DPRD Samarinda Tekan Perbaikan LPJU Mahakam II

May 20, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

Share this news

SAMARINDA – Kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam di kawasan Jembatan Mahakam II mendapat sorotan dari DPRD Kota Samarinda. Komisi III DPRD menilai persoalan tersebut perlu segera ditangani karena berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan keberadaan penerangan jalan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara.

Menurutnya, kondisi jalan yang gelap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko kecelakaan maupun tindak kriminalitas di sekitar kawasan tersebut.

“Kalau lampu jalan dibiarkan mati terlalu lama tentu berbahaya bagi masyarakat yang melintas, terutama saat malam,” ujarnya, Rabu (20/5/26).

Ia mengungkapkan, persoalan LPJU tidak hanya terjadi di kawasan Jembatan Mahakam II, tetapi juga masih ditemukan di beberapa titik ruas jalan lain di Kota Samarinda. Karena itu, DPRD akan segera melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar penanganan dapat dipercepat.

Abdul Rohim menambahkan, pada jalan protokol maupun kawasan jembatan umumnya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Pihaknya pun akan segera menyampaikan persoalan tersebut agar perbaikan bisa segera dilakukan.

“Nanti kami koordinasikan dengan instansi terkait supaya segera ada tindak lanjut perbaikan. Biasanya untuk penerangan di jembatan dan jalan utama memang menjadi ranah Dinas Perhubungan,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Samarinda, Ayatullah, sebelumnya menjelaskan padamnya LPJU di kawasan Jembatan Mahakam II disebabkan pencurian kabel instalasi.

Ia menyebut pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Namun, proses perbaikan belum dapat dipastikan waktunya karena masih menunggu pembahasan anggaran.

“Kami sudah membuat laporan ke pihak kepolisian. Untuk perbaikannya masih belum bisa dipastikan karena saat ini masih menunggu pembahasan terkait anggaran,” jelasnya. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb