KONI Kukar Ingin Kegiatan Olahraga Menyentuh Semua Kecamatan

November 28, 2025 by  
Filed under Olahraga

Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar

Tenggarong – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pemerataan kegiatan olahraga ke seluruh kecamatan sebagai upaya memperluas akses pembinaan atlet.

Hal ini disampaikan Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan event tidak boleh hanya berpusat di Tenggarong.

“Sebagai Ketua KONI, saya berharap kegiatan olahraga tidak hanya terpusat di Tenggarong, tetapi juga menyebar sampai ke kecamatan,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Chairil sapaan akrabnya menyebut bahwa wilayah pedalaman maupun pesisir memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet muda, sehingga pemerataan event menjadi langkah penting untuk memaksimalkan peluang tersebut.

“Kita perlu memberi kesempatan bagi talenta di pedalaman dan pesisir supaya mereka mendapatkan ruang kompetisi,” katanya.

Menurutnya, atmosfer pertandingan sangat mempengaruhi perkembangan atlet muda, terutama dalam membangun mental dan pengalaman bertanding. Karena itu, ia menilai agenda rutin di berbagai wilayah akan memberikan dampak signifikan bagi perkembangan atlet daerah.

“Ketika event menyebar, atlet-atlet muda akan merasakan langsung atmosfer kompetisi,” jelasnya.

Chairil mengakui beberapa cabang olahraga memang masih terfokus di Tenggarong karena fasilitas yang lebih lengkap. Namun ia memastikan bahwa fasilitas di kecamatan sebenarnya juga cukup menunjang, terutama yang dimiliki perusahaan-perusahaan besar.

“Untuk beberapa cabang olahraga fasilitasnya lebih ada di Tenggarong, tetapi perusahaan-perusahaan besar di kecamatan punya sarana yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

KONI Kukar membuka pintu kerja sama dengan perusahaan untuk memaksimalkan fasilitas tersebut dalam pembinaan atlet. Chairil menyebut bahwa kolaborasi dengan dunia usaha berpeluang mempercepat pemerataan kualitas olahraga.

“Kita bisa mengetuk perusahaan-perusahaan itu agar ikut mendukung pembinaan atlet,” tegasnya.

Ia berharap dorongan ini dapat memperkuat ekosistem olahraga hingga ke daerah-daerah, sehingga atlet berprestasi tidak hanya muncul dari pusat kabupaten.

“Kami ingin pembinaan berjalan merata supaya atlet dari seluruh penjuru Kukar bisa berkembang,” pungkasnya. (Adv dispora kukar/Rd)

PT PAMA dan SMK Negeri 2 Kubar Laksanakan Pelatihan K3LH dan Personal Branding

November 28, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2, Kelurahan Simpang Raya, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), bersama PT. Pamapersada Nusantara (PT PAMA) melaksanakan pelatihan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) dan Personal Branding. Kegiatan melibatkan tim rescue dari departemen SHE PT. PAMA selama dua hari, dan dilanjutkan Pelatihan Personal Branding dan Persiapan Prakerja selama dua hari setelahnya. Kegiatan ini berlangsung  di SMKN 2 Sendawar selama 4 hari, Selasa (25/11/2025).

Wakil Ketua Kurikulum Erniaty saat ditemui di ruangannya menyampaikan, kegiatan ini adalah pelajaran ektra kokurikuler dari siswa kelas sepuluh. Dikatakan, Siswa kelas sepuluh ada mata pelajaran dasar-dasar kejuruan diantaranya materi K3LH.

“Kami menggandeng pihak swasta dari induri seperti PT. PAMA agar bisa memberikan materi K3LH selama dua hari kepada siswa kelas 10 dan 11,” ujarnya.

Ia menyebut, tujuanya adalah selain mendapat teori dari sekolah mereka juga mendapatkan pengalaman yang tidak diberikan di sekolah. PT.PAMA memberikan praktisi lapangan dan industri mereka telah punya standar.

“Kalau siswa sudah mendapatkan ilmu dari praktisi lapangan ini otomatis mereka sudah mendapat gambaran dunia kerja,” katanya.

Diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan teori dan praktek dari guru saja di sekolah, tetapi mendapat wawasan dari perusahaan. Siswa nantinya dapat lebih siap turun ke industry dengan keahlian yang dimiliki.

“Kegiatan kami hari ini diantaranya, teori, diskusi, sesi dan mempresentasikan hasil diskusi,”bebernya.

Ia berharap kepada PT PAMA tidak bosan memberi materi di SMK Negeri 2. Sebagai sekolah kejuruan, sekolah ini sangat membutuhkan dunia industri sebagai mitra sekolah. Karena

“Kalau kami mengajarkan ke siswa terbatas,“ katanya.

Salah satu instruktur pelatihan K3LH tim rescue dari PT PAMA departement SHE, Fariz Ikhsan Nur Muhammad menyampaikan, tujuan tim rescue ini ke SMKN 2 berkolaborasi dengan CSR PAMA, untuk mengadakan sosialisasi serta penyuluhan bagaimana jika terjadi keadaan darurat di lingkungan sekolah ataupun lingkungan kerja.

“Kami mengajarkan kepada siswa mengatasi situasi jika ada kecelakaan di areal sekolah,” katanya.

Dicontohkan, jika ada luka yang terluka atau patah tulang, siswa dapat memberikan pertolongan pertama. Siswa juga diajarkan cara menangani kejadian kebakaran dalam skala kecil. Jika kebakaran dalam skala besar bisa tahu cara meminta bantuan. Karenanya tim rescue ini mengajarkan cara mengatasi jika terdapat kebakaran di areal ekolah atau di areal rumah.

“Harapannya, materi yang kami ajarkan di dua hari sebelumnya bisa bermanfaat bagi mereka. Jika ada kecelakaan mereka bisa menangani, bukan lagi seperti orang awam tetapi orang yang terlatih, dan jika terjadi kebakaran skala kecil mereka bisa menangani dengan benar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, selama dua hari ini anak anak mengikuti pelatihan, dan praktek lapangan dengan baik. Sekitar delapan puluh persen siswa memahami.

“Sebenarnya kegiatan ini tidak bisa pelajari hanya dua hari saja,” ujarnya.

Sedangkan untuk kegiatan Personal Branding, disampaikan oleh narasumber Muhammad Nur Rohman dari Departement Plant PT PAMA. Pemberian materi ini bertujuan agar anak murid sejak kelas X dapat lebih mengenali diri, potensi dan kekurangan sehingga dapat memepersiapkan diri menghadapi dunia industri setelah menyelesaikan masa SMK nya

“Ketika siswa  sudah mampu mengenali diri sendiri secara mendalam, maka mereka akan lebih bisa mengembangkan potensi dan karakternya untuk pembentukan jati diri mereka. Ini menjadi penting ketika mereka menghadapi dunia kerja sehinga lebih siap menjalani tahapan proses interview di perusahaan maupun bersosialisasi bermasyarakat pada umumnya,” jelasnya.

Selain personal branding, pada pertemuan hari ke-4, siswa-siswi SMKN 2 Sendawar pun mendapatkan pengenalan berbagai macam jenis Psikotest yang ada, harapannya dengan mulai dikenalkan sejak awal, siswa bisa mempersiapkan diri dan terbiasa menghadapi soal psikotest yang dimana sudah pasti menjadi salah satu proses yang akan selalu ditemui nantinya saat akan bekerja di dunia industri.

Sementara itu kepala sekolah SMKN 2 Raymundus menyampaikan apresiasi kepada pihak pihak yang sudah berkenan untuk berkontribusi terhadap SMKN 2, dan khususnya hari ini PT PAMA, dan sumbangsih mereka terhadap dunia pendidikan sangat luar biasa.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari mereka,”ujarnya.

Ia berharap kepada stakeholder yang ada Kutai Barat dapat memberikan bantuan ke sekolah yang sifatnya relevan, seperti meningkatkan kualitas pendidikan, mutu guru, kualitas peningkatan sarana dan prasarana di sekolah.

Dukungan dari dunia usaha seprti industri sangat dibutuhkan, khususnya di SMKN 2 ini. Karena orientasi SMK ini dunia kerja dan banyak dibekali ilmu yang bermanfaat, sehingga nanti dianggap kompeten menguasai bidang bidang atau jurusan yang mereka pilih.

“Kami berharapkan siswa memiliki keahliasn yang dapat diterima di dunia kerja,” kata Raymundus.(arf).

PHM Perkuat ESG dan Regulasi Bahan Peledak Lewat Workshop Keselamatan Forkomex 2025 di Yogyakarta

November 28, 2025 by  
Filed under Nusantara

YOGYAKARTA– PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dipercaya menjadi penyelenggara Workshop Safety Gudang dan Bahan Peledak Semester II Tahun 2025 pada pertengahan bulan November 2025 di Yogyakarta.

Agenda ini merupakan kegiatan tahunan Forum Komunikasi Eksplosif (Forkomex) Kalimantan–Sulawesi, yang memfokuskan pembahasan pada penguatan keselamatan dan tata kelola material peledak yang vital bagi operasi industri hulu migas.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul, Azhari Idris, menyampaikan optimisme atas kontribusi besar sektor migas Kalimantan dan Sulawesi ke depan.

“Tahun 2026 diperkirakan menjadi momen penting, karena wilayah Kalimantan dan Sulawesi diproyeksikan sebagai pusat produksi migas terbesar di Indonesia. Dua temuan cadangan migas baru akan menjadi penopang utama ketahanan energi nasional,” ujar Azhari.

Ia berharap Forkomex terus menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi teknis, sekaligus memastikan pengelolaan bahan peledak berjalan aman, profesional, dan selaras dengan standar keselamatan industri.

Kegiatan sekaligus menandai pengukuhan pengurus Forkomex periode 2025–2028, dengan visi “Mewujudkan forum profesional yang menjamin operasi migas berjalan aman, patuh regulasi, dan mendukung capaian produksi nasional.”

Visi tersebut diharapkan memperkokoh koordinasi antarinstansi dalam memastikan keamanan operasi pengeboran migas yang menggunakan bahan peledak.

Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani menegaskan, workshop bukan hanya forum diskusi, tetapi juga wadah untuk menyamakan standar keselamatan antar perusahaan dan institusi.

“Peningkatan kompetensi, pemahaman regulasi, dan pengenalan teknologi baru akan mendorong terciptanya operasi migas yang lebih aman, efisien, serta patuh terhadap ketentuan,” ucap Handri.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci menjaga integritas seluruh rantai operasi di sektor hulu migas.

Selama dua hari kegiatan, peserta menerima materi teknis yang komprehensif — mulai dari pembaruan standar regulasi, tata cara pemusnahan bahan peledak, hingga pengelolaan pergudangan.

M. Erwin Kurniawan dari SKK Migas Pusat dan Muti S. Desrini turut menjadi narasumber utama, mempresentasikan ketentuan terbaru terkait BMN/Non-Asset, fasilitas gudang, serta pedoman kepatuhan terhadap regulasi PMK dan PTK.

Selain materi regulasi, perusahaan layanan migas menampilkan inovasi teknologi yang mendukung efisiensi dan keselamatan operasi antara lain reactive liner, non-explosive cutter, dddressable system serta combo unit karya anak bangsa

Rangkaian inovasi tersebut membuka peluang akselerasi transformasi digital dalam manajemen bahan peledak di industri migas.

Komitmen Forkomex 2025–2028: Zero Incident dan Transformasi Digital Forkomex menegaskan kembali target strategis periode 2025–2028, yang mencakup zero Incident di seluruh operasi eksplosif, peningkatan kompetensi dan sertifikasi personel, efisiensi tanpa hambatan regulasi dan penguatan digitalisasi tata kelola bahan peledak.

Seluruh agenda dirancang agar proses hulu migas mampu menopang pencapaian target produksi energi nasional. (*)

Target Sepakbola SEA Games 2025, Mantan Menpora Berbeda dari Pemerintah

November 28, 2025 by  
Filed under Sepakbola

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali

JAKARTA – Pernyataan Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, yang menyebut, federasi boleh berbeda dengan pemerintah dalam penentuan target cabang olahraga, khususnya sepakbola di SEA Games 2025, memunculkan tanda tanya besar.

Pengamat olahraga Fritzs Simandjuntak mengatakan sebagai mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2019-2024, Zainudin Amali tentu sangat memahami SEA Games adalah sebuah ajang multi event yang sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah, bukan federasi.

“Mulai dari pendanaan, pengiriman atlet, hingga penetapan jumlah kontingen, semuanya diatur dan dibiayai oleh pemerintah,” ujar Fritzs di Jakarta, Kamis (27/11).

Berbeda dengan single event yang memang menjadi ranah federasi, SEA Games memerlukan sinkronisasi antarlembaga demi menjaga tata kelola olahraga nasional tetap rapi dan terarah. SEA Games merupakan domain pemerintah, wajar bila pelaksanaan dan simbol penting seperti pelepasan kontingen dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia.

Artinya, posisi pemerintah bukan hanya penyandang dana, tetapi juga pemegang mandat strategis. Maka, ketika muncul pernyataan, federasi boleh berbeda dari pemerintah, secara tidak langsung hal itu menempatkan PSSI dan pemerintah dalam posisi berseberangan.

Lebih membingungkan lagi, ujarnya pernyataan Zainudin muncul ketika target pemerintah (Kemenpora) menetapkan medali perak, sementara PSSI bersikeras mempertahankan medali emas.

Dalam proses evaluasi penentuan target, federasi justru duduk bersama Kemenpora dan Tim Evaluasi yang noebene dibentuk pada era Zainudin Amali saat menjabat Menpora. Tim ini bahkan tetap dilanjutkan Menpora saat ini, Erick Thohir, sebagai wujud kesinambungan tata kelola olahraga.

“Peran tim evaluasi dengan mengkaji partisipasi cabor atau atlet di SEA Games sebelumnya, dan juga pencapaian akhir di turnamen-turnamen, akan menjadi pintu bagi Kemenpora untuk memperketat kriteria pengiriman ke ajang multi event. Hanya atlet atau cabor yang dinilai memiliki potensi meraih medali yang akan diberangkatkan untuk memastikan efisiensi dan fokus pada prestasi,” jelasnya lebih lanjut.

Fritzs melanjutkan, jika memang Tim Evaluasi dianggap tidak relevan atau sudah tidak dipercaya lagi, sikap yang lebih elegan sebenarnya  membicarakannya secara langsung dengan Menpora. Bukan menyampaikan pesan yang berpotensi menimbulkan persepsi adanya friksi antara federasi dan pemerintah.

“Dalam konteks multievent yang menjadi wajah olahraga nasional di level internasional, harmonisasi antara federasi dan pemerintah bukan hanya perlu tetapi wajib,” pungkasnya. (*)

Jasa Raharja Ikut Operasi Gabungan di Kutai Barat

November 27, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

KUTAI BARAT – Upaya meningkatkan keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas kembali diperkuat Jasa Raharja melalui operasi gabungan di Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (27/11/2025). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Satlantas Polres Kutai Barat dan Bapenda sebagai program terpadu untuk menekan pelanggaran lalu lintas serta meningkatkan ketertiban administrasi kendaraan.

Pada operasi tersebut, petugas melakukan pengecekan kelengkapan berkendara, memberikan imbauan keselamatan, serta memeriksa kepatuhan administrasi kendaraan. Para pengendara juga diberi edukasi terkait pentingnya menaati aturan lalu lintas, menjaga keaktifan surat kendaraan, dan menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar.

Selain fokus pada keselamatan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mensosialisasikan kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bagian dari tertib administrasi. Petugas turut menjelaskan manfaat SWDKLLJ yang berfungsi sebagai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan baik dari para pengendara, terutama karena pendekatan persuasif dan humanis yang diberikan. Perwakilan Jasa Raharja Kutai Barat, Imam Mukthar Rofik, menyampaikan apresiasi atas sinergi antarinstansi dalam operasi gabungan ini.

“Kami sangat menghargai kerja sama antara Satlantas Polres, Bapenda, dan Jasa Raharja Kubar. Operasi gabungan tidak hanya soal penertiban, tetapi juga membangun budaya disiplin dan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan,” ujarnya.

Imam menambahkan, edukasi terkait ketertiban administrasi kendaraan sama pentingnya dengan penegakan aturan keselamatan. Pembayaran PKB dan SWDKLLJ, bukan hanya kewajiban administrasi, tetapi bagian dari sistem perlindungan masyarakat dan peningkatan pembangunan daerah.

Ia menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk terus mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas di Kutai Barat. “Kolaborasi seperti ini akan terus kami dorong. Semoga upaya bersama ini dapat menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat,” tutupnya.

Melalui operasi gabungan ini, Jasa Raharja berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berkendara serta ketertiban administrasi sebagai bentuk kepatuhan dan perlindungan diri. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1459757
    Users Today : 1363
    Users Yesterday : 5300
    This Year : 396267
    Total Users : 1459757
    Total views : 12857242
    Who's Online : 45
    Your IP Address : 216.73.216.84
    Server Time : 2026-03-11