Wakil Bupati Berau Ingatkan Ancaman Sampah di Pulau Wisata

June 30, 2026 by  
Filed under Berau

Share this news

Tanjung Redeb – Meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi bahari di Kabupaten Berau menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata. Namun, di balik geliat tersebut, muncul tantangan baru yang tak boleh diabaikan, yakni ancaman sampah yang berpotensi mencemari kawasan pesisir dan pulau-pulau wisata.

Menurut Wakil Bupati Berau, Gamalis, keindahan Pulau Derawan, Maratua, Biduk-Biduk hingga berbagai destinasi pesisir lainnya hanya akan tetap menjadi magnet wisata jika seluruh pihak memiliki kepedulian menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan wisatawan agar tidak meninggalkan sampah, terutama sampah plastik sekali pakai, di lokasi wisata.

“Semakin banyak wisatawan yang datang tentu semakin besar pula potensi sampah yang dihasilkan,” tegasnya. Selasa (30/06/2026)

Wakil Bupati Berau, Gamalis

Karena itu ia mengajak seluruh pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan. Datang menikmati keindahan alam Berau juga harus dibarengi dengan tanggung jawab menjaga kelestariannya.

Ia menilai persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi masyarakat, pelaku usaha wisata, hingga wisatawan. Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan wisata merupakan investasi jangka panjang agar sektor pariwisata Berau tetap berkembang.

Sebagai daerah yang mengandalkan wisata bahari, Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan pesisir. Salah satunya melalui pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang telah diterapkan di Pulau Derawan dan diharapkan dapat diperluas ke pulau-pulau lainnya.

Selain memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya, Pemkab Berau juga tengah menyiapkan kebijakan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, khususnya di sektor pariwisata. Hotel, resort, hingga pelaku usaha wisata nantinya didorong menyediakan fasilitas isi ulang air minum sebagai upaya mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Gamalis berharap langkah tersebut mampu menjaga ekosistem laut Berau yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kalau pantai dan laut kita bersih, wisatawan akan terus datang. Tetapi kalau sampah mulai memenuhi kawasan wisata, tentu citra pariwisata Berau ikut terdampak,” ucapnya.

“Karena itu mari kita jaga bersama, jangan tinggalkan sampah, yang dibawa datang harus dibawa pulang atau dibuang pada tempat yang telah disediakan,” pungkasnya. (Dy/Ok/Adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb