Infrastruktur Jadi Kunci Dongkrak Wisata Kaltim

June 29, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menaruh perhatian serius pada pembangunan infrastruktur untuk mendorong sektor pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan, penguatan infrastruktur, terutama jalan, akan berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan wisatawan ke daerah-daerah potensial.

“Kita harapkan utamanya sebenarnya penguatan dari teman-teman PUPR itu dalam hal infrastruktur. Misalnya, yang diprioritaskan Pak Gubernur nanti untuk pembangunan di Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Bongan,” ujar Ririn saat ditemui di Samarinda, Sabtu (28/6/2025).

Menurutnya, konektivitas wilayah-wilayah tersebut dengan Ibu Kota Negara (IKN) menjadi sangat penting. Jika akses jalan mulus, tidak hanya distribusi sembako atau kebutuhan pokok yang lancar, tapi juga memberi efek ganda terhadap sektor pariwisata.

“Kalau jalannya bagus, orang juga enggak kapok lagi ke Mahakam Ulu,” tambahnya.

Ia mencontohkan potensi arung jeram di Mahakam Ulu serta air terjun yang banyak tersebar di Kutai Barat, yang dikenal dengan julukan Kabupaten Seribu Jantur. Sayangnya, akses transportasi yang belum optimal sering membuat wisatawan ragu berkunjung.

Selain itu, wisatawan mancanegara umumnya lebih tertarik pada ekowisata dan wisata petualangan yang membutuhkan lokasi-lokasi terpencil namun menawan. Perbaikan jalan dinilai mendesak agar destinasi tersebut mudah dicapai.

Ririn menegaskan, Dinas Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Karenanya, ia akan mendorong akselerasi secepatnya dari Dinas PUPR.

Dia juga menyebut akan menggandeng kementerian pusat dan pihak swasta dalam rencana pengembangan pariwisata, termasuk melibatkan perusahaan di kabupaten/kota. Harapannya, infrastruktur yang memadai tidak hanya mempermudah akses ekonomi, tapi juga memicu peningkatan kunjungan wisata, membuka peluang usaha, serta menumbuhkan ekonomi masyarakat. (yud/adv diskominfo kaltim)

Berau dan Karst Mangkalihat Jadi Fokus Wisata Kaltim

June 29, 2025 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pariwisata menegaskan bahwa tahun ini destinasi wisata di Kabupaten Berau, khususnya kawasan karst Mangkalihat dan Sangkulirang, menjadi salah satu prioritas pengembangan pariwisata daerah. Kawasan ini merupakab bentang alam karst yang luasnya mencapai 1,8 juta hektar, terletak di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

“Kalau kita merujuk ke RPJMD, yang rencana nanti kita garap ke depan itu salah satunya Berau. Itu menjadi salah satu prioritas, termasuk penguatan kawasan karst Mangkalihat dan Sangkulirang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, tersebut saat ditemui di Samarinda, Sabtu (28/6/25).

Selain Berau, destinasi-destinasi wisata yang berada di sekitar wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara juga akan terus mendapat perhatian. Ririn menekankan, setiap kabupaten/kota di Kaltim memiliki destinasi unggulan masing-masing yang akan terus digarap bersama.

Ia juga memaparkan rencana strategis pengembangan desa wisata melalui penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) yang saat ini dalam tahap sinkronisasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Kita akan sinkronkan ke Kemendagri. Nanti proses finalisasinya mungkin seminggu dua minggu, setelah itu kita sosialisasikan,” ujarnya.

Pergub ini menurutnya akan memperjelas pembagian tugas antara provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah pusat dalam pembinaan desa wisata.

“Misalnya, dari desa wisata rintisan ke berkembang nanti tanggung jawab kabupaten/kota. Dari berkembang ke maju itu domainnya provinsi. Sedangkan dari maju ke mandiri menjadi tanggung jawab Kemenparekraf,” kata Ririn.

Dirinya juga menegaskan konsep pengembangan desa wisata di Kaltim akan mengusung pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media.

“Kita perlu kolaborasi lintas sektor, termasuk perangkat daerah lainnya yang bisa mendukung,” pungkasnya. (yud/adv diskominfo kaltim)

Dinas Pariwisata Kaltim Genjot Pendampingan Pokdarwis

June 29, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) terus memperkuat pendampingan terhadap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengelola desa wisata. Langkah ini dilakukan guna memastikan pengelolaan destinasi berbasis masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan pendampingan dilakukan melalui berbagai program, mulai dari bimbingan teknis hingga kompetisi desa wisata yang kini rutin digelar setiap tahun.

“Kami ada fasilitasi bimbingan untuk pengelola desa wisata dan juga mengadakan lomba-lomba, termasuk untuk Pokdarwis dan desa wisata,” ujar Ririn saat ditemui di Samarinda, Sabtu (28/6/2025).

Menurutnya, sejak pertama memimpin Dispar Kaltim, pihaknya langsung membuat lomba desa wisata menjadi agenda tahunan. Tujuannya agar desa wisata terus terpacu memperbaiki kualitas pengelolaan destinasi, kreativitas atraksi, hingga layanan kepada wisatawan.

“Kemarin itu program baru waktu saya pertama masuk ke Dispar. Sekarang kita sustain-kan menjadi program tahunan,” terangnya.

Selain melalui lomba, pendampingan dilakukan dengan proses asesmen. Dispar Kaltim memetakan kekurangan dan potensi tiap desa wisata agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

“Kita asesmen dulu, ini kamu kurangnya di mana. Dari 35 desa wisata yang sudah berkembang, nanti target kita ke depan berapa yang bisa naik jadi desa wisata maju,” jelas Ririn.

Ririn menambahkan, tahap pengembangan lebih lanjut hingga menjadi desa wisata mandiri, pembinaan akan dilanjutkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kalau dari maju ke mandiri itu memang tugas dan tanggung jawab Kemenpar,” katanya.

Dengan pendampingan menyeluruh ini, Pemprov Kaltim berharap kualitas pengelolaan destinasi wisata desa makin meningkat, sehingga mampu menarik wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. (yud/adv diskominfo kaltim)

LPTQ Kaltim Gelar Rapat Persiapan MTQ Tingkat Provinsi

June 29, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45, Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan berlangsung 10-18 Juli 2025 semakin dekat. Waktu yang sangat singkat ini memerlukan perhatian dan energi yang besar, baik bagi jajaran Pengurus Lembaga Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi, maupun bagi Panitia Daerah agar mempersiapkan diri dan memastikan semua rencana sudah mulai dilaksanakan sesuai dengan tahapan-tahapan rencana yang telah ditetapkan atau disepakati bersama.

Ketua II LPTQ Kaltim, Hj. Dasmiah, mewakili Ketua LPTQ, Sri Wahyuni melakukan rapat secara maraton, di Balikpapan, Sabtu (28/6/2025)

Sesi pertama, Rapat Koordinasi Panitia Provinsi untuk Persiapan MTQ ke-45 Tingkat Provinsi Kaltim.

Sesi kedua, siang sampai menjelang maghrib, Rapat LPTQ Provinsi Kaltim dengan Panitia Daerah (LPTQ Kabupaten Kutim dan Event Organizer) untuk Persiapan MTQ ke 45, tingkat Provinsi Kalimantan Timur, di Sangatta, Kutai Timur, yang akan berlangsung mulai tanggal 10 – 18 Juli 2025.

Jauhar Efendi, Ketua III LPTQ Kaltim menyanpaikan, setelah mendengarkan dengan seksama, paparan Ketua I LPTQ Kutim, Ahmad Barkati dan didampingi Ketua IV,  Abdul Latif, Sekretaris LPTQ, Sarifuddin Nur, Wakil Sekretaris, Syamsuddin Senang menyimpulkan beberapa kesepakatan.

Pertama, mengingatkan kembali pembagian penugasan selama berlangsungnya MTQ tingkat provinsi ke-45, di Sangatta, Kutai Timur dengan tetap mempedomani pembagian tugas yang telah ditetapkan dan disepakati bersama.

Dikatakan Jauhar, hasil rapat juga mengingatkan percepatan penyelesaian Surat Keputusan Gubernur Kaltim tentang Penetapan Dewan Hakim dan Pengawas MTQ, melalui Biro Hukum Setda Provinsi Kaltim.

“Hal ini penting, mengingat Dewan Hakim nanti akan dilantik Gubernur Kalimantan Timur, di Sangatta,” ujarnya.

Jauhar mengakui, SK Dewan Hakim agak terlambat karena harus mengikuti dinamika dewan hakim nasional. Pelibatan Dewan Hakim Nasional untuk menjaga mutu penilaian serta menjaga independensi Dewan Hakim.

Kesepakatan keempat yaitu Panitia MTQ Daerah (Kabupaten Kutai Timur) dipimpin Bupati Kutai Timur akan silaturahmi dan melaporkan kepada Gubernur Kaltim tentang kesiapan Kabupaten Kutai Timur sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan MTQ ke-45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus memohon kesediaan Gubernur berkenan membuka dan menutup kegiatan penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

“Panitia Provinsi akan melakukan peninjauan lapangan ke Kutai Timur, yang akan dilaksanakan tanggal 3 dan 4 Juli serta peninjauan kesiapan IT tgl 7 Juli 2025,” kata Jauhar.

Disampaikan Jauhar, Ketua Umum LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, yang sehari-hari sebagai Sekda Provinsi Kalimantan Timur, memberikan arahan tentang pentingnya kebersamaan dan kekompakan agar event keagamaan yang cukup besar ini dapat berjalan dengan lancar.

“Bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi sukses prestasi juga diperlukan untuk menyongsong persiapan  MTQ Nasional ke XXXI Tahun 2026 yang akan datang,” kata Jauhar menyampaikan pesan Sri Wahyuni. (adv diskominfo kaltim)

Wakil Bupati Paser Tinjau Latihan Atlet Dayung di Danau Gentung Temiang

June 28, 2025 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Wakil Bupati (Wabup) Paser Ikhwan Antasari menghadiri latihan atlet binaan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser di Danau Gentung Temiang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Sabtu (28/6/2025).

Turut mendampingi Ikhwan Antasari, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Paser, Abdul Rasyid yang juga sebagai Camat Tanah Grogot, Kabid Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Abdhy dan Sekretaris PODSI Paser M Hafidz Sahid.

“Ini bentuk support Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terhadap atlet yang dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur (Kaltim), pada Oktober nanti di Kabupaten Penajam Paser Utara,” tutur Ikhwan Antasari saat ditemui.

Ikhwan menyampaikan, selain dukungan fasilitas dan anggaran, sudah sewajibnya pemerintah juga dapat memberikan dukungan emosional, guna meningkatkan kepercayaan diri dan membantu menghadapi tekanan.

“Kemenangan bukan hanya tentang kemampuan atlet. Emosionalnya juga sangat mempengaruhi optimal atau tidaknya saat dia bertanding,” tuturnya.

Wabup Ikhwan juga menyebut ada 50 atlet dayung yang terdiri dari 30 putra dan 20 putri dari Kabupaten Paser yang ikut serta dalam pelaksanaan POPDA XVII Kaltim.

Sejumlah atlet dayung ini juga yang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim yang akan berlangsung pada 2026 mendatang, di Kabupaten Paser.

“Ini juga sebagai persiapan POBSI Paser untuk mengikuti Porprov VIII Kaltim pada 2026 mendatang di Kabupaten Paser. Sebagai tuan rumah harus tampil maksimal,” ucapnya mengakhiri. (adv diskominfostaper paser)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1072996
    Users Today : 1391
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 9506
    Total Users : 1072996
    Total views : 10562857
    Who's Online : 61
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03