Kepala Desa Batuah Apresiasi BSSR Sediakan Lahan Jagung untuk Petani

August 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUKAR – Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), kini memiliki harapan baru untuk mengembangkan sektor pertanian setelah PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menyediakan lahan bagi penanaman jagung. Dukungan perusahaan tambang ini lahir dari permohonan pemerintah desa yang ingin menjawab keterbatasan lahan warga, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini berlangsung di lahan milik BSSR yang terletak di Jalan Poros Samarinda-Balikpapan KM-38. Prosesi penanaman dilakukan secara simbolis Bupati Aulia Rahman didampingi jajaran manajemen BSSR, anggota Komisi III DPRD Kukar Johansyah, Camat Loa Janan Heri Rusnadi, serta Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid.

Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, mengapresiasi langkah cepat BSSR yang merespons permohonan desa terkait penyediaan lahan agar dijadikan program penanaman jagung. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah agar memperkuat ketahanan pangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada BSSR. Awalnya kami mengajukan permohonan lahan untuk penanaman jagung melalui kelompok tani, karena warga mengalami keterbatasan lahan. Alhamdulillah BSSR merespons cepat dan menyediakan lokasi ini. Ini bentuk kerja bersama mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Abdul Rasyid, Jumat (22/8/25).

Ia menambahkan, program ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan akan berlanjut secara berkesinambungan. Desa Batuah melalui gabungan kelompok tani (Gapoktan) Seroja yang beranggotakan 33 kelompok akan mengelola lahan tersebut.

“Komitmen kami dengan BSSR adalah agar program ini bisa berlanjut. Meski hari ini baru dimulai di lahan seluas 1,5 hektare, ke depan kami sudah ajukan sekitar 10 hektare lagi. Jadi, mudah-mudahan ini membuka peluang kerja baru bagi masyarakat dan memberikan kesejahteraan bagi para petani,” tambahnya.

Ia menuturkan, Pemkab Kukar turut menyalurkan dukungan berupa bibit, pupuk, hingga pendampingan penyuluh pertanian lapangan (PPL). Dengan adanya sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, ia optimistis program pertanian jagung akan berjalan sukses.

Site Manager BSSR, Donny Nababan, sebelumnya menyampaikan, program ini merupakan bagian dari kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan. Lahan bekas tambang yang direklamasi kemudian dimanfaatkan kembali agar menjadi pertanian produktif. (yud)

Komisi III DPRD Kukar Apresiasi Dukungan untuk Ketahanan Pangan Gagasan BSSR

August 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUKAR – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan daerah dengan melaksanakan program penanaman bibit jagung di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan ini berlangsung di area site BSSR, Jalan Poros Samarinda-Balikpapan KM-38. Jumat (22/8/2025)

Prosesi penanaman jagung dilakukan secara simbolis Bupati Kukar Aulia Rahman bersama jajaran manajemen BSSR, anggota DPRD Kukar Komisi III Johansyah, Camat Loa Janan Heri Rusnadi, serta Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid.

Langkah BSSR mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk legislatif daerah. Anggota Komisi III DPRD Kukar, Johansyah, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi perusahaan dengan pemerintah daerah agar mendukung ketahanan pangan.

“Penanaman jagung ini adalah salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar tambang. BSSR telah menunjukkan kontribusi positif dengan memberikan lahan yang bisa dimanfaatkan petani. Kami berharap perusahaan lain di Kukar bisa mencontoh langkah ini,” ujar Johansyah.

Menurutnya, Kukar memiliki peran strategis mendukung kebutuhan pangan di Kalimantan Timur, terutama menjelang perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN). Keterlibatan perusahaan tambang pada program ketahanan pangan menjadi sangat penting.

Site Manager BSSR, Donny Nababan, menjelaskan, perusahaan menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare untuk penanaman jagung. Lahan tersebut merupakan bekas tambang yang direklamasi sehingga bisa difungsikan kembali untuk kegiatan produktif.

“Program ini kami sebut sebagai bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan kelompok tani. Tujuannya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar,” jelas Donny.

Ia menambahkan, selain menyediakan lahan, BSSR juga membantu penataan lahan dan fasilitas pendukung pertanian agar kelompok tani dapat mengelola tanaman secara maksimal.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman menegaskan, program pertanian berkelanjutan sangat penting bagi daerah, khususnya di wilayah ring 1 tambang.

“Kita tidak hanya ingin perusahaan memberikan ikan, tetapi juga kail. Penanaman jagung ini langkah tepat menuju pemberdayaan berkelanjutan. Harapannya, ekonomi masyarakat tetap berjalan meski tambang nantinya berhenti beroperasi,” ungkap Aulia. (yud)

BSSR Gandeng Pemkab Kukar dan Petani Batuah Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan

August 23, 2025 by  
Filed under Berita

KUKAR – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat di wilayah operasinya melalui program penanaman jagung di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan ini dilaksanakan di area bekas tambang BSSR, Jalan Poros Samarinda-Balikpapan KM-38. Jumat (22/8/25)

Bupati Kukar Aulia Rahman melakukan penanaman jagung secara simbolis bersama jajaran manajemen BSSR, anggota DPRD Kukar Johansyah, Camat Loa Janan Heri Rusnadi, Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid, serta kelompok tani setempat.

Bupati Kukar Aulia Rahman menegaskan pentingnya kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan ekonomi masyarakat. Ia menilai langkah BSSR patut menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kukar.

“Harapan kita, badan usaha yang beroperasi di daerah bisa memberikan kontribusi jelas dan berkelanjutan. Apa yang dilakukan BSSR sore ini sudah tepat, karena pemberdayaan masyarakat tidak hanya berhenti pada tambang, tapi bisa terus berjalan melalui pertanian, peternakan, dan sektor lain,” ujarnya.

Menurut Aulia, program seperti ini diharapkan mampu menciptakan keberlanjutan ekonomi masyarakat meski tambang telah berhenti beroperasi.

Site Manager sekaligus Kepala Teknik Tambang BSSR, Donny Nababan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan kelompok tani agar mendukung program ketahanan pangan.

“Kami menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare untuk penanaman jagung. Lahan ini sebelumnya bekas tambang, dan kami ingin menunjukkan, setelah kegiatan penambangan selesai, lahan tetap bisa difungsikan kembali untuk pertanian,” jelas Donny.

Ia menambahkan, pemilihan jagung didasarkan pada hasil uji coba sebelumnya yang terbukti berhasil tumbuh dengan baik di area serupa. Perusahaan juga memberikan dukungan berupa penataan lahan serta fasilitas penunjang pertanian.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Seroja Desa Batuah, Harding, menyampaikan apresiasi atas kerjasama ini. Menurutnya, petani sangat terbantu dengan adanya dukungan dari perusahaan maupun pemerintah.

“Kami di Gapoktan Seroja memiliki 33 kelompok tani. Lahan yang disiapkan BSSR, seluas 1,5 hektare ditanami jagung pipilan yang bisa dipanen dalam 3–4 bulan. Kami dibantu bibit, pupuk, hingga pendampingan teknis. Tentu ini sangat bermanfaat bagi petani,” ungkap Harding.

Ia menambahkan, kelompok tani menyambut positif inisiatif tersebut karena langsung dirasakan manfaatnya, berbeda dengan sekadar bantuan sesaat.

Kerjasama antara BSSR, Pemkab Kukar, dan kelompok tani diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat di wilayah ring 1 tambang. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program ini juga memberi harapan baru lahan pasca tambang, lahan bisa kembali berfungsi produktif agar mendukung perekonomian warga. (yud)

SPPG Kebon Jeruk Siap Sajikan MBG Seusai Standar ISO

August 22, 2025 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebon Jeruk yang dikelola Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah, Jalan Musyawarah 57, Kebon Jeruk Jakarta Barat resmi beroperasi Jumat (22/8/2025).

SPPG Kebon Jeruk merupakan mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penasihat Khusus Presiden Bidang Polhukam, Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana menjelaskan, peresmian SPPG untuk dapur MBG di Jakarta Barat ini merupakan salah satu yang diunggulkan karena fasilitasnya sangat lengkap.

“Kemudian perencanaannya juga cukup matang. Kami ikut sedikit mengarahkan kepada owner maupun kepada masyarakat serta kepada para karyawan yang akan bertugas di sini khususnya SPPG ini,” ujar Erwin.

Ia berharap agar pelaksanaan operasional SPPG dapat disinergikan menu-menunya dengan keberagaman para penerima manfaat.

“Kita komunikasikan yang baik agar menu itu sangat disukai. Karena di sini ada spesifik daerah perkotaan, di daerah perkotaan itu, pemilihan menu sangat selektif. Harus sesuai dengan selera mereka,” kata Erwin.

Nantinya juga akan disiapkan angket rutin disebarkan kepada seluruh pelajar. Pelajar SMA, SMP, SD maupun TK agar nanti pemanfaatan anggaran negara ini bisa optimal diterima oleh penerima sehingga mendapatkan gizi yang maksimal.

Erwin menjelaskan Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah nantinya akan melayani minimal sampai 4000 minimal 3500 penerima manfaat. Namun kemungkinan besar akan konstan di 4000 untuk di daerah sekitar kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.

“Untuk menjaga agar makanan berkualitas higienis dan mempunyai daya tarik bagi para pelajar seperti saya katakan tadi di daerah perkotaan itu harus lebih selektif, lebih spesifik, harus sesuai dengan selera mereka. Jangan sampai kita ego menentukan menu tetapi tidak selaras dengan keinginan para pelajar itu yang penting,” papar Erwin.

Erwin menerangkan secara manajerial SPPG tersebut harus betul betul sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ditetapkan dari BGN. Pasalnya jika tidak melaksanakan SOP dengan baik nanti ada beberapa hal yang bisa sangat merugikan.

“Contoh, umpamanya kami barusan mengecek tentang saluran gas, SOP penggunaan gas itu jangan disepelekan, sekecil apapun bisa menjadi riskan.  Kemudian SPPG ini kebanyakan baru, tetapi mempunyai pelatihan yang sangat praktis teknis, sehingga mereka adaptasinya cepat.  Kami mewawancarai sekitar 30 menit, pengelolanya sudah sangat menguasai meskipun baru 5 hari di sini,” ungkapnya.

Erwin menyebutkan pihak pemerintah akan terus menambah keberadaan SPPG di seluruh Indonesia termasuk di Jakarta.

“Untuk di Jakarta keberadaan SPPG akan masih terus ditambah karena masih kurang sekali, masih kurang. Karena kita tidak mengejar kuantitas tetapi kualitas. Jadi kami membuat video video SPPG yang terbaik sehingga menjadikan rujukan kepada tempat-tempat yang lain. Itu strategi yang dibuat oleh penyelenggara demikian,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani berharap SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam bisa dijadikan percontohan untuk SPPG lainnya yang akan beroperasional di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.

“Secara operasional SPPG Kecamatan Kebon Jeruk ini sudah sangat baik, bahan makanan yang digunakan adalah bahan yang segar. Intinya kita sangat bangga haru dan senang atas beroperasionalnya SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah di Kecamatan Kebon Jeruk ini,” kata Rany.

Rany juga menekankan agar SPPG Kebon Jeruk dapat menyiapkan MBG dengan sepenuh hati.

“Penyiapan makanan harus menggunakan hati. Karena saya membayangkan para petugas di sini khususnya yang perempuan sebagai seorang ibu meninggalkan anak dan keluarga untuk membuat 3.500 porsi makanan setiap hari itu bukan hal yang mudah dan butuh semangat kebersamaan,” tambah Rany.

Kepala SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah, Siti Rahma Mpd menerangkan SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah berlandaskan pada nilai nilai keislaman sehingga selalu menjaga makanan halal dan higienis sesuai syariat Islam.

“Kami di bawah naungan masjid Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah. Jadi sejarahnya pun memang islami harus kami terapkan. Jumlah relawannya nanti ada 47 orang. Sedangkan tim intinya ada Kepala SPPG, analisis gizi, dan akuntan itu 3 orang sehingga totalnya 50 orang,” kata Siti Rahma.

Ia menyebutkan pihaknya melakukan proses memasak berbagai menu sajian MBG selalu segar dan lezat sehingga dapat diterima oleh para penerima yakni para pelajar.

“Mulai masak, kami tergantung menu kalau misalnya menunya tidak terlalu banyak menggunakan kompor kami mulai jam 1 dini hari. Namun kalau menunya agak crowded kami mulai di jam 23.00 WIB, perkiraan hidangan sudah selesai jam 4 atau 5 pagi. Setelah selesai memasak lalu mendinginkan makanan, lalu baru masuk ke bagian pemorsian. Dalam prosesnya kami selalu menjaga higienitas. Menu menunya setiap hari harus bervariasi agar tidak monoton,” tambah Siti Rahma.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah, Yusuf Maulana menjelaskan perihal peresmian SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah memang direncanakan dan ditentukan pada hari Jumat karena kita pilih hari yang baik, Jumat berkah.

Yusuf mengungkapkan SPPG di Jalan Musyawarah 57 memiliki dua armada pengantaran MBG. SPPG ini memiliki luas sekitar 600 meter persegi dengan 47 petugas operasional terdiri dari bagian persiapan, bagian pengolahan dan produksi makanan, bagian pencucian perlengkapan makanan dan perlengkapan masak.

“Pengambilan bahan baku sendiri  kita ada yang koperasi karena pemerintah sedang menggalakkan inline dapur SPPG dengan koperasi merah putih. Kita ada yang mengambil dari koperasi sekunder dan ada yang dari UMKM. Pekerja pekerja kita juga memang ada yang anggota UMKM juga,” jelas Yusuf Maulana.

Ia mengungkapkan untuk saat ini ada lima sekolah yang menjadi penerima manfaat dan kemungkinan akan terus bertambah kedepannya. Lima sekolah tersebut diantaranya adalah SMP 229, SMP 75, SMP 127, SMA 65, SMK Al Huda, dan SMP Al Huda.

“Dalam sehari beroperasi yang sudah berjalan itu bisa menghasilkan 3.547 porsi. Ini baru penerima manfaat siswa+siswa sekolah, SMP ada 3, SMA nya ada 2. Nah kemudian nanti ketika kita sudah berjalan ke 3B, bumil, ibu menyusui sama balita itu akan genap menjadi 4 ribu porsi per hari,” paparnya.

SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah telah memiliki sertifikasi Standart Kualitas Internasional Teraudit, beberapa diantaranya yakni

ISO 45001 adalah standar internasional pertama untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang bertujuan menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk mengelola risiko dan peluang terkait K3.

ISO 140001 yakni standar sistem manajemen lingkungan (SML) internasional yang memberikan kerangka kerja bagi organisasi untuk mengelola dampak lingkungan mereka secara proaktif.

ISO 9001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang menetapkan persyaratan bagi organisasi untuk memastikan produk dan jasa mereka secara konsisten memenuhi kebutuhan pelanggan dan persyaratan hukum. Dengan menerapkan ISO 9001, organisasi dapat meningkatkan efisiensi proses, kepercayaan pelanggan, daya saing, dan kredibilitas di pasar global. Standar ini dikeluarkan oleh International. ISO 22000 adalah standar manajemen keamanan pangan (Food Safety Management System/FSMS) internasional yang menetapkan persyaratan agar organisasi di seluruh rantai pasokan makanan dapat mengendalikan dan memastikan keamanan pangan.

Selain itu SPPG Kebon Jeruk juga telah memiliki Sertifikat GMP, Sertifikat Food Safety, Sertifikat HACCP sehingga segala Operasional dan Kualitas Proses, Produksi, sampai distribusi dapat dipastikan berjalan sesuai standart dan aman.

“SPPG ini sudah memiliki tiga standar sertifikasi, yang pertama tentang K3 keselamatan bekerja, yang kedua tentang food safety, yang ketiga tentang standar manajemen mutunya. Ini merupakan SPPG pertama yang beroperasi di Kelurahan Kebon Jeruk,” pungkas Yusuf Maulana.

Hadir pula dalam kegiatan peresmian tersebut sejumlah pejabat dan stakeholder terkait diantaranya yakni Kabaglog Polres Metro Jakarta Barat Jakbar AKBP Tedjo, Dandim 0503/JB diwakili Mayor Inf Abdul Kholik, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Bur Aqsha Ferdianto, S.E diwakili Kanit Intelkam AKP Bachroni, Koramil 05/KJ Mayor Inf Irwan Triono, Wakil Camat Agus Mulyadi, Lurah Kebon Jeruk Tubagus Masarul Iman, Anggota Intelkam Aiptu Wahyu P, serta Bhabinkamtibmas Kebon Jeruk Bripka Julkarnain dan anggota Babinsa. [*]

Kajati Kaltim Motivasi Warga Balikpapan Budayakan Olahraga

August 22, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2025, yang digelar pada tanggal 22-24 Agustus 2025, di GOR Bulutangkis, Balikpapan Tennis Stadium.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim Assoc Prof Dr Supardi SH MH turut menghadiri pembukaan Tarkam yang mempertandingkan Tiga cabang olahraga populer, yakni bulu tangkis, bola voli, dan senam dan diikuti perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Balikpapan.

Kehadiran Kajati Supardi tentu memberikan semangat juang peserta Tarkam. Bukan hanya event besar, event sekelas Tarkam pun dihadiri mantan jaksa di KPK, dan Direktur di Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung ini.

Ia pun turut memberi motivasi peserta Tarkam yang rata-rata amatir di cabang olahraga, mengingat tujuan utama adalah membudayakan semangat berolahraga di kalangan warga.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo saat membuka Tarkam mengatakan Tarkam bukan hanya soal perebutan piala, tetapi juga wadah membangun kebersamaan dan memupuk budaya hidup sehat melalui budaya berolahraga.

“Kita kobarkan nilai persatuan dan sportivitas, seperti semangat para pejuang yang telah berkorban merebut kemerdekaan. Saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Berikan yang terbaik, jadikan ini motivasi untuk berkontribusi positif bagi Kota Balikpapan,” ujarnya saat membuka kejuaraan ini, pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, di GOR Bulutangkis, Balikpapan Tennis Stadium.

Ia menjelaskan Tarkam turut mendukung gerakan masyarakat hidup sehat. “Olahraga itu bukan hanya prestasi, tapi juga menjaga kesehatan. Saya lihat antusiasme warga luar biasa, ini bukti olahraga mampu menyatukan masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Balikpapan pun akan terus menggencarkan program olahraga rakyat, baik untuk silaturahmi maupun pembinaan atlet.*

« Previous PageNext Page »

  • vb