Pemprov Kaltim dan ITK Sepakati Solusi Beasiswa Program Pascasarjana MMT

January 28, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemprov Kaltim bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menyepakati solusi bagi mahasiswa Program Pascasarjana MMT yang sempat kehilangan status penerima Program GratisPol Pendidikan, dengan skema perpindahan dari kelas eksekutif ke kelas reguler.

Kesepakatan ini menjadi jalan keluar atas kegelisahan sedikitnya tujuh mahasiswa MMT ITK, termasuk 2 orang mahasiswa lainnya, yang sebelumnya dinyatakan lolos sebagai penerima GratisPol pada September 2025, namun menerima surat pembatalan dua minggu menjelang pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester dua.

Melalui surat tertanggal 8 Januari 2026 disebutkan, mahasiswa kelas eksekutif tidak dapat menerima beasiswa GratisPol. Padahal, perkuliahan telah berjalan satu semester dan mahasiswa dihadapkan pada kewajiban pembayaran biaya kuliah sekitar Rp15 juta agar dapat melanjutkan studi.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Pemprov Kaltim dan ITK menggelar rapat koordinasi pada Rabu (28/1/2026). Rapat ini dihadiri Tim Ahli Gubernur Tommy Pusriadi dan Reza Padillah, Kepala POD Setdaprov Kaltim Siti Sugiyanti, Plh. Kabiro Kesra Setdaprov Kaltim Muhammad Hamsani, Ketua TP2G Bohari Yusuf  bersama anggotanya Mustaid Yusuf dan K.H. Nasikin, Pengarah TP2G Zulkarnaen.

Hadir pula jajaran dari verifikator TP2G, yakni Fika Rahmayani, Andi Dini Hapsari, Astri Viani, Muhammad Syamsudin, Adela Lestari, Almira Jamalina Yumna, Yoga Aulia Ramadhani, Lia Rusdiana, Nanda Fajrul Hanif dan Sugianto.

Sementara dari ITK, dihadiri Kabiro Akademik dan Umum Yuspian; Pth. Kepala Bagian Akademik Ike Wayan Norma Yunita; serta Ketua Tim Kerja Humas dan Keprotokolan Nabila Khaerunnisa.

Kepala Biro (Kabiro) POD Setdaprov Kaltim, Siti Sugiyanti menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada masalah antara Pemprov Kaltim dan ITK sebagaimana isu yang sempat beredar di ruang publik. Menurutnya, koordinasi antara kedua pihak selama ini berjalan dengan baik.

“Beberapa isu yang muncul sebelumnya lebih disebabkan oleh miskomunikasi administratif, dan sudah diselesaikan melalui mekanisme resmi,” ungkapnya melalui press release.

Ia menjelaskan, Pemprov Kaltim dan ITK juga telah menyepakati solusi serta langkah tindak lanjut bagi tujuh mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir dalam Program GratisPol Pendidikan.

Penanganan dan tindak lanjut terhadap mahasiswa bersangkutan akan dilakukan secara bersama oleh Pemprov Kaltim dan ITK, sesuai ketentuan akademik serta mekanisme internal kampus.

 

“Wewenang tindak lanjut dilaksanakan atas kesepakatan bersama antara Pemprov Kaltim dan ITK, dengan tetap mengacu pada regulasi dan ketentuan akademik yang berlaku,” jelasnya.

Pemprov Kaltim dan ITK, berkomitmen akan memastikan seluruh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program GratisPol Pendidikan.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menjaga keberlanjutan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltim.

Pemprov Kaltim juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama konstruktif yang ditunjukkan oleh pihak ITK selama proses koordinasi berlangsung. Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dinilai penting dalam mendukung kebijakan pembangunan sumber daya manusia.

“Kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi peningkatan mutu sumber daya manusia Kaltim yang berdaya saing tinggi dan berintegritas,” terangnya.

Menanggapi kabar tersebut, salah seorang mahasiswa S2 ITK melalui akun media sosial TikTok @ramdny turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kejelasan kelanjutan Program GratisPol Pendidikan yang kini telah disepakati.

mahasiswa itu menyebut dirinya bersama tujuh orang mahasiswa lainnya, termasuk dua mahasiswa yang sebelumnya sempat dinyatakan tidak lolos, akhirnya memperoleh titik terang terkait status beasiswa GratisPol.

Berdasarkan press release Pemprov Kaltim dan pengelola Program GratisPol kata dia, beasiswa mereka dipastikan akan dilanjutkan bahkan dicairkan untuk semester 2, 3, dan 4, meskipun untuk semester 1 tidak dapat terakomodir.

Walau demikian, ia menegaskan hal tersebut tidak menjadi persoalan, karena tujuan utama mahasiswa sejak awal adalah memastikan keberlanjutan beasiswa hingga akhir masa studi.

“Yang penting bagi kami, beasiswanya bisa terus berlanjut sampai selesai,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan hak mahasiswa, mulai dari Pemprov Kaltim, pengelola Program GratisPol, hingga pihak kampus ITK yang dinilainya telah bekerja keras agar para mahasiswa tidak sampai menghentikan studi.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada Istri Gubernur Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, yang disebutnya telah mendengarkan aspirasi mahasiswa melalui jajarannya, serta kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud selaku penggagas Program GratisPol Pendidikan.

 

Ke depannya, Program GratisPol diharapkan terus diperbaiki dan diperluas manfaatnya, sehingga semakin banyak mahasiswa Kaltim yang bisa mengenyam pendidikan tinggi secara gratis, mulai dari jenjang S1 hingga S3, khususnya di dalam wilayah provinsi.

Tak hanya itu, ia juga mengajak generasi muda Kaltim, khususnya lulusan S1, untuk memanfaatkan peluang melanjutkan studi di ITK. Terkhususnya, Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi (MMT) ITK yang dirasa memiliki kualitas baik dengan dukungan tenaga pengajar lulusan luar negeri.

“Kesempatannya sangat bagus bagi teman-teman yang ingin lanjut S2 di dalam provinsi. Nggak perlu jauh-jauh ke luar daerah, kualitasnya sudah sangat layak,” tuturnya.

Ia juga mengimbau mahasiswa lain yang masih menghadapi kendala terkait beasiswa GratisPol agar aktif berkomunikasi dengan admin GratisPol maupun pihak kampus terkait, seraya berharap seluruh mahasiswa Kaltim dapat bersama-sama merasakan manfaat program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim tersebut.

“Semoga kita semuanya yang mahasiswa Kaltim bareng-bareng bisa menikmati program ini,” paparnya.

Salah seorang mahasiswa terdampak, Ade Rahayu Putri Jaya, Mahasiswi Magister S2 Program Studi Manajemen Teknologi Kelas Eksekutif ITK, juga mengapresiasi Pemprov Kaltim atas solusi yang diberikan.

Ia merasa bersyukur karena permasalahan yang sempat dihadapi mahasiswa akhirnya menemukan jalan keluar melalui komunikasi dan kerja sama yang baik antara pihak ITK dan Pemprov Kaltim.

“Alhamdulillah, kami telah mendapatkan solusi terbaik atas permasalahan yang kami hadapi melalui kerja sama dan komunikasi yang baik antara pihak ITK dan Pemprov Kaltim,” kata Ade.

Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak ITK yang dinilainya telah banyak membantu dan menunjukkan sikap terbuka dalam proses penyelesaian persoalan terkait Program GratisPol Pendidikan.

Selain itu, Ade juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media serta berbagai pihak yang dinilainya telah bersikap netral, profesional, dan konsisten dalam mengawal permasalahan tersebut hingga mendapatkan kejelasan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ade kepada Pemprov Kaltim, yang memfasilitasi dan membantu menjembatani komunikasi antara mahasiswa dan pihak kampus hingga tercapai solusi yang dinilai terbaik bagi semua pihak.

 

Ke depan, Ade berharap pelaksanaan Program GratisPol Pendidikan dapat disosialisasikan secara lebih jelas dan menyeluruh sejak awal, mulai dari proses pendaftarannya hingga persyaratan yang harus dipenuhi, agar tidak kembali menimbulkan kebingungan di kemudian hari.

“Kami harap ke depannya program GratisPol dapat disosialisasikan dengan lebih jelas sejak awal, agar permasalahan serupa tidak terulang,” imbuhnya.

Ia menegaskan, para mahasiswa terdampak sepakat untuk tidak mengundurkan diri dan tetap melanjutkan perkuliahan, mengingat solusi yang diberikan saat ini dinilai sebagai jalan terbaik.

“Kami sepakat untuk tetap melanjutkan kuliah karena solusi yang diberikan merupakan yang terbaik bagi kami,” pungkasnya. (*)

PLN Indonesia Power UBP Mahakam Perkuat Kepedulian Sosial melalui Donor Darah di Bulan K3 Nasional 2026

January 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi aktif para pendonor dalam kegiatan donor darah di UBP Mahakam.

SAMARINDA – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Samarinda, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan, keselamatan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momentum strategis untuk menegaskan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, tidak hanya dalam mendukung keandalan operasional pembangkitan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi pendonor maupun penerima darah.

Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di lingkungan PLN Indonesia Power UBP Mahakam dengan melibatkan pegawai serta Tenaga Alih Daya (TAD). Antusiasme dan partisipasi aktif seluruh unsur perusahaan mencerminkan semangat kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian sosial yang terus tumbuh di lingkungan kerja.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Firman Ramdan, turut berpartisipasi langsung sebagai pendonor darah, sekaligus memberikan dukungan dan keteladanan dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Tema Bulan K3 Nasional tahun ini menekankan pentingnya membangun ekosistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif. Dengan ikut serta mendonorkan darah, kami ingin menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat budaya kerja yang sehat, serta mendorong partisipasi aktif seluruh insan PLN Indonesia Power dalam aksi kemanusiaan,” ujar Firman Ramdan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima donor, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat internalisasi budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan, kesehatan, dan nilai kemanusiaan di lingkungan PLN Indonesia Power UBP Mahakam.

Melalui rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional pembangkitan, tetapi juga menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari budaya kerja dan tanggung jawab sosial perusahaan. (*)

PDC Gelar Townhall Meeting, Siap Perkuat Daya Saing di 2026

January 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus strategi bisnis 2026 dalam kegiatan Townhall Meeting (THM) yang digelar pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan tersebut di ikuti seluruh perwira dan pertiwi PDC di head office dan lokasi project.

Townhall meeting ini menjadi ajang konsolidasi internal serta penguatan arah transformasi perusahaan di tengah dinamika industri energi. Paparan yang disampaikan dalam THM berdasarkan data sementara yang masih bersifat unaudited.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PDC, Fitra Adriza, mengatakan bahwa kinerja perusahaan sepanjang 2025 menunjukkan kinerja positif, baik dari sisi operasional maupun finansial.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perwira PDC. Di tengah tantangan industri yang semakin dinamis, kita tetap mampu menjaga kinerja operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta membukukan pertumbuhan keuangan yang sehat,” ujar Fitra.

Dari sisi operasional, pada tahun 2025 PDC berhasil mempertahankan catatan keselamatan kerja dengan Total Recordable Injury Rate (TRIR) sebesar 0,00.

Ketersediaan aset (asset availability) tercatat mencapai 96 persen, sementara indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) berada di level 4,31, melampaui target perusahaan di tahun sebelumnya yang berada di level 4,04.

Sementara itu, produktivitas aset tercatat sebesar 78,36 persen dan realisasi investasi mencapai 67,41 persen. Hal tersebut dinilai menjadi pondasi penting dalam mendukung target pertumbuhan perusahaan pada tahun 2026.

Pada aspek finansial, PDC membukukan pendapatan sebesar Rp2,83 triliun sepanjang 2025. Laba bersih tercatat sebesar Rp141 miliar, sementara EBITDA mencapai Rp245 miliar. Dalam pengelolaan arus kas, periode penagihan (collection period) berada di angka 92 hari, lebih baik dari target yang ditetapkan perusahaan pada tahun sebelumnya.

Fitra juga menegaskan bahwa kinerja positif tersebut tidak hanya diukur dari sisi angka, tetapi juga dari kualitas tata kelola dan disiplin operasional.

“PDC tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada proses. Disiplin operasional, kepatuhan terhadap standar, serta tata kelola yang baik menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan bisnis PDC,” katanya.

Selain kinerja inti, PDC juga mencatat realisasi berbagai inisiatif nilai tambah (value-added initiatives) sepanjang 2025 dengan total manfaat sebesar Rp41,31 miliar. Program ini mencakup optimalisasi pengelolaan keuangan, efisiensi biaya operasional, pengelolaan pajak, hingga pemanfaatan aset.

 

Dalam kesempatan tersebut, Fitra juga menegaskan penguatan budaya perusahaan melalui internalisasi nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif). Nilai ini menjadi pedoman bagi seluruh pekerja pertamina dalam menjalankan aktivitas bisnis secara berintegritas.

“Budaya PASTI harus menjadi perilaku, bukan sekadar slogan. Dengan disiplin dan efisiensi yang konsisten, kami optimistis PDC dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder,” pungkas Fitra.

Melalui pelaksanaan THM ini, PDC menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, baik dari sisi kinerja operasional, tata kelola, maupun penguatan budaya perusahaan.

Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kolaborasi, PDC optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan, memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan dan stakeholder serta memberikan kontribusi nyata bagi sektor energi nasional di tahun 2026 dan seterusnya. (*)

Patung Bung Karno dan Kawasan RTH Sangasanga Sebagai Pembelajaran Sejarah dan Ruang Publik

January 28, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin meresmikan Patung Ir. Soekarno sekaligus Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di Kecamatan Sangasanga, Selasa (27/1/2026).

Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga, yang menjadi momentum bersejarah dan telah lama dinantikan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat Kukar Edi Damansyah, perwakilan keluarga besar Bung Karno Djarot Saiful Hidayat, unsur Forkopimcam, PT Pertamina Sangasanga, Anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rendi Solihin menyampaikan bahwa peresmian Patung Bung Karno dan RTH Sangasanga merupakan momen penting bagi masyarakat, sekaligus bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa yang juga terjadi di Sangasanga.

“Bertepatan dengan peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga, hari ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat atas diresmikannya Patung Bung Karno dan kawasan ruang terbuka hijau ini,” ujar Rendi.

Rendi menjelaskan, pembangunan Patung Bung Karno dan RTH Sangasanga merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan dukungan dari PT Pertamina Sangasanga, sebagai wujud kepedulian bersama terhadap pelestarian sejarah dan pembangunan daerah.

Ia berharap kawasan ini tidak hanya menjadi ruang publik, tetapi juga pusat pembelajaran sejarah, khususnya bagi generasi muda, serta menjadi ruang aktivitas seni dan budaya yang dapat diisi secara rutin.

“Kawasan ini kita harapkan menjadi pusat sejarah untuk belajar, sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai lokasi event seni dan budaya, bahkan setiap hari Minggu,” tambahnya.

Pemkab Kukar juga berkomitmen untuk terus melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti pembangunan mushola, kios UMKM, serta peningkatan infrastruktur jalan menuju kawasan RTH Sangasanga.

Rendi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berupaya menghadirkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah.

“Kami tidak ingin ada ketimpangan pembangunan. Semua wilayah di Kutai Kartanegara akan kami perhatikan secara adil dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup Kukar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Patung Bung Karno dan RTH Sangasanga.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan pembangunan ini,” pungkas Rendi.

Dengan diresmikannya Patung Bung Karno dan kawasan RTH tersebut, Sangasanga diharapkan semakin memperkuat identitasnya sebagai kawasan bersejarah, sekaligus menjadi ruang publik yang mendukung kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. (kk04)

Jasa Raharja Adakan Kegiatan PPKL di SMA Negeri 2 Sendawar

January 28, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Sebagai bentuk komitmen dalam menumbuhkan kesadaran serta membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, PT Jasa Raharja melaksanakan kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMA Negeri 2 Sendawar, Barong Tongkok, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Jasa Raharja terhadap program pemerintah dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, dengan melibatkan peran strategis tenaga pendidik sebagai agen utama edukasi keselamatan bagi generasi muda.

Kegiatan PPKL tersebut dibuka perwakilan Jasa Raharja Kutai Barat, Imam Mukhtar Rofik dan dihadiri Kepala SMA Negeri 2 Sendawar beserta jajaran staf dan para guru. Melalui kegiatan ini, para pendidik mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, kepatuhan terhadap peraturan di jalan raya, serta peran guru sebagai figur teladan dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab kepada para siswa.

Imam menekankan, edukasi keselamatan lalu lintas perlu dimulai sejak dini dan ditanamkan secara berkelanjutan melalui lingkungan sekolah. Ia berharap para guru dapat menjadi motor penggerak sekaligus contoh nyata dalam membentuk generasi muda yang peduli, sadar, dan disiplin dalam berlalu lintas.

“Sekolah memiliki peran penting dalam membangun karakter tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Imam juga memaparkan berbagai materi terkait faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, pentingnya penggunaan helm dan sabuk pengaman, hingga penjelasan mengenai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas yang diselenggarakan oleh Jasa Raharja. Perlindungan tersebut diwujudkan melalui dua program pertanggungan wajib, yaitu Asuransi Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 serta Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Kepala SMA Negeri 2 Sendawar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PPKL ini. Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang perlu ditanamkan secara konsisten kepada para siswa.

Melalui pelaksanaan PPKL ini, Jasa Raharja berharap dapat memperluas jangkauan edukasi keselamatan berlalu lintas ke berbagai sekolah dan lembaga pendidikan. Dengan demikian, para siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sadar, peduli, dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas, sehingga turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan jalan yang aman dan tertib. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1456984
    Users Today : 3889
    Users Yesterday : 5108
    This Year : 393493
    Total Users : 1456983
    Total views : 12834781
    Who's Online : 110
    Your IP Address : 216.73.216.180
    Server Time : 2026-03-10