Lapak Pedagang Padati Wisata Belanja Ramadan di Halaman GOR Segiri

February 20, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SAMARINDA – Aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci kembali menggeliat melalui gelaran Wisata Belanja Ramadan 2026 yang dipusatkan di halaman parkir GOR Segiri. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Samarinda itu menghadirkan 150 lapak pedagang dan berlangsung hingga 14 Maret 2026.

Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, mengatakan antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Menurutnya, event tahunan tersebut bukan sekadar lokasi berburu takjil, melainkan juga wadah strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas promosi.

Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami kembali menggelar Wisata Belanja Ramadan. Antusias masyarakat cukup tinggi untuk datang dan berbelanja,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (19/2/2026).

Ratusan pelaku usaha menawarkan beragam produk, mulai dari kue basah, kue kering, aneka makanan siap saji, hingga aksesoris. Ragam pilihan tersebut membuat kawasan GOR Segiri menjelma menjadi pusat pergerakan ekonomi musiman yang padat namun tetap tertata.

Muslimin menjelaskan, dalam empat tahun terakhir pihaknya berupaya melakukan pembenahan konsep dan tata ruang. Jika sebelumnya lapak hanya berupa tenda sederhana, kini penataan dibuat lebih rapi dengan sentuhan dekorasi kain dan pengaturan jarak yang lebih terstruktur guna meningkatkan kenyamanan.

“Kami ingin suasananya berubah, lebih tertata dan nyaman. Bukan hanya pengunjung yang merasa betah, pedagang pun bisa berjualan dengan lebih baik,” katanya.

Dari sisi pembiayaan, tarif sewa lapak ditetapkan sebesar Rp1.250.000 selama masa kegiatan. Ia menilai angka tersebut masih terjangkau bagi pelaku UMKM, terlebih dengan fasilitas dan keramaian yang ditawarkan. Sebagian dari hasil sewa lapak itu masuk sebagai pendapatan daerah.

Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan pihak ketiga. Skema kerja sama tersebut dipilih karena keterbatasan anggaran internal.

“Kami memang tidak memiliki anggaran khusus untuk event ini, sehingga pola kerja sama menjadi solusi. Yang penting kegiatan tetap berjalan dan memberi dampak ekonomi,” jelasnya.

Selain transaksi jual beli, panitia juga menyiapkan agenda pendukung seperti buka puasa bersama anak yatim, lomba pergerakan sahur, hingga fashion show muslimah. Hiburan dijadwalkan hadir setiap hari untuk menjaga daya tarik kunjungan masyarakat.

Muslimin menegaskan evaluasi akan terus dilakukan guna memperbaiki kekurangan penyelenggaraan. Ia berharap UPTD sebagai perpanjangan tangan dinas dapat terus berinovasi agar gelaran Ramadan berikutnya semakin tertata, profesional, dan memberi manfaat lebih luas bagi warga Samarinda. (intan)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1358286
    Users Today : 3629
    Users Yesterday : 7219
    This Year : 294796
    Total Users : 1358286
    Total views : 12283341
    Who's Online : 24
    Your IP Address : 216.73.216.149
    Server Time : 2026-02-20