Reformasi Hukum dan Integritas Jadi Fokus Utama Rakernas Kejaksaan

January 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jaksa Agung ST Burhanuddin

JAKARTA – Kejaksaan Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 pada Selasa (13/1/2026). Agenda tahunan tersebut dibuka Jaksa Agung ST Burhanuddin dan dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring terbatas dengan partisipasi daring melalui Zoom Meeting.

Rakernas tahun ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Kejaksaan dalam Reformasi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik melalui Peningkatan Akuntabilitas dan Integritas.” Tema tersebut menegaskan komitmen Kejaksaan untuk tidak hanya mengejar capaian penindakan, tetapi juga membangun institusi yang transparan, profesional, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut menjadi narasumber secara virtual, di antaranya Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Jaksa Agung ST Burhanuddin memaparkan arah kebijakan strategis Kejaksaan yang akan menjadi landasan kerja sepanjang 2026. Ia menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh program Kejaksaan dengan kebijakan nasional dan arahan Presiden RI agar penegakan hukum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Burhanuddin menginstruksikan agar setiap kebijakan dan program kerja disusun secara terukur, terencana, dan akuntabel dalam mendukung Asta Cita Presiden serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kejaksaan juga menyatakan kesiapan mengawal program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Selain itu, Burhanuddin mendorong percepatan transformasi kelembagaan melalui penerapan konsep Advocaat Generaal. Konsep tersebut mencakup penguatan Single Prosecution System yang menegaskan posisi jaksa sebagai pengendali perkara (dominus litis) sekaligus pengacara negara. Ia juga menyinggung pentingnya penyusunan master plan dan road map kelembagaan, penyeragaman penerapan hukum, hingga pemanfaatan mekanisme baru seperti Deferred Prosecution Agreement (DPA).

Isu integritas aparatur menjadi perhatian serius dalam Rakernas kali ini. Jaksa Agung menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meminta Bidang Pengawasan berfungsi sebagai penjamin mutu sumber daya manusia Kejaksaan. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah integrasi data sanksi disiplin antara Bidang Pengawasan dan Bidang Pembinaan guna menutup celah promosi bagi pegawai yang terbukti melanggar aturan.

Memasuki 2026, Kejaksaan juga dihadapkan pada tantangan baru seiring mulai berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Jaksa Agung menegaskan perlunya kesiapan institusi, baik dari sisi regulasi, sumber daya manusia, maupun pola kerja.

Di bidang pengembangan SDM, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan diarahkan untuk memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan riil serta sertifikasi kompetensi guna mencetak aparatur yang profesional, adaptif, dan berkarakter.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi prioritas. Di sektor intelijen, Kejaksaan akan mengoptimalkan Big Data Intelijen Kejaksaan (BDIK) berbasis kecerdasan buatan (AI). Sementara dalam pemulihan aset, Badan Pemulihan Aset didorong memaksimalkan penelusuran, pengelolaan, dan pengembalian aset hasil tindak pidana demi memulihkan kerugian negara secara berkelanjutan. Adapun penanganan tindak pidana khusus, khususnya korupsi, difokuskan pada pencegahan kebocoran APBN serta penguatan peran Kejaksaan dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan sesuai ketentuan terbaru.

Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan moral dan integritas sebagai pijakan utama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Work in silence, let success speak. Bekerjalah dalam diam, biarkan kesuksesan yang berbicara,” tutup ST Burhanuddin. (*)

“Jangan Antre Lagi ya Bapak Presiden”

January 13, 2026 by  
Filed under Opini

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berfoto bersama jajaran Pertamina setelah peresmian proyek RDMP Balikpapan.(Ist)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek perluasan kilang minyak (RDMP) Pertamina Balikpapan, Senin (12/1). Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol sirine.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden RI dengan ini meresmikan proyek infrastruktur terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” ucap Prabowo yang disambut tepuk tangan bergemuruh dari undangan dan ribuan pekerja kilang.

Peresmian proyek ini semula dijadwalkan 17 Desember 2025, tapi mendadak ditunda. Pekerjaan dan penyelesaian proyek tersebut juga tertunda sekitar satu tahun. Harusnya selesai 2024 lalu. Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri pernah menjelaskan masalah yang dihadapi terkait dengan kontraktor.

Kontrator yang dimaksud adalah konsorsium Joint Operation (JO) yang di dalamnya terdapat perusahaan besar dari Korea Selatan, Hyundai.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengakui proyek RDMP Balikpapan banyak dramanya. Awal Mei 2024 ada bagian proyek terbakar. “Saya tidak tahu apa terbakar atau ada yang membakar,” ucapnya. Lalu diturunkan tim Irjen untuk melakukan investigasi. “Ternyata ada udang di balik batu. Ada pihak yang tidak rela kita swasembada energi. Maunya kita harus impor terus,” ungkapnya.

Bahlil memang menegaskan, tahun 2026 Indonesia tidak impor solar lagi. Karena sudah tercukupi dari kilang Balikpapan dan penerapan kebijakan biodiesel B50. “Malah kita surplus 1,4 juta kilo liter,” jelasnya.

Presiden Prabowo mengaku bangga dan bersyukur dengan selesainya proyek RDMP Balikpapan. “Saya menyambut bahagia dan merasa sangat bangga atas yang kita hasilkan. Ini momen bersejarah bagi sektor energi nasional,” katanya bersemangat.

Dengan selesainya proyek RDMP, kemampuan pengolahan kilang Balikpapan naik dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu. Itu terbesar dalam sejarah perminyakan Indonesia. Kualitas produknya juga setara dengan Euro 5 dan bakal menuju Net Zero Emission.

Proyek bernilai Rp124 triliun dengan melibatkan 24 ribu pekerja itu, membawa dampak besar dari sisi pengeluaran negara. Karena bisa menghemat devisa sekitar Rp60 triliun.

Ketika mengawali sambutan, ada narasi yang menarik dari Presiden. Ketika menyebut Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, dia sempat tertegun. “Ini bersaudara ya? Kakak-adik,” tanyanya. “Ngga papa asal dipilih yang benar,” lanjutnya. Lalu dia menanyakan apakah Wagub Kaltim Seno Aji hadir? Seno langsung berdiri memberi hormat. “Soalnya dia orang Gerindra, jangan Golkar aja,” ucapnya disambut gerr undangan.

Prabowo juga sempat mengecek kehadiran Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura Sultan Adji Mohammad Arifin.  “Hadir, Yang Mulia?,” tanyanya. Sultan langsung berdiri memberi hormat. “Sultan kok ditaruh di belakang, di depan dong,” kata Presiden. Ini bisa jadi teguran kepada Protokol Istana.

Soal Sultan Kutai sempat heboh waktu peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2024 di Istana Ibu Kota Nusantara (IKN). Sultan tak hadir karena undangannya tidak sampai. Padahal saat itu Presiden Joko Widodo mengenakan busana Kesultanan Kutai. Dan sebagian kawasan IKN juga masuk wilayah Kutai Kartanegara.

Dalam peresmian kemarin, ada hal yang disorot warganet. Ketika peninjauan, Presiden mendapat penjelasan dari salah seorang tim manajemen Pertamina bahwa proyek yang dilaksanakan Pertamina ini berjalan lancar. “150 juta jam tanpa accident,” katanya dengan mantap.

Video Lambe.kaltim menyorot dengan tajam penjelasan tersebut. Teksnya bunyinya begini. “Gak takut dosa. Pertamina diduga bohongi Presiden. 150 juta jam tanpa accident. Anak buah Bahlil gak jelas.”

Berbagai komentar negatif juga muncul di media sosial.  “Kebohongan terbesar di pesta akbar bulan K3,” kata akun dayat200. “17.123 tahun jika dikonversi ke tahun, ngga masuk akal,” kata odingdd.

Dari pemberitaan selama ini banyak kejadian di proyek RDMP. Media RIAUSATU.COM misalnya mempublikasi hasil penelitian lembaga pemantau energi Center of Energy and Resources Indonesia (CERI).

CERI mengungkapkan ada eksiden yang terkesan ditutupi. Yaitu Akhmad Faroqi, pekerja di RDMP meninggal tersengat aliran listrik di area tangki P5 Kilang RDMP (RU V) Balikpapan pada 29 September 2025.

Pada Oktober 2025 juga terjadi kecelakaan kerja akibat longsor di Area Lawe-Lawe, Penajam Paser Utara (PPU), yang menewaskan tiga pekerja PT Semen Indonesia Logistik (Silog). Area Lawe-Lawe juga bagian dari proyek RDMP.

Sebelumnya 25 Mei 2025 juga terjadi kebakaran saat tahap pre star-up yang mengakibatkan kemiringan kolom fractionator. Ini berpotensi mengganggu kemampuan CDU IV mencapai kapasitas maksimal setelah revamp.

Sementara itu, masyarakat Kaltim terutama warga Balikpapan menyambut gembira diresmikannya proyek RDMP.  Mereka berharap, setelah peresmian, tak ada lagi pemandangan antre minyak di SPBU di kota ini. “Apa artinya kita punya kilang terbesar di Indonesia, kalau masih antre. Itu sama saja seperti tikus mati di tangki minyak, eh di lumbung padi,” kata Musro, seorang sopir truk yang sudah merasakan antre minyak berhari-hari.

“Jangan antre LPG juga ya Bapak Presiden, capek kita tiap hari berburu elpiji 3 kilo ,” kata Ibu Siti Berkah di Gunung Pipa.

Antrean minyak di Balikpapan terakhir terjadi bulan Mei 2025. Di mana-mana SPBU kehabisan stok. Anggota DPRD sempat marah-marah. “Memalukan Balikpapan yang disebut Kota Minyak berubah menjadi Kota Antre Minyak,” kata mereka.

Ratusan pedagang makanan kaki lima di sekitar proyek RDMP juga mengaku waswas. Dengan rampungnya proyek RDMP, maka ribuan tenaga kerja di sana secara bertahap akan berkurang. Itu pasti berdampak dengan omset mereka. Hal yang sama juga dikhawatirkan oleh ratusan ojek dan pemilik kos-kosan.

SENJA MENDARAT DI IKN

Selesai acara di RDMP, Prabowo langsung terbang ke IKN menggunakan pesawat helikopter keprersidenan, AgustaWestland 189.

Menjelang senja dia mendarat persis di depan Istana Garuda. Pemandangannya jadi sangat menarik dengan lampu warna-warni yang menghiasi Istana. Prabowo sempat berkomentar rumput yang diinjaknya. “Ini rumput beneran atau apa? Bagus sekali,” katanya saat disambut Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Prabowo turun dari heli didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono dan Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka Prabowo. Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya yang sudah tiba lebih dulu, turut menyambut kedatangan bosnya.

Basuki tampaknya bahagia sekali. Dia mencium tangan Presiden. Karena ini kunjungan yang sangat penting dan strategis mengingat Prabowo baru pertama kali menginjakkan kakinya di IKN sejak dia dilantik jadi Presiden, 20 Oktober 2025.

Beda dengan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Presiden Jokowi itu sudah dua kali ke sana. Kunjungannya terakhir persis menjelang pergantian tahun kemarin. Dia memberi isyarat tahun 2026 ini akan berkantor di IKN setelah Istana Wapres selesai dibangun.

Yang menarik, Presiden langsung bermalam di Istana. Ini kali kedua Istana Garuda ditiduri seorang presiden. Sebelumnya dilakukan oleh Presiden Jokowi. Baru Selasa pagi Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke berbagai proyek strategis IKN dan mengecak progres terakhir.

Pembangunan IKN tahun 2026 ini memasuki pembagunan fase kedua, di mana kegiatannya banyak dipusatkan untuk membangun gedung kantor lembaga legislatif dan yudikatif.

Dalam kunjungan ini, Prabowo kembali menegaskan visinya untuk menjadikan IKN sebagai “Ibu Kota Politik” pada tahun 2028. Jadi tak perlu diragukan lagi soal komitmen Presiden Prabowo terhadap IKN.(*)

Sekda Kukar Tekankan Transparansi dan Efektivitas dalam Penyusunan RKPD 2027

January 13, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono menegaskan pentingnya proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Pemerintah Kabupaten Kukar Tahun 2027 yang digelar di Ruang Serbaguna Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan kecamatan se-Kukar.

Sunggono menyampaikan bahwa kick off meeting ini menjadi tahapan awal yang penting untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh perangkat daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan tahun 2027.

Ia juga mengapresiasi respons positif dari seluruh perangkat daerah yang hadir, serta komitmen OPD untuk mengikuti seluruh tahapan perencanaan yang telah dijadwalkan. Menurutnya, setelah kick off ini, proses perencanaan akan dilanjutkan dengan tahapan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.

Sunggono mengungkapkan adanya kesepakatan perubahan skenario pelibatan OPD dalam forum RKPD perangkat daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan fokus. Ke depan, forum RKPD akan dikelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dikoordinasikan oleh masing-masing asisten sesuai bidangnya.

“Forum RKPD perangkat daerah akan kita kelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dilaksanakan di bawah koordinasi para asisten, yakni Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, serta Asisten III bidang administrasi umum. Dengan pola ini, kita harapkan prosesnya lebih efektif dan OPD yang terlibat bisa langsung berkoordinasi sesuai dengan urusannya masing-masing,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam setiap forum perencanaan, termasuk forum-forum yang ada di masing-masing bidang urusan.

“Challenge kita adalah memastikan stakeholder terkait dapat terlibat aktif. Misalnya di Asisten I ada Forum Anak, Dewan Pendidikan, dan forum lainnya. Ini mohon menjadi perhatian pemerintah daerah agar dapat difasilitasi dengan baik, sehingga forum RKPD benar-benar berjalan sesuai dengan substansi dan kebutuhan pembangunan,” pungkas Sunggono.

 

Dengan penyusunan RKPD yang terencana, terkoordinasi, dan partisipatif, Pemkab Kukar berharap arah pembangunan daerah tahun 2027 dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada rapat yang dimoderatori Asissten III Dafip Haryanto tersebut juga diisi paparan dari Plt. Kepala Bappeda Sy.Vanessa Vilna, dan penyampaian dari kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bahari Joko Susilo, dan dilakukan dialog serta masukan dari OPD. (kk01).

Ketua RKM Kukar Sesalkan Protokol Kepresidenan Tempatkan Sultan Kutai Duduk di Belakang

January 12, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Tangkapan layar Sultan Kutai ketika menyapa Presiden RI dalam kunjungannya ke Kaltim

KALTIM  – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) organisasi masyarakat Remaong Kutai Menamang (RKM) Kutai Kartanegara (Kukar), Moch Saddam Jordi, menyayangkan perlakuan protokoler kepresidenan dalam kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Dikatakan Jordi, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Yang Mulia H Adji M Arifin, tidak ditempatkan di jajaran tamu kehormatan terdepan dalam acara penyambutan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Menurut Jordi, penempatan Sultan Kutai di barisan belakang dinilai tidak mencerminkan penghormatan terhadap kedudukan dan nilai historis Kesultanan Kutai Kartanegara sebagai kerajaan tertua di Nusantara.

“Ini sangat disayangkan. Sultan Kutai Kartanegara adalah simbol adat, sejarah, dan kehormatan masyarakat Kutai. Sudah seharusnya beliau berada di posisi paling terhormat,” ujar Jordi, Selasa (13/1/2026).

Kekecewaan tersebut semakin terasa ketika Presiden Prabowo Subianto secara langsung menegur dan menyapa satu per satu pejabat daerah yang hadir. Presiden memulai dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, hingga tiba pada giliran Sultan Kutai Kartanegara.

“Presiden sendiri terlihat terkejut saat mengetahui Sultan Kutai duduk di barisan belakang. Ini menjadi bukti bahwa secara etika dan protokoler, penempatan tersebut memang tidak pantas,” kata Jordi.

Ia menilai kejadian ini menunjukkan lemahnya sensitivitas protokoler terhadap tokoh adat dan budaya lokal. Jordi pun meminta agar ke depan pihak protokoler dalam tingkatan pemerintahan lebih menghormati nilai-nilai kearifan lokal, terutama dalam agenda kenegaraan yang melibatkan pemimpin adat.

“Ini bukan sekadar soal tempat duduk, tetapi soal penghormatan terhadap martabat adat dan sejarah daerah,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait menyikapi polemik protokoler penempatan duduk para tamu undangan dalam kunjungan kerja Presiden RI ke Kaltim.

CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Hadirkan Standar Baru dalam Pengelolaan Kekayaan bagi Nasabah HNWI

January 12, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Bagi nasabah dengan aset bernilai signifikan, tantangan pengelolaan kekayaan kini semakin kompleks, mulai dari optimalisasi investasi, perlindungan aset, hingga memastikan keberlanjutan nilai dan perencanaan warisan bagi generasi berikutnya. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meluncurkan CIMB Private Wealth, segmen nasabah baru yang dirancang khusus bagi High Net-Worth Individuals (HNWI) untuk mengelola dan mengembangkan aset secara optimal.

Kehadiran segmen ini merupakan bentuk apresiasi CIMB Niaga kepada nasabah istimewa dengan total saldo gabungan mulai dari Rp5 miliar, melalui penyediaan layanan perbankan untuk nasabah di segmen private yang lebih personal, komprehensif, dan terintegrasi lintas negara.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyatakan, kehadiran CIMB Private Wealth merupakan langkah strategis perseroan untuk mendampingi nasabah dalam membangun kekayaan yang berkelanjutan. CIMB Private Wealth dirancang untuk mendukung kebutuhan nasabah istimewa dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan secara optimal, tidak hanya untuk bertumbuh, tetapi juga untuk menciptakan warisan bermakna bagi generasi penerus.

“Ini sejalan dengan purpose kami Advancing Customers & Society, untuk senantiasa membantu nasabah dan masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi serta aspirasi, termasuk dalam hal wealth management,” ujar Noviady di Jakarta, Senin (12/1/2026).

CIMB Private Wealth berfokus pada tiga pilar utama, yakni True Experiences, True Value, dan True Access. Pada pilar True Experiences, nasabah mendapatkan pengalaman layanan premium melalui pendampingan tim Wealth Partner khusus, akses airport lounge di dalam dan luar negeri, layanan airport pick-up dan concierge, hingga berbagai keistimewaan lainnya. Di antaranya perolehan reward miles dua kali lipat melalui program double Poin Xtra, bunga tabungan yang lebih optimal, serta bisa menikmati bunga KPR istimewa sampai 0% dengan menghubungkan hingga 9 rekening tabungan. Nasabah juga dapat menikmati bebas biaya admin tanpa batas, transfer antar bank, dan top-up e-wallet masing-masing hingga 100x per bulan.

Melalui pilar True Value, CIMB Private Wealth menghadirkan solusi finansial yang dirancang secara personal, di antaranya mencakup akses ke ragam produk investasi lengkap dan komprehensif, fasilitas Wealth Credit Line yang memanfaatkan portofolio investasi sebagai jaminan untuk fasilitas pinjaman yang fleksibel, serta solusi pembiayaan properti dan kendaraan dengan penawaran khusus. Selain itu, nasabah juga bisa menikmati layanan perencanaan warisan dan legacy planning yang terintegrasi, termasuk solusi proteksi, dan transaksi litas negara dengan 15 mata uang asing dengan garansi nilai yang lebih baik.

Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung menambahkan, selain kedua value di atas, nasabah CIMB Private Wealth juga dapat menikmati True Access yang memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengelola kekayaan secara seamless melalui jaringan CIMB Group di berbagai negara. Nasabah memperoleh akses ke ratusan cabang dan executive lounge, kemudahan transaksi bernilai besar melalui kanal digital OCTO by CIMB Niaga, dilayani oleh tim Wealth Partner yang dirancang khusus untuk mendampingi nasabah CIMB Private Wealth, yang terdiri dari Senior Relationship Manager, Investment Specialist, dan Lifestyle Concierge melalui Preferred & Private Assistant 1500-800, serta konektivitas layanan perbankan regional yang mendukung kebutuhan finansial dan investasi lintas negara.

Dari sisi solusi finansial, CIMB Private Wealth menghadirkan layanan pengelolaan kekayaan yang terintegrasi, mencakup akses ke beragam produk investasi, solusi pembiayaan, serta layanan perencanaan warisan. Seluruh layanan tersebut didukung oleh jaringan CIMB Group, sehingga memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengelola aset lintas negara secara lebih seamless. Informasi lengkap tentang CIMB Private Wealth dapat diakses di cimb.id/privatewealth.

“Kami memastikan pengalaman layanan yang terintegrasi, baik secara fisik maupun digital, sesuai dengan kebutuhan nasabah. Melalui peluncuran segmen ini, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjadi mitra perbankan terpercaya, khususnya nasabah di segmen Private, dalam perjalanan pengelolaan kekayaan nasabah di setiap fase kehidupan,” ujar Budiman. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb