Telkomsel di Kalimantan Sukses Kawal Lonjakan Trafik

January 14, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

BALIKPAPAN – Selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU), Telkomsel sukses mengawal lonjakan lalu lintas data konektivitas yang signifikan di wilayah Kalimantan.

Dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel memastikan kelancaran jaringan bagi ratusan juta pelanggan melalui keandalan infrastruktur yang terluas dan terdepan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.

General Manager Regional Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya, mengatakan, melalui semangat Melayani Sepenuh Hati yang akan terus dibawa ke periode-periode berikutnya, Telkomsel berkomitmen untuk merespons keluhan dengan cepat dan memberikan layanan terbaik untuk pelanggan di momen spesial seperti NARU kali ini. Capaian ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan, agar semangat melayani sepenuh hati benar-benar dirasakan pelanggan.

Lonjakan Lalu Lintas Data dan Tren Digital
Telkomsel mencatat pertumbuhan lalu lintas data yang signifikan:
Lonjakan Signifikan: Lalu lintas data melonjak 15,16% dibandingkan rata-rata hari biasa pada 2025, atau naik 16,28% dibandingkan periode NARU tahun sebelumnya.

Puncak Konsumsi Data: Lalu lintas data mencapai puncak keramaian pada 1 Januari 2026 (malam pergantian tahun dengan angka mencapai 7,19 petabyte).

Aktivitas digital pelanggan didominasi hiburan dan komunikasi. Berikut rincian lonjakan lalu lintas data berdasarkan kategori layanan yaitu Online Gaming: Naik 39,48%, puncaknya pada 21 Desember 2025.
Sementara pesan instan & video call tumbuh 27,73%, puncaknya pada 1 Januari 2026.

Video streaming: Meningkat 24,30%, puncaknya pada 21 Desember 2025. Sementara media Sosial: Naik 21,06%, puncaknya pada 1 Januari 2026.
E-commerce: Naik 14,72%, puncaknya pada 24 Desember 2025.

Secara spesifik, beberapa aplikasi dengan penyumbang lalu lintas data terbesar selama periode NARU adalah YouTube, Instagram, Facebook.
WhatsApp, TikTok dengan pertumbuhan payload tertinggi mencapai 24,96%.

Menariknya, meskipun layanan data mendominasi, lalu lintas SMS juga mengalami kenaikan  sebesar 33,54% dibandingkan rerata hari biasa, sementara layanan suara (voice) mengalami peningkatan sebesar 3,42% dibanding rerata hari biasa.
Optimasi Jaringan Berkat AI
Keberhasilan Telkomsel mengawal lalu lintas data selama NARU tidak lepas dari pemanfaatan teknologi inovatif. Telkomsel mengimplementasikan AI Autonomous Network (AN) untuk memantau dan mengelola jaringan secara otomatis di 437 titik keramaian utama, 30 titik keramaian diantaranya di Kalimantan. Hasilnya terbukti efektif mendeteksi dan menangani potensi gangguan jaringan secara otomatis dan cepat sehingga jumlah incident berkurang sebanyak 21,92% secara nasional.

Sebaran Wilayah di Kalimantan dengan Lalu Lintas Data Tertinggi
Sejumlah wilayah mencatatkan pertumbuhan lalu lintas data yang signifikan dibandingkan rerata hari biasa yaitu
Kabupaten Kutai Kartanegara, 465.39 TB.
Kabupaten Kutai Timur, 438.94 TB.
Kota Samarinda, 407.35 TB. Sedangkan Kota Balikpapan 326.71 TB.
Kabupaten Berau: 275.29 TB.

“Kedepan kami akan terus meningkatkan Quality of Service (QoS) agar layanan digital Telkomsel dapat dinikmati dengan kualitas yang semakin baik oleh seluruh masyarakat Indonesia.” tutup Wendy.

Selama momen NARU tahun ini, Telkomsel telah melakukan drive test 4G+5G untuk memastikan kualitas jaringan tetap optimal, serta menyiagakan Posko Siaga Network, 2 Posko Utama, 5 Posko Reguler didukung 13 Posko Mitra Telkomsel, 70 Outlet Siaga, 110 Direct Sales, dan 271 Sales Force di berbagai lokasi strategis di Kalimantan, serta menghadirkan beragam penawaran spesial untuk memastikan pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang nyaman dan relevan sepanjang momen libur akhir tahun. (*)

 

Menteri Pertahanan Tinjau Brigif dan Batalyon TNI di Kubar

January 14, 2026 by  
Filed under Daerah, Kutai Barat

SENDAWAR – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026).

Kehadiran Menhan ini sekaligus meninjau pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) Benua Taka Cakti (BTC) serta Batalyon Infanteri di Camp Baru, Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang.

Menteri Pertahanan didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan sejumlah petinggi TNI terbang dengan tiga helikopter dan mendarat di Helipad PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBPC) yang berada di kawasan Camp Baru.

Rombongan disambut Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dan pejabat Forkopimda.

Komandan Brigif TP 85/BTC, Kolonel Infanteri Alzaki, mengatakan kehadiran Menteri Pertahanan untuk meninjau secara langsung kesiapan personel, progres pembangunan markas, serta sarana dan prasarana pendukung pertahanan dan keamanan wilayah.

“Beliau ingin meninjau langsung kesiapan anggota dan seluruh personel maupun perwira. Untuk memastikan TNI siap melaksanakan tugas-tugas yang diberikan satuan maupun negara,” katanya.

Alzakai mengaku bangga usai dikunjungi Menhan.
“Sebagai prajurit kami sangat bangga dikunjungi bapak Menhan karena beliau adalah perpanjangan tangan dari bapak presiden sebagai panglima tertinggi,” ucapnya.

Bupati Kubar Fredrick Edwin

Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyambut positif kunjungan Menteri Pertahanan ke daerahnya. Menurutnya, keberadaan Brigif dan Batalyon Infanteri di Kubar akan memberikan dampak strategis, tidak hanya bagi pertahanan negara, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah.

Pemkab Kubar siap mendukung program TNI di daerah, apalagi Kubar merupakan penyangga Ibu Kota Nusantara.

“Brigif ini merupakan program nasional yang tentunya harus kita dukung, untuk memperkuat pertahanan daerah, ujar Edwin.

“Kami berharap pembangunan satuan TNI ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kutai Barat,” kata Frederick.

Kunjungan kerja Menteri Pertahanan diakhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan dan dialog bersama jajaran TNI di markas batalyon Yonif TP 827.

Reformasi Hukum dan Integritas Jadi Fokus Utama Rakernas Kejaksaan

January 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jaksa Agung ST Burhanuddin

JAKARTA – Kejaksaan Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 pada Selasa (13/1/2026). Agenda tahunan tersebut dibuka Jaksa Agung ST Burhanuddin dan dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring terbatas dengan partisipasi daring melalui Zoom Meeting.

Rakernas tahun ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Kejaksaan dalam Reformasi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik melalui Peningkatan Akuntabilitas dan Integritas.” Tema tersebut menegaskan komitmen Kejaksaan untuk tidak hanya mengejar capaian penindakan, tetapi juga membangun institusi yang transparan, profesional, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut menjadi narasumber secara virtual, di antaranya Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Jaksa Agung ST Burhanuddin memaparkan arah kebijakan strategis Kejaksaan yang akan menjadi landasan kerja sepanjang 2026. Ia menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh program Kejaksaan dengan kebijakan nasional dan arahan Presiden RI agar penegakan hukum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Burhanuddin menginstruksikan agar setiap kebijakan dan program kerja disusun secara terukur, terencana, dan akuntabel dalam mendukung Asta Cita Presiden serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kejaksaan juga menyatakan kesiapan mengawal program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Selain itu, Burhanuddin mendorong percepatan transformasi kelembagaan melalui penerapan konsep Advocaat Generaal. Konsep tersebut mencakup penguatan Single Prosecution System yang menegaskan posisi jaksa sebagai pengendali perkara (dominus litis) sekaligus pengacara negara. Ia juga menyinggung pentingnya penyusunan master plan dan road map kelembagaan, penyeragaman penerapan hukum, hingga pemanfaatan mekanisme baru seperti Deferred Prosecution Agreement (DPA).

Isu integritas aparatur menjadi perhatian serius dalam Rakernas kali ini. Jaksa Agung menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meminta Bidang Pengawasan berfungsi sebagai penjamin mutu sumber daya manusia Kejaksaan. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah integrasi data sanksi disiplin antara Bidang Pengawasan dan Bidang Pembinaan guna menutup celah promosi bagi pegawai yang terbukti melanggar aturan.

Memasuki 2026, Kejaksaan juga dihadapkan pada tantangan baru seiring mulai berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Jaksa Agung menegaskan perlunya kesiapan institusi, baik dari sisi regulasi, sumber daya manusia, maupun pola kerja.

Di bidang pengembangan SDM, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan diarahkan untuk memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan riil serta sertifikasi kompetensi guna mencetak aparatur yang profesional, adaptif, dan berkarakter.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi prioritas. Di sektor intelijen, Kejaksaan akan mengoptimalkan Big Data Intelijen Kejaksaan (BDIK) berbasis kecerdasan buatan (AI). Sementara dalam pemulihan aset, Badan Pemulihan Aset didorong memaksimalkan penelusuran, pengelolaan, dan pengembalian aset hasil tindak pidana demi memulihkan kerugian negara secara berkelanjutan. Adapun penanganan tindak pidana khusus, khususnya korupsi, difokuskan pada pencegahan kebocoran APBN serta penguatan peran Kejaksaan dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan sesuai ketentuan terbaru.

Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan moral dan integritas sebagai pijakan utama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Work in silence, let success speak. Bekerjalah dalam diam, biarkan kesuksesan yang berbicara,” tutup ST Burhanuddin. (*)

“Jangan Antre Lagi ya Bapak Presiden”

January 13, 2026 by  
Filed under Opini

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berfoto bersama jajaran Pertamina setelah peresmian proyek RDMP Balikpapan.(Ist)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek perluasan kilang minyak (RDMP) Pertamina Balikpapan, Senin (12/1). Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol sirine.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden RI dengan ini meresmikan proyek infrastruktur terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” ucap Prabowo yang disambut tepuk tangan bergemuruh dari undangan dan ribuan pekerja kilang.

Peresmian proyek ini semula dijadwalkan 17 Desember 2025, tapi mendadak ditunda. Pekerjaan dan penyelesaian proyek tersebut juga tertunda sekitar satu tahun. Harusnya selesai 2024 lalu. Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri pernah menjelaskan masalah yang dihadapi terkait dengan kontraktor.

Kontrator yang dimaksud adalah konsorsium Joint Operation (JO) yang di dalamnya terdapat perusahaan besar dari Korea Selatan, Hyundai.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengakui proyek RDMP Balikpapan banyak dramanya. Awal Mei 2024 ada bagian proyek terbakar. “Saya tidak tahu apa terbakar atau ada yang membakar,” ucapnya. Lalu diturunkan tim Irjen untuk melakukan investigasi. “Ternyata ada udang di balik batu. Ada pihak yang tidak rela kita swasembada energi. Maunya kita harus impor terus,” ungkapnya.

Bahlil memang menegaskan, tahun 2026 Indonesia tidak impor solar lagi. Karena sudah tercukupi dari kilang Balikpapan dan penerapan kebijakan biodiesel B50. “Malah kita surplus 1,4 juta kilo liter,” jelasnya.

Presiden Prabowo mengaku bangga dan bersyukur dengan selesainya proyek RDMP Balikpapan. “Saya menyambut bahagia dan merasa sangat bangga atas yang kita hasilkan. Ini momen bersejarah bagi sektor energi nasional,” katanya bersemangat.

Dengan selesainya proyek RDMP, kemampuan pengolahan kilang Balikpapan naik dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu. Itu terbesar dalam sejarah perminyakan Indonesia. Kualitas produknya juga setara dengan Euro 5 dan bakal menuju Net Zero Emission.

Proyek bernilai Rp124 triliun dengan melibatkan 24 ribu pekerja itu, membawa dampak besar dari sisi pengeluaran negara. Karena bisa menghemat devisa sekitar Rp60 triliun.

Ketika mengawali sambutan, ada narasi yang menarik dari Presiden. Ketika menyebut Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, dia sempat tertegun. “Ini bersaudara ya? Kakak-adik,” tanyanya. “Ngga papa asal dipilih yang benar,” lanjutnya. Lalu dia menanyakan apakah Wagub Kaltim Seno Aji hadir? Seno langsung berdiri memberi hormat. “Soalnya dia orang Gerindra, jangan Golkar aja,” ucapnya disambut gerr undangan.

Prabowo juga sempat mengecek kehadiran Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura Sultan Adji Mohammad Arifin.  “Hadir, Yang Mulia?,” tanyanya. Sultan langsung berdiri memberi hormat. “Sultan kok ditaruh di belakang, di depan dong,” kata Presiden. Ini bisa jadi teguran kepada Protokol Istana.

Soal Sultan Kutai sempat heboh waktu peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2024 di Istana Ibu Kota Nusantara (IKN). Sultan tak hadir karena undangannya tidak sampai. Padahal saat itu Presiden Joko Widodo mengenakan busana Kesultanan Kutai. Dan sebagian kawasan IKN juga masuk wilayah Kutai Kartanegara.

Dalam peresmian kemarin, ada hal yang disorot warganet. Ketika peninjauan, Presiden mendapat penjelasan dari salah seorang tim manajemen Pertamina bahwa proyek yang dilaksanakan Pertamina ini berjalan lancar. “150 juta jam tanpa accident,” katanya dengan mantap.

Video Lambe.kaltim menyorot dengan tajam penjelasan tersebut. Teksnya bunyinya begini. “Gak takut dosa. Pertamina diduga bohongi Presiden. 150 juta jam tanpa accident. Anak buah Bahlil gak jelas.”

Berbagai komentar negatif juga muncul di media sosial.  “Kebohongan terbesar di pesta akbar bulan K3,” kata akun dayat200. “17.123 tahun jika dikonversi ke tahun, ngga masuk akal,” kata odingdd.

Dari pemberitaan selama ini banyak kejadian di proyek RDMP. Media RIAUSATU.COM misalnya mempublikasi hasil penelitian lembaga pemantau energi Center of Energy and Resources Indonesia (CERI).

CERI mengungkapkan ada eksiden yang terkesan ditutupi. Yaitu Akhmad Faroqi, pekerja di RDMP meninggal tersengat aliran listrik di area tangki P5 Kilang RDMP (RU V) Balikpapan pada 29 September 2025.

Pada Oktober 2025 juga terjadi kecelakaan kerja akibat longsor di Area Lawe-Lawe, Penajam Paser Utara (PPU), yang menewaskan tiga pekerja PT Semen Indonesia Logistik (Silog). Area Lawe-Lawe juga bagian dari proyek RDMP.

Sebelumnya 25 Mei 2025 juga terjadi kebakaran saat tahap pre star-up yang mengakibatkan kemiringan kolom fractionator. Ini berpotensi mengganggu kemampuan CDU IV mencapai kapasitas maksimal setelah revamp.

Sementara itu, masyarakat Kaltim terutama warga Balikpapan menyambut gembira diresmikannya proyek RDMP.  Mereka berharap, setelah peresmian, tak ada lagi pemandangan antre minyak di SPBU di kota ini. “Apa artinya kita punya kilang terbesar di Indonesia, kalau masih antre. Itu sama saja seperti tikus mati di tangki minyak, eh di lumbung padi,” kata Musro, seorang sopir truk yang sudah merasakan antre minyak berhari-hari.

“Jangan antre LPG juga ya Bapak Presiden, capek kita tiap hari berburu elpiji 3 kilo ,” kata Ibu Siti Berkah di Gunung Pipa.

Antrean minyak di Balikpapan terakhir terjadi bulan Mei 2025. Di mana-mana SPBU kehabisan stok. Anggota DPRD sempat marah-marah. “Memalukan Balikpapan yang disebut Kota Minyak berubah menjadi Kota Antre Minyak,” kata mereka.

Ratusan pedagang makanan kaki lima di sekitar proyek RDMP juga mengaku waswas. Dengan rampungnya proyek RDMP, maka ribuan tenaga kerja di sana secara bertahap akan berkurang. Itu pasti berdampak dengan omset mereka. Hal yang sama juga dikhawatirkan oleh ratusan ojek dan pemilik kos-kosan.

SENJA MENDARAT DI IKN

Selesai acara di RDMP, Prabowo langsung terbang ke IKN menggunakan pesawat helikopter keprersidenan, AgustaWestland 189.

Menjelang senja dia mendarat persis di depan Istana Garuda. Pemandangannya jadi sangat menarik dengan lampu warna-warni yang menghiasi Istana. Prabowo sempat berkomentar rumput yang diinjaknya. “Ini rumput beneran atau apa? Bagus sekali,” katanya saat disambut Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Prabowo turun dari heli didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono dan Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka Prabowo. Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya yang sudah tiba lebih dulu, turut menyambut kedatangan bosnya.

Basuki tampaknya bahagia sekali. Dia mencium tangan Presiden. Karena ini kunjungan yang sangat penting dan strategis mengingat Prabowo baru pertama kali menginjakkan kakinya di IKN sejak dia dilantik jadi Presiden, 20 Oktober 2025.

Beda dengan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Presiden Jokowi itu sudah dua kali ke sana. Kunjungannya terakhir persis menjelang pergantian tahun kemarin. Dia memberi isyarat tahun 2026 ini akan berkantor di IKN setelah Istana Wapres selesai dibangun.

Yang menarik, Presiden langsung bermalam di Istana. Ini kali kedua Istana Garuda ditiduri seorang presiden. Sebelumnya dilakukan oleh Presiden Jokowi. Baru Selasa pagi Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke berbagai proyek strategis IKN dan mengecak progres terakhir.

Pembangunan IKN tahun 2026 ini memasuki pembagunan fase kedua, di mana kegiatannya banyak dipusatkan untuk membangun gedung kantor lembaga legislatif dan yudikatif.

Dalam kunjungan ini, Prabowo kembali menegaskan visinya untuk menjadikan IKN sebagai “Ibu Kota Politik” pada tahun 2028. Jadi tak perlu diragukan lagi soal komitmen Presiden Prabowo terhadap IKN.(*)

Sekda Kukar Tekankan Transparansi dan Efektivitas dalam Penyusunan RKPD 2027

January 13, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono menegaskan pentingnya proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Pemerintah Kabupaten Kukar Tahun 2027 yang digelar di Ruang Serbaguna Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan kecamatan se-Kukar.

Sunggono menyampaikan bahwa kick off meeting ini menjadi tahapan awal yang penting untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh perangkat daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan tahun 2027.

Ia juga mengapresiasi respons positif dari seluruh perangkat daerah yang hadir, serta komitmen OPD untuk mengikuti seluruh tahapan perencanaan yang telah dijadwalkan. Menurutnya, setelah kick off ini, proses perencanaan akan dilanjutkan dengan tahapan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.

Sunggono mengungkapkan adanya kesepakatan perubahan skenario pelibatan OPD dalam forum RKPD perangkat daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan fokus. Ke depan, forum RKPD akan dikelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dikoordinasikan oleh masing-masing asisten sesuai bidangnya.

“Forum RKPD perangkat daerah akan kita kelompokkan berdasarkan rumpun urusan dan dilaksanakan di bawah koordinasi para asisten, yakni Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, serta Asisten III bidang administrasi umum. Dengan pola ini, kita harapkan prosesnya lebih efektif dan OPD yang terlibat bisa langsung berkoordinasi sesuai dengan urusannya masing-masing,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam setiap forum perencanaan, termasuk forum-forum yang ada di masing-masing bidang urusan.

“Challenge kita adalah memastikan stakeholder terkait dapat terlibat aktif. Misalnya di Asisten I ada Forum Anak, Dewan Pendidikan, dan forum lainnya. Ini mohon menjadi perhatian pemerintah daerah agar dapat difasilitasi dengan baik, sehingga forum RKPD benar-benar berjalan sesuai dengan substansi dan kebutuhan pembangunan,” pungkas Sunggono.

 

Dengan penyusunan RKPD yang terencana, terkoordinasi, dan partisipatif, Pemkab Kukar berharap arah pembangunan daerah tahun 2027 dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada rapat yang dimoderatori Asissten III Dafip Haryanto tersebut juga diisi paparan dari Plt. Kepala Bappeda Sy.Vanessa Vilna, dan penyampaian dari kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bahari Joko Susilo, dan dilakukan dialog serta masukan dari OPD. (kk01).

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1188003
    Users Today : 3702
    Users Yesterday : 5952
    This Year : 124513
    Total Users : 1188003
    Total views : 11294593
    Who's Online : 48
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-23