LPTQ Gelar Khatam Qur’an dan Berbagi Takzil Semarakan Ramadan

March 2, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Buka Puasa Bersama yang diisi dengan rangkaian khataman Al Qur’an, pembagian takzil, serta tausiah, dan pembacaan manaqib Sayidah Hadijah Al Kubro dan Manaqib Sayidah Fathimah Az-Zahra.

“Tujuan utamanya tidak lain menyemarakkan Ramadhan dengan kegiatan positif. Sesuai peran sebagai lembaga pengembangan Tilawatil Qur’an, maka kita mengajak seluruh pengurus khataman Al Quran bersama binaan LPTQ,” ujar Ketua LPTQ Kalimantan Timur Sri Wahyuni saat Khatam Qur’an dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar LPTQ Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (1/3/2026).

Sebelumnya, seluruh pengurus membaca Al-Qur’an masing-masing sesuai pembagian juz ditetapkan. Dan pada hari H kegiatan hanya dilanjut prosesi khataman bersama keluarga besar pengurus dan anak-anak binaan LPTQ.

Dia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan tidak sebatas bulan Ramadan. Ini sesuai saran Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji pada buka puasa bersama tahun lalu yang meminta agar Sekretariat LPTQ harus aktif diisi kegiatan pengembangan Tilawatil Qur’an.

Selama Ramadan anak binaan LPTQ Kaltim juga diminta memakmurkan Masjid Negara IKN dan masjid-masjid besar lainnya di dalam dan luar daerah Kaltim. (am)

Minta Maaflah Pak Gub

March 1, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

HEBOH mobil mahal Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (HARUM) sudah meluas. Boleh dibilang sudah menjadi kehebohan nasional. Isinya semua mencela. Kebijakan itu benar-benar jauh dari aroma harum yang sebenarnya. Pak Gub dihujat di mana-mana. Sedih juga. Dulu HARUM sempat bilang Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai gubernur konten. Sekarang giliran Pak Gub punya cap begitu. Sayang capnya agak hitam.

Mas Darno menjelaskan kebijakan mobil mahal Gubernur Rudy Mas’ud di KompasTV

Malah belakangan sorotan orang makin meluas. Soal penampilan istrinya, Hj Sarifah Suraidah disebut bak “Noni Belanda,” soal ada anggaran penulisan naskah pidato, soal anggaran dapur rumah dinas gubernur sampai berbagai hal yang dilakukan dinasti Mas’ud.

Menurut saya tidak ada jalan lain, Gubernur HARUM sebaiknya secara ksatria meminta maaf atas kehilafan ini. Yakinlah apa yang dicibir orang bukan ghibah dan apa yang dimaksud dengan marwah atau muru’ah itu, bukan seperti persepsi yang disampaikan Pak Gub.

Selain meminta maaf, Gubernur harus berani secara langsung menyampaikan klarifikasi atas kesimpangsiuran sekitar pengadaan mobil tersebut.

Pertama, perlu ketegasan apakah mobil tersebut sudah dibeli apa belum? Kalau sudah dibeli, apa jenis mobilnya dan berapa harganya. Tampilkan fotonya. Apa alasan membeli mobil dengan harga yang tinggi? Bukankah ada jenis-jenis mobil dengan spek yang sama, yang harganya tidak semahal yang ada. Pak Gub tidak bisa berkilah bahwa urusan harga dia tidak mengikuti. Ada informasi mengutip KALPOSTONLINE.COM, pengadaan mobil itu lewat CV A dengan nilai kontrak Rp8.499.936.000. Spesifikasinya mobil SUV hybrid 2996 cc 434 HP. Apa benar?

Kedua, sesungguhnya mobil tersebut mau digunakan dan ditempatkan di mana? Di lihat dari penjelasan Pak Gub sebelumnya, terkesan mobil ada di Jakarta. Sementara dua staf Pak Gub termasuk Sekdaprov memberikan penjelasan yang berbeda. Disebutkan mobil itu untuk menyambut tamu IKN dan dipergunakan di medan Kaltim yang berat. Lalu yang benar yang mana?

Ketiga, Pak Gub sebaiknya berkonsultasi dengan Mendagri dan BPK. Saya yakin kalau mobil itu belum dibeli, sarannya dibatalkan saja. Tapi kalau terlanjur sudah dibeli, apa boleh dijual atau dilelang atau dikembalikan ke agennya? Kalau ada risiko kerugian, maka ditanggung secara pribadi oleh Pak Gub. Mobil itu jika dipakai Pak Gub, sepanjang masa akan menjadi bahan celaan orang atas “marwah” Pak Gub yang tidak berpihak ke masyarakat. Belum ada mobil pejabat semahal itu. Presiden Prabowo saja hanya pakai Maung Rp1,2 miliar. Atau Wapres Gibran tak jarang menggunakan Avanza. Jadi kata-kata Pak Gub di depan mahasiswa: “Masa Gubernur pakai Kijang” harusnya dimaknai hal biasa, bukan ketidakwajaran atau merusak marwah.

Keempat, Pak Gub bilang sampai saat ini Pemprov Kaltim belum menyediakan mobil dinas untuk dia di Kaltim. Pertanyaannya, kenapa belum dianggarkan? Apakah ada rencana kalau sukses mobil yang di Jakarta, baru menyusul pengadaan mobil untuk yang di Kaltim dengan kelas yang tak kalah wah-nya? Kata Pak Gub, selama ini dia menggunakan mobil pribadi sampai hancur. Itu sangat kita hargai berkorban untuk negara dan rakyat. Kita salut. Pasti tidak seberapa dilihat dari kekayaan Pak Gub yang mencapai ratusan miliar. Tapi ada wartawan menulis, ke mana mobil Lexus LX 570 yang dipakai gubernur sebelumnya? Katanya hanya dipakai petugas pengawalan, apa benar dan pantas?

Kelima, Pak Gub harus memperbaiki public speaking-nya. Pak Gub harus memahami cara berpikir orang banyak atau masyarakat yang sebagian besar hidup penuh keterbatasan. Ada netizen bilang, apa yang dipahami Pak Gub itu sebagai fenomena cacat berpikir. Sebagai orang kaya, apa yang dikenakan Pak Gub seperti jam tangan yang miliaran rupiah biasa-biasa saja. Tapi sebagai pemimpin masyarakat dan pejabat negara, maka gaya flexing seorang pemimpin sangat melukai perasaan masyarakat. Kolumnis Supriyanto Martosuwito mengatakan, kekuasaan punya efek psikologis yang halus. Fasilitas yang mewah berubah menjadi kewajaran.

Keenam, Pak Gub juga harus mengajak abang kandungnya, Hasanuddin Mas’ud (HAMAS) berpikir yang pantas. Dalam situasi yang peka ini, HAMAS sebagai Ketua DPRD Kaltim seenaknya bilang kalau dia jadi gubernur dia malah beli helikopter.  Kesannya dia lagi menantang rakyat. Walau tujuan beli heli bagus, tapi dia harus sadar bahwa hati masyarakat lagi terluka. HAMAS juga harus menjelaskan betulkah DPRD juga mengambil anggaran APBD 2026 sebesar Rp6,8 miliar untuk kendaraan dinas Dewan. Kalau benar, sebaiknya dibatalkan atau direvisi disesuaikan dengan kondisi. Bukankah APBD Kaltim sangat berat dampak dari pemangkasan atau efisiensi.

ADA MAS DARNO LAGI

Saya lama tak berkomunikasi dengan Sudarno, mantan juru bicara tim kampanye Rudy Mas’ud-Seno Aji. Dia sempat ngambek dan lewat podcast,  Mas Darno – begitu saya panggil – sempat mengkritisi berbagai kebijakan Gubernur HARUM.

Mas Darno sempat menyoroti Hijrah Mas’ud, adik kandung gubernur yang ikut cawe-cawe di Kantor Gubernur. Dia juga sangat keras menentang kehadiran dua dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yaitu Dr Syahrir A Pasinringi, MS (Prof Cali) dan Dr Fridawaty Rivai, SKM, M.Kes jadi dewan pengawas RSUD milik Pemprov Kaltim. Dia sebut itu pelecehan SDM lokal dan bernuansa capital fligt atau pelarian dana ke luar.

Setelah menghilang  beberapa waktu terakhir, kemarin nama Mas Darno muncul lagi sebagai salah satu anggota Tim Tenaga Ahli Gubernur. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana komunikasinya, karena di situ juga ada nama Hijrah Mas’ud dan Prof Cali yang jadi sorotan Mas Darno.

Beberapa hari lalu Mas Darno diwawancarai Kompastv. Dia tampil penuh semangat sebagai “juru bicara” Tim yang menjelaskan soal pembelian mobil gubernur yang menghebohkan itu.

Presenter KompasTV: Sebenarnya mobil itu mau dipakai untuk apa?

Darno: Fungsinya ada dua. Fungsi operasional untuk jelajah Kaltim yang luasnya 127 ribu km yang medannya sangat berat dan kedua yang berkaitan dengan tamu-tamu. Tapi intinya Pak Gubernur bukan minta mobil apapun. Yang penting dipenuhi speknya. Publik harus tahu ini sudah efisiensi. Karena awalnya pada APBD yang disusun pemerintah sebelumnya, ada sewa helikopter Rp2 miliar per bulan kali 12, jadi Rp24 miliar dalam rangka untuk mobilisasi memantau se Kaltim. Tapi Rudy Mas’ud nggak mau.  Makanya menyerahkan TPAD, Sekda dan teman-teman, untuk mengatur. Yang penting beliau bisa jelajah Kaltim, melihat langsung masyarakat Kaltim.

Bukankah banyak mobil yang speknya sama dengan harga yang tidak fantastis sampai Rp8,5 miliar?.

Darno : Pak Gubernur kita tidak mengatur harganya. Yang penting speknya sesuai Permendagri 2006, silahkan. Yang penting double garden. Yang penting untuk tamu bisa. Untuk mobilasasi se Kaltim bisa. Yang pasti hari ini Pak Gubernur sudah setahun pakai mobil pribadi.

Jadi yang ngusulin akhirnya menjadi mobil seharga Rp8,5 miliar siapa?

Darno : Ya itu kan ada sistem. Pak Gubernur saya itu tidak ngurusi. Dia berbasis pada kebutuhan. Mau mobil harga satu miliar atau 2 miliar silahkan. Yang penting itu mobil untuk lapangan dan kemungkinan tamu-tamu. Kemudian gubernur menyerahkan teman-teman  TPAD, Sekdaprov dan teman-teman di DPRD.

Tapi kenapa kemudian mobilnya ini kata Pak Gub ada di Jakarta?

Darno: Masih ada di Jakarta. Tapi kan bisa ditarik ke Kaltim. Itu urusan teknis saja. Yang penting peruntukannya untuk lapangan dan sebagainya. Dan publik mesti tahu bahwa ini tidak kemudian Pak gubernur minta spek ini dan sebagainya. Ngga ada cerita itu.

Terima kasih atas penjelasannya Mas Darno. Selamat bergabung kembali di lingkaran Pak Gub. Jangan ngambek lagi ya.(*)

Hyper 5G Telkomsel di Kota Singkawang dan Pontianak Dukung Abadikan Momen Cap Go Meh

March 1, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

PONTIANAK – Dukung kelancaran perayaan Cap Go Meh tahun 2026 di kota Singkawang dan kota Pontianak, Kalimantan Barat, Telkomsel telah menyiapkan Compact Mobile BTS (COMBAT) Hyper 5G dan 4G, 8 BTS Hyper 5G baru, 20 unit iMacro, pengoptimalan jaringan Hyper 5G dan 4G pada lebih dari 470 BTS eksisting, serta melakukan optimalisasi rute kota Pontianak menuju kota Singkawang untuk memastikan continuity service dan jaringan berkualitas, sehingga pelanggan Telkomsel dapat mengabadikan momen Cap Go Meh makin lancar.

Vice President Area Network Operations Pamasuka Telkomsel, Anky Arief Priyagung, menyatakan, Cap Go Meh merupakan bagian penting kekayaan budaya dan tradisi sekaligus menjadi momentum yang mempererat kebersamaan, toleransi, dan harmoni antarwarga.

“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati kami ingin memastikan pelanggan Telkomsel tetap nyaman dalam berkomunikasi, mengakses media sosial, berbagi momen hingga mendukung aktivitas digital pelanggan selama perayaan berlangsung,” kata Anky.

Di momen Cap Go Meh tahun 2026 ini, hadirnya jaringan Hyper 5G Telkomsel di kota Singkawang, pelanggan dapat menikmati konektivitas 5G ultra-cepat dan stabil di beberapa lokasi di kawasan Kantor Walikota Singkawang, Pekong Tua, dan Stadion Kridasana. Sedangkan di kota Pontianak, BTS Hyper 5G baru yang dihadirkan menjangkau lokasi Jalan Diponegoro dan Jalan Gajah Mada. Memperluas jangkauan sebelumnya diluncurkan Oktober 2025 lalu yang menjangkau lokasi GraPARI Telkomsel Jalan Gusti Sulung Lelanang, Taman Alun-Alun Kapuas, Bandar Udara Internasional Supadio, serta rute dari GraPARI Telkomsel hingga Bundaran Ahmad Yani 2.

Pengalaman digital pelanggan turut didukung performa jaringan terdepan Telkomsel yang telah resmi diakui memiliki kecepatan internet tertinggi dan kualitas yang konsisten. Didukung laporan terbaru analisis pengalaman pengguna Opensignal Mobile Network Experience Report edisi Desember 2025, resmi menempatkan Telkomsel sebagai pemimpin 11 dari 16 metrik jaringan, termasuk 5G Video Experience, 5G Games Experience, 5G Download Speed, 5G Upload Speed, 5G Coverage Experience, dan 5G Availability di Indonesia.

Semua upaya ini dilakukan untuk memberikan pengalaman konektivitas digital terdepan bagi masyarakat dan wisatawan, serta mengantisipasi potensi lonjakan trafik komunikasi yang tinggi di sejumlah lokasi penting di kota Singkawang diantaranya Kantor Walikota Singkawang, Panggung Kehormatan, Stadion Kridasana, Altar, Pekong Tua, Vihara Thai Pak Kung, lokasi Wisata Bazar Kuliner, serta rute pawai. Sedangkan di kota Pontianak di Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, dan Yayasan Bhakti Suci.

Mengedepankan prinsip customer centricity untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama acara berlangsung, booth corner Telkomsel hadir di Stadion Kridasana Singkawang sejak 15 Februari hingga 4 Maret 2026 yang melayani tukar Poin Telkomsel dengan merchandise, Kartu Halo dan perdana SIMPATI dengan varian nomor cantik, registrasi dan promo Imlek Indihome free PSB (Pendaftaran Sambungan Baru), Orbit Experience dan promo diskon hingga 50 ribu, serta gimmick lainnya. (*)

 

FIFGROUP Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Warta Ekonomi

February 28, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Jakarta – Kiprah PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, mendapat penghargaan dalam ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada Jumat, 27 Februari 2026 di Parle Senayan, Jakarta, dengan memboyong dua penghargaan sekaligus.

Direktur FIFGROUP, Valentina Chai, memperoleh apresiasi sebagai Best Chief Financial Officer 2026 for Creating Net Profit Growth through Effective Financing Distribution, kategori Multifinance, dalam Indonesia Best CFO Awards 2026 bertajuk “Leading Finance Transformation in a Digital and Sustainable Era for Long-Term Value”.

Pengakuan tersebut diberikan atas kepemimpinan strategis yang dinilai mampu mendorong transformasi fungsi keuangan, memperkuat ketahanan finansial, serta menghadirkan nilai tambah bagi perusahaan di tengah dinamika ekonomi dan percepatan digitalisasi.

Mewakili Valentina Chai, penghargaan diterima oleh Finance and Treasury Division Head FIFGROUP, Maria Inawati Bernard. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan capaian ini menjadi refleksi komitmen perusahaan dalam menjaga fondasi keuangan yang sehat sekaligus adaptif terhadap perubahan.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen FIFGROUP untuk terus menjaga kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan. Tentu ini menjadi hasil kerja keras seluruh insan karyawan dan kontribusi seluruh pelanggan. Kami akan terus berupaya menjaga tata kelola yang baik, mengoptimalkan digitalisasi proses keuangan, serta memastikan setiap langkah yang dilakukan adalah untuk mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkesinambungan,” kata Maria.

Selain itu, salah satu unit usaha FIFGROUP yang bergerak di pembiayaan syariah, yaitu AMITRA, juga meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards 2026, sebagai Indonesia Best Sharia Multifinance 2026 with Inclusive Syariah Financing for Religious Travel Needs, Kategori Multifinance.

Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki keunggulan kompetitif yang menempatkan nilai halal dan syariah tidak hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi sebagai strategi bisnis yang mampu memperkuat positioning merek, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta menciptakan daya saing yang berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Mewakili perusahaan, penghargaan diterima oleh Sharia Financing Marketing Area Senior Analyst PT Sharia Multifinance Astra, Ruchiyat. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa pengakuan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus berupaya memberikan yang terbaik kepada seluruh pelanggan untuk memperkuat kontribusi pembiayaan syariah di Indonesia. (*)

Manzone Gaet Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Bertema “Waktu”

February 28, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Menyambut Ramadan tahun ini, Manzone bersama Adipati Dolken menghadirkan inspirasi gaya bagi pria modern yang ingin tampil rapi, nyaman, dan tetap effortless sepanjang bulan suci. Kolaborasi ini menjadi bagian dari peluncuran Koleksi Festive 2026 yang dirancang untuk menemani berbagai momen bermakna selama Ramadan.

Sebagai peritel lokal pakaian pria, Manzone menghadirkan koleksi yang tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga kenyamanan. Tahun ini, kehadiran Adipati Dolken sebagai muse dinilai mampu merepresentasikan karakter koleksi yang dinamis namun tetap membumi.

“Adipati Dolken adalah sosok yang merepresentasikan pria yang dinamis, percaya diri, namun tetap membumi. Gaya pribadinya yang effortless sangat selaras dengan visi kami tahun ini: menghadirkan busana Muslim yang modis namun tetap fungsional untuk segala aktivitas,” ujar Laura Kristina, Chief of Business Unit Manzone.

Kolaborasi ini dikemas melalui kampanye bertajuk “Waktu”, sebuah refleksi tentang bagaimana Ramadan menjadi kesempatan untuk lebih sadar dalam menjalani setiap detik kehidupan.

Pesan yang diusung mengajak pria Indonesia untuk tidak sekadar mengejar rutinitas, tetapi juga memberi makna pada setiap momen—baik saat beribadah, berbuka puasa bersama, maupun bersilaturahmi.

Terinspirasi dari kekayaan kultur Muslim di Indonesia, Koleksi Festive 2026 menampilkan detail bordir serta motif eksklusif yang memberi sentuhan elegan tanpa kesan berlebihan. Tersedia dalam pilihan lengan panjang dan pendek, koleksi ini dirancang fleksibel untuk berbagai suasana, dari aktivitas formal hingga semi kasual.

Pemilihan material juga menjadi perhatian, dengan bahan yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga tetap nyaman dikenakan sepanjang hari, bahkan di tengah agenda Ramadan yang padat.

Koleksi Festive 2026 kini telah tersedia di berbagai showroom Manzone, department store, serta kanal daring resmi.

Dan bagi mereka yang ingin berbelanja secara praktis, koleksi ini juga tersedia melalui situs resmi manzone.id, Official Store Manzone di Shopee, serta sejumlah marketplace lainnya, dengan harga mulai dari Rp479.900.

Tak Ketinggalan, sebagai bagian dari perayaan menyambut Ramadan, tersedia pula penawaran khusus berupa potongan 30% untuk seluruh Koleksi Festive 2026 dalam periode terbatas bagi pelanggan yang ingin melengkapi kebutuhan busana mereka. (*

« Previous PageNext Page »

  • vb