Target Produksi Migas Naik, Anggaran Kementerian ESDM Melonjak Rp13,5 Triliun

September 6, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Anggota Komisi XII DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur, Syafruddin, menyoroti kenaikan signifikan anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2026. Menurutnya, peningkatan dari Rp8,1 triliun menjadi Rp21,6 triliun atau naik sekitar Rp13,5 triliun disebabkan sejumlah faktor strategis di sektor energi.

Syafruddin menjelaskan, alokasi belanja di Kementerian ESDM erat kaitannya dengan penentuan besaran subsidi listrik, subsidi Liquefied Petroleum Gas (LPG), hingga dana investasi sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi (migas).

“Kenaikan anggaran ini salah satunya dipicu oleh target lifting atau produksi minyak mentah nasional yang ditetapkan pemerintah,” terangnya.

Pada 2025, target lifting minyak Indonesia berada di angka 600 ribu barel per hari. Namun, pada 2026 pemerintah menaikkan target tersebut menjadi 610 ribu barel per hari. Peningkatan target inilah yang mendorong kebutuhan investasi lebih besar di sektor migas.

“Tambahan anggaran itu memang untuk mendukung tercapainya target lifting yang naik 10 ribu barel per hari dibanding tahun sebelumnya,” ujar Syafruddin.

Ia menekankan, pencapaian target lifting bukan hanya soal produksi semata, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pasokan energi nasional. Dengan tambahan anggaran, pemerintah diharapkan dapat memperkuat infrastruktur migas, memperluas eksplorasi, serta memastikan pasokan energi tetap stabil untuk kebutuhan masyarakat dan industri.

Dirinya menilai kenaikan anggaran ESDM juga sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dengan ketersediaan subsidi.

“Kementerian ESDM memegang peran penting dalam menentukan besaran subsidi listrik maupun LPG, yang langsung dirasakan masyarakat. Maka kenaikan ini sekaligus menjamin subsidi energi tetap tersedia,” jelasnya.

Menurutnya, DPR RI akan terus mengawasi penggunaan anggaran tersebut agar tepat sasaran dan benar-benar memberi dampak positif, baik bagi masyarakat umum maupun perekonomian nasional. Ia juga menekankan perlunya transparansi dalam pelaksanaan program di sektor energi agar kenaikan anggaran tidak menimbulkan potensi penyalahgunaan.

“Tambahan belanja ini jangan sampai membebani masyarakat, melainkan harus betul-betul menjadi instrumen untuk meningkatkan produksi migas, menjaga pasokan energi, dan memastikan subsidi tetap dinikmati rakyat,” pungkasnya. (yud)

Kontribusi Besar, Pemangkasan DBH Jadi Sorotan

September 6, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Rencana pemerintah pusat memangkas Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 20 hingga 50 persen pada tahun 2026 mendapat sorotan tajam dari anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Kalimantan Timur (Kaltim), Syafruddin. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memberatkan pembangunan daerah, terutama di wilayah penghasil sumber daya alam (SDA) seperti Kaltim.

Syafruddin

Dalam keterangannya, Syafruddin menyampaikan keprihatinannya terhadap rencana pemotongan itu. Menurutnya, pemerintah pusat perlu lebih objektif dalam menentukan daerah mana yang layak dipotong dan mana yang seharusnya dikecualikan.

“Kalimantan Timur ini adalah daerah penghasil. Jangan sampai masyarakat tidak bisa menikmati hasil SDA mereka sendiri,” ujarnya.

Syafruddin menambahkan, pemotongan DBH secara maksimal akan membuat pemerintah daerah kesulitan dalam membiayai pembangunan, khususnya infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih, listrik, dan kebutuhan masyarakat lainnya.

“Kalau dana bagi hasil dipotong terlalu besar, daerah tidak bisa bergerak menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Ia menekankan, kontribusi Kaltim terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) cukup besar, khususnya melalui sektor migas dan pertambangan. Namun, dana yang kembali ke daerah sering kali jauh lebih kecil. Kondisi ini, menurutnya, menimbulkan ketidak adilan fiskal antara pusat dan daerah.

“Jangan sampai kontribusi Kaltim untuk APBN besar, tapi yang kembali ke daerah kecil. Ini bisa berdampak buruk, termasuk pada lingkungan dan distribusi bahan kebutuhan pokok,” jelasnya.

Ia mencontohkan kasus distribusi bahan bakar dan sembako yang sempat terhambat di Mahakam Ulu, yang dikhawatirkan bisa terulang bila daerah kekurangan dukungan anggaran.

Ia menyebut, sejumlah kabupaten/kota di Kaltim juga mulai mengeluhkan wacana pemotongan tersebut. Jika kebijakan ini dijalankan, ia khawatir layanan dasar masyarakat akan terganggu dan pembangunan daerah terhambat.

“Saya meminta agar pemerintah pusat mempertimbangkan kembali kebijakan pemotongan DBH untuk Kaltim. Daerah penghasil seperti Kaltim seharusnya mendapat perlakuan berbeda demi keseimbangan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (yud)

Peran PR PHI Diakui Nasional

September 6, 2025 by  
Filed under Nusantara

Yogyakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi publik. Dalam ajang MAW Talk Awards (MTA) 2025 yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis (28/8/2025), Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, dinobatkan sebagai Tokoh PR Berpengaruh.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Dony dalam membangun strategi komunikasi yang efektif, memperkuat relasi dengan para pemangku kepentingan, serta konsistensinya menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, PHI juga berhasil meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional di bidang Public Relations maupun Corporate Social Responsibility (CSR).

MTA sendiri merupakan ajang tahunan yang digelar sejak 2021 oleh MAW Talk untuk memberikan apresiasi kepada tokoh dan institusi berpengaruh di bidang komunikasi, media, dan kepemimpinan berintegritas. Tahun ini, MTA mengusung tema “Transparansi untuk Negeri: Kepemimpinan yang Menginspirasi Perubahan”, dengan sembilan kategori penghargaan yang dianugerahkan kepada 35 tokoh dan lembaga.

Chairman & Founder MAW Talk, Asmono Wikan, menegaskan bahwa apresiasi ini penting karena era digital menuntut transparansi di berbagai lini. “Pemimpin yang mampu menjalankan kepemimpinannya secara transparan layak menjadi inspirasi bagi perubahan sosial yang lebih baik,” ujarnya.

Penjurian MTA 2025 dilakukan melalui riset media digital selama dua bulan yang menyeleksi hampir 100 kandidat di tiap kategori. Hasilnya kemudian difinalisasi oleh lima akademisi komunikasi dari universitas ternama di Yogyakarta.

Menerima penghargaan ini, Dony menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan komitmennya dalam dunia komunikasi. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi perusahaan, masyarakat, serta negara. Prinsip kami sederhana: do the right thing right dan communicate the right thing right,” ungkapnya.

Dony juga menyoroti pentingnya komunikasi yang terbuka dan inklusif di tengah kompleksitas industri migas. Menurutnya, sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci keberlanjutan operasi hulu migas nasional. “Dengan komunikasi yang baik, akan tumbuh kepercayaan dan dukungan untuk ketahanan energi bangsa,” tambahnya.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI mengelola operasi migas di Regional 3 Kalimantan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pada 2024, perusahaan mencatatkan produksi sebesar 58,4 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 621,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Dengan torehan prestasi ini, PHI meneguhkan komitmennya menghadirkan energi yang selamat, andal, patuh, dan berkelanjutan demi kepentingan bangsa.*

Insiden Saat Latihan di Eropa, Aldi Satya Mahendra Absen Balapan di Magny-Cours dan Aragon World Supersport

September 6, 2025 by  
Filed under Olahraga

Perjalanan Aldi Satya Mahendra di ajang World Supersport 2025 terhenti sementara. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu akan absen balapan di seri 9 yang digelar di Magny-Cours Prancis (6-7 September) dan seri 10 di Aragon Spanyol (27-28 September).

Aldi Satya Mahendra urung tampil pada dua putaran tersebut karena insiden saat latihan di Eropa yang menyebabkan cedera. Terjadi fraktur pada dua pergelangan tangannya, sehingga menghambat dirinya untuk ikut dalam lanjutan musim World Supersport di bulan September 2025 ini.

Rider Yamaha BLU CRU Evan Bros team itu menjalani pemeriksaan lanjutan di Indonesia dan akan menjalani operasi di Indonesia. ”Sebagai bagian dari persiapan race di Magny-Cours dan Aragon, saya melakukan latihan di Eropa. Ketika latihan saya mengalami cedera pada dua pergelangan tangan sehingga tidak bisa ikut balapan di Magny-Cours dan Aragon. Saya akan menjalani operasi dan semoga kondisi saya segera pulih dan masih berkesempatan ambil bagian di dua seri terakhir di Estoril dan Jerez bulan Oktober,” ungkap Aldi Satya Mahendra.

Yamaha Racing Indonesia memberikan dukungan buat Aldi Satya Mahendra menghadapi peristiwa tidak menyenangkan tersebut. ”Kami selalu support Aldi Satya Mahendra, termasuk saat ini dengan batalnya dia ambil bagian di seri Magny-Cours dan Aragon World Supersport karena insiden saat latihan persiapan race. Dia sangat tenang menghadapi keadaan ini, dan dari hasil operasi nanti mudah-mudahan kondisinya segera membaik agar ke depannya mendukung journey balapannya khususnya saat ini di World Supersport,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Sebagai rookie atau pendatang baru di kejuaraan World Supersport, Aldi Satya Mahendra menunjukkan fighting spirit sebagai pembalap kelas dunia. Perjuangannya menjalani 8 seri menghasilkan peringkat 11 klasemen sementara dengan 73 poin. Rider asal Yogyakarta itu mencapai hasil terbaik race posisi 5 di Autodrom Most Republik Ceko. Dia pun kerap berada di 10 besar, tercatat mampu melakukannya pada 6 race. (*)

Terpilih Aklamasi, Syafaruddin Janji Perkuat Distribusi Kader PMII

September 6, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Anggota DPR RI, Syafaruddin, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kalimantan Timur (Kaltim). Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V yang digelar di Hotel Bumi Senyiur, Jalan Pangeran Diponegoro, Samarinda, Kamis (4/9/25) malam.

“Alhamdulillah, saya mendapat mandat dan kepercayaan dari sahabat-sahabat alumni PMII untuk menjadi ketua umum IKA PMII Kaltim. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya jalankan,” ujar Syafaruddin pada konferensi pers, Jumat (5/9/25).

Menurutnya, IKA PMII Kaltim merupakan wadah konsolidasi ide dan gagasan sekaligus tempat alumni merumuskan langkah-langkah strategis.

“IKA PMII ini menjadi ruang mendistribusikan kader PMII di semua bidang dan sektor. Karena itu saya berharap dukungan seluruh alumni dalam mewujudkan program dan agenda organisasi ke depan,” tegasnya.

Syafaruddin

Syafaruddin menyampaikan, arahan dari Pengurus Besar (PB) PMII menekankan agar alumni terus memperhatikan kaderisasi di tingkat komisariat dan cabang. Alumni, katanya, harus memberi motivasi sekaligus menjadi pendorong peningkatan kualitas kader PMII di Kaltim.

Selain itu, alumni juga diminta membuka diri dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak.

“Kader dan alumni PMII diharapkan menjadi garda terdepan mendukung pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Ini adalah ruang pengabdian setelah menjadi kader aktif,” jelasnya.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Syafaruddin berfokus pada inventarisasi kader PMII yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari migas, swasta, aparatur sipil negara (ASN), hingga ekonomi.

“Inventarisasi ini penting agar kepengurusan dapat mendukung dan menyiapkan distribusi kader. Harapannya, kader PMII bisa berdaya dan berkontribusi nyata di semua bidang,” pungkasnya. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb