KONI Kaltim Sosialisasikan Sistem Digital Keabsahan Atlet Jelang Porprov VIII Paser

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur mulai menyosialisasikan sistem digital keabsahan atlet yang akan diterapkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Sosialisasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Samarinda yang digelar, Sabtu (18/7/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur.

Ketua Tim Keabsahan Porprov VIII KONI Kaltim, Dandri Dauri mengatakan, kehadiran KONI Kaltim dalam Rakerkot bertujuan memberikan pemahaman awal mengenai mekanisme verifikasi atlet yang akan digunakan pada Porprov mendatang. Setelah sosialisasi tersebut, seluruh KONI kabupaten/kota dijadwalkan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) sebagai tahap final implementasi sistem.

“Hari ini KONI Kalimantan Timur diundang pada pembukaan Rakerkot sekaligus mengisi materi terkait pola kerja keabsahan atlet. Nanti pada tahap finalisasi seluruh KONI kabupaten/kota di Kalimantan Timur akan kami undang ke KONI Kaltim untuk mengikuti Bimtek,” ujar Dandri.

Menurutnya, Bimtek menjadi agenda penting karena sistem keabsahan atlet tahun ini mengalami perubahan mendasar. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya proses verifikasi masih dilakukan secara manual, kini seluruh tahapan akan menggunakan sistem digital berbasis website.

“Pola tahun ini menggunakan sistem digital. Tentu ini menjadi hal baru dengan semangat baru juga bagi olahraga Kalimantan Timur. Mudah-mudahan menjadi langkah yang baik untuk kita semua,” katanya.

Dandri menjelaskan, digitalisasi dilakukan untuk meminimalkan berbagai persoalan yang selama ini kerap muncul dalam proses verifikasi atlet. Sistem manual dinilai masih menyisakan celah terjadinya kesalahan administrasi, termasuk perpindahan atlet yang tidak memenuhi ketentuan.

“Selama ini proses keabsahan atlet masih menggunakan sistem manual. Dinamika itu membuka ruang terjadinya kesalahan data, termasuk atlet yang tiba-tiba berpindah KTP dan Kartu Keluarga tanpa memenuhi syarat utama, yakni minimal satu tahun berdomisili di daerah yang akan dibela,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, KONI Kaltim telah mengembangkan sistem keabsahan atlet yang terintegrasi dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Melalui sistem tersebut, riwayat perpindahan domisili atlet dapat diverifikasi secara elektronik sehingga potensi manipulasi data dapat ditekan.

“KONI Kalimantan Timur sudah bekerja sama dengan Disdukcapil agar bisa melihat proses perpindahan domisili atlet, apakah benar sudah memenuhi syarat satu tahun atau baru dilakukan menjelang Porprov. Kalau baru berpindah, tentu akan langsung terdeteksi dalam sistem,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penerapan sistem digital bukan hanya untuk memperkuat administrasi, tetapi juga menjaga sportivitas kompetisi. Dengan proses verifikasi yang lebih transparan, diharapkan tidak ada lagi sengketa keabsahan atlet maupun gugatan hasil pertandingan setelah Porprov berakhir.

“Saya tidak ingin lagi setelah Porprov selesai justru muncul perdebatan mengenai keabsahan atlet. Kalau seluruh tahapan sudah dilalui sesuai aturan, saya yakin tidak akan ada lagi polemik karena semua proses berjalan secara transparan dan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkas Dandri. (Ain)

Percasi Kaltim Siapkan Sekolah Catur, Perkuat Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur berkomitmen memperkuat pembinaan atlet melalui pembentukan akademi atau sekolah catur. Program tersebut menjadi salah satu prioritas kepengurusan periode 2026–2030 sebagai upaya mencetak pecatur muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Pengprov Percasi Kalimantan Timur, H. Akhmed Reza Fachlevi, mengatakan pembentukan sekolah catur merupakan bagian dari program strategis yang telah disiapkan setelah dirinya kembali dipercaya memimpin Percasi Kaltim. Menurutnya, konsep akademi telah disusun dan lokasi pembinaan juga sudah tersedia.

“Kami sudah menyusun program-program, salah satunya bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur memiliki sekolah catur yang sudah kami buat skemanya dan juga tempatnya sudah ada. Bagaimana potensi para pecatur muda atau bibit-bibit generasi yang akan datang bisa kita latih secara berkelanjutan agar mereka lebih fokus dan mampu meningkatkan prestasi ke depannya,” kata Reza, Sabtu (18/7/2026)

Ia menjelaskan, keberadaan akademi tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan yang mampu mengawal perkembangan atlet sejak usia dini hingga siap bersaing pada level nasional.

“Dengan sistem pembinaan yang terarah, Kami yakin regenerasi atlet dapat berjalan lebih baik,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading, menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, inisiatif membangun akademi catur menunjukkan komitmen Percasi dalam menyiapkan regenerasi atlet tanpa bergantung sepenuhnya pada program pemerintah.

“Saya minta pembinaan usia dini terus dilanjutkan melalui kejuaraan-kejuaraan. Tadi juga sudah disampaikan akan membentuk rumah catur atau akademi catur. Itu adalah langkah yang terbaik. Ternyata Pengprov melakukan inisiasi yang baik untuk pembinaan atlet-atlet ke depan,” ujarnya.

Rasman juga berharap pembinaan tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi diperkuat oleh pengurus kabupaten dan kota melalui berbagai kompetisi kelompok umur. Menurutnya, semakin banyak kejuaraan digelar, semakin besar peluang menemukan atlet-atlet berbakat.

“Saya yakin banyak sekali atlet, cuma belum terwadahi saja. Karena itu pembinaan di daerah harus lebih aktif agar muncul regenerasi atlet dari bawah yang nantinya bisa dibina hingga ke tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menilai pembentukan akademi catur menjadi langkah strategis yang sejalan dengan upaya meningkatkan prestasi olahraga Kaltim. Ia optimistis program tersebut akan memperkuat fondasi pembinaan atlet dalam jangka panjang.

“Kami menyampaikan apresiasi terhadap program yang disampaikan Ketua Percasi Kaltim. Kehadiran sekolah pembinaan atau akademi catur menunjukkan komitmen Percasi dalam melakukan pembinaan atlet. Semoga dengan hadirnya akademi tersebut semakin menggelorakan semangat generasi muda untuk menekuni olahraga catur dan membawa prestasi bagi Kalimantan Timur,” tutup Abdul Muis. (Ain)

Kejurprov Catur Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov hingga PON

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kalimantan Timur yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Provinsi (Musprov) Percasi Kaltim menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pecatur potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pra PON, hingga PON. Dua agenda ini dihelat di Hotel Claro, Kompleks Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Ketua Pengprov Percasi Kalimantan Timur terpilih, H. Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, Kejurprov bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan di kabupaten dan kota. Dari kompetisi tersebut, Percasi akan memetakan atlet-atlet potensial yang layak mendapat pembinaan lanjutan.

“Kami memiliki target agar prestasi Percasi Kalimantan Timur terus meningkat. Setelah berhasil menyumbangkan medali pada PON sebelumnya, tentu kami ingin capaian itu bisa lebih baik lagi. Karena itu pembinaan atlet harus terus berjalan dan Kejurprov menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat perkembangan atlet-atlet kita,” ujar Reza.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak dapat dicapai secara instan. Dibutuhkan kompetisi yang berkesinambungan agar para atlet memiliki jam terbang dan pengalaman bertanding sebelum tampil pada ajang yang lebih tinggi.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading, menilai pembinaan atlet harus dimulai dari daerah. Ia meminta seluruh pengurus Percasi kabupaten dan kota tidak hanya mengandalkan kejuaraan tingkat provinsi, tetapi juga aktif menyelenggarakan kompetisi di daerah masing-masing.

“Saya minta pembinaan-pembinaan di tingkat kabupaten juga lebih digencarkan. Jangan hanya berharap mengikuti kejuaraan di provinsi, tetapi harus membuat kompetisi-kompetisi mini, terutama untuk usia dini. Dari sana akan muncul regenerasi atlet yang nantinya bisa diseleksi di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.

Rasman meyakini Kalimantan Timur memiliki banyak atlet berbakat yang belum seluruhnya mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, pembinaan yang merata dinilai menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.

“Saya yakin banyak sekali atlet, hanya belum terwadahi saja. Apa yang dilakukan Pengprov Percasi ini patut diapresiasi karena setiap event nasional maupun internasional, Percasi Kalimantan Timur selalu hadir dan sangat diperhitungkan,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menegaskan Kejurprov merupakan bagian dari rangkaian pembinaan jangka panjang yang harus terus dijaga konsistensinya. Menurutnya, kompetisi seperti ini menjadi sarana penting bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kesiapan menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.

“Kejurprov adalah bagian dari komitmen Percasi dalam melaksanakan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kepada seluruh atlet dan pelatih kami ucapkan selamat bertanding. Semoga ajang ini menjadi tempat mengasah kemampuan, strategi, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov, Pra PON, hingga PON yang akan datang,” tutup Abdul Muis. (Ain)

Akhmed Reza Fachlevi Kembali Pimpin Percasi Kaltim

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga


SAMARINDA
– Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur digelar di Hotel Claro, Kompleks Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Akhmed Reza Fachlevi terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengurus Provinsi Percasi Kaltim untuk periode berikutnya. Forum tertinggi organisasi tersebut juga menjadi momentum penyusunan program kerja baru guna memperkuat pembinaan dan prestasi catur di Benua Etam.

Akhmed Reza Fachlevi menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pengurus kabupaten/kota, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, serta KONI Kaltim yang selama ini terus mendukung perkembangan olahraga catur. Menurutnya, kepercayaan yang kembali diberikan menjadi amanah besar untuk membawa Percasi Kaltim meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah saya diberikan amanah untuk kedua kalinya memimpin cabang olahraga ini. Tentunya kita mempunyai harapan yang sangat besar bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur bisa lebih meningkat prestasinya,” ujar Reza.

Ia mengatakan, kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah target yang akan menjadi fokus dalam empat tahun ke depan. Salah satunya adalah meningkatkan capaian prestasi setelah Percasi Kaltim berhasil menyumbangkan medali pada ajang PON sebelumnya.

Reza berujar, pembinaan atlet akan terus diperkuat agar prestasi yang sebelumnya diraih dapat ditingkatkan pada kejuaraan nasional maupun internasional.

“Kami sudah menyusun berbagai program. Salah satunya bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur memiliki sekolah catur yang skemanya sudah kami siapkan dan tempatnya juga sudah ada. Harapannya bibit-bibit pecatur muda bisa dibina secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan prestasi di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menilai Musprov menjadi bukti komitmen Percasi dalam menjalankan tata kelola organisasi yang sehat. Menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak hanya ditentukan oleh prestasi atlet, tetapi juga oleh organisasi yang berjalan secara profesional.

“Tata kelola organisasi yang baik dan pembinaan atlet yang berkelanjutan merupakan dua kunci kemajuan olahraga. Musprov adalah bentuk komitmen menjalankan roda organisasi dengan baik. Kami mengucapkan selamat kepada Pak Akhmed Reza Fachlevi yang kembali dipercaya memimpin Percasi Kaltim dan meyakini organisasi ini akan semakin berjaya,” ungkap Abdul Muis.

Dukungan serupa juga disampaikan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading. Ia berharap kepengurusan baru tidak hanya mempertahankan prestasi yang telah diraih, tetapi juga memperluas pembinaan hingga ke tingkat kabupaten dan kota melalui kompetisi yang lebih rutin.

“Saya minta pembinaan usia dini terus dilanjutkan melalui berbagai kejuaraan. Kabupaten dan kota juga harus lebih aktif menggelar kompetisi sehingga muncul regenerasi atlet dari bawah yang nantinya bisa diseleksi ke tingkat provinsi hingga nasional,” kata Rasman.

Meski kondisi anggaran saat ini masih dipengaruhi kebijakan efisiensi, Rasman optimistis hal tersebut tidak akan menghambat pembinaan atlet apabila organisasi mampu menghadirkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan program-programnya.

“Saya yakin banyak atlet yang memiliki potensi, hanya saja belum semuanya terwadahi. Apa yang dilakukan Pengprov Percasi selama ini patut diapresiasi karena Kalimantan Timur selalu diperhitungkan pada berbagai ajang nasional maupun internasional. Semoga kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” tutupnya. (Ain)

Ramainya Pasar Murah SJA

July 19, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

AKU handak nukar intalu. Itu diucapkan Ibu Hasnah, yang ikut antri di Pasar Murah Mandiri Bersubsidi (PMMB) yang digelar Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalsel bekerja sama dengan Asosiasi Pasar Murah (APM) Banjarbaru , Rabu (15/7/2026

Emak-emak yang berebut membeli beras dan telur di Pasar Murah Hanura Kalsel

) lalu.

Pasar Murah yang berlangsung di halaman Gedung SJA, Jl Trikora, parak Masjid Al Munawwarah, Banjarbaru itu dibuka pukul 08.00. Tapi ratusan ibu-ibu sudah antri sejak pukul 07.00 pagi. Ramai sekali. “Kita gaer kada kebagian,” kata ibu-ibu yang antri itu mengungkapkan alasannya. Sambil menunggu mereka diajak lebih dulu ikut senam Hanura.

Sejumlah anggota masyarakat mengaku senang digelarnya PMMB. “Terima kasih Pak Sayed, barang kebutuhan pokok yang dijual di sini murah-murah dan sangat membantu kami yang berpanghasilan pas-pasan. Kalau bisa digelar tiap periode, apa tiga bulan sekali atau pada momen tertentu,” kata Pak Agus.

Pak Sayed yang dimaksud Pak Agus adalah (Habib) H Sayed Jafar Alaydrus (SJA), Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kalsel. Sebelumnya Pak Sayed adalah Bupati Kotabaru dua periode (2016-2021 dan 2021-2025).

Dia dikenal sebagai bupati yang sukses membawa Kotabaru terutama sebagai kota pariwisata. Sayed Jafar rajin turun ke berbagai pelosok dan mau mendengar keluhan masyarakat. “Kami sangat mendukung jika beliau didorong menjadi wakil kita di DPR RI atau ikut Pilgub 2029,” kata warga bernama Suriansyah.

SJA sendiri tidak buru-buru memutuskan langkah politiknya ke depan. Meski dunia usaha dan politik tetap full digelutinya. Dia sebelumnya adalah Ketua DPC Golkar Kotabaru. “Saya mau mengabdi di Hanura karena partai ini benar-benar ingin menyuarakan dan membela hati nurani rakyat,” katanya begitu. Kebetulan juga Ketua Umum DPP Hanura adalah orang Kalimantan yaitu Oesman Sapta Odang, tokoh pengusaha dan politikus kelahiran Sukadana, Kalbar yang akrab dipanggil OSO.

Menurut SJA, pasar murah yang digelar DPD Hanura Kalsel sebenarnya tidak bermotif politik. “Ini benar-benar pengabdian kita ke masyarakat agar warga yang berpenghasilan pas-pasan bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” jelasnya.

Selain telur, berbagai kebutuhan pokok lainnya juga dijual murah di sini. Ada beras, minyak goreng, ikan dan sayur-sayuran. Selain itu ada produk UMKM dan kerajinan warga. Ada produk dari Shofia Snack di antaranya keripik singkong. “Ini kami jual sampai ke Balikpapan,” kata sang pemilik.

Sejumlah perempuan Hanura dari berbagai DPC juga menjual makanan, buah-buahan dan camilan. Ada wadai tradisional di antaranya apam Berabai, apam peranggi,  wadai cincin dan lemang. Ada juga buah sawo, anggur dan es buah.

Warga tambah semangat karena SJA selain datang menyalami, juga menyawer.  “Alhamdulillah selain dapat barang kebutuhan pokok yang murah, dapat saweran lagi dari Pak Sayed, semoga Allah selalau memberkahi dan memberi rezeki yang berlebih untuk beliau,” kata seorang ibu bernama Hasnah.

Ketua Asosiasi Pasar Murah Kalsel, Hj Jubaidah, S.Sos, M.Si mengapresiasi aksi yang dilakukan Partai Hanura Kasel. “Pasar murah selalu diserbu masyarakat, karena masyarakat membutuhkan barang kebutuhan pokok yang bisa dibeli sesuai kemampuan ekonomi mereka,” begitu alasannya.

Hal yang sama juga disampaikan Suryadi, SE dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperandag) Banjar Baru. “Operasi pasar termasuk pasar murah sangat membantu masyarakat sekalian menjaga agar harga kebutuhan pokok  bisa terkendali dan terjangkau,” katanya yang datang memantau.

JUGA ADA ROY MARTEN

Meramaikan pasar murah, SJA kembali mengundang aktor legendaris Roy Marten. Dia datang bersama Pak Ali Imran, Dewan Penasihat Hanura Kalsel. Saya juga diundang bersama Pak Alinur dan wartawan Alfian. Roy dan Imran terbang dari Jakarta, saya, Pak Ali dan Alfian dari Balikpapan. Kami bertemu di Bandara  Syamsuddin Noor sehari sebelum dilaksanakannya PMMB.

Roy Marten di tengah emak-emak yang berebut berfoto bersamanya

“Pokoknya kalau diundang ke Kalsel saya datang, orang di daerah ini baik-baik dan makanannya juga nyaman-nyaman. Apalagi yang mengundang Pak Sayed, sahabat saya,” kata Roy bersemangat.

Roy memang jadi bintang. Aktor berusia 74 tahun ini tetap dikerubuti emak-emak yang meminta foto selfie atau swafoto. “Hebat, Om Roy  sudah kepala tujuh masih terlihat muda,” kata seorang ibu habis foto berdua dengan sang aktor.

SJA mengirimi saya video tentang cara hidup sehat Roy Marten. Di situ Roy menganjurkan mengkonsumsi minuman sehat bernama Etawaherb. “Saya tetap bisa menikmati hidup, tapi saya juga tahu menjaga tubuh,” katanya menjelaskan.

PMMB juga  dihadiri sejumlah keluarga dan sahabat Sayed Jafar lainnya. Di antaranya Wakil Wali Kota Barru Dr Abustan A Bintang, M.Si, akademisi Universitas Lambung Mangkurat Dr Daniel, Prof Rizali dan sejumlah tokoh lainnya. Hadir juga sejumlah ketua DPC di antaranya Ketua DPC Hanura Kotabaru, Sayed Sultan Yasin Alaydrus.

Selain menggelar pasar murah, SJA juga melakukan pelantikan pengurus baru DPC Hanura Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang diketuai  Rony. “Hampir semua kabupaten/kota di Kalsel sudah ada pengurus DPC, tinggal nanti kita pusatkan terakhir di Banjarmasin,” kata Sekretaris DPD Hanura Kalsel, Hj Syarifah Santiansyah, SH, MH.

Pelantikan DPC Hanura Batola berlangsung di Aula Jamhuri Aisyah, Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Kecamatan Alalak. Sebelumnya SJA bersama pengurus lainnya dan aktor Roy Marten menyerahkan santuan kepada puluhan anak yatim. “Ini kebiasaan Pak Sayed dalam berbagai acara selalu berbagi dengan anak yatim,” kata Syarifah Santiansyah.

Kepada pengurus baru DPC Hanura Batola, SJA berpesan agar kader Hanura di daerah ini mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi desa. Dia mengingatkan bahwa Batola mempunyai potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan di Kalsel.

SJA juga optimistis Partai Hanura akan bangkit kembali di Bumi Antasari setelah sempat tidak memiliki keterwakilan di kursi legislatif selama dua periode terakhir. “Sekarang singanya sudah bangun dari tidur,” ucapnya penuh makna.

Roy Marten juga memberi semangat kepada SJA dan jajaran Hanura di Kalsel. “Hati-hati dengan partai lain, Hanura Kalsel di bawah kepemimpinan SJA sudah bangkit, berjaya dan menang. Saya siap memberikan dukungan,” katanya di depan sejumlah awak media.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb