Indonesia Naik Ke Peringkat 123 FIFA

April 4, 2025 by  
Filed under Sepakbola

Erick Tohir

JAKARTA – Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret lalu mengantarkan Indonesia naik ke peringkat 123 dunia dalam rilis terbaru ranking FIFA yang dikeluarkan 3 April 2025.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mensyukuri pencapaian rangking terbaik yang dicapai dalam 15 tahun terakhir itu. Dengan prestasi kenaikan rangking tersebut, Erick menekankan kembali bahwa kerja keras akan selalu terbayarkan dengan hasil.

Ole Romeny

“Kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik 4 peringkat ke posisi 123. Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,” ujarnya di Jakarta, Kamis (3/3).

PSSI akan terus kerja keras dan berusaha untuk membawa Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia. Erick juga berharap, penambahan poin di peringkat FIFA menjadi momentum bagus dan terus terjaga hingga bulan Juni mendatang.

Pada Juni nanti, Indonesia akan melakukan dua laga penutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C, yakni menjamu Tiongkok di Stadion SUGBK pada 5 Juni dan bertanding melawan Jepang di Osaka pada 10 Juni mendatang. (**)

PLN Bergerak Cepat, Travers Tower dari Mantuil Dibongkar untuk Pulihkan Kelistrikan Muara Teweh

April 4, 2025 by  
Filed under Nusantara

Manager PLN ULTG Bandarmasih Aditya Lanang Estu (tengah baju biru) sedang melakukan briefing kepada seluruh tim yang bertugas melaksanakan pembongkaran traves eks Tower 31 SUTT Bandara-Cempaka.

BANJARMASIN – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bandarmasih bergerak cepat dalam menangani gangguan listrik di Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Buntok-Teweh. Gangguan ini terjadi akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa travers tower, mengakibatkan terputusnya pasokan listrik ke wilayah Muara Teweh.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa kecepatan respons dan kerja sama antarunit merupakan faktor krusial dalam penanganan gangguan ini. “Kami memahami betapa pentingnya listrik bagi masyarakat, terlebih dalam suasana Idulfitri. Oleh karena itu, PLN bergerak cepat untuk memastikan pemulihan dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Riko.

Untuk mempercepat perbaikan, ULTG Bandarmasih berkoordinasi dengan Tim Pemeliharaan ULTG Banjar untuk membongkar travers dari eks Tower 31 SUTT Bandara-Cempaka yang berlokasi di Mantuil, Banjarmasin. Proses persiapan peralatan telah dimulai sejak Selasa (2/4/2025), dan pembongkaran travers dilakukan pada Rabu (3/4/2025), atau H+3 Idulfitri. Travers yang telah dibongkar ini langsung dikirim ke Muara Teweh untuk menggantikan material yang rusak.

Sebelum melaksanakan pekerjaan, seluruh tim melakukan pengecekan peralatan guna memastikan peralatan dalam kondisi baik dan pekerjaan berjalan dengan safety

Manager PLN UPT Banjarbaru, Akhmad Fauzan menyampaikan bahwa langkah cepat ini adalah bentuk solidaritas PLN dalam menjaga keandalan kelistrikan, terutama di saat masyarakat masih dalam suasana mudik Lebaran. “Kami berusaha maksimal agar gangguan ini bisa teratasi secepatnya. Dengan kolaborasi yang solid, kami optimis pemulihan bisa berjalan sesuai target,” kata Fauzan.

Sementara itu, Manager ULTG Bandarmasih, Aditya Lanang Estu, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh demi percepatan pemulihan. “ULTG Bandarmasih memberikan bantuan operasional dengan pembongkaran travers ini agar unit lain yang membutuhkan bisa segera melanjutkan proses perbaikan,” ujar Aditya.

Di Muara Teweh, tim ULTG setempat bekerja tanpa henti untuk memperbaiki jaringan yang terdampak. Target pemulihan kelistrikan diperkirakan memakan waktu 84 jam sejak gangguan terjadi. Pengiriman travers pengganti dari Banjarmasin menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses perbaikan dan mengurangi dampak pemadaman bagi masyarakat.

Riko menambahkan bahwa sinergi dan kesiapsiagaan personel PLN menjadi kunci utama dalam menangani gangguan kelistrikan, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. “Kami sangat mengapresiasi dedikasi tim di lapangan yang tetap bekerja di tengah libur Lebaran. Semangat melayani tanpa henti inilah yang menjadi bukti komitmen PLN untuk selalu hadir bagi masyarakat,” tutupnya.

Dengan langkah cepat yang telah dilakukan, PLN optimis pasokan listrik di wilayah Buntok-Teweh dapat segera kembali normal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. (**)

Terobos Cuaca Buruk Muara Teweh, PLN Gerak Cepat Lakukan Pemulihan Gangguan Jaringan Transmisi di Tengah Euforia Idulfitri

April 3, 2025 by  
Filed under Nusantara

Proses pembersihan lokasi gangguan di sekitar Tower 40 (T.40) jalur transmisi Buntok-Muara Teweh

Muara Teweh– Di kala euforia Idulfitri masih bergulir, para insan PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya harus merelakan momen tersebut untuk mengatasi gangguan hubung singkat (trip) pada jaringan transmisi listrik jalur 1 Buntok-Muara Teweh.

Gangguan yang terjadi pada pukul 02.22 Wib di tengah riuhnya hujan deras disertai petir dan angin kencang sedang melanda wilayah Muara Teweh dan Buntok, terindikasi disebabkan oleh benda asing yang menimpa jaringan transmisi tersebut.

Potret Perbaikan Tower 40 (T.40) jalur transmisi Buntok-Muara Teweh yang mengalami gangguan penyangga isolatornya (traves) patah tertimpa patahan pohon kering akibat cuaca ekstrem di Muara Teweh.

Manager PLN UPT Palangkaraya, Bayu Putra Andrianto menjelaskan gangguan tersebut tidak menyebabkan padam ke pelanggan karena beban penyaluran langsung dialihkan ke jalur 2 Buntok-Muara Teweh.

“Tapi kami tetap segera melakukan perbaikan untuk memastikan keandalan jaringan dapat terjaga, karena jalur yang terganggu tersebut merupakan backup untuk jalur yang beroperasi” jelas Bayu.

Sehingga tim pemeliharaan yang terdiri dari UPT Palangkaraya, ULTG (Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk) Muara Teweh, ULTG Palangkaraya, ULTG Pangkalan Bun dan tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) UPT Banjarbaru langsung bergerak cepat menuju lokasi terdampak di sekitar Tower 40 (T.40) yang harus menempuh waktu perjalanan selama 3 (tiga) jam.

Para pejuang kelistrikan bahu-membahu melakukan perbaikan yang didominasi secara manual dengan tenaga manusia.

“Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah, karena medan dan cuaca yang tak bersahabat yang harus para pejuang tersebut terobos di tengah dinginnya malam” ungkap Bayu.

Setibanya di lokasi, Bayu menceritakan timnya menemukan bahwa besi penyangga isolator (traves) pada fasa S dan T mengalami pembengkokan akibat tertimpa pohon kering besar yang tumbang.

Tim langsung melakukan pemangkasan dan pembersihan lokasi kerja setelah berkoordinasi dengan pemilik pohon dan lahan di sekitar lokasi tersebut.

“Meski sempat mengalami kendala karena pemilik lainnya tidak berada di lokasi, kami berhasil mendapatkan izin darurat dari kepala desa setempat agar pekerjaan pemulihan tetap dapat berjalan.” jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan, proses perbaikan yang sudah berjalan lebih dari 48 jam non stop masih berlangsung dikarenakan cuaca ekstrem bertubi-tubi menghambat percepatan pekerjaan tersebut yang memiliki tingkat risiko sangat tinggi bagi para pejuang kelistrikan.

Terpisah General Manager PLN UIP3B (Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin antara tim PLN, warga, dan aparat desa yang bahu-membahu mengatasi gangguan tersebut. Dirinya sangat berterima kasih dan berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin bukan hanya untuk kelancaran perbaikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran bersama agar jalur transmisi tetap aman dan bebas dari gangguan.

“Pada momen ini, kami memohon doa agar proses perbaikan dapat berjalan dengan lancar serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sekitar jaringan listrik dan segera melaporkan jika ada potensi gangguan, demi keselamatan dan kelancaran pasokan listrik,” pungkasnya.

PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik ke masyarakat. Masyarakat juga dapat berpartisipasi menjaga keandalan listrik lingkungannya dengan melaporkan potensi gangguan yang dapat mengancam jaringan listrik, melalui fitur Pengaduan di Aplikasi PLN Mobile. (**)

Pemkab PPU Bersilaturahmi Open House Gubernur Kaltim

April 2, 2025 by  
Filed under PPU

SAMARINDA– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada momen hari kedua Lebaran Idulfitri 1446 H berkesempatan menggelar kegiatan open house di Pendopo Odah Etam Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (1/4/2025).

Momen ini pun turut dihadiri kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kabupaten/kota,  unsur Forkopimda Kaltim dan kabupaten/kota hingga jajaran perusahaan swasta,  para tokoh masyarakat dan sejumlah tamu lainnya.

Dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)  Bupati Mudyat Noor bersama Wabup Abdul Waris Muin hadir dalam silaturahmi ini turut membawa rombongan mulai dari Ketua DPRD PPU beserta jajaran, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab PPU serta hadir juga Ketua TPP PPU berserta para pengurus.

Selain menjadi momen bermaaf-maafan bersama jajaran Pemrov Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud dalam sambutannya dihadapan para tamu kepala daerah, Forkopimda dan seluruh komponen lainnya mengajak untuk bersatu bersama-sama membangun Kaltim yang lebih maju.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud pada kesempatan tersebut juga turut menyinggung sejumlah program Kaltim selama kepemimpinannya 5 tahun kedepan baik dibidang pendidikan, kesehatan bahkan pemerataan infrastruktur seperti yang disebutkannya salah satunya yaitu akses jalan Sotek-Bongan yang menghubungkan Kabupaten PPU dan Kutai Barat.

Mudyat Noor dalam suasana halal bihalal tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Kaltim dibawah kepemimpinan Gubernur H Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur H Seno Aji, kepada Kabupaten PPU.

“Alhamdulillah pada hari ini kita bersilaturahmi. Saat kita tiba sekitar pukul 12.00 Wita, Pak Gubernur sedang sambutan, langsung menyentuh ruas jalan Sotek-Bongan yang merupakan jalan provinsi lintas kabupaten antara Penajam Paser Utara dengan Kutai Barat,” kata Mudyat

Dikatakan, jalan itu ada di PPU yang menghubungkan ke Kutai Barat. Awalnya jarak tempuh 6 jam dan jika itu sudah terhubung maka jarak tempuh akan menjadi 1,5 jam, paling lama 2 jam.

“Itu kita sangat berharap sekali,” imbuhnya.

Mudyat juga mengatakan Open House yang digelar Gubernur Kaltim dengan menerima tamu dari berbagai kalangan masyarakat merupakan ajang yang tepat untuk bersilaturahmi, tidak terkecuali bagi kepala daerah kabupaten/kota se-Kaltim.

“Pertemuan silaturahmi ini sangat bermanfaat dan tidak saja sebagai halal bihalal tetapi menyamakan persepsi dalam membangun daerah,” ungkapnya

Kesempatan ini juga menambah masukan buat kami bagi Kabupaten PPU. Disini muncul ide-ide dan kita berharap nanti PPU bisa berkembang lebih cepat dan masyarakatnya lebih maju, lebih sejahtera.

“Saya terima kasih sekali, karena silaturahmi ini sangat bermanfaat buat kita dan memperkuat sinergi dan kolaborasi kita baik untuk Pemkab PPU terlebih bagi kemajuan Kaltim kedepan,” pungkasnya. (adv)

Komitmen PDC Pertahankan Penerapan Aspek HSSE Saat Bekerja di Tengah Libur Panjang Idul Fitri 1446 H

April 2, 2025 by  
Filed under Nusantara

Di tengah libur panjang Idul Fitri 1446 Hijriah, sebagian perwira PT Patra Drilling Contractor (PDC) tetap bertugas di berbagai daerah operasi untuk mendukung kinerja eksplorasi dan produksi energi bagi negeri.

Kunjungan Management Walk Through (MWT) Pertamina PDC ke Yard Duri

Anak usaha PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) yang menyediakan jasa penunjang industri energi di Indonesia ini menjadi mitra strategis banyak perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Mulai untuk bisnis operational and maintenance, transport and logistic services, dan terutama food and lodging services, yang di masa libur Idul Fitri 1446 H menurunkan hingga 1.165 tenaga kerja.

Di tengah suasana libur nasional ini, Direktur Utama Patra Drilling Contractor Faried Iskandar Dozyn menegaskan, sistem dan kinerja PDC tidak akan berbeda dengan hari-hari operasi lainnya.

“Seluruh perwira PDC akan senantiasa bekerja dan mendukung operasi customer dengan berlandaskan aspek-aspek HSSE untuk menciptakan kinerja unggul di seluruh area kerja kami,” jelasnya.

Atas komitmennya menerapkan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (Health, Safety, Security, and Environment/HSSE), PDC telah mencatatkan sejumlah prestasi apik.

Pekerja PDC yng sedang berdiskusi terkait project yang sedang dikerjakan di area lokasi

Di sepanjang 2024, PDC mampu mempertahankan jam kerja selamat selama enam tahun berturut-turut, tepatnya sejak tahun 2018, hingga mencapai 37.775 juta jam kerja aman. Catatan ini masih terus berlanjut hingga tiga bulan pertama tahun 2025.

Untuk Total Recordable Incident Rate (TRIR), di akhir tahun 2024, PDC berada di angka 0, jauh di bawah batas angka yang ditetapkan yaitu 0,20.

 

Faried menjelaskan, pencapaian tersebut tidak lepas dari konsistensi PDC melaksanakan berbagai program unggulan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan HSSE di setiap aspek operasional. Salah satunya, pelaksanaan Mandatory HSSE Culture Training.

“Program tersebut kami laksanakan setiap bulan dihadiri seluruh manajemen dan perwira PDC, baik online maupun offline, untuk memaksimalkan lokasi dan posisi peserta yang harus mengikuti acara,” imbuhnya.

Selain Mandatory HSSE Culture Training, PDC juga menerapkan berbagai program keselamatan dan kualitas operasional, termasuk Incident Management, Risk Management, HSSE Campaign, dan Emergency Response and Crisis Management System.

Dari sisi penerapan sistem manajemen, PDC mampu mendapatkan hasil menggembirakan di full Audit SUPREME (Sustainability Pertamina Expectations for HSSE Management Excellence) dengan meraih penilaian di kategori hijau muda.

Menurut Faried, hasil ini mencerminkan bahwa seluruh proses, site phisical tour, dan implementasinya telah memenuhi syarat minimum sehingga risiko kegiatan operasional mampu dikelola secara aman (Accaptable/Fully Adequate).

“PDC akan terus meningkatkan komitmen dan upaya untuk memastikan aspek HSSE senantiasa menjadi landasan operasi dan bisnis kami dalam mendukung ketahanan energi nasional yang berkelanjutan,” tutup Faried.*

« Previous PageNext Page »

  • vb