Digital Nomad dan Sisi Sunyi di Balik Kebebasan

March 5, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Digital nomad adalah istilah bagi individu yang bekerja secara jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi digital, tanpa terikat kantor fisik, sekaligus menjalani gaya hidup berpindah-pindah tempat. Dengan bermodal laptop dan koneksi internet, mereka bisa bekerja dari rumah, kafe, coworking space, hingga luar negeri.

Fenomena ini berkembang seiring meningkatnya tren kerja remote dalam beberapa tahun terakhir. Kota-kota seperti Chiang Mai, Lisbon, dan Denpasar kerap disebut sebagai destinasi favorit karena biaya hidup yang relatif terjangkau serta komunitas pekerja global yang cukup mapan.

Di media sosial, gaya hidup ini sering digambarkan ideal, bekerja dari tepi pantai, rapat daring dengan latar matahari terbenam, atau menyelesaikan proyek dari kafe estetik. Namun, realitas di lapangan tidak selalu seindah unggahan Instagram.

Raka (30),  yang telah tiga tahun bekerja secara remote mengatakan fleksibilitas justru menuntut disiplin ekstra.

“Orang lihatnya bebas. Padahal kalau tidak punya manajemen waktu yang kuat, pekerjaan bisa tidak terkendali. Tidak ada atasan yang mengawasi langsung, jadi tanggung jawab sepenuhnya di diri sendiri,” ujarnya di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (4/3/2026).

Menurut Raka, batas antara jam kerja dan waktu pribadi sering kali kabur. Ia mengaku pernah bekerja hingga larut malam karena menyesuaikan zona waktu klien di Eropa.

Koneksi internet yang tidak stabil masih menjadi kendala klasik, terutama di destinasi wisata yang infrastrukturnya belum merata. Gangguan teknis saat rapat daring atau pengiriman proyek bisa berdampak pada reputasi profesional.

Selain itu, perbedaan zona waktu dengan klien luar negeri membuat jam kerja menjadi tidak menentu. Kondisi ini berisiko memicu kelelahan mental jika tidak diatur dengan baik.

Persoalan visa juga menjadi tantangan tersendiri. Tidak semua negara mengizinkan pemegang visa turis untuk bekerja, meskipun pekerjaan dilakukan secara daring untuk klien di luar negeri.

Beberapa negara seperti Estonia dan Portugal telah menyediakan skema visa khusus digital nomad. Sementara di Indonesia, regulasi terkait kategori tersebut belum sepenuhnya jelas, sehingga sebagian pekerja remote berada dalam area abu-abu hukum.

Pada akhirnya, bekerja dari mana saja bukan berarti bebas dari beban. Ia hanya mengubah bentuk tanggung jawab. Bagi sebagian orang, pola ini memberi ruang tumbuh dan eksplorasi. Bagi yang lain, stabilitas tetap menjadi kebutuhan utama.

Digital nomad mungkin menawarkan kebebasan lokasi, tetapi tetap menuntut kesiapan finansial, emosional, dan profesional yang tidak sedikit. (intan)

Turnamen Grassroot U-13 Berkah Ramadan 2026 Digelar di Stadion Swalas Gunaq

March 5, 2026 by  
Filed under Sepakbola

SENDAWAR – Turnamen sepak bola usia dini bertajuk Grassroot U-13 Berkah Ramadan 2026 akan digelar di Stadion Swalas Gunaq, 13 hingga 15 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti delapan tim Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kutai Barat.

Ketua Panitia, Andi, mengatakan turnamen ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini, khususnya kelompok umur 11, 12, dan 13 tahun di Kutai Barat.

“Tujuan utamanya kembali kepada esensi pembinaan sepak bola usia dini di Kutai Barat. Ini sebagai wadah bagi anak-anak U-13 untuk menunjukkan bakat mereka,” ujarnya.

Turnamen ini merupakan gagasan langsung dari Andi yang kemudian berkolaborasi dengan Akademi Nyuatan Bersatu. Delapan tim yang telah resmi terdaftar yakni SSB Fajar Utama, Tifan Soccer School, Ajenda 13, TSS Ubar Soccer School, Persi Muja, SSB Bigung, Akademi Nyuatan, dan Menarung.

Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu. Sistem yang digunakan adalah setengah kompetisi, dengan delapan tim dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat tim.

Pada babak penyisihan grup, pertandingan menggunakan durasi 2×20 menit. Sementara di babak semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final, durasi pertandingan menjadi 2×25 menit tanpa perpanjangan waktu dan langsung dilanjutkan adu penalti jika imbang.

Menurut Andi, fokus pada kelompok usia 13 tahun sejalan dengan program ASKAB PSSI Kutai Barat yang akan menggelar Piala Soeratin tahun ini untuk kategori U-13 dan U-15. Sebelumnya, turnamen U-15 telah lebih dahulu dilaksanakan.

“Kami ingin anak-anak U-13 juga mendapat kesempatan yang sama untuk bertanding dan mengukur kemampuan mereka sebelum tampil di Piala Soeratin 2026,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari ASKAB PSSI Kutai Barat. Ketua ASKAB PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat, disebut telah menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Dukungan juga diberikan Air Mineral Sii, Zidan Coffee Shop dan LPK Kalleria Group

Andi berharap semakin banyaknya kompetisi usia dini akan meningkatkan jam terbang pemain, membentuk mental bertanding, serta menumbuhkan sportivitas. Selain itu, turnamen ini juga menjadi tolok ukur bagi para pelatih dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi resmi.

Ke depan, panitia menargetkan turnamen ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan sepak bola usia dini di Kutai Barat.

“Kami berharap kegiatan ini sukses dan bisa terus berlanjut setiap tahun,” tutupnya. (arf).

XLSMART Percepat Digitalisasi Layanan Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

March 5, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menghadirkan standar baru keamanan dan kenyamanan pelanggan melalui implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah dan eSIM. XLSMART secara aktif mendorong dan mengajak seluruh pelanggan serta masyarakat luas untuk memanfaatkan mekanisme registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik wajah (face recognition) berbasis kecerdasan buatan – AI dengan kemampuan liveness detection. Inovasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat keamanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman registrasi yang lebih mudah, cepat, dan menyenangkan, sebagai wujud komitmen XLSMART untuk terus meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap layanan XLSMART sebagai penyedia konektivitas digital yang aman dan terpercaya.

Direktur & Chief Regulatory XLSMART, Merza Fachys, mengatakan, implementasi verifikasi biometrik ini adalah komitmen nyata XLSMART dalam meningkatkan standar keamanan data pelanggan. Dengan validasi yang terhubung langsung ke database Dukcapil, XLSMART memastikan setiap identitas pelanggan valid dan terlindungi dari potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. XLSMART mengutamakan rasa aman dan nyaman pelanggan dalam menggunakan layanan telekomunikasi melalui teknologi face recognition ini.

”Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan,” kata Merza,

Untuk memastikan kemudahan akses seluruh lapisan masyarakat, XLSMART telah menghadirkan layanan registrasi biometrik di 143 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren. Layanan ini terfokus pada wilayah dengan densitas pelanggan tinggi, seperti Jabodetabek (26 XL Center dan 13 Galeri Smartfren), Jawa Timur (16 Galeri Smartfren), dan Sumatera (17 XL Center). Selain melalui gerai fisik, pelanggan juga dapat melakukan registrasi mandiri secara digital melalui website resmi XL, AXIS, dan Smartfren, serta melalui aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF—menjadikan proses registrasi biometrik semakin inklusif, mudah, dan dapat dilakukan kapan saja, di mana saja.

Penerapan registrasi berbasis biometrik wajah memberikan sejumlah manfaat nyata bagi pelanggan dan masyarakat. Dari sisi keamanan, teknologi ini terbukti mampu menekan kemungkinan identitas ganda lebih dari 80%, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan penipuan (fraud management) hingga 20–30% berdasarkan studi GSMA. Tingkat akurasi sistem pengenalan wajah modern juga telah mencapai 95–99% menurut NIST (National Institute of Standards and Technology) – lembaga Departemen Perdagangan AS yang menetapkan standar teknologi global, dilengkapi kemampuan liveness detection yang canggih untuk mendeteksi upaya pemalsuan (spoofing).

Dari sisi kemudahan, proses registrasi yang semula memakan waktu 5–7 menit kini dapat diselesaikan dalam kurang dari 1 menit melalui proses otomatis dengan liveness detection untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC). Pelanggan juga dijamin keamanan datanya karena XLSMART menerapkan prinsip security by design dan data minimization—data biometrik tidak disimpan oleh XLSMART, melainkan langsung diteruskan secara aman ke sistem Dukcapil untuk validasi tanpa disimpan setelah proses selesai. Sistem XLSMART telah memenuhi standar keamanan internasional, antara lain ISO 27001, ISO 27701, serta lulus uji Presentation Attack Detection (ISO 30107-3), dengan match rate ke Dukcapil di atas 95% dan tingkat keluhan sangat rendah.

Sebagai bukti kesiapan dan keseriusan dalam menghadirkan layanan ini, XLSMART telah menjalankan program pilot sejak September 2025 melalui gerai fisik dan kanal digital, sehingga sistem yang diterapkan saat ini telah teruji dan siap memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya XLSMART dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang lebih aman, terpercaya, dan siap mendukung transformasi digital Indonesia.

Seiring dengan penguatan keamanan data pelanggan melalui registrasi biometrik, adopsi penerapan eSIM XLSMART juga terus mendapatkan respon positif dari pelanggan dan masyarakat. Jumlah pengguna eSIM terus tumbuh dan saat ini jumlah pengguna eSIM XLSMART mencapai lebih dari 1,6 juta dan harapannya kedepan akan terus  meningkat seiring dengan berbagai manfaat dan kemudahan eSIM yang bisa dirasakan pengguna. XLSMART juga terus melakukan integrasi sistem registrasi biometrik sebagai solusi yang meminimalkan hambatan teknis saat aktivasi, sehingga kendala operasional dapat ditekan dan pelanggan mendapatkan jaminan keamanan yang sama kuatnya antara pengguna kartu fisik maupun eSIM.

Saat ini pelanggan dan masyarakat dapat melakukan Registrasi kartu SIM dengan Biometrik wajah di XLSMART dengan beberapa cara berikut, sebagai berikut :

  • Registrasi Melalui Website XL dan AXIS
  1. Buka halaman website registrasi sesuai kartu yang digunakan (https://registrasi.xl.co.id/ atau https://registrasi.axis.co.id/ ), kemudian pilih metode registrasi menggunakan OTP atau PUK.
  2. Masukkan nomor kartu Perdana yang akan diaktifkan, lalu masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan).
  3. Lakukan pengambilan swafoto (selfie) dengan memastikan wajah berada di dalam area lingkaran serta tidak menggunakan aksesoris tambahan seperti masker, kacamata hitam, atau aksesori lain yang menutupi wajah, berada di ruangan dengan pencahayaan yang cukup serta disarankan menggunakan latar belakang polos atau minim objek.
  4. Sistem akan melakukan validasi data biometrik dengan database Dukcapil secara otomatis. Apabila data telah sesuai, proses registrasi dinyatakan berhasil dan kartu siap digunakan.
  • Registrasi Melalui Aplikasi myXL atau AXISNET
  1. Buka aplikasi myXL atau AXISNET, kemudian masukkan nomor kartu perdana yang akan didaftarkan.
  2. Pilih menu ”Registrasi dengan Biometrik”, kemudian pilih metode registrasi menggunakan OTP atau PUK.
  3. Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), kemudian lakukan pengambilan swafoto (selfie) dengan memastikan wajah berada di dalam area lingkaran serta tidak menggunakan aksesoris tambahan seperti masker, kacamata hitam, atau aksesori lain yang menutupi wajah, berada di ruangan dengan pencahayaan yang cukup serta disarankan menggunakan latar belakang polos atau minim objek.
  4. Sistem akan melakukan validasi data biometrik dengan database Dukcapil secara otomatis. Apabila data telah sesuai, proses registrasi dinyatakan berhasil dan kartu siap digunakan.
  • Regitrasi Melalui Website Smartfren dan Aplikasi MySF
  1. Buka halaman website http://smartfren.com/Activation/, kemudian masukkan nomor kartu perdana yang akan didaftarkan.
  2. Masukkan kode OTP yang diterima pelanggan, kemudian masukkan kode PUK.
  3. Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), kemudian lakukan pengambilan swafoto (selfie) dan pilih ”start video check” sesuai petunjuk di website dan aplikasi, dengan memastikan wajah berada di dalam area lingkaran serta tidak menggunakan aksesoris tambahan seperti masker, kacamata hitam, atau aksesori lain yang menutupi wajah, berada di ruangan dengan pencahayaan yang cukup serta disarankan menggunakan latar belakang polos atau minim objek.
  4. Sistem akan melakukan validasi data biometrik dengan database Dukcapil secara otomatis. Kemudian klik “Gunakan Foto”. Apabila data telah sesuai akan muncul notifikasi “Aktivasi Berhasil”, dan kartu siap digunakan.

Melalui inovasi ini, XLSMART menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang lebih aman, terpercaya, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan, sejalan dengan visi XLSMART untuk menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan. (*)

Tahun 2025, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun

March 5, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Infografis Laporan Kinerja PT Federal International Finance 2025

JAKARTA – PT Federal International Finance (FIF), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, mencatat laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada periode Januari hingga Desember 2025. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 4,92% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, di mana laba bersih tercatat sebesar Rp4,42 triliun.

Direktur FIF, Valentina Chai, menyampaikan, pencapaian perseroan tidak lepas dari kontribusi yang luar biasa dari seluruh pelanggan, mitra bisnis, dan karyawan FIF.

“Kami mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas pencapaian yang diraih perseroan. Ini menjadi bukti kepercayaan seluruh pihak yang menjadikan FIF sebagai solusi finansial pilihan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan,” kata Valentina.

Peningkatan laba bersih FIF tercermin dalam nilai penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp49,45 triliun hingga akhir kuartal IV 2025, meningkat 7,64% (yoy). Peningkatan ini juga selaras dengan kenaikan jumlah unit yang dibiayai, yang mencapai 3,39 juta unit, naik 4,85% (yoy).

Pertumbuhan laba bersih perseroan tersebut diperoleh dari operasional seluruh layanan pembiayaan. Yakni, FIFASTRA yang hadir lewat pembiayaan sepeda motor Honda, SPEKTRA untuk produk elektronik, gadget, hingga perabot rumah tangga, dan DANASTRA yang menyediakan pembiayaan multiguna. Selain itu, FINATRA hadir lewat pembiayaan mikro produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta AMITRA untuk pembiayaan syariah Haji dan Umrah.

Valentina mengatakan FIF terus berupaya mengoptimalkan seluruh layanan pembiayaan dalam mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan. “Sebagai salah satu perusahaan pembiayaan di Indonesia, kami optimistis untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik dari seluruh layanan pembiayaan kami yang diperkuat dengan value chain serta digitalisasi, untuk menjadi solusi bagi seluruh kebutuhan pembiayaan masyarakat Indonesia,” tutur Valentina.

Secara Net-Services Asset (NSA), NSA perseroan tumbuh sebesar 14,38% yoy menjadi Rp53,44 triliun pada kuartal IV 2025. Selain itu, FIF mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) Nett di level 0,20% pada kuartal IV 2025, menjadikannya sebagai perusahaan pembiayaan dengan kinerja yang sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Valentina menegaskan, di tengah tantangan ekonomi nasional, FIF ingin hadir sebagai #TemanMeraihImpian bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui inovasi-inovasi dan layanan terbaik. Hal ini sejalan dengan misi perseroan: Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat. (*)

Disdikbud Samarinda Gandeng IPPRISIA Perkuat Pendidikan melalui Program SAPA

March 5, 2026 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda menjalin kerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kota Samarinda dalam pelaksanaan Program SAPA (Sahabat Aksi Peduli Anak). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Kantor Disdikbud Kota Samarinda, Jalan Biola.

Penandatanganan PKS turut disaksikan perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IPPRISIA Kalimantan Timur sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program pendampingan pendidikan berbasis partisipasi masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Asli Nuryadin, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan dengan melibatkan peran masyarakat dan tenaga profesional.

“Pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah dan pemerintah. Perlu kolaborasi dengan masyarakat dan organisasi profesi. Program SAPA diharapkan dapat membantu meningkatkan motivasi belajar serta memperkuat karakter peserta didik,” ujarnya.

Program SAPA merupakan inisiatif pendampingan pendidikan yang menghadirkan relawan profesional sebagai sahabat pendamping anak di satuan pendidikan. Program ini bertujuan mendukung proses pembelajaran agar lebih inklusif, humanis, dan inspiratif.

Ketua DPC Ikatan Penata Persona Indonesia Kota Samarinda, drg. Deasy Evriyani, menegaskan bahwa relawan SAPA berperan sebagai pendamping, bukan pengganti guru.

“Relawan hadir untuk mendukung sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif. Fokusnya pada penguatan karakter, peningkatan motivasi belajar, serta pengembangan potensi peserta didik,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, relawan SAPA akan terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti pendampingan pembelajaran di kelas, bimbingan belajar kelompok kecil, penguatan literasi dan numerasi, hingga pengembangan karakter dan keterampilan hidup.

Sementara itu, Ketua DPD IPPRISIA Kalimantan Timur, Marliana Wahyuningrum, mengapresiasi terjalinnya sinergi antara IPPRISIA dan Disdikbud Kota Samarinda. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadirkan inovasi pendidikan yang berkelanjutan.

“Program SAPA menunjukkan bahwa keterlibatan organisasi profesi dapat menjadi penguat dalam mendukung pendidikan anak,” ujarnya.

Dengan ditandatanganinya PKS ini, Program SAPA direncanakan segera diimplementasikan di sejumlah sekolah di Kota Samarinda. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan pendampingan belajar yang lebih personal sekaligus membangun karakter positif peserta didik. (rsf)

« Previous PageNext Page »

  • vb