Berhasil Optimalkan Sumur HPPO, PT Pertamina Hulu Mahakam Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil

January 29, 2026 by  
Filed under Berita

Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatatkan pencapaian positif pada awal tahun 2026 ini melalui tambahan produksi minyak sebesar 2.000 barel per hari (bph) dari dua sumur High Pour Point Oil (HPPO) di Lapangan Handil, Kalimantan Timur. Produksi kedua sumur HPPO tersebut melampaui perkiraan awal yang tertuang dalam Work Program & Budget (WP&B) 2026, yaitu sekitar 400 bph. Tambahan ini meningkatkan total kontribusi produksi sumur HPPO di operasi PHM menjadi 3.000 bph, termasuk produksi dari satu sumur di Lapangan Tambora yang telah beroperasi sejak 2024.

Kedua sumur HPPO di Lapangan Handil memiliki karakteristik khusus, dimana minyak yang diproduksikan memiliki titik tuang (pour point) lebih tinggi dibandingkan temperatur operasi pipa sebesar 25 derajat celcius. Tanpa penanganan khusus, kondisi ini berpotensi menyebabkan minyak menjadi padat dan menghambat aliran pipa produksi.

Senior Manager Production PHM, Robert Roy Antoni, menjelaskan bahwa PHM menerapkan chemical treatment Pour Point Depressant (PPD) yang mampu menurunkan titik tuang minyak hingga 21 derajat celcius. “Blok Mahakam merupakan lapangan mature dengan karakteristik sumur yang semakin menantang. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen kami untuk terus mencari solusi agar sumur-sumur challenging, atau sumur yang memiliki kompleksitas tinggi dan sebelumnya belum tersentuh, dapat diproduksikan secara optimal,” ujar Robert.

Sementara itu General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menambahkan bahwa keberhasilan memproduksikan sumur-sumur dengan tantangan operasional dan teknikal yang semakin kompleks telah menjadi bagian dari pengalaman dan kompetensi PHM. Sebelumnya, PHM berhasil mengoperasikan 17 sumur minyak beremulsi dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di lapangan gas Tunu, Tambora, Sisi Nubi, Peciko, dan South Mahakam, yang secara kumulatif menghasilkan tambahan produksi hingga 5.200 bph berdasarkan pengukuran di kepala sumur.

Keberhasilan pengembangan sumur HPPO dan sumur beremulsi tersebut menegaskan komitmen PHM untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan lapangan mature. Dengan tambahan produksi dari sumur HPPO dan beremulsi itu, PHM memasuki tahun 2026 dengan rata-rata produksi minyak mencapai 25 ribu bph, atau sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan target WP&B yang ditetapkan Pemerintah. “Kami meyakini bahwa keberlanjutan operasi dan bisnis merupakan kunci dalam mendukung kebijakan transisi energi Pertamina, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target produksi nasional sebesar 1 juta barel minyak dan 12 miliar standar kaki kubik gas pada tahun 2029 atau lebih cepat,” tegas Setyo.

Ia juga menambahkan, Perusahaan meyakini bahwa investasi hulu migas, baik eksplorasi maupun eksploitasi, sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan produksi migas Perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita Pemerintah terkait swasembada energi. (*)

50 Unit Yamaha TMAX Sold Out dalam Waktu 25 Menit di Program Order Online

January 29, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Program order online MAX Special Livery & TMAX TECHMAX telah resmi dibuka (25/1). Melalui program spesial tersebut, Yamaha Indonesia membuka kesempatan selama 5 hari (25-29 Januari) bagi seluruh konsumen untuk bisa mendapatkan segera unit MAXi kesayangannya, mulai dari MAX Special Livery (TMAX, XMAX, dan NMAX) hingga TMAX TECHMAX dengan jumlah unit terbatas.

Salah satu produk terbaru yang dijual kembali dan menjadi bagian dari MAXi, yakni Yamaha TMAX berhasil mengundang antusiasme yang luar biasa dari seluruh konsumen, khususnya untuk dapat segera meminang motor ini. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Yamaha TMAX, baik MAX Special Livery maupun TECHMAX yang langsung ludes terjual di hari pertama program order online.

“Senang sekali pada akhirnya produk baru Yamaha TMAX resmi dijual kembali dan semakin memperkaya varian di jajaran keluarga MAXi Yamaha. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dan antusiasme konsumen yang begitu besar terhadap Yamaha TMAX, di mana dalam program order online yang kami selenggarakan, Yamaha TMAX langsung sold out hanya dalam waktu 25 menit. Respons positif ini tentunya menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi produk yang tidak hanya unggul secara teknologi, namun juga selaras dengan gaya hidup para pengguna setia MAXi yang ingin terus step up dan tampil semakin premium serta eksklusif di level yang berbeda,” ujar Hendri Kartono, Assistant General Manager Sales PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Yamaha TMAX berhasil mencatatkan pengajuan order yang impresif pada hari pembukaan penjualan di website resmi www.maxi25.com. Sebanyak 50 unit Yamaha TMAX, baik varian MAX Special Livery maupun TECHMAX langsung sold out hanya dalam kurun waktu 25 menit, dengan total nilai penjualan ditaksir mencapai Rp23 miliar rupiah dalam sekali transaksi.

Keberhasilan ini tidak hanya sekadar membuktikan presensi Yamaha TMAX yang langsung mendapatkan tempat spesial di hati konsumen Indonesia. Namun, keberhasilan ini turut membuktikan konsistensi Yamaha dalam mendengarkan aspirasi konsumen dan terus melahirkan inovasi produk yang semakin mendukung kebutuhan berkendara dan lifestyle para pengguna yang semakin premium dan eksklusif.

Inovasi itu kini nampak pada berbagai aspek yang terdapat di Yamaha TMAX generasi ke-9 (model 2025), mulai dari peningkatan teknologi mesin muktahir, penyematan fitur-fitur eksklusif, serta suguhan detail desain yang semakin mempertegas reputasi Yamaha TMAX sebagai “Premium Sport Scooter,” yang mampu meningkatkan kualitas berkendara para pengguna ke level yang lebih tinggi.

Selain Yamaha TMAX, Yamaha XMAX Connected dengan 25th Livery Special pun juga menjadi unit yang paling banyak diminati oleh konsumen dalam program order online. Sama seperti Yamaha TMAX, sebanyak 50 unit Yamaha XMAX pun juga langsung ludes terjual pada hari pertama program spesial ini, dengan catatan waktu penjualan hanya kurang dari 25 menit.

Program order online saat ini masih terus berlangsung. Bagi para konsumen yang ingin segera membawa pulang MAXi Yamaha favoritnya, ajukan sekarang juga dengan kunjungi website www.maxi25.com hingga Kamis, 29 Januari setiap pukul 19.00 WIB, dengan kesempatan pengajuan yang hanya dibuka selama 25 menit saja. Jadi siapa cepat dia dapat. Adapun, Yamaha juga akan menyediakan kuota tambahan MAX Special Livery khusus untuk varian NMAX NEO S dan NMAX NEO selama periode program order online.

Terkait dengan program order online, dapat mengakses link https://maxi25.com/ dan dapatkan segera berbagai benefit menarik. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/ (*)

Serikat Pekerja PLN Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Energi Listrik

January 29, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – Serikat Pekerja PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan energi listrik nasional melalui Sidang ke-6 Gugatan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Rabu (28/1/2026). Sidang ini menjadi bagian dari perjuangan konstitusional SP PLN untuk memastikan pengelolaan ketenagalistrikan tetap berada di tangan negara dan berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia.

Sidang tersebut turut dihadiri oleh anggota SP PLN dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk dukungan moral dan solidaritas perjuangan. Selain itu, hadir pula solidaritas Forum Komunikasi Serikat Pekerja BUMN (Forkom SP BUMN) yang terdiri dari berbagai serikat pekerja BUMN, koordinator Public Services International (PSI) Indonesia, menegaskan bahwa isu kedaulatan energi merupakan kepentingan bersama lintas sektor dan lintas serikat.

Dalam persidangan ini, SP PLN menghadirkan Saksi Ahli, Eddy Denastiadi Erningpradja, sebagai Direktur SDM dan Umum PT PLN (Persero) Tahun 2009–2014. Kehadiran beliau memberikan perspektif historis, struktural, sekaligus moral mengenai proses penyusunan RUPTL serta perbedaan mendasar antara RUPTL pada masa lalu dengan RUPTL 2025–2034 yang saat ini digugat.

Di hadapan majelis hakim, Eddy Denastiadi menjelaskan, RUPTL pada masa ia menjabat diposisikan sebagai instrumen strategis negara, bukan sekadar dokumen perencanaan teknis. RUPTL menjadi peta jalan ketenagalistrikan nasional yang harus menjaga keseimbangan antara pembangunan, kemampuan negara, serta kepentingan jangka panjang rakyat Indonesia.

Eddy menilai, RUPTL 2025–2034 menunjukkan pergeseran orientasi yang signifikan, di mana porsi pembangkit listrik lebih banyak diberikan kepada Independent Power Producer (IPP) atau swasta. Menurutnya, kondisi ini berpotensi menggerus peran negara melalui PLN dalam mengendalikan sektor strategis ketenagalistrikan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Dengan nada reflektif, Eddy menegaskan bahwa kebijakan kelistrikan seharusnya tidak disusun semata berdasarkan angka dan proyeksi keuntungan, serta tidak boleh mengutamakan kepentingan pihak swasta atau sekelompok pihak tertentu di atas kepentingan negara dan rakyat secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa listrik bukanlah komoditas biasa, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan keadilan sosial dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Eddy mengkritisi penerapan skema take or pay (ToP) dalam kerja sama dengan IPP. Skema tersebut dinilai menempatkan PLN pada posisi yang dirugikan karena harus menanggung kewajiban pembayaran meskipun listrik tidak terserap. Kondisi ini membuat PLN seolah-olah tidak mampu membangun dan mengelola pembangkit sendiri, padahal secara kapasitas dan pengalaman, PLN memiliki kemampuan tersebut.

 

Terkait proses penyusunan RUPTL, Eddy menegaskan bahwa secara normatif penyusunan RUPTL merupakan kewenangan internal PLN yang dimulai dari Direktur Utama PLN. Apabila proses tersebut dilakukan dengan dasar hukum yang keliru atau menyimpang dari ketentuan peraturan perundang-undangan, maka RUPTL yang dihasilkan berpotensi cacat hukum sekaligus mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Ketua Umum SP PLN dalam keterangannya menegaskan bahwa gugatan ini lahir dari panggilan tanggung jawab dan hati nurani. “Kami menegaskan kembali, perjuangan ini bukan hanya untuk karyawan PLN, termasuk juga seluruh Insan yang bekerja di sektor ketenagalistrikan jumlahnya sekitar 200 ribu orang. Kami berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan energi nasional tetap terjaga,” tegasnya.

Ketua Umum SP PLN juga mengingatkan agar jangan sampai sektor ketenagalistrikan mengalami kondisi serupa dengan apa yang diapami sektor distribusi BBM, antara SPBU Pertamina dan swasta beberapa waktu yang lalu. Ia menyoroti potensi penguasaan pembangkit listrik oleh swasta hingga 76 persen yang dapat berpotensi melemahkan kendali negara dan membuka risiko terjadinya kembali peristiwa padam total, seperti yang pernah terjadi di Nias pada tahun 2016.

Dalam persidangan, Ketua Umum SP PLN menyampaikan analogi yang menggambarkan situasi tersebut secara sederhana namun bermakna. PLN diibaratkan sebagai rumah makan Padang, sementara pembangkit listrik adalah dapurnya. Jika dapur itu dikuasai pihak lain, maka PLN hanya akan menjual masakan jadi yang dibeli dari dapur orang lain, sehingga harga dan keuntungan sepenuhnya ditentukan pihak luar dan pada akhirnya berpotensi merugikan negara serta rakyat.

Kuasa Hukum SP PLN, Dr. Redyanto Sidi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterangan saksi ahli dalam sidang ini semakin memperkuat dalil-dalil gugatan SP PLN. Ia menegaskan bahwa pandangan saksi ahli Eddy Denastiadi sejalan dengan keterangan saksi ahli sebelumnya, Prof. Kamarullah, yang sama-sama menyoroti adanya cacat hukum dan penyimpangan prinsip penguasaan negara dalam penyusunan RUPTL 2025–2034.

Melalui Sidang ke-6 Gugatan RUPTL 2025–2034 ini, SP PLN bersama solidaritas Forkom SP BUMN menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukan bukanlah penolakan terhadap pembangunan, melainkan upaya menjaga agar pembangunan ketenagalistrikan nasional berjalan dalam koridor hukum, etika, dan keadilan sosial, demi terwujudnya kedaulatan listrik dan ketahanan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)

Maybank Group Luncurkan ROAR30

January 28, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Presiden Komisaris / Presiden & Group CEO Maybank Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Direksi Maybank Group

JAKARTA – Malayan Banking Berhad (Maybank Group)  meluncurkan strategi lima tahun terbarunya hingga 2030, ROAR30. Strategi ini dibangun di atas tiga pilar utama untuk memperkukuh komitmen Maybank Group, Humanising Financial Services, melalui layanan perbankan yang berlandaskan nilai, mengembangkan bisnis berskala besar untuk memperkuat posisi kepemimpinan Maybank Group di industri, serta memperkokoh landasan strategis berkelanjutan perusahaan agar Maybank Group tetap tangguh di masa depan.

Sebagai pilar pertama sekaligus inti dari strategi ROAR30, komitmen Humanising Financial Services dibangun di atas layanan yang berlandaskan nilai-nilai. Pilar ini memiliki tiga tujuan utama, yakni menghadirkan pengalaman unggul bagi nasabah, menciptakan dampak positif bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan dan penguatan ekonomi riil.

Seiring dengan pertumbuhan segmen wealth, ditambah dengan aliran perdagangan dan investasi yang masuk ke kawasan ASEAN, serta meningkatnya permintaan global terhadap Keuangan berbasis Syariah, Maybank Group akan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki di kawasan ini dan potensi pasar yang tersedia. Berangkat dari latar belakang tersebut, maka pilar strategis kedua difokuskan pada pengembangan empat lini Bisnis Berskala Besar, yaitu Institusi keuangan Syariah global, Manajemen kekayaan (wealth management) regional, Bank transaksi dan pembayaran regional; serta Bank korporasi dan investasi regional.

Pilar ketiga, yaitu membangun Maybank Group agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang, bertujuan untuk semakin memperkuat landasan strategis bank dengan fokus pada tiga area inti, di antaranya untuk membangun tenaga kerja, budaya, dan organisasi berkualitas; memanfaatkan potensi penuh teknologi, data, dan kecerdasan buatan (AI); serta mengoptimalkan produktivitas dan alokasi modal untuk memacu kinerja perusahaan.

Melalui strategi ROAR30, Maybank Group menargetkan pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan sasaran Return on Equity (ROE) sebesar 13–14% pada 2030. Selain itu, Maybank Group juga menargetkan peningkatan sejumlah indikator kinerja utama lainnya, yakni Net Interest Margin (NIM) di atas 2,05%, rasio Biaya terhadap Pendapatan (Cost-to-Income Ratio/CIR) sebesar 47% atau lebih rendah, serta rasio CASA di atas 41%.

Pada peluncurannya, President & Group CEO Maybank Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, menyampaikan bahwa strategi ROAR30 merupakan bagian penting dalam memperkuat kapabilitas dan kinerja Maybank Group, agar dapat melayani nasabah serta seluruh pemangku kepentingan dengan lebih optimal, tidak hanya hingga 2030 tetapi juga setelahnya.

Seiring dengan selesainya strategi M25+, strategi lima tahun ke depan ini semakin menegaskan tujuan Maybank Group dengan fokus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham melalui peningkatan ROE yang berkelanjutan. Melalui strategi ROAR30, kini Maybank Group memasuki fase percepatan pertumbuhan dengan membangun bisnis berskala besar untuk memaksimalkan peran bank di pasar ASEAN yang kian signifikan.

“Bertumpu pada rekam jejak yang telah teruji, kami melihat Malaysia, Indonesia, dan Singapura sebagai pasar utama yang akan menjadi pendorong utama pertumbuhan dan profitabilitas, didukung oleh keunggulan penawaran yang dimiliki masing-masing pasar. Di luar pasar utama, kami akan menghubungkan rekam jejak regional kami melalui strategi jaringan yang terpadu untuk mendukung nasabah di manapun mereka berada,” kata  Sri Khairussaleh Ramli. (*)

 

PT Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Tahun 2025

January 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dari aspek keselamatan, operasi, lingkungan, dan tata kelola perusahaan.

Capaian tersebut disampaikan dalam Townhall Meeting (THM) Direktur Utama PHI yang berlangsung di Jakarta pada Beberapa hari yg lalu, yang sekaligus menjadi momen peringatan HUT Satu Dekade PHI bertemakan “10 Years Strong for Indonesia”.THM tersebut diikuti oleh ribuan pekerja PHI-Regional 3 Kalimantan secara hybrid dari berbagai lokasi kerja di Jakarta, Balikpapan, maupun wilayah operasi lainnya yang tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Direktur Utama PHI Sunaryanto memaparkan kinerja perusahaan pada aspek keselamatan, operasi dan produksi, finansial, human capital, dan program pemberdayaan masyarakat yang dicapai sepanjang tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa keselamatan senantiasa menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas perusahaan. “Kita mencatatkan kinerja keselamatan yang baik. Saya tegaskan, tidak ada target produksi yang lebih penting dari keselamatan. Tahun 2026, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Anto, sapaan akrab Sunaryanto.

Di aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), Perusahaan berhasil mencatatkan 41,8 juta jam kerja selamat, dengan NoA 0 dan TRIR 0,12.

Sedangkan pada aspek lingkungan, Perusahaan meraih tujuh kandidat rating Hijau dan empat rating Biru pada PROPER 2025. Dari sisi operasi, kinerja produksi dan lifting minyak maupun berhasil melampaui target yang ditetapkan, sekaligus mencerminkan efektivitas perencanaan, kinerja operasi, dan kuatnya kolaborasi lintas fungsi di Perusahaan.

Pada kinerja eksplorasi, Perusahaan mencapai target 100 persen melalui pengeboran sumur SBKD-001, MDP-1X, dan SS-123, dengan seluruh sumur eksplorasi mencatatkan discovery. Hasil di atas target juga dicatatkan oleh jumlah pengeboran sumur pengembangan, work over dan well service. Dampaknya terlihat pada peningkatan cadangan 1P dan 2C di atas target.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Meidawati menyampaikan rasa syukur atas kinerja Perusahaan dan peringatan 10 tahun perjalanan PHI yang penuh makna dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Ia mengatakan, satu dekade ini adalah perjalanan panjang yang diwarnai oleh kerja keras, kolaborasi, dan prestasi bersama seluruh pekerja.

“Pada hari ini kita bersyukur kepada Allah Swt. karena PHI telah genap berusia 10 tahun. Ini adalah perjalanan prestasi yang tidak singkat, dan semua capaian ini merupakan hasil dari komunikasi dan kerja sama yang baik seluruh pihak,” ujarnya.

Meidawati juga menyampaikan apresiasi atas berbagai pencapaian sepanjang tahun 2025. Menurutnya, PHI berhasil menorehkan kinerja positif yang patut dibanggakan, khususnya pada aspek produksi migas.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja produksi minyak dan gas yang melampaui target RKAP atau Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan,” katanya.

Terkait aspek HSSE, Meidawati menyampaikan bahwa kinerja keselamatan di lingkungan Perusahaan terus terjaga dengan baik.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat keandalan aset dan pengamanan area operasi agar seluruh aktivitas berjalan semakin aman dan andal. “Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa budaya keselamatan harus terus disosialisasikan dan benar-benar dipahami serta dilaksanakan, mulai dari pimpinan tertinggi hingga para frontliner di lapangan,” tegasnya.

Ia berharap momentum ulang tahun ke-10 ini menjadi penguat semangat seluruh insan PHI untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga keselamatan kerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi ketahanan energi Indonesia.

Pada THM kali ini, Anto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja atas dedikasi dan ketangguhan dalam menjaga keandalan operasi di tengah kompleksitas lapangan tua (mature).

“Produksi migas tetap terjaga, fasilitas berjalan andal, dan pasokan energi dari Kalimantan terus mengalir karena kedisiplinan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh Perwira.

Ini bukan hasil kerja satu orang atau satu fungsi, tetapi kerja kolektif seluruh elemen organisasi dan pekerja,” imbuhnya.

Memasuki 2026, Anto menegaskan kembali komitmen PHI untuk terus mengedepankan keselamatan, profitable investment, dan tata kelola yang kuat sebagai fondasi keberlanjutan, sejalan dengan semangat “10 Years Stronger” dan visi PHI untuk terus mendukung ketahanan energi nasional pada dekade-dekade mendatang.

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Melalui anak perusahaan dan afiliasinya yang bekerja sama dengan SKK Migas, PHI menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur, dan Tanggap Bencana guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1455918
    Users Today : 2824
    Users Yesterday : 5108
    This Year : 392428
    Total Users : 1455918
    Total views : 12826381
    Who's Online : 42
    Your IP Address : 216.73.216.180
    Server Time : 2026-03-10