BNNP Kaltim  Sita 42 Kg Sabu Selama 2025

December 30, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA  – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur mencatat capaian signifikan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sepanjang tahun 2025.

Meski jumlah berkas perkara menurun menjadi 39 kasus dengan 36 tersangka, jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita mengalami lonjakan tajam. Sepanjang 2025, BNNP Kaltim menyita sabu seberat 42.420,32 gram, ganja 1.861 gram, serta 684 butir ekstasi. Pada tahun 2024 lalu BNNP Kaltim menangani 50 kasus dengan 50 tersangka dan menyita sabu 3.903,8 gram, ganja 14.238,45 gram.

“Capaian ini cukup menggembirakan. Dengan keterbatasan sumber daya, baik anggaran, personel, maupun sarana, kami tetap berupaya bekerja maksimal dengan dukungan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat,” ujar Rudi Hartono. Kepala BNNP Kalimantan Timur Brigjen Pol Rudi Hartono saat menyampaikan rilis akhir tahun di Kantor BNNP Kaltim, Jalan Rapak Indah, Samarinda, Senin (29/12/2025).

Selain penindakan, BNNP Kaltim juga memperkuat upaya pencegahan melalui tes urine sebagai deteksi dini. Sepanjang 2025, sebanyak 15.720 orang telah menjalani tes urine, dengan 176 orang dinyatakan positif narkotika. Di sektor rehabilitasi, layanan rawat inap meningkat dari 131 klien pada 2024 menjadi 145 klien pada 2025, sementara rehabilitasi rawat jalan menjangkau 179 klien.

Upaya pencegahan berbasis masyarakat juga terus diperluas melalui pembentukan enam Desa dan Kelurahan Bersinar yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Program tersebut diperkuat dengan intervensi berbasis masyarakat, agen pemulihan, serta pemetaan daerah rawan narkotika agar strategi penanganan lebih tepat sasaran. (lia)

Aktivitas Ekonomi Tinggi Jadi Faktor Penarik Jaringan Narkotika di Kaltim

December 30, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Tingginya aktivitas ekonomi dan pergerakan masyarakat menjadi faktor utama yang membuat Kalimantan Timur rentan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur Brigjen Pol Rudi Hartono mengatakan, posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu provinsi dengan tingkat pendapatan tertinggi secara nasional justru menjadi faktor penarik bagi jaringan narkotika.

“Dengan PDRB tertinggi kedua setelah DKI Jakarta, daya beli masyarakat dinilai cukup besar,” kata Rudi saat memberikan keterangan kepada wartawan dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 BNNP Kaltim di Samarinda, Senin (29/12/2025).

“Daerah yang ekonominya kuat biasanya menjadi sasaran. Banyak sektor dengan penghasilan tinggi seperti pertambangan, perkebunan, minyak dan gas. Ini meningkatkan kerentanan,” ujarnya.

Selain faktor ekonomi, tingginya mobilitas penduduk juga memperbesar peluang masuknya narkotika. Aktivitas kerja yang menuntut waktu panjang di lapangan dinilai turut memengaruhi pola konsumsi sebagian pekerja.

Penyalahgunaan narkotika kerap menyebar melalui lingkungan pergaulan. Karena itu, pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga perlu menyasar komunitas dan lingkungan kerja.

“Penyalahgunaan narkotika itu sering berkembang melalui pergaulan. Maka penguatan pencegahan di tingkat masyarakat sangat penting,” pungkasnya.

Rudi mengungkapkan, jaringan narkotika yang masuk ke Kalimantan Timur berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Kalimantan Utara, Sumatra, Jawa, hingga luar negeri.

“Pernah juga kita temukan jaringan dari Malaysia. Ini menunjukkan Kalimantan Timur cenderung dijadikan pasar, bukan sekadar jalur,” jelasnya. (lia)

Sabri dan Linan Kurniahu

December 29, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

DUA pengusaha senior Balikpapan menutup  tahun 2025 dengan kegiatan menarik. Mereka mengikuti program “Ngobrol Santai with Rhenald Kasali” di Rumah Perubahan (Jakarta Escafe) milik sang profesor di Jalan Mabes 2 No 5, Jatimurni, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (28/12).

Mereka adalah Dr Sabri Ramdani, pengusaha yang bergerak di bidang kapal penyeberangan (feri) dengan bendera PT Sadena Mitra Bahari (SMB). Sebelumnya dia juga bergerak di bidang farmasi dan pernah dipercaya menjadi pengurus Kadin dan dirut Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) milik Pemprov Kaltim.

Sabri alumnus Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI). Teman Prof Rhenald. Dulu juga aktivis kampus dan sering terlibat dalam berbagai aksi unjuk rasa. Satu angkatan juga dengan Prof Hermawan Sulistyo alias Prof Kiki, yang dikenal sebagai penasihat ahli Kapolri.

Seorang lagi, Linan Kurniahu, pemilik Blue Sky Hotel (BSH), yang juga sukses membuka usaha café dan lounge di berbagai tempat terutama bandara. Penampilan Linan sangat bersahaja. Tak suka terlalu menonjol, tapi dia sukses meneruskan usaha mendiang ayahnya, Linan Eko Putro (Om Soen) yang dirintis sejak 52 tahun silam dengan bendera PT Bumi Liputan Jaya (BLJ).

Sarapan dan minum kopi dulu di café Rumah Perubahan

Selain di Balikpapan, BSH juga ada di Jakarta. Salah satu hotelnya, Blue Sky Pandurata bekerjasama dengan Pemprov Kaltim. Lounge-nya hadir di semua bandara besar, dari Soekarno-Hatta sampai Sepinggan Balikpapan. Dia juga membuka restoran masakan Jepang, Ita Suki di Senayan City, Central Park, Cilandak Town Square, Casablanca sampai Alam Sutera.

Ingat Blue Sky, ingat juga roti mantaunya yang sangat terkenal dan nyaman. Pak Dahlan Iskan, wartawan hebat dan mantan menteri BUMN pernah bilang: “Roti mantau terenak di dunia adalah roti mantau olahan Blue Sky.” Apalagi dulu dipadu dengan daging payau yang empuk.

Cafenya dengan nama De Café selain di Balikpapan juga baru dibuka di Samarinda. Langsung laris dan didatangi begitu banyak konsumen. “Mau makanan enak dan tempat kongkow yang nyaman, ya tempatnya di De Café,” kata rekan saya, Zaenal Abidin dan Ibu Sri Asril.

Tadinya saya bersama Dr Agung Sakti Pribadi, direktur eksekutif Universitas Mulia (UM) Balikpapan akan ikut bergabung. Tapi Agung mendadak batal karena rapat evaluasi kampusnya belum selesai. Saya sendiri gagal terbang karena sulitnya mendapat tiket. Maklum lagi musim liburan sehingga penerbangan sangat padat.

Agung berniat mengundang Prof Rhenald untuk memberikan kuliah umum kepada ribuan mahasiswa UM. “Prof Rhenald sangat menginspirasi dengan program Rumah Perubahan dan karya buku-bukunya tentang manajemen yang sangat populer,” katanya bersemangat.

Rumah Perubahan adalah karya inspiratif dan sukses dari Prof Rhenald Kasali, yang dirintis sejak tahun 2007 bersama sang istri, Elisa Kasali. Guru besar FEUI ini terpanggil untuk melakukan perubahan nyata dengan memperbarui kesejahteraan masyarakat. Sekalian dia ingin menunjukkan buka cuma pintar teori, tapi bisa juga dalam praktiknya.

Dia membangun kawasan seluas 7 hektare yang didesain untuk kita berakrab ria dengan alam sekaligus menjadi tempat belajar untuk perubahan hidup lebih sejahtera. Prof Rhenald memberikan jasa pelatihan dan konsultasi manajemen perubahan atau transformasi di antaranya me  with Rhenald Kasali.”

“Rumah Perubahan saya dirikan untuk membentuk masyarakat berani menata hidup di hari esok, mempersiapkan diri menghadapi perubahan membaca tanda-tanda zaman dan membuat diri atau usahanya tetap relevan,” kata Prof Rhenald, ayah 2 anak yang sekarang berusia 65 tahun.

Rumah Perubahan juga disebut Jakarta Escafe, karena posisinya persis berada di perbatasan Jakarta. Jadi tempat ini juga didesain sebagnai wadah escape bagi orang-orang kota yang penat dengan keriuhan kota, yang penuh kesesakan.

SERU BINCANGNYA

Acara “Bincang Santai with Rhenald Kasali” berlangsung seru. Pesertanya sekitar 100 orang dari berbagai unsur. Ada pengusaha, manajer dan staf perusahaan, mahasiswa dan ibu rumah tangga. “Apa yang disampaikan Prof Rhenald selalu menarik dan menginspirasi, apalagi kita tinggal beberapa hari lagi memasuki tahun baru 2026 yang bakal penuh tantangan,” kata seorang peserta.

Prof Rhenald sempat memperkenalkan Dr Sabri dan Linan Kurniahu. Dia menyebut Sabri, apoteker yang sukses menjadi pengusaha kapal penyeberangan. Ketika Prof Rhenald mendukung pembebasan Ibu Ira Puspadewi, Dirut PT ASDP, Sabri sempat diwawancarainya untuk memberikan informasi seluk beluk usaha di kapal penyeberangan. Sabri sendiri punya 8 kapal feri, beroperasi di Balikpapan sampai Bali.

Waktu saya masih di media Kaltim Post, kita bikin acara di Gedung Biru untuk memotivasi pengusaha Balikpapan terutama para pemula untuk mampu bersaing. Edukasi seperti itu ternyata sangat penting saat ini, apalagi Balikpapan jadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Prof Rhenald menyebut Linan sebagai pengusaha legendaris dengan produk Blue Sky Hotel, sejumlah lounge di berbagai bandara, café dan resto termasuk juga roti mantaunya.

Linan sempat didaulat bicara. Menurut Linan, jadi pengusaha harus konsisten dan tidak gampang menyerah. Harus ulet dan jangan mudah patah semangat. Kegagalan sangat baik untuk memberi pelajaran dan evaluasi. Itu kita alami semua termasuk anak sendiri. “Saya juga pernah mengalami kegagalan,” jelasnya.

Menurut Prof Rhenald, dalam hidup dan berusaha kita jangan bertahan dengan kondisi yang ada. “Orang cepat bosan,  jadi kita harus sering melakukan perubahan,” tandasnya.

Dalam suasana yang santai dan segar, Prof Rhenald banyak memaparkan perkembangan bisnis dan ekonomi masa lalu, masa sekarang dan prospek di masa depan. Peserta bincang sangat puas, karena komunikasi dengan guru besar itu sangat nyaman dan penuh keakraban. Selamat  tinggal 2025 dan selamat memasuki tahun baru 2026.(*)

Andi Wibowo Nahkodai PWI Kukar 2025–2028

December 29, 2025 by  
Filed under Berita

TENGGARONG – Konferensi Kabupaten (Konferkab) Ke-III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memilih Andi Wibowo sebagai Ketua PWI Kukar periode 2025–2028. Proses pemilihan berlangsung demokratis dan kondusif, menandai babak baru kepemimpinan organisasi profesi wartawan di Kukar.

Sebanyak empat orang calon bersaing pada Konferkab ini. Andi Wibowo meraih 17 suara, disusul Bambang Irawan 12 suara dan Ufqil Mubin 1 suara. Calon lainnya Muhammad Rafi’i tidak mendapat suara.

Ketua PWI Kalimantan Timur, Abdurrahman Amin, menegaskan profesionalisme dan integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga kehormatan pers. Ia mengingatkan agar wartawan tetap berpihak pada kepentingan publik dengan menyajikan informasi yang jujur, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Pers tidak boleh menjadi alat untuk menyenangkan pihak tertentu. Tugas utama wartawan adalah menyampaikan fakta apa adanya kepada masyarakat,” tegasnya.

Rahman menambahkan, jabatan dalam organisasi bersifat sementara dan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan itu ada masanya. Namun, cara kita memperlakukan sesama pengurus dan anggota akan dikenang sepanjang hidup,” katanya.

Ia mengingatkan agar kepengurusan baru tidak hanya fokus pada pemilihan ketua, tetapi juga pada penyusunan program kerja yang realistis dan dapat direalisasikan. Menurutnya, banyaknya program tidak menjadi tolok ukur keberhasilan, melainkan sejauh mana program tersebut benar-benar dijalankan.

Rahman menegaskan tantangan utama organisasi profesi wartawan terletak pada kompetensi dan kesejahteraan. Namun, ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi harus menjadi prioritas utama.

“Jika kompetensi wartawan baik, kesejahteraan akan datang dengan sendirinya. Jangan dibalik. Kompetensi harus dibangun terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kukar terpilih Andi Wibowo menyatakan komitmennya untuk membawa PWI Kukar menjadi organisasi yang lebih profesional, solid, dan berintegritas, sekaligus terus memperjuangkan kesejahteraan wartawan.

“Kondisi hari ini berlangsung kondusif. Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi saya, melainkan kemenangan seluruh tim. Ini adalah kemenangan bersama untuk membangun PWI ke depan agar lebih baik,” katanya.

Ia berharap seluruh anggota PWI Kukar dapat semakin solid dan melangkah bersama dalam satu arah perjuangan. Terkait susunan kepengurusan, Andi menyebut akan segera menyusunnya bersama tim formatur sebelum diserahkan kepada PWI Provinsi Kalimantan Timur untuk diproses lebih lanjut. (intan)

Telkomsel Dukung Kenyamanan Pengalaman Digital dan Kelancaran Komunikasi Momen Sekumpul di Kalimantan Selatan

December 28, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

BANJARMASIN – Terus konsisten mengambil peran terdepan sebagai digital connectivity enabler, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk #MelayaniSepenuhHati dengan menghadirkan jaringan yang andal serta layanan dan ragam produk berkualitas dalam mendukung pengalaman digital terbaik dan kelancaran komunikasi Jemaah selama momen 5 Rajab 1557 H yang berpusat di Sekumpul Martapura Kalimantan Selatan.

Telkomsel telah memperkuat seluruh elemen jaringan guna mengantisipasi lonjakan trafik layanan pada saat acara berlangsung dengan menghadirkan 6 unit compact mobile (combat) BTS 4G/LTE, 15 unit imacro BTS 4G, penambahan kapasitas 8 BTS 4G/LTE, optimalisasi 35 BTS eksisting baik pada jaringan 5G maupun 4G/LTE, serta menghadirkan 25 unit Massive Multiple Input Multiple Output (MIMO) untuk memberikan kapasitas pengguna yang lebih banyak serta pengalaman pelanggan Telkomsel yang lebih konsisten, mendukung kenyamanan layanan data pada kondisi keramaian yang dipadati oleh jamaah momen 5 Rajab 1447 H.

General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya menyampaikan, Telkomsel konsisten mendukung momen 5 Rajab 1447 H yang berpusat di Sekumpul Martapura Kalimantan Selatan. Kami juga telah melakukan serangkaian kegiatan terkait optimalisasi maupun penambahan kapasitas jaringan Telkomsel guna memastikan kondisi jaringan tetap prima sehingga pelanggan dan para jemaah nyaman berkomunikasi selama kegiatan berlangsung,” kata Wendy.

Didukung Hyper 5G Telkomsel sebagai operator seluler pertama yang menghadirkan 5G di Kalimantan Selatan pada Oktober 2025 lalu, salah satunya di titik keramaian Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor. Serta lebih dari 5.210 BTS 4G/LTE Telkomsel yang saat ini hadir di Kalimantan Selatan dengan lebih dari 93 persen jaringan 4G/LTE Telkomsel telah menjangkau wilayah populasi di Kalimantan Selatan sehingga pelanggan dapat memaksimalkan layanan broadband dengan koneksi cepat Telkomsel.

General Manager Mobile Consumer Business Region Telkomsel Kalimantan, Eureka Meliala, mengatakan, melalui layanan komunikasi yang andal serta dukungan solusi digital Telkomsel kami ingin memastikan para jemaah, panitia, dan masyarakat setempat dapat berkomunikasi dengan lancar, aman, dan nyaman. Kami berharap dukungan ini dapat memberikan pengalaman digital terbaik dan kelancaran komunikasi bagi seluruh lapisan masyarakat setempat serta jamaah dari luar kota yang hadir.”

Untuk memberikan kemudahan akses layanan serta upaya mengoptimalkan pengalaman aktivitas digital para jemaah, Telkomsel menghadirkan ragam program, produk, dan layanan yang dapat melengkapi sekaligus menunjang berbagai kebutuhan komunikasi pelanggan selama acara 5 Rajab 1447 H. Telkomsel telah menyiagakan 8 posko diantaranya 3 Posko Utama di Serampi Ponsel Sekumpul Depan, Lia Cell Sekumpul Ujung, GraPari Telkomsel Jalan PM. Noor Banjarbaru, 3 Posko Reguler di Pertiwi Cell Sekumpul Raya, Hilya Cell Jalan Tanjung Rema, SH Cell Jalan Pendidikan, serta 3 Posko lainnya di Q Mall Banjarbaru kawasan Pal 2 Banjarmasin, dan Rest Area Binuang.

Pada Posko-posko Telkomsel tertentu, juga disediakan layanan pengecekan kesehatan secara gratis, minuman dingin dan wifi gratis bagi pengunjung posko. Selain itu, Telkomsel juga membagikan kuota paket data gratis bagi pengunjung posko untuk mendukung kenyamanan pengalaman digital dan kelancaran komunikasi silaturahmi. Pelanggan dan para jemaah juga tetap dapat mengakses layanan pelanggan Telkomsel di aplikasi MyTelkomsel, website telkomsel.com, GraPARI, Call Center 188, maupun media sosial @Telkomsel. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1071591
    Users Today : 4008
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 8101
    Total Users : 1071591
    Total views : 10554394
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02