Dari STEM hingga Soft Skills, Kunci Jadi Generasi Unggul di Era Global

September 19, 2025 by  
Filed under Nusantara

Balikpapan – Memperingati Hari Literasi Internasional, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali menghadirkan program Kelas Inspirasi PHM Mengajar untuk para siswa SMA. Tahun ini, kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Balikpapan pada 8 September mengangkat tema “Next Level You: Bekal Rahasia Menaklukkan Dunia setelah Sekolah”.

Program ini bertujuan memberi wawasan praktis kepada pelajar tentang keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja di masa depan.

Dalam sesi pertama, Senior Manager Drilling & Well Intervention PHM, Muhammad Sobirin, menekankan pentingnya penguasaan hard skills seperti sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM) serta soft skills seperti kemampuan adaptasi, komunikasi, dan kerja sama tim. Ia juga berbagi pengalaman seputar proses pengeboran dan intervensi sumur di industri migas.

Sementara itu, Senior Manager Sub-Surface Development Planning PHM, Susan Syahdina, memaparkan perjalanan energi dari hulu ke hilir, peran strategis PHM dalam menjaga ketahanan energi nasional, hingga tantangan industri energi di masa depan. Para siswa juga diperkenalkan pada inovasi teknologi yang digunakan dalam sektor hulu migas.

Head of Communication Relations & CID Zona 8, Achmad Krisna Hadiyanto, menyampaikan bahwa literasi saat ini tidak hanya sebatas baca tulis, tetapi juga literasi energi, teknologi, dan karier. “Kami ingin siswa siap menghadapi masa depan dengan bekal keterampilan yang relevan. Kelas Inspirasi ini adalah bagian dari komitmen CSR PHM di bidang pendidikan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas yang inklusif,” jelasnya.

Menurut Achmad, program CSR PHM di bidang pendidikan telah berkontribusi pada peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pelatihan vokasi, beasiswa, hingga penguatan motivasi belajar siswa. “Melalui kelas ini, kami ingin mendorong generasi muda untuk naik ke ‘level’ berikutnya dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Antusiasme siswa terlihat dari testimoni salah satu peserta, Fathir Nabiha Rafif. “Awalnya saya pikir Pertamina hanya menjual BBM. Ternyata industri migas itu sangat kompleks dan penuh inovasi. Ini jadi pengalaman berharga dan membuka wawasan baru,” ujarnya.

Plt. Kepala SMAN 1 Balikpapan, Anis Rohana, turut mengapresiasi kegiatan ini. “Paparan langsung dari praktisi industri jauh lebih membumi dibandingkan teori di buku. Kami berterima kasih kepada PHM karena kegiatan ini benar-benar memberi bekal berharga bagi siswa,” katanya.

Melalui inisiatif ini, PHM menegaskan perannya bukan hanya sebagai pengelola energi di Wilayah Kerja Mahakam, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur.(*)

Sembilan Tahun XMAX Hadir di Indonesia, Motor Impian yang Jadi Simbol Gaya Hidup

September 19, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

Jakarta – Siapa yang tidak tahu XMAX ?, skutik bongsor yang lahir dari tangan dingin para insinyur pabrik YAMAHA ini memang sangat populer dikalangan para pecinta skutik premium tanah air. Pasalnya, selain jadi produk global yang telah terjual di lebih dari 40 negara di dunia, motor ini juga sukses mendominasi ceruk pasar high skutik premium (250-300cc) Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 2016 silam.

Kunci kesuksesan XMAX dalam memikat banyak hati konsumen Indonesia memang tidak terlepas dari upaya pabrikan untuk terus menghadirkan sesuatu yang baru pada motor. Terhitung sejak 9 tahun mengaspal, XMAX telah tiga kali mendapat sentuhan pembaruan yang menyasar bagian desain, fitur, maupun mesin. Baik itu yang bersifat mayor ataupun minor. Update yang dilakukan pada motor itu juga kerap menghadirkan teknologi baru yang canggih, sehingga sampai dengan saat ini, XMAX kerap dijadikan benchmark atau standar sebuah high skutik premium di segmen 250-300cc.

“Sebagai flagship model di kategori MAXI Yamaha yang telah 9 tahun menemani mobilitas konsumen Indonesia, XMAX memang telah bertransformasi dari sebuah kendaraan sepeda motor menjadi simbol gaya hidup di level tertinggi. Banyak orang yang menginginkan motor ini sebagai dream bike mereka. Karena selain menjadi pelopor inovasi yang meningkatkan kualitas berkendara, motor ini juga sukses menciptakan ekosistem gaya hidup baru melalui kemunculan komunitas-komunitas, kegiatan touring, modifikasi, dan juga tumbuhnya bisnis aksesoris serta after-market premium. Maka tidak heran sampai dengan saat ini, XMAX terus mendominasi market dan meraih berbagai pencapaian yang membanggakan,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT YIMM

Menarik untuk diulas bagaimana 9 tahun perjalanan XMAX memimpin market high skutik premium di tanah air. Apa saja teknologi-teknologi mutakhir yang diperkenalkan oleh motor tersebut dari waktu ke waktu dalam mendukung kebutuhan berkendara dan gaya hidup penggunanya, serta pencapaian apa saja yang telah diraih motor ini dalam berbagai ajang penghargaan bergengsi.

Pelopor Inovasi

Mengawali debut di event Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016, XMAX Gen-1 langsung sukses menggebrak market high skutik premium tanah air. Desain khas skutik Eropa yang memadukan unsur sporty melalui garis dan lekukan tajam, serta kesan premium melalui dimensi body yang besar dinilai sangat out of the box kala itu. Maka tidak heran program indent online yang dibuka oleh Yamaha, langsung mendapat respon yang sangat tinggi di pasar.

Dapur pacu yang mengusung mesin Blue Core 250cc juga menjadikan XMAX sebagai pelopor terciptanya market skutik premium 250cc di tanah air. Fitur-fitur canggih lainnya yang mewarnai debut kehadiran XMAX kala itu adalah Traction Control System (TCS) dan juga Anti-lock Braking System. Keduanya merupakan fitur keselamatan yang berfungsi untuk meningkatkan kontrol selama berkendara.

Berselang 5 tahun kemudian, Yamaha menghadirkan XMAX Connected yang merupakan generasi kedua di ajang IMOS 2022. Ubahan besar dilakukan pada sisi desain yang membuat tampilan motor menjadi lebih sporty, premium dan futuristik. Terutama area facia yang kini menggunakan lampu Full LED berbentuk “X” yang ikonik. Body samping dan buritan juga dirombak menjadi lebih padat dengan lekukan-lekukan yang lebih tegas.

Peningkatan kualitas berkendara dihadirkan melalui fitur-fitur baru yang semakin advance. Paling fenomenal adalah hadirnya sistem navigasi pada layar TFT infotainment display yang tidak hanya dapat menampilkan peta digital dari Garmin Street Cross, tetapi juga bisa menyajikan informasi perkiraan cuaca, mengatur pemutaran musik, menerima dan mematikan telfon, membaca pesan yang masuk ke smartphone, serta informasi lain terkait kondisi motor dan data berkendara melalui sambungan aplikasi Y-Connect ke smartphone pengendara. Hadirnya fitur ini menjadikan XMAX Connected saat itu sebagai motor pertama buatan Indonesia yang dapat menampilkan peta digital secara penuh pada layar speedometer.

Citra premium XMAX Connected semakin kuat dengan hadirnya varian TechMAX pada akhir tahun 2023. Varian spesial ini mendapatkan sentuhan eksklusif melalui penambahan aksesoris yang meliputi pijakan kaki aluminium, jok gaya Eropa lansiran MBK Perancis, aksen finishing berbahan kulit sintetis dan busa degan jahitan emas pada kedua kantong kompartemen motor, serta identitas logo TechMAX dan embos pada bagian hand grip. Perbedaan mencolok lain untuk varian TechMAX adalah penggunaan warna spesial Magma Black yang merupakan warna global baru untuk produk-produk MAXi Yamaha saat itu.

Premium Lifestyle

Selain mendapatkan sentuhan update dari sisi spesifikasi, 9 tahun perjalanan XMAX juga diwarnai dengan keberhasilannya dalam menciptakan trend setter atau gaya hidup baru bagi para penggemar skutik premium di Indonesia. Terbukti sampai dengan saat ini, produk XMAX begitu lekat dengan unsur komunitas. Sampai dengan tahun 2025, Yamaha mencatat ada lebih dari 100 klub XMAX telah terbentuk dengan member yang mencapai hingga ribuan orang di seluruh penjuru Indonesia.

Para member komunitas dan pengguna XMAX sendiri juga kerap mengekspresikan hobi mereka melalui kegiatan touring. Bahkan tidak sedikit yang melakukan perjalanan overland hingga keluar negeri menempuh jarak hingga ribuan kilometer. Seperti yang saat ini sedang dilakoni oleh Daeng (@omdaengg) – nama panggilan –, pengguna XMAX asal Makassar, Sulawesi Selatan yang tengah melakukan riding dari Indonesia menuju Kota Suci Mekkah, Arab Saudi melewati lebih dari 10 negara selama 130-an hari perjalanan.

Tidak hanya touring, kegiatan modifikasi juga turut menjadi hobi favorit yang kerap digeluti oleh konsumen XMAX. Menurut penuturan Yonk Jaya Motor, sebuah part shop kondang di Bandung, Jawa Barat, biasanya modifikasi yang dilakukan para pengguna XMAX berfokus pada peningkatan performa berkendara baik pada bagian kaki-kaki, pengereman, hingga jeroan mesin yang menggunakan part-part premium. Selanjutnya baru bergeser pada sisi kenyamanan serta estetika tampilan dengan mengganti jok, wind screen, vender belakang, repaint body dan lain-lain. Biaya yang dikeluarkan oleh konsumen XMAX untuk modifikasi sendiri angkanya cukup fantastis, bisa tembus ratusan juta rupiah.

Dengan popularitas yang tinggi dan standard kualitas dunia sebagai global model karya anak bangsa, maka jangan heran jika XMAX tidak pernah absen memenangkan award sebagai skutik terbaik di segmen High Skutik 250-300cc selama 9 tahun berturut-turut (2017-2025) pada ajang penghargaan otomotif bergengsi*. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk, silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di link berikut ini https://www.yamaha-motor.co.id/product/xmax-connected/

*OTOMOTIF Award dan GridOto Award

Tangisnya Ibu Sri Mulyani

September 19, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

IBU SRI MULYANI INDRAWATI (SMI) menangis. Kepalanya jatuh di dada sang suami, Tonny Sumartono. Suasana itu terjadi di tangga Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, di detik-detik dia meninggalkan kantor tersebut setelah 14 tahun “berumah” di sana.

Ngga jadi Menkeu lagi, yang ngulak sambal di dapur

Sri Mulyani sejak Senin (8/9) lalu tak lagi menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) dalam Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai penggantinya. Lalu serah terima jabatan dilakukan sehari kemudian di Kantor Menkeu, Jl Dr Wahidin Raya No 1, Jakarta Pusat.

Purbaya orang Bogor. Usianya 61 tahun. Meraih gelar sarjana teknik elektro di ITB. Lalu master (MSc) dan doktor ilmu ekonomi dari Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat. Jabatan terakhirnya Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) 2020-2025.

Selepas serah terima, Sri Mulyani yang akrab dipanggil Bu Ani dilepas oleh ribuan anak buahnya, staf Kemenkeu. Mereka kompak menyanyikan Bahasa Kalbu, lagu Andi Rianto yang dinyanyikan manis oleh Raisa. Liriknya terasa dalam. Air mata wanita perkasa itu luruh. Beberapa kali dia mengusapnya dengan sapu tangan. Suaminya merangkul membesarkan jiwanya.

“Ibu Sri Mulyani tidak sekedar seorang Menteri Keuangan, tapi dia adalah sosok teladan bagi kami. Teladan integritas. Selamat jalan ibu, kami sayang ibu,” begitu narasi yang diucapkan oleh karyawannya.

Wanita kelahiran Bandar Lampung 63 tahun silam itu, menjadi Menkeu terlama dalam sejarah pemerintahan di Indonesia. Bayangkan tahun 2005 dia sudah memangku jabatan tersebut di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lalu lanjut 10 tahun di era Presiden Jokowi. Nyambung lagi di era Presiden Prabowo Subianto sejak 20 Oktober 2024.

Di sela itu, dia sempat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia (2010-2016). Ia juga pernah menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapennas (2004-2005) dari Kabinet Indonesia Bersatu SBY. Pernah juga menjadi Plt Menko Perekonomian (2008-2009).

Ribuan staf Kemenkeu melepas Sri Mulyani penuh kesedihan

Sebelum berada di pemerintahan, SMI  yang alumnus Universitas Indonesia (UI) dan University of Illionis Urbana Champaign  ini, pernah menjadi pengamat ekonomi dan Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi UI.

Atas berbagai prestasinya, Sri Mulyani dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia pada tahun 2006 oleh Emerging Markets di sela Sidang tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura, Wanita Paling Berpengaruh ke-23 di Dunia versi majalah Forbes dan Wanita Paling Berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia Oktober 2007.

RUMAHNYA IKUT DIGRUDUK

Baru 11 bulan membantu Presiden Prabowo, Sri mulai mendapat sorotan publik. Ini gara-gara dia ingin menaikkan pajak dan memajaki berbagai kegiatan rakyat untuk mendongkrak kantong keuangan negara yang didera kenaikan defisit. Apalagi target pajak sendiri juga tidak terlalu tercapai.

Dua ucapan Sri terakhir juga ramai digunjingkan. Pertama soal dia terkesan menyamakan pajak dengan zakat. Kedua, soal narasi guru yang dianggap menjadi beban negara. Kontan dia ramai di-bully netizen dan mendapat berbagai sorotan.

Dalam aksi demo besar yang berlangsung akhir Agustus lalu, rumah Sri termasuk yang digruduk dan dijarah massa. Sri kecewa berat, karena kabarnya sudah minta bantuan tapi ternyata tidak direspon maksimal. Karena itu dia memutuskan meminta pengunduran diri atau resign.

“Banyak yang hilang dalam penjarahan itu. Salah satu yang yang berharga adalah rasa aman, kepastian hukum, perikemanusiaan yang adil dan beradab,” katanya berkomentar. Pasti dengan wajah masgul.

Istana tidak berkomentar jelas apakah Sri mundur atau dicopot?. “Bukan mundur, bukan dicopot. Pak Presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan punya hak prerogatif. Maka kemudian atas evaluasi, beliau memutuskan ada perubahan formasi,” kilah Mensesneg Prasetyo Hadi.

Isu Sri mau mundur sudah lama tercium. Tapi kabarnya dia ditahan dengan alasan untuk menjaga kepercayaan pasar. Itu sebabnya dia tetap mau bergabung di era Presiden Prabowo meski dulu dia agak berseberangan.

Sri pernah mundur ketika menjadi Menkeu era SBY. Dia disorot karena keterkaitannya dalam Skandal Bank Century. Isunya tenggelam ketika dia diangkat jadi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Belakangan dia ditarik kembali oleh Presiden Jokowi untuk kembali mengisi pos Menkeu.

Ada yang menganalisis tangisnya Sri Mulyani menyimpan banyak makna. Ada yang tersirat tapi ada juga yang perlu ilmu tafsir.

Pertama, wajar kalau SMI sedih. Maklum sudah belasan tahun berada di sana. Kita lihat sendiri ribuan stafnya melepas dengan sedih dan bangga. Sedih karena ditinggalkan ibunya yang hebat dan perkasa. Bangga karena Ibu Ani dinilai kuat memegang amanah sebagai pejabat yang menjaga integritas dan punya kualitas tinggi. Karena itu dia diakui dunia. Staf Kemenkeu benar-benar merasa kehilangan. Hampir tak pernah ada Menteri yang dilepas stafnya begitu dramatik kecuali SMI.

Kedua, bisa jadi Bu Ani sedih karena dia was-was kantong kas negara bakal jebol sepeninggalnya. Selama ini dia berhati-hati menjaga pintu keuangan negara. Tapi dia tahu kebutuhan belanja Pemerintahan Prabowo besar. Takutnya batas defisit APBN sebesar 3 persen terlampui. Mau menaikkan pajak atau mencari objek pajak baru ditentang masyarakat. Bu Ani sudah memperkirakan penerimaan pajak 2025 bakal tak mencapai target. Jangan-jangan utang ke luar negeri yang bakal lebih besar lagi sembari program efisiensi terus digalakkan.

Ketiga, bisa jadi Bu Ani sedih karena  kiblat kebijakan ekonomi Indonesia bergeser. Bu Ani dianggap “orangnya” IMF dan Bank Dunia. Jadinya alirannya ke dunia barat. Sementara Prabowo bergeser ke poros Brics+, di mana di situ ada China dan Rusia. Karena itu Prabowo mengangkat Purbaya menggantikan Sri Mulyani. Orangnya lebih berani beraksi dan agresif. Ada yang bilang mazhabnya SMI dengan Purbaya memang sangat beda. Soal perbedaan mazhab ini juga diungkapkan Presiden ke-7 Jokowi. “Ya mazhabnya berbeda karena perbedaan generasi,” katanya Jokowi ketika ditanya wartawan.

Keempat, bisa jadi Bu Sri menyadari bahwa orang mulai bosan. Soalnya dia sudah terlalu lama duduk di kursi Menkeu mulai era SBY, Jokowi sampai Prabowo. Sementara perekonomian kita lagi tidak baik-baik saja. Jadi orang merasa perlu suasana baru atau orang baru. Terlepas apakah penggantinya lebih baik dari SMI masih kita tunggu pembuktiannya. Tapi Purbaya memang tampil beda. Ceplas-ceplos. Malah dia ngakunya memang koboi. Dia optimistis bisa mengangkat kembali perekonomian Indonesia. Salah satu gebrakannya menggelontorkan dana Pemerintah sebesar Rp200 triliun ke Bank Himbara, bank-bank milik negara. Biar dana itu disalurkan kepada pengusaha dan masyarakat. Jadi pasar bergairah lagi. Investasi jalan, lapangan kerja terbuka dan daya beli masyarakat naik lagi.   Apakah di lapangan hasilnya seperti itu? Ya kita tunggu biar Indonesia tidak gelap lagi.(*)

Akses KCJB Karawang Ditargetkan Rampung NATARU 2025

September 19, 2025 by  
Filed under Nusantara

Karawang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Akses Stasiun Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Karawang yang digelar di Stasiun KCJB Karawang, Kamis (18/09/2025). Rapat ini membahas percepatan pembangunan akses jalan menuju Stasiun KCJB Karawang sebagai bagian dari upaya peningkatan aksesibilitas transportasi publik.

Kehadiran Menteri Nusron bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembebasan lahan berjalan lancar serta tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di kemudian hari. Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan penyelesaian infrastruktur penunjang proyek strategis nasional, khususnya akses menuju stasiun kereta cepat.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi, memimpin pembahasan mengenai berbagai kendala teknis dan administratif yang masih menghambat proses pembebasan lahan serta pembangunan infrastruktur akses jalan. Ia berharap proyek ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal, terutama menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Pembahasan turut melibatkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, serta perwakilan dari berbagai kementerian, lembaga terkait, dan pemerintah daerah, guna memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif dalam mendukung kelancaran proyek strategis nasional tersebut.

Mendampingi Menteri Nusron dalam kunjungan tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Harison Mocodompis; Sekretaris Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Tensa Nurdiyani; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar. (MW/YZ/AN)

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah dan Pemeriksaan Kesehatan

September 18, 2025 by  
Filed under Bontang

BONTANG –  Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Kodim 0908/Bontang diserbu ratusan warga. Hal ini terlihat antusias warga yang silih berganti memadati pasar murah yang memperingati HUT ke 80 TNI tersebut, Kamis (18/9/2025).

Selain GPM, warga juga antri melakukan pemeriksaan kesehatan dan donor darah secara gratis. Bahkan disiapkan bingkisan menarik bagi warga yang mendonorkan darahnya secara sukarela.

Novy (36), warga Tanjung Laut berharap kegiatan seperti ini bisa digelar lebih sering karena sangat membantu warga, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok.Bahkan dirinya juga melakukan pemeriksaan kesehatan sembari membeli bahan pokok.

“Hampir setiap pekan kami mendengar event pangan murah garapan kodim ini. Dan ini sangat membantu kami untuk meminimalisir pengeluaram tiap bulannya. Karna harganya sangat terjangkau,”ucapnya sembari menunjukkan beras yang dibeli.

Sementara itu, Wyna (31), warga Kelurahan Bontang Baru, mengaku datang sejak pukul 08.00. Ia sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan. Ia beryukur kegiatan ini sangat membantu untuk hemat pengeluaran kebutuhan bahan pokok.

Dandim 0908 Bontang 0908/Bontang, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto menyampaikan momentum ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat. Tak heran berbagai kegiatan bermanfaat yang disuguhkan untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan. Ini membuktikan TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, melainkan juga untuk mendukung kesejahteraan rakyat.

“TNI terus memberikan inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat. Dan di hari peringatan HUT 80 ini kami tetap solid dalam menjaga keutuhan NKRI ,”terangnya.

Kegiatan Bakti terprima ini dimulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 5 sore. Hingga saat ini, puluhan warga memadati lamin kodim untuk berburu kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. (wan)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1115247
    Users Today : 2725
    Users Yesterday : 4582
    This Year : 51757
    Total Users : 1115247
    Total views : 10891028
    Who's Online : 93
    Your IP Address : 216.73.216.63
    Server Time : 2026-01-12