Tokoh Nasional dan Daerah Hadiri Muswil IKA PMII Kaltim

September 5, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V di Hotel Senyiur, Jalan Pangeran Diponegoro, Samarinda, Kamis (4/9/2025) malam.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Pangdam, Kapolresta Samarinda, Ketua NU, Ketua Umum PB IKA PMII, anggota BPK, anggota DPD RI Yulianus, anggota DPR RI Syafrudin, serta pendiri PMII Kaltim Kyai Ali Gais.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menekankan pentingnya Muswil sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi. Ia berharap alumni PMII dapat berkontribusi nyata pembangunan daerah.

“Energi baru yang luar biasa tentu memperkuat persatuan di Kaltim. Konsolidasi ini penting, bukan hanya silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah melayani masyarakat melalui ide, gagasan, dan aksi nyata,” ujarnya.

Ia juga menyinggung posisi strategis Kaltim sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, terlebih dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menilai alumni PMII memiliki jaringan dan kapasitas intelektual yang bisa diandalkan dalam mengawal pembangunan.

“Kami percaya alumni PMII memiliki kekuatan moral, intelektual, serta jaringan luas untuk ikut menjaga Kaltim tetap damai, adil, dan sejahtera,” tambahnya.

Ketua Umum PB PMII sekaligus anggota BPK RI, Fathan Subchi, yang membuka secara resmi Muswil V, menyebut IKA PMII sebagai rumah besar yang harus menjadi perekat bangsa.

“IKA PMII tidak boleh lagi terjebak dalam perpecahan dan pertikaian. Ini rumah besar yang harus membawa kontribusi bagi masyarakat. Kita harus menggerakkan potensi besar yang dimiliki alumni untuk kemajuan daerah dan bangsa,” katanya.

Ia juga menegaskan, perbedaan pandangan di tubuh alumni maupun kader PMII harus dijadikan kekuatan, bukan pemecah belah.

“Perbedaan pandangan harus merangkul sesama, bukan memecah. Kaltim harus tetap menjadi rumah yang damai, tentram, dan harmonis,” tegasnya.

Muswil V IKA PMII Kaltim diharapkan melahirkan ide, terobosan, serta inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan, termasuk pada pengelolaan sumber daya alam dan tata kelola ekonomi daerah. (yud)

Pendiri PMII Kaltim Pesan Jangan Cari Kepentingan Pribadi

September 5, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V Ikatan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Timur menjadi momentum penting agar mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah ke depan. Acara ini digelar di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kamis (4/9/25) malam.

Kiai Ali Gaiz

Salah satu tokoh yang turut hadir dalam forum tersebut adalah pendiri PMII Kaltim, Kiai Ali Gaiz. Ia menyampaikan pandangan mengenai perjalanan panjang PMII sejak awal berdiri tahun 1960 hingga kini.

Menurutnya, kondisi PMII saat ini jauh lebih baik dibandingkan masa awal berdirinya di Kaltim. Ia menuturkan, pada masa awal, jumlah kader masih sedikit dan perjuangan dilakukan pada situasi yang penuh tantangan, terutama karena adanya ancaman ideologi komunis.

“PMII sekarang jauh lebih baik, karena dulu kita pertama masih sedikit. Waktu itu karena zamannya pas ada PKI, jadi belum berjalan dengan baik semua. Karena ada musuh kan? Kalau sekarang ini kan enggak ada musuh,” kata Kiai Ali Gaiz.

Ia menggambarkan, situasi kala itu membuat kader PMII harus berjuang keras menghadapi tantangan. Berbeda dengan kondisi sekarang, di mana organisasi sudah lebih mapan, solid, dan memiliki ruang gerak yang lebih luas agar berkontribusi bagi umat.

Meski demikian, Kiai Ali menekankan, perjalanan organisasi tidak boleh membuat kader terlena. Ia mengingatkan agar PMII tetap berpegang pada nilai persatuan dan amanah dalam setiap langkah perjuangan.

“Harapan untuk PMII ke depannya kita lebih bersatu. Kemudian yang paling penting itu adalah amanah. Jangan berharap untuk mencari apa-apa, tapi betul-betul untuk kepentingan umat,” pesannya.

Muswil ke-V PMII Kaltim ini dihadiri berbagai tokoh dan alumni, serta menjadi wadah konsolidasi kader agar memperkuat visi organisasi. Kehadiran pendiri PMII Kaltim memberi makna tersendiri, mengingat pesan dan refleksi sejarah yang disampaikannya menjadi bahan renungan bagi generasi penerus. (yud)

Awal Oktober Bupati Cup Akan Digelar di Kubar

September 4, 2025 by  
Filed under Sepakbola

SENDAWAR – Perhelatan akbar kejuaraan Bupati Cup yang sangat dinantikan masyarakat Kutai Barat (Kubar) akan digelar awal Oktober 2025 mendatang. Hasil rapat dengan berbagai pihak disepakati mengizinkan setiap kecamatan memainkan lima orang pemain dari luar Kubar. Turnamen Bupati Cup akan diikuti 16 Kecamatan se-Kubar. Peserta merupakan putra dan putri dan digelar di Stadion Swalas Gunaq. Selain pemain dari luar Kubar, selebihnya diominasi pemain lokal ber KTP Kutai Barat.

Dalam audensi yang digelar Askab PSSI, Dispora dan juga KONI, Kamis (4/8/2025) bupati mengambil kesimpulan perhelatan Bupati Cup yang digelar tahun ini akan diikuti 16 kecamatan. Manajer tim ditangani camat dan sekcam di masing masing kecamatan.

Sebelumnya Kadispora Kubar, Gamas Laden mengusulkan maksimal hanya tiga sampai empat orang dari luar Kubar, selebihnya KTP Kutai Barat.

Sementara Ketua KONI Kubar, Agus Herawan mengusulkan pemain maksimal 5 orang dan pertandingan digelar setengah kompetisi.

Agus Herawan juga menyampaikan, mengingat belum pastinya tanggal keluarnya  anggaran untuk pelaksanaan Bupati Cup,  ia mengusulkan kegiatan tersebut bisa dimulai di awal Oktober mendatang. Masih ada waktu satu bulan persiapan menuju hari H nya pelaksanaan Bupati Cup.

Ketua Askab PSSI Kubar Teddy Rakhmat yang diusulkan sebagai ketua panitia pelaksana Bupati Cup menyampaikan, keputusan ada di tangan bupati.

“Kami semua sudah menugusulkan dan menyampaikan pendapat kami, tinggal keputusan di tangan bapak bupati yang mana menurut bapak bupati yang terbaik,” katanya.

Sementara itu Bupati Kubar, Feredrik Edwin memutuskan pemain dari luar Kubar, atau pemain yang di luar KTP Kubar dibatasi maksimal lima pemain, baik putra maupun putri.

“Selebihnya pemain Kubar bisa kolaborasi dengan pemain luar tersebut akan mendapatkan pengalaman dari pemain yang profesional,”ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk pelaksanaan nanti diharapkan di awal Oktober 2025, dan penutupan bisa di sela sela perayaan Dahau atau HUT Kubar.

“Saya minta kepada semua camat dan juga sekcam se-Kubar agar memperhatikan kegiatan pelaksanaan Bupati Cup ini,”benernya.

Ia juga berharap, kseluruh perusahaan yang beroperasi di Kutai Barat, baik pertambangan, perkebunan untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Bupati Cup. Selain untuk memajukan olahraga di Kubar, juga menjadi hiburan rakyat, dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kutai Barat ini melalui UMKM nya.

“Nanti akan saya undang semua perusahaan yang beroperasi di Kubar untuk membahas kegiatan ini,”tandasnya. (arf)

Bupati Kukar Tinjau Asrama dan Berdialog Dengan Mahasiswa di Yogyakarta

September 4, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

YOGYAKARTA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Alfian Noor, Kabag Prokom Ismed, dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Muhammad Jamil meninjau asrama Mahasiswa Kukar di Yogyakarta, Rabu (3/8/2025).

Peninjauan dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi Asrama yang telah direnovasi dan diresmikan setahun yang lalu.Selain meninjau kondisi asrama, bupati Aulia Rahman Basri jua menemui dan berdialog dengan para mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari berbagai kecamatan di Kukar.

“Berasal dari kecamatan mana saja ini,” tanya Aulia.

“Kami ada yang dari Kecamatan Kota Bangun Darat, Samboja, Anggana dan Kecamatan Tenggarong,” ujar salah seorang mahasiswi.

Aulia meminta para mahasiswa untuk menjaga nama baik daerah dengan bersikap dan berlaku sopan, serta harus menghormati adat istiadat, aturan, dan budaya di tempat tinggalnya dengan cara beradaptasi dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

“Jaga nama baik daerah (Kukar) dan keluarga dengan menjaga tingkat laku dan perbuatan serta tidak melakukan hal – hal yang bisa mencoreng nama baik daerah kita,“ pinta Aulia.

Bupati berjanji akan menindaklanjuti keluhan – keluhan yang disampaikan para mahasiswa terkait kondisi asrama dan juga sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Tadi yang disampaikan ada kebocoran plafon dan pembuangan air yang rusak akan segera kita perbaiki, dan untuk CCTV yang dimintakan karena ini sangat penting untuk memberikan rasa nyaman dan aman, juga akan segera kita realisasikan,” tegasnya.

Aulia juga menjelaskan terkait beasiswa yang belum sepenuhnya terealisasi akan dibayarkan penuh pada anggaran perubahan nanti. Hal tersebut terjadi karena adanya rasionalisasi dan pemangkasan anggaran di beberapa sektor.

Untuk diketahui mahasiswa yang tinggal di Asrama Kukar merupakan para mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 maupun S2 di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Dan untuk bisa menempati asrama harus melalui verifikasi dari bagian Kesra.

Adapun jumlah mahasiswa yang menempati tersebut, untuk asrama putri dihuni sebanyak kurang lebih 14 orang mahasiswa dan untuk asrama putra sebanyak 11 orang mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut Aulia Rahman Basri juga memberikan bantuan uang tunai untuk keperluan pembelian sarana dan prasarana yang rusak dan harus segera diganti sebagaimana yang dikeluhkan para mahasiswa. (kk01).

Profesi Jaksa Tuntut Tanggung Jawab Besar

September 4, 2025 by  
Filed under Nusantara

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin

JAKARTA – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 82 Gelombang I Tahun 2025, Kamis (4/9/2025), di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta.

Sebanyak 349 peserta yang sebelumnya berstatus calon jaksa kini dinyatakan lulus dan resmi menyandang jabatan sebagai Jaksa. Mereka juga otomatis tergabung dalam organisasi profesi Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA).

Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan  profesi jaksa adalah amanah mulia yang menuntut tanggung jawab besar.

“Saya tidak butuh jaksa yang hanya pintar tapi mengabaikan moral, atau cerdas namun tanpa integritas. Saya butuh jaksa yang pintar sekaligus berintegritas dan bermoral. Camkan itu!” tegasnya.

Burhanuddin juga memberi penghargaan khusus kepada lima peserta dari unsur TNI yang ikut serta dan dinyatakan lulus. Menurutnya, kehadiran unsur TNI dalam PPPJ akan memperkuat sinergi antar-institusi, terutama dalam penanganan perkara tindak pidana militer maupun koneksitas.

Ia menekankan bahwa integritas dan profesionalitas adalah benteng utama seorang jaksa. Siapa pun yang melenceng dari amanah jabatan akan diberi sanksi tegas.

“Siapa pun yang main-main dalam penegakan hukum akan saya sikat dengan tangan besi,” ujarnya tegas.

Pada kesempatan itu, Burhanuddin juga mengingatkan para lulusan mengenai tantangan ke depan. Mulai 2026, KUHP Nasional (UU Nomor 1 Tahun 2023) resmi berlaku. Hal ini, menurutnya, membutuhkan kemampuan penalaran hukum yang lebih terukur, hati-hati, dan berlandaskan keadilan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya hati nurani dalam menegakkan hukum.

“Rasa keadilan tidak ada di dalam teks undang-undang, melainkan di hati nurani. Jika hukum jauh dari rasa kemanusiaan, maka yang lahir justru ketidakadilan baru,” ucapnya.

Jaksa Agung juga mengingatkan para Adhyaksa muda agar siap ditempatkan di seluruh pelosok negeri, menjaga hidup sederhana, menghindari gaya hidup hedonis, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Sejak dilantik, setiap tindak-tanduk kalian bukan lagi hanya atas nama pribadi, melainkan cerminan wajah institusi Kejaksaan,” tandasnya.

Mengakhiri pesannya, Burhanuddin mengajak seluruh jaksa baru menanamkan nilai Tri Krama Adhyaksa: integritas, profesional, akuntabel, serta menjunjung sikap sabar dan syukur dalam pengabdian.

“Selamat bertugas. Jadilah jaksa yang membawa keadilan, kepastian, dan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb