kata Nanang Adriani didampingi Asisten II Rakhmat.

Ia menuturkan, Masjid Al-Huda ini adalah masjid yang ke tujuh yang dikunjungi dalam rangkaian safari Ramadan. Setiap kunjungan pemkab selalu membantu konsumsi dan bantuan untuk operasional masjid.

“Kami juga sempat mengunjungi warga terkena musibah kebakaran di Kampung Sempant sekaligus  menyerahkan bantuan dari pemkab,” tuturnya.

Nanang Adriani berpesan kepada masyarakat Kutai Barat agar lebih berhati-hati saat berpergian dan memastikan kompor dalam keadaan mati. Demikian juga mengunci pintu, dan mematikan listrik yang tidak penting agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

“Jaga kondusifitas Kubar yang saat ini sangat baik,” pesannya.

Sementara itu Camat Damai Iman Setiadi mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kubar dan DPRD Kubar yang sudah melaksanakan safari Ramadan di Masjid Al-Huda Kampung Damai ini.

“Suatu kehormatan dan kebahagiaan wakil bupati bisa melaksanakan safari Ramadan dan berbuka puasa bersama warga Damai,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan maupun rehab rumah ibadah serta penyediaan sarana prasarana ibadah ataupun bentuk bantuan lainnya tetap menjadi perhatian sekaligus prioritas dari pemerintah daerah bagi seluruh umat beragama yang ada di Kutai Barat, khususnya di Kecamatan Damai.

Ia menyebut, bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan safari Ramadan ini kita berharap semakin terjalinnya hubungan yang erat antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya, guna mewujudkan Kecamatan Damai yang harmonis, religius, dan sejahtera,” bebernya.

Hadir dalam acara tersebut, Kadis DPMK Erik Victory, Kaban Kesbang Pol Suwito, Kepala Bandara Indra Rohman, tokoh agama, tokoh masyarakat. (arf).

Terima Audiensi Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementan, Pemkab Kukar Prioritaskan Program Pangan

March 19, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menerima audensi Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI terkait percepatan peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi dalam rangka pencapaian target swasembada pangan bertempat di ruang kerja Bupati Kukar, Selasa (18/3/2025).

Kegiatan audiensi Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, itu juga turut dihadiri diantaranya Dandim 0906 KKR Letkol Czi Damai Adi Setiawan, Kadis Pertanian Kukar Muhammad Taufik.

Ditemui setelah audiensi Dr. Inti Pertiwi Nashwari mengatakan kunjungan dirinya bertemu dengan Bupati Kukar dalam rangka membicarakan tindak lanjut surat Menteri Pertanian terkait peningkatan LTT padi pada bulan Maret ini khususnya yang berada di Provinsi Kaltim.

Menurutnya, berdasarkan data saat ini kondisi tanam di Kalimantan Timur khususnya Kukar belum optimal dibandingkan kondisi dua tahun sebelumnya, namun menurutnya hal tersebut dikarenakan adanya pergeseran musim tanam.

“Biasanya puncak tanam itu ada di bulan Oktober dan November, saat ini bergeser ke bulan Desember, Januari sehingga puncak tanam selanjutnya mungkin akan ada di bulan april atau mei, ” ujarnya.

Dirinya berharap melalui audiensi tersebut Akan ada dukungan seluruh pihak khususnya di jajaran Pemkab Kukar dalam rangka berkolaborasi bersama Kementerian Pertanian RI guna meningkatkan LTT komoditas padi khususnya pada bulan Maret, april, dan mei tahun 2025 ini.

Sementara itu, Edi Damansyah mengatakan, Pemkab Kukar mendukung program dari Kementerian Pertanian tersebut, dimana menurutnya Pemkab Kukar pada tahun ini telah memasuki tahun keempat dalam program optimalisasi lahan pertanian dengan luas lahan kurang lebih delapan ribu hektare dan terbagi menjadi lima kawasan, yang mana dalam pelaksanaan berkolaborasi dengan Kodim 0906/KKR dan Kodim 0908/Btg.

“Ada lima kawasan yang sudah kami tetapkan di Kutai Kartanegara hamparannya kurang lebih 8 ribu hektare disana, ini yang memang akan kami optimalisasikan awalnya,” ujar Edi Damansyah.

Menurutnya, salah satu yang menjadi permintaan petani di Kukar ialah infrastruktur pengairan, sehingga menurutnya melalui kolaborasi Pemkab Kukar bersama TNI pada program Karya Bakhti TNI salah satunya menyelesaikan infrastruktur pengairan.

“Dengan kolaborasi ini kebijakan secara nasional itu saya tegaskan bahwa program pangan itu juga menjadi prioritas kami di Kabupaten Kutai Kartanegara karen sudah masuk didalam RPJMD 2021-2026,” tegas Bupati Kukar Edi Damansyah.

Pada kesempatan tersebut, Edi Damansyah mengusulkan kepada Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian terkait luasan lahan sekitar 2400 hektare yang akan menjadi lokasi program LLT komoditi padi tersebut ada kawasan yang dilakukan kolaborasi khususnya kawasan eksisting yang telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar.

“Karena memang sumber daya petani kita kalo dilihat dari statistik Kutai Kartanegara itu, se kaltim itu rumah tangga petaninya paling tinggi menurun itu di Kutai Kartanegara, hampir 13 persen, karena memang petaninya sudah tua-tua,” ujar Edi Damansyah. (kk07/adv diskominfo kukar).

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1326082
    Users Today : 3479
    Users Yesterday : 4828
    This Year : 262592
    Total Users : 1326082
    Total views : 12087981
    Who's Online : 50
    Your IP Address : 216.73.216.15
    Server Time : 2026-02-14