Desa Batuah Jadi Fokus Pembangunan Jaringan Listrik

May 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

BATUAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengupayakan ketersediaan listrik seluruh wilayahnya. Terbaru, di Desa Batuah yang menjadi fokus penyelesaikan pembangunan jaringan listrik sejauh 5,1 kilometer.

Untuk memaksimalkan progres Pembangunan jaringan listrik, Pemkab bersama PLN Samarinda, Asisten III Pemkab Kukar, PMD, Kecamatan dan Pemdes Batuah menggelar rapat koordinasi di ruang Tuah Rimba, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (22/5/2025).

Rapat dipimpin Kabag Kerjasama yang kemudian berkoordinasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui zoom meeting dengan paparan asisten III terkait progres Pembangunan jaringan listrik yang dibiaya melalui skema BKKD tahun 2023. Selanjutnya karena Kawasan tersebut masuk OIKN, dilakukan pertemuan dengan OIKN yang kemudian dilanjutkan dengan melengkapi kelengkapan administrasi sebagai syarat untuk pengajuan kerjasama dengan OIKN.

“Kami mohon agar Pemrov Kaltim memfasilitasi koordinasi dengan OIKN, sehingga percepatan progres pembangunan jaringan listrik bisa dinikmati oleh warga Batuah,”kata Asisten III Pemkab Kukar Dafip Haryanto usai paparan.

Progres selanjutnya, percepatan Service Time Order (STO) pemasangan listrik PLN untuk wilayah Desa Batuah, karena jaringan listriknya sudah terbangun. Apalagi kegiatan ini sudah cukup lama, sehingga sangat baik Ketika program ini sudah bisa memberikan manfaat untuk warga Batuah.

“Kalau ada kelengkapan administrasi yang kurang, segera kami lengkapi, sehingga secara teknis semuanya sudah siap dijalankan,”ungkap Dafip

Senada dengan Dafip, Kadis PMD Kukar Arianto menegaskan, pertemuan ini bertujuan untuk mendorong percepatan proses pemasangan jaringan listrik di wilayah yang hingga kini masih belum teraliri listrik secara merata.

Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah kendala teknis dan administratif yang selama ini menjadi penghambat realisasi pemasangan listrik.

“Pihak PLN menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pemasangan jaringan begitu seluruh syarat dan proses administrasi terpenuhi,”ungkap Arianto.

Sementara itu, Camat Loa Janan Hery Rusnadi memberikan dukungan penuh agar proses percepatan ini mendapat prioritas dalam pelaksanaan di lapangan.

“Kami memohon agar kegiatan ini berjalan cepat dan tuntas. Apalagi warga Batuah sangat membutuhkan keberadaan listrik untuk kehidupan sehari dan usaha warga,”pinta Rusnadi.

Kepala Desa Batuah dan warga yang hadir berharap agar hasil dari rapat ini segera ditindaklanjuti perjanjian Kerjasama (PKS) Pemkab Kukar dengan OIKN. Bisa juga pakai skema lainnya yang menurut aturan OIKN tidak bermasalah, karena kehadiran listrik sangat dinantikan masyarakat.

Rapat ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang berkelanjutan di Desa Batuah.

Rapat ini melibatkan berbagai pihak penting, seperti Staff Deputi OIKN, Pemkab Kukar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, UPTD Tahura, PT PLN dan Kepala Desa Batuah. (adv diskominfo kukar)

Loa Raya Gelar Musdes Pembentukan Koperasi Merah Putih

May 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Loa Raya mengadakan Musyawarah Desa (Musdes) Khusus pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Balai Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Kamis (22/5/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjalankan amanat undang-undang serta mendukung program Kementerian Desa dan Kementerian Koperasi dan UKM RI. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara, Abdul Azis, bersama Kepala Desa Loa Raya, Martin, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.

Abdul Azis memberikan pemaparan teknis mengenai tata cara pendirian dan pengelolaan koperasi. Ia menjelaskan pentingnya koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, termasuk prosedur legal dan manajemen keuangan yang harus dipatuhi.

Kepala Desa Loa Raya, Martin menyampaikan, pendirian Koperasi Merah Putih bertujuan untuk mengembangkan usaha lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga. Ia menekankan koperasi ini tidak akan bersaing dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah ada.

Koperasi Merah Putih akan bersinergi dengan BUMDes untuk memajukan perekonomian desa. Musdes ini juga menjadi forum untuk merumuskan jenis-jenis usaha yang paling potensial untuk dikelola secara kolektif melalui koperasi. Martin berharap, kehadiran koperasi ini dapat mempermudah akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.

“Kami ingin warga bisa memanfaatkan berbagai skema pembiayaan, termasuk Dana Desa, untuk mengembangkan usaha mereka,” jelasnya.

Dengan dibentuknya Koperasi Merah Putih, Pemerintah Desa Loa Raya berkomitmen menciptakan ekonomi yang mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan warga desa. (adv/diskominfo-kukar)

Pemkab Kukar Komitmen Jaga Kedaulatan Bahasa Indonesia

May 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Asisten III bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) Dafip Haryanto menerima Audiensi dan Silaturahmi Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur Asep Juanda, terkait Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 2 tahun 2025 tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia, di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Kamis (22/5/2025).

Dafip pada kesempatan itu didampingi diantaranya dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Dispora, Kepala Badan Kesatuan Dan Politik Rinda Desianti, Dinas Pariwisata, Komunikasi Dan Informatika, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Kukar Yani Wardana.

Dafip menyambut baik audiensi tersebut, karena dikatakannya sangat penting di era globalisasi saat ini untuk menjaga Bahasa Indonesia.

“Harapan kami pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mensosialisasikan untuk menjaga Bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujarnya.

Sementara, Asep mengatakan tujuan audiensi itu sebagai silaturahmi dirinya yang baru bertugas di Kaltim sejak 1 Maret 2025, dan sekaligus mensosialisasikan Permendikdasmen Nomor 2 tahun 2025, yang didalamnya terdapat diksi kedaulatan Bahasa Negara yang juga merupakan simbol negara.

Sehingga perlu adanya penguatan agar bahasa berdaulat di negeri sendiri, sebagaimana amanat Sumpah pemuda, maka perlu upaya lebih kuat lagi karena bahasa bukan berwujud seperti bendera.

“Contohnya, tempatkan tulisan bahasa Indonesia diatas bahasa daerah dan bahasa asing di papan petunjuk,” ujarnya.

Untuk itu kata Asep, perlu upaya semua pihak termasuk Pemda dan masyarakat untuk menjaga kedaulatan Bahasa Indonesia.

Upaya yang telah dilakukan pihaknya diantaranya yaitu melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, untuk mendampingi dan memberikan penghargaan di akhir tahun bagi lembaga yang menjaga kedaulatan Bahasa Indonesia.

Pada acara itu juga dilakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen Menjaga Kedaulatan Bahasa Negara oleh Pemkab Kukar. (kk04/adv diskominfo kukar)

Pemkab Kutim Tegaskan Pemekaran Kampung Sidrap Sesuai Prosedur

May 23, 2025 by  
Filed under Kutai Timur

Bupati Kutim H Ardiansyah saat melaksanakan kunjungan kerja ke desa persiapan Matra Jaya (dusun Sidrap)

SANGATTA – Sengketa batas wilayah antara Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menyeruak ke permukaan. Kali ini, polemik dipicu rencana Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang ingin menetapkan Kampung Sidrap sebagai desa definitif. Wacana itu memicu reaksi keras Wakil Wali (Wawali) Bontang Agus Haris, yang menyebut Bupati Kutim perlu ‘belajar lagi soal dunia pemerintahan’. Agus Haris mempertanyakan alasan Kutim baru serius membangun wilayah yang diklaim sejak 2005.

“Baru sekarang mau dibangun?” ujarnya dihadapan wartawan, Senin, (19/5/2025).

Pemkab Kutim, melalui Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Januar Bayu Irawan, merespons dengan penegasan bahwa rencana pemekaran Kampung Sidrap telah melalui proses panjang dan legal.

Menurut Januar, sejak 2017, Pemkab Kutim telah memproses permohonan pemekaran desa persiapan bernama Mata Jaya yang merupakan bagian dari Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan. Pemekaran itu didasarkan pada empat alasan strategis, yaitu [ercepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, [emerataan pembangunan dan peningkatan daya saing desa serta peningkatan efektivitas dan efisiensi pemerintahan.

“Langkah ini bukan tindakan sepihak, tapi upaya sistematis sesuai regulasi yang berlaku. Kami telah mengajukan permohonan pemekaran sejak lama, jauh sebelum putusan Mahkamah Konstitusi keluar,” terang Januar.

Ia menegaskan, Pemkab Kutim menghormati dan patuh terhadap putusan sela Mahkamah Konstitusi Nomor 10-PS/PUU-XXII/2024, yang menyebut Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) harus memfasilitasi mediasi antara Pemerintah Kota Bontang, Kabupaten Kutim, serta Kabupaten Kutai Kartanegara, selama tiga bulan sejak putusan diucapkan.

Dalam pernyataan resminya, Januar Bayu Irawan menyampaikan tiga poin sikap Pemkab Kutim, antara lain menghormati putusan sela Mahkamah Konstitusi, siap berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Timur dan seluruh pihak terkait, sebagaimana diperintahkan MK dalam amar putusan dan melanjutkan proses pemekaran Desa Mata Jaya yang telah diajukan sejak 2017, karena merupakan bagian dari strategi pembangunan wilayah dan pelayanan publik.

Selain itu, Januar menegaskan, pemerintah tetap melayani masyarakat di wilayah yang menjadi objek sengketa. Kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama.

“Meski sedang proses hukum, pelayanan tidak boleh berhenti,” katanya.

Pada kesesempatan berbeda, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman juga menegaskan secara yuridis, tidak ada sengketa batas wilayah antara Kutim dan Bontang. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999 dan Permendagri Nomor 25 Tahun 2005 yang menurutnya sudah jelas menunjukkan Kampung Sidrap sebagai bagian dari Kutim.

“Tidak ada sengketa, yang ada Bontang ingin mengambil wilayah itu,” tegasnya saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Selasa, (20/5/2025).

Ia juga menyebut DPRD Kutim mendukung penuh pemekaran wilayah tersebut menjadi desa definitif. Terkait sindiran Wawali Bontang, Ardiansyah hanya menjawab singkat, bahwa hal itu urusan Wawali Bontang saja.

“Intinya, (Kampung Sidrap) itu akan kita jadikan desa. Makanya sekarang sudah dilakukan persiapan,” katanya lagi.

Ia juga menyebut saat ini Pemkab Kutim tengah menginventarisasi data warga di Kampung Sidrap sebagai bagian dari proses pemekaran.

“Kalau warga Bontang tinggal di sana, silakan saja. Tapi jangan ambil wilayahnya,” tegas orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut.

Dengan adanya putusan sela MK, Gubernur Kaltim diminta memfasilitasi mediasi tiga pihak, yaitu Bontang, Kutim, dan Kukar, dalam waktu maksimal tiga bulan. Hasil mediasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyelesaian sengketa administratif yang selama ini menggantung. Pemkab Kutim menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti proses itu, dengan catatan tidak menghentikan pelayanan publik dan program pembangunan di Kampung Sidrap. (fuj)

Empat Ribu Masyarakat Riau Padati Yamaha Cup Race, Pembalap Tuan Rumah Juara Kelas Bergengsi

May 23, 2025 by  
Filed under Olahraga

RIAU – Gelaran akbar seri satu Yamaha Cup Race 2025 yang digelar di Sport Centre Rumbai, Pekanbaru Riau, 17-18 Mei berlangsung meriah. Diwarnai hujan turun membasahi sirkuit di hari Minggu saat race, namun tidak mengendurkan semangat para pembalap dan 4 ribu pengunjung untuk menikmati event legendaris One Make Race Yamaha itu. Antusiasme mereka itu membekaskan momen istimewa di tanah Riau karena Yamaha Cup Race hadir kembali di sana setelah 2 dekade lamanya.

Dari arena sirkuit, total ada 576 starter ambil bagian, rinciannya 159 starter yang tersebar di 11 race class (digelar hari Minggu) dan 417 starter di Yamalube Turbo Matic Drag Battle (Sabtu) menggunakan new model Aerox Alpha, Aerox lama dan matik Yamaha lainnya. Di kategori race class, para pembalap datang dari Riau juga wilayah Sumatera lainnya seperti Sumatera Barat, Aceh, Jambi. Kelas Yamalube Turbo Matic Drag Battle menghadirkan persaingan peserta juga dari beragam daerah Sumatera, dimana di masing-masing kelas diikuti oleh pembalap, komunitas, konsumen, media.

Tim Suhandi Padang 88 Race Tech RCB Pirelli Gordons SSS Area mendominasi race class kelas unggulan dengan meraih podium 1 dan 2 di kelas YCR1 (Bebek 150cc 4T Tune Up Mix Expert) juga podium 1-2 kelas YCR2 (Bebek 150cc 4T Tune Up Mix Novice). Menggeber Yamaha MX King, podium pertama kelas YCR1 direbut Riyan Ananda pembalap Sumatera Barat lalu peringkat 2 diambil Maruli Landean (Jambi). Di kelas YCR2 posisi satu disabet Abing Kokastu rider tuan rumah asal Riau dan podium dua diklaim Sony Anggara dari Sumatera Barat.

”Saya sangat senang bisa mendapatkan podium pertama di kelas YCR2 dan ini terjadi di Riau daerah sendiri. Merupakan kemenangan spesial, apalagi rumah saya juga tidak jauh dari venue acara Yamaha Cup Race ini. Saya persembahkan podium pertama ini buat masyarakat Riau, tim dan keluarga yang selalu mendukung saya,” ungkap Abing Kokatsu.

Keseruan persaingan di kelas-kelas lainnya pun membuat jalannya race menarik untuk ditonton. Begitu pula kelas yang diperuntukkan bagi para pembalap Riau yakni YCR9 (Bebek 130cc 4T TU Pemula Riau), serta YCR11 (SMK UB150 Tune Up Open) yang menjadi wadah pembinaan dari Yamaha.

”Terimakasih kepada masyarakat Riau dan khususnya buat para penggemar racing dan Yamaha, yang telah hadir serta berpartisipasi ikut memeriahkan Yamaha Cup Race. Kompetisi di trek berlangsung seru, lalu variasi aktivitas di luar sirkuit juga dihadiri dan diikuti dengan positif oleh ribuan pengunjung. DNA Racing Yamaha yang begitu kental serta sejumlah acara atraktif menjadi magnet pelaksanaan Yamaha Cup Race di Riau sehingga sukses diselenggarakan. Daya tarik model teranyar Aerox Alpha yang hadir melalui kategori Yamalube Turbo Matic Drag Battle juga membuat pelaksanaan event ini terasa berbeda dan makin semarak. Skutik Aerox Alpha memang kian populer dan digemari di Riau, turut menjadikan tipe matik premium Yamaha dominan di market wilayah tersebut,” ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Terimakasih kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Yamaha Cup Race Pekanbaru Riau yaitu Yamalube, KYB, Motobatt, Yuasa, GS Astra, Pirelli, IRC Tire, SKF, NGK, HiTEQ, YES24 (Yamaha Executive Service 24 Hours), Service di Bengkel Yamaha : Handal Teknisinya Asli Sparepartnya dan SKY (Service Kunjung Yamaha).

Selanjutnya, seri ke-2 Yamaha Cup Race akan diadakan di Sulawesi Selatan 2-3 Agustus. Nantikan keseruan gelaran event akbar ini di wilayah Anda. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb