Riding & Bukber Fazio di Samarinda, Yamaha Kaltim Rangkul Generasi Muda Lewat Kelas Kreatif

March 3, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Main Dealer Yamaha Kaltimtara (PT. Surya Timur Sakti Jatim) menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan riding bareng pengguna Yamaha Fazzio di Ya Kun Kaya Toast Samarinda, Area 77 Sport Hub, Jalan Pipit, Bandara, Sungai Pinang, Sabtu (28/2/26).

Kegiatan ini diikuti 18 konsumen Fazzio serta 13 peserta dari pengguna roda 2 Merk Lain.

Asisten Manajer Promosi/Area PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin untuk mempererat silaturahmi antar konsumen Yamaha, khususnya pengguna Fazzio.

“Event ini rutin kami laksanakan agar mempererat silaturahmi konsumen Yamaha Fazzio. Kami ingin membangun kedekatan yang lebih kuat dengan para pengguna,” ujar Efendy.

Kegiatan diawali dengan rolling city dari Yamaha Sentral Samarinda jalan Agus Salim menuju lokasi acara. Peserta kemudian mengikuti kelas kreatif yang terbagi pada dua pilihan, yakni pelatihan pembuatan Chunky Bag dan Flower Bucket, sebelum ditutup dengan buka puasa bersama.

Area Marketing Development (AMD) STSJ Kalimantan, Ilham Sintang, menjelaskan konsep kegiatan dirancang menyasar generasi muda, terutama segmen milenial dan Gen Z yang menjadi target pasar Fazzio.

“Segmen Fazzio ini kan youngster. Jadi kami ingin lebih dekat dengan anak-anak muda, terutama yang aktif dan kreatif. Mereka sekarang mencari kegiatan yang bisa menambah value diri. Harapannya kegiatan ini sama-sama memberikan manfaat,” katanya.

Menurutnya, Yamaha juga mulai mengundang pengguna merek lain agar bergabung pada kegiatan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jaringan serta memperkenalkan Fazzio kepada calon konsumen baru.

“Kalau sebelumnya fokus ke pengguna Fazzio, sekarang kami kombinasikan dengan pengguna non-Fazzio. Harapannya mereka bisa membangun circle baru dan ke depan tertarik menggunakan Fazzio. Kami juga akan mengolah database untuk menawarkan program khusus agar semakin memikat konsumen,” jelasnya.

Dirinua menambahkan, kegiatan serupa direncanakan digelar secara berkala, dengan target maksimal 12 kali dalam setahun, menyesuaikan minat peserta dan lokasi pelaksanaan.

Salah satu peserta dari pengguna non-Fazzio, Salsabila Cahya Isnani, mengaku tertarik mengikuti kelas Flower Bucket karena sesuai dengan minatnya.

“Saya ikut kelas Flower Bucket, merangkai bunga segar. Saya lebih suka bunga karena bisa jadi pajangan,” ujarnya.

Mahasiswi tersebut berharap kegiatan serupa kembali digelar dengan variasi kelas yang lebih beragam.

“Semoga ke depan bisa diadakan lagi dan mungkin ditambah kelas baru selain Chunky Bag dan Flower Bucket,” tambahnya.

Ia juga mengaku tertarik beralih ke Yamaha Fazzio jika memiliki kesempatan.

Sementara itu, Yulianti, pengguna Fazzio yang telah menggunakan motor tersebut selama setahun, mengaku sudah tiga kali mengikuti kegiatan serupa. Ia menilai acara tersebut menarik dan bermanfaat.

“Ini yang ketiga kali saya ikut. Sebelumnya di Big Mall. Acaranya asik, semoga ada terus setiap bulan dan makin ramai,” katanya.

Yulianti menambahkan, selama menggunakan Fazzio tidak mengalami kendala berarti.

“Sudah setahun pakai, tidak ada kendala. Servis rutinnya juga bagus. Tadi saya ikut pelatihan Chunky Bag, tasnya bisa langsung dipakai, dan juga menambah pengalaman baru,” tutupnya. (*)

Diskominfo Kaltim Tegaskan Internet Desa Gratis

March 3, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Program internet desa gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dipastikan bebas dari pungutan biaya bagi pemerintah desa. Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyusul laporan adanya oknum yang menagih pembayaran kepada sejumlah kepala desa.

Faisal menegaskan, seluruh pembiayaan program internet desa gratis sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Karena itu, ia meminta para kepala desa tidak menanggapi tagihan apa pun yang mengatasnamakan penyedia layanan internet.

“Program ini tidak memungut biaya dari desa. Kalau ada yang menagih, jangan ditanggapi dan segera laporkan kepada kami,” ujarnya saat konferensi pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Senin (2/3/2026).

Ia mengungkapkan, pada Januari hingga Februari 2026 terdapat dua hingga tiga desa yang melaporkan menerima tagihan dari pihak yang mengaku sebagai provider internet Pemprov. Menurutnya, jika benar terdapat penagihan dari penyedia resmi, hal itu kemungkinan hanya kesalahan administratif. Namun, ia tetap menekankan agar desa tidak melakukan pembayaran dalam bentuk apa pun.

“Kalaupun ada provider yang benar-benar menagih, bisa jadi itu kekeliruan administrasi. Tetapi tetap jangan ditanggapi, karena seluruh biaya ditanggung pemerintah provinsi,” tegasnya.

Hingga akhir 2025, program internet desa gratis telah menjangkau 802 desa di Kalimantan Timur. Pada 2026, pemerintah provinsi menargetkan penambahan 39 desa, sehingga total desa penerima manfaat menjadi 841 desa.

Saat ini, 39 desa tersebut masih dalam proses pengadaan melalui sistem e-katalog dan ditargetkan rampung pada Maret 2026.

“Maret ini kita kejar agar 39 desa bisa terpasang, sehingga total 841 desa semuanya sudah teraliri internet desa gratis,” kata Faisal.

Berdasarkan data Diskominfo Kaltim, capaian pemasangan internet desa menunjukkan progres signifikan di sejumlah kabupaten masing-masing Mahakam Ulu 50 desa (tuntas), Penajam Paser Utara 30 desa (tuntas), Berau sebanyak 99 dari 100 desa, Kutai Timur sebanyak 136 dari 139 desa. Sementara Kabupaten Paser sebanyak 131 dari 139 desa, Kutai Barat sebanyak 167 dari 190 desa serta Kutai Kartanegara sebanyak 188 dari 193 desa

Distribusi ini menandakan sebagian besar wilayah telah menikmati akses internet desa gratis, meskipun beberapa kabupaten masih menyisakan desa yang sedang dalam tahap penyelesaian.

Pemerintah provinsi memastikan program ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses digital hingga ke wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi.

Faisal kembali mengingatkan agar pemerintah desa waspada terhadap potensi penipuan yang mencatut nama program resmi pemerintah.

“Jika ada indikasi penagihan, segera laporkan agar bisa kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (intan)

Setelah Polemik, Pemprov Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Gubernur Rp8,5 M

March 3, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA – Polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur yang sempat memantik perbincangan luas di ruang publik akhirnya menemui titik terang. Setelah kritik bergulir dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat hingga tokoh daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan kendaraan tersebut dikembalikan ke penyedia dan dana pembeliannya utuh kembali ke kas daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan, unit kendaraan tersebut belum pernah digunakan untuk operasional pemerintahan dan hingga kini masih berada di Jakarta.

“Kendaraan tersebut belum digunakan dan belum operasional di Kaltim. Ini sedikit memudahkan proses pengembaliannya,” ujar Faisal dalam konferensi pers di Kantor Diskominfo Kaltim, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, mobil tersebut masih berpelat nomor B (Jakarta) dan proses administrasi balik nama, termasuk BPKB dan STNK, juga belum rampung. Kondisi itu dinilai mempermudah tahapan serah terima kembali kepada penyedia.

Seperti diketahui, kendaraan yang diadakan melalui APBD Perubahan 2025 itu adalah Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e warna putih dengan nilai kontrak Rp8.499.936.000. Unit telah dilakukan serah terima pada 20 November 2025, namun belum dibawa ke Kalimantan Timur.

Keputusan pengembalian diambil setelah Pemprov Kaltim menggelar rapat koordinasi pada 27 Februari 2026 bersama Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta pihak terkait lainnya. Hasil pembahasan menyimpulkan pengembalian dimungkinkan secara regulasi sepanjang penyedia bersedia menerima kembali unit tersebut.

Surat resmi kemudian dilayangkan kepada CV Afisera pada 28 Februari 2026 dan mendapat respons positif.

“Setelah berita acara serah terima kembali dilakukan, maksimal 14 hari dana wajib disetorkan kembali ke kas daerah. Target kami seluruh proses administrasi rampung paling lambat 20 Maret 2026. Intinya, mobil kembali dan uang kembali,” tegas Faisal.

Untuk sementara, operasional Gubernur akan menggunakan kendaraan dinas yang tersedia. Meski dinilai kurang optimal untuk mobilitas tinggi, kendaraan tersebut masih dalam kondisi layak pakai.

“Apalagi Pak Gubernur memang senang menyetir sendiri, terutama saat meninjau infrastruktur ke kabupaten/kota yang rutin dilakukan hampir setiap satu hingga dua minggu,” ungkap Faisal. Ia juga menyebut Gubernur bersedia menggunakan kendaraan pribadi apabila diperlukan.

 

Sementara itu, Direktur CV Afisera, Subhan, menyatakan pihaknya menerima keputusan tersebut sebagai bentuk komunikasi yang baik antara penyedia dan pemerintah daerah.

“Setelah menerima surat permintaan pengembalian pada 28 Februari, saya berkomunikasi dengan keluarga dan manajemen. Setelah dipertimbangkan, kami memutuskan menerima proses pengembalian. Tidak ada pihak yang dirugikan,” ujarnya.

Subhan menegaskan, pengadaan sebelumnya telah berjalan melalui mekanisme e-katalog sesuai aturan yang berlaku. Namun sebagai pengusaha lokal, dirinya menghormati aspirasi masyarakat serta keputusan pemerintah daerah.

“Yang terpenting kita berpegang pada aturan dan norma. Selama mobil kembali dalam kondisi utuh, tidak ada masalah. Mobil ini bisa kami sewakan atau jual kembali,” tambahnya.

Dana hasil pengembalian nantinya akan tercatat sebagai saldo kas daerah dan dapat dimanfaatkan dalam perubahan anggaran maupun perencanaan tahun berikutnya. (intan)

Pemprov Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Gubernur Rp8,5 Miliar

March 3, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi membatalkan pengadaan mobil dinas Gubernur jenis SUV senilai Rp8,5 miliar yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.

Keputusan tersebut disampaikan pada jumpa pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Wiek Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Sungai Pinang Luar, Samarinda, Senin (2/3/26).

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mengatakan keputusan pembatalan diambil setelah pemerintah provinsi merespons berbagai aspirasi dan kritik dari masyarakat.

“Gubernur dan kami di pemerintah provinsi merespons aspirasi masyarakat, dan seluruh saran serta kritik dari berbagai pihak yang menyatakan pengadaan ini dinilai tidak layak,” ujar Faisal.

Menurutnya, sejak Jumat pekan lalu pihaknya melakukan evaluasi terhadap regulasi dan mekanisme pengadaan. Hasilnya, secara aturan memungkinkan untuk dilakukan pengembalian kepada pihak penyedia.

“Hari ini kita putuskan untuk mengembalikan mobil tersebut kepada pihak ketiga. Kami sudah bersurat dan alhamdulillah surat kami sudah dibalas. Penyedia bersedia menerima kembali mobilnya dan mengembalikan uang kepada pemerintah provinsi,” jelasnya.

Dirinya memastikan proses pengembalian tidak menimbulkan konsekuensi administratif maupun denda. Hal itu juga telah dikonfirmasi pihak penyedia.

“Tidak ada denda, tidak ada penalti. Penyedia menerima kembali dengan ikhlas sesuai nilai yang diterima,” katanya.

Dana hasil pengembalian tersebut, akan masuk kembali ke kas daerah sebagai saldo dan akan dibahas lebih lanjut pada Anggaran Perubahan atau pada APBD tahun 2027.

Terkait fasilitas kendaraan dinas ke depan, ia menegaskan, pengadaan kendaraan kepala daerah merupakan hal yang lazim. Namun, Pemprov Kaltim akan mempertimbangkan waktu dan kebutuhan agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

“Siapapun gubernurnya tentu memiliki fasilitas kendaraan dinas. Ke depan mungkin akan dianggarkan kembali, baik di anggaran perubahan atau tahun berikutnya, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur CV Afisera, H. Subhan, menyatakan pihaknya siap memproses pengembalian kendaraan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Pengembalian mobil akan diatur bersama Pemprov Kaltim. Dananya akan segera kami kembalikan. Yang terpenting kita berpegang pada aturan dan norma. Selama mobil kembali dalam kondisi utuh, tidak ada masalah,” kata Subhan.

Ia menambahkan, kendaraan tersebut nantinya dapat kembali dipasarkan, baik melalui skema penjualan maupun penyewaan.

Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya mendengarkan aspirasi publik serta memastikan setiap kebijakan tetap berada pada koridor regulasi dan kepatutan. (yud)

PT PAMA Kubar Gelar Safari Ramadan dan Santuni Anak Yatim

March 2, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Kegiatan safari Ramadan yang dilaksanakan PT. Pamapersada Nusantara  memberi santunan anak yatim yang ada di kampung Damai Kota, Kecamatan Damai, berlangsung di Masjid Al-Amin, Sabtu (28/2/2026). Program ini merupakan program tahunan perusahaan dimana program yang berkolaborasi dengan customer yaitu PT BEK dan PT TCM

Bayu Handoko selaku csr Sect. Head Pama BEKB menyampaikan kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan kegiatan rutinitas tahunan yang dilakukan oleh perusahaan. Ini merupakan salah satu bentuk silahturahmi perusahaan  kepada pemerintah dan masyarakat sekitar perusahaan.

“Pada kegiatan Safari Ramadan ini kami selalu adakan santunan anak yatim dan duafa yang merupakan bakti sosial kami untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan dalam bulan ramadhan ini,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan bisa menjalin komunikasi dan keharmonisan dengan masyarakat serta dapat membantu dan memberikan manfaat untuk masyarakat.

Ketua Masjid Al-Amin, Baharudin Bo’oy menyampaikan terimakasih kepada PT PAMA , BEK dan TCM selalu berbagi dengan warga Kampung Damai Kota. Santunan yang diberikan saat safari Ramadan, kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

“Semoga manajemen dan karyawan di berikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja, dan produksi nya semakin lancar tanpa kendala suatu apapun, agar bisa terus berbagi dengan warga di Kampung Damai ini,” ucapnya.

Camat Damai, Iman Setiadi diwakili Kasi Pelayanan Umum, Ohira Hardianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PAMA yang telah melaksanakan kegiatan Safari Ramadan, memberikan santunan kepada anak yatim, serta menyelenggarakan kegiatan sembako murah bagi masyarakat. Ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Masjid Al-Amin yang telah menyiapkan dan menyediakan tempat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan penuh kekhidmatan. Semoga masjid ini senantiasa menjadi pusat ibadah dan pusat kegiatan sosial kemasyarakatan yang membawa keberkahan bagi Kampung Damai Kota.

“Kami juga mendoakan kepada seluruh jajaran Manajemen dan karyawan PAMA Kubar, semoga Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan, kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di perusahaan,” ungkapnya.

Ia menyebut, setiap langkah pekerjaan yang dilakukan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan bagi perusahaan, keluarga, dan masyarakat sekitar.

 

“Kami juga berharap, setelah menyelesaikan tugas dan aktivitas kerja, seluruh karyawan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat, penuh kebahagiaan dan keberkahan,” tandasnya.

Dikatakan, keharmonisan keluarga senantiasa terjaga, karena keluarga yang kuat adalah fondasi utama dalam mendukung semangat dan produktivitas kerja.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, semakin mempererat hubungan silaturahmi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya. (arf)

« Previous PageNext Page »

  • vb