Pelatihan Tata Boga Bagi Keluarga Berisiko Stunting

September 18, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Share this news

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menyerahkan secara simbolis bantuan perlengkapan memasak dan bahan makanan di Balai Kecamatan Tenggarong. Selasa (17/9/2024). Selain membantu peralatan memasaknya, Pemkab Kukar juga menyampaikan modal yang disiapkan melalui Kredit Kukar Idaman di Bankaltimtara, tanpa agunan dan tanpa bunga.

Kegiatan ini juga dibarengi pelatihan keterampilan tata boga bagi keluarga berisiko stunting. Edi Damansyah saat membuka acara itu mengatakan, pelatihan keterampilan tata boga ini menjadi langkah yang sangat strategis dan penting, karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan memasak bagi ibu-ibu dan anggota keluarga yang berisiko stunting.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang cara memanfaatkan bahan makanan dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan makanan yang bergizi dan sehat.

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik memasak, tetapi juga meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang dalam konsumsi makanan sehari-hari,” harapnya.

Edi Damansyah berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mempersiapkan makanan bergizi yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.

Edi juga mengatakan, kegiatan ini selektif bagi yang mau. Jadi ada keinginan dari pesertanya, sehingga apa yang disampaikan narasumber dapat diterima dengan baik dan mampu dikembangkan nantinya.

“Saya harap pelatihan ini diikuti dengan baik, harapannya peserta selain untuk mencukupi gizi dirumahnya sendiri juga dikembangkan untuk usaha,” pintanya.

Edi juga meminta pihak terkait terkait untuk menghubungkan hasil produk mereka yang diharapkan jajanan khas Kutai, untuk dijual di Simpang Empat Jl Kartanegara dan Pujasera Tenggarong.

“Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di rumah dan memberikan manfaat besar bagi keluarga. Jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber agar pengetahuan yang didapat benar-benar bermanfaat,”

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar Hero Suprayetno melaporkan program ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan TPPS. Sasarannya keluarga berisiko stunting, dengan harapan agar mereka dapat memproduksi makanan bergizi agar anak-anaknya terhindar stunting. DP3A juga melakukan konseling untuk pendampingan keluarga berisiko Stunting. (kk04)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1479973
    Users Today : 4419
    Users Yesterday : 3908
    This Year : 416483
    Total Users : 1479973
    Total views : 13046252
    Who's Online : 57
    Your IP Address : 216.73.216.33
    Server Time : 2026-03-15