Sileni dan Sipat Diluncurkan di Tanjung Redeb

November 19, 2020 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Asisten I Setkab Berau, Datu Kesuma memberi apresiasi atas peluncuran Sistem Layanan Elektronik (Sileni) dan Sistem Informasi Perencanaan Dana RT (Sipat), Rabu (18/11/2020) di Kelurahan Tanjung Redeb. Program ini adalah wujud komitmen pelayanan publik yang efektif dan akuntabel di Kabupaten Berau.

Diketahui, sektor pelayanan pemerintahan berbasis elektronik telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018. Perpres itu ditandatangani Presiden Joko Widodo 2 Oktober 2018 dan diundangkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 182 Tahun 2018 oleh Menkumham Yasonna H. Laoly pada tanggal 5 Oktober 2018 di Jakarta.

Kehadiran Perpres ini merupakan babak baru tata kelola atau manajemen pemerintahan di Indonesia. Berdasarkan kebijakan tersebut, seluruh instansi pemerintah wajib menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) atau yang lebih dikenal dengan e-government.

“Di tengah tantangan dunia menghadapi revolusi industri 4.0 ini, penerapan e-government bagi penyelenggara negara adalah sebuah keharusan, bukan pilihan,” tegas Datu Kesuma membacakan sambutan Pjs Bupati Berau.

Harapannya, tujuan dari pembangunan aparatur negara berbasis elektronik ini adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan.

“Digitalisasi sistem pemerintahan ini, salah satu cara untuk mereformasi birokrasi yang bermuara pada pelayanan publik yang prima. Penerapan SPBE secara optimal akan berdampak pada integrasi sistem sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi,” katanya.

Sementara itu, peluncuran Sileni dan Sipat ini dilakukan Asisten I Setkab Berau, Datu Kesuma mewakili Pjs Bupati Berau, M Ramadhan disaksikan Camat, Lurah serta masyarakat. Dengan adanya Sileni, diharapkan mempercepat pengurusan administrasi di kelurahan. Sistem ini bisa diakses langsung di website Kelurahan Tanjung Redeb.

Sedangkan Sipat merupakan layanan perencanaan RT online berbasis website dengan menggunakan google form. Sipat dapat diakses melalui aplikasi pencarian dengan jaringan internet tanpa perlu mengunduh aplikasi. Dengan adanya Sipat diharapkan mengajak masyarakat lebih peduli dengan pembangunan di sekitarnya.

Lurah Tanjung Redeb, Harjupri menyampaikan, dengan adanya Sipat nantinya Ketua RT dan pihak kelurahan bisa memasukkan informasi tentang rencana kegiatan dana RT. (vb1)

Hadiri Kampanye di Pulau Derawan, Ini yang Disampaikan Makmur HAPK

November 18, 2020 by  
Filed under Berau

Makmur HAPK saat berdialog dengan warga

PULAU DERAWAN – Komitmen ingin mengembangkan sektor pariwisata, benar-benar ditunjukkan pasangan calon nomor urut 01 pada pilkada Kabupaten Berau. Pasangan Seri Marawiyah – Agus Tantomo hadir dalam formasi lengkap saat kampanye di Pulau Derawan, Rabu (18/11/2020) tadi.

Berlokasi di depan rumah warga, Seri Marawiyah hadir didampingi suaminya Makmur HAPK yang juga ketua DPRD Kaltim. Sementara Agus Tantomo juga didampingi istrinya Fika Yuliana. Tim dari partai pengusung juga tidak ketinggalan, dari mulai Partai Golkar, Nasdem, PDIP hingga Partai Hanura.

“Ini bukti kami serius ingin mengembangkan Pulau Derawan menjadi daerah pariwisata, sehingga kami semua hadir lengkap di sini,” sebut mantan Bupati Berau Makmur HAPK yang juga ketua DPRD Kaltim. Makmur juga memanfaatkan momen tersebut untuk meluruskan isu-isu yang kurang tepat.

“Saya tegaskan, semua informasi dan isu itu tidak benar. Justru kami ini serius mengembangkan sektor pariwisata,” kata Makmur.

Dia meluruskan adanya kabar bahwa jika pasangan ini menang, mereka akan akan membongkar rumah warga.

“Sama sekali itu tidak benar. Kita akan kembangkan sektor pariwisata ini,” sebutnya.

Makmur menyampaikan selama ini hanya diam dan bersabar ketika banyak diisukan yang kurang baik.

“Saya lebih memilih berpolitik secara santun. Tidak usah menjelek-jelekkan orang lain,” tegas Makmur.

Makmur membeberkan, bukti bahwa ingin mengembangkan Pulau Derawan bisa dilihat saat PON 2008 silam, saat dirinya menjadi bupati Berau.

“Daerah lain berlomba membangun hotel, stadion. Saya hanya meminta rumah warga dibuat lebih bagus, supaya bisa dinikmati secara jangka panjang. Terbukti, hasil rehab rumah bisa dinikmati sampai sekarang,” ucap Makmur.

Ke depan, dalam mendukung istrinya sebagai bupati, Makmur juga berharap pembangunan yang dilakukan tidak jauh berbeda.

“Apalagi didampingi pak Agus yang sudah berpengalaman sebagai wakil bupati dan pernah jadi anggota DPRD Kaltim,” kata Makmur.

Hal yang sama juga disampaikan calon bupati Seri Marawiyah. Seri mengatakan, bimbingan dan dukungan suaminya sangat besar peranannya dalam langkahnya menjadi pemimpin daerah.

“Saya selalu diingatkan untuk berpolitik santun, tidak usah menjelekkan orang lain. Sebab ketika kita menunjuk orang lain jelek, masih ada 4 jari lain mengarah ke kita sendiri,” ujarnya.

Seri Marawiyah kemudian membeberkan beberapa program andalan terutama di sektor pariwisata yang menjadi andalan.

“Kita akan kembangkan lagi sektor pariwisata ini,” ujarnya.

Namun yang paling utama, di tengah pandemi Covid, dia ingin memastikan warga tetap sehat dan selamat.

“Percuma banyak program kalau warga tidak sehat dan selamat. Itulah yang harus kita utamakan,” katanya.

Sementara itu, Agus Tantomo juga meluruskan kabar terkait masuknya speed boat milik Berau Marine Jaya (BMJ) yang ingin masuk Pulau Derawan.

“Katanya itu milik saya. Speed boat itu milik koperasi. Saya bukan juga anggota koperasi itu. Saya memang pernah pakai speed itu ke Derawan, itu pun saya bayar,” ucapnya.

Di sela kampanye itu, Agus Tantomo juga memberikan kejutan ucapan selamat untuk Seri Marawiyah. Sebab ternyata, Rabu (18/11) itu bertepatan dengan hari ulang tahun calon bupati tersebut yang ke 56. Warga pun diajak bernyanyi bersama merayakan ulang tahun calon pemimpin wanita pertama di Berau itu. (*)

Pemuda Payung-Payung Tanam 700 Terumbu Karang

November 18, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

Pemuda Payung-Payung melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang

MARATUA – Sadar akan kelestarian lingkungan, sekaligus lokasinya menjadi daerah tujuan wisata, Kelompok Maratua Peduli Lingkungan melakukan gebrakan penting. Para pemuda yang berasal dari Kampung Payung-Payung Pulau Maratua itu, berhimpun dan melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang.

Ketua Kelompok Maratua Peduli Lingkungan, Riko mengatakan, kegiatan transplantasi terumbu karang ini merupakan wujud kesadaran akan kelestarian alam di lingkungannya.

“Kelompok ini kita bentuk untuk meningkatkan wawasan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” katanya (18/11/2020).

Transplantasi Terumbu Karang merupakan salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang yang semakin terdegradasi melalui pencangkokan atau pemotongan karang hidup, yang selanjutnya ditanam di tempat lain untuk menciptakan habitat baru.

Riko menjelaskan, Kelompok Maratua Peduli Lingkungan sudah terbentuk sejak 2016 silam. Hingga saat ini konsisten melakukan gerakan penyelamatan terumbu karang di bawah laut Pulau Maratua.

“Tak hanya menanam terumbu karang, kami juga melakukan sosialisasi kepada warga kampung memberikan pemahaman pentingnya menjaga alam bawah laut untuk masa depan kita semua,” ungkapnya.

Sejak 2016 sampai tahun ini, kelompok Maratua Peduli Lingkungan sudah menanam 700 median lebih terumbu karang yang tersebar di bawah laut Pulau Maratua.

“Ada lima titik lokasi di bawah laut tempat kami menanam terumbu karang. Terumbu karangnya sudah tumbuh,” ujarnya.

Dibeberkan, median yang digunakan melakukan rehabilitasi terumbu karang adalah cor semen berbentuk bulat seperti donat yang diberikan potongan pipa kecil untuk mengikat terumbu karang.

Ia kemudian berharap, apa yang dilakukan pemuda Kampung Payung-Payung ini bisa menjadi contoh warga kampung lainnya yang ada di Pulau Maratua.

“Melalui kegiatan ini sekaligus mengampanyekan menolak ilegal fishing. Kami berharap kegiatan kami memberikan manfaat bagi anak cucu kelak,” pungkas Riko. (vb1*)

Seriusi Pelni, Dishub Ajukan Permohonan

November 18, 2020 by  
Filed under Berau

TEMPAT SANDAR: Jika disetujui, kapal Pelni akan sandar di Pelabuhan Tanjung Batu.

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan Berau segera bersurat ke Kementerian Perhubungan RI, agar kapal milik PT Pelni bisa mampir rutin di dermaga Pelabuhan Tanjung Batu, Derawan, Berau.

Kepala Dinas Perhubungan Berau, Abdurrahman mengaku telah mempersiapkan draf surat permohonan kepada Kementerian Perhubungan, melalui Bidang Lalulintas Laut ditembuskan kepada PT Pelni.

“Harapannya, rute pelayaran kapal Pelni yang selama ini melintas di selat Makassar, dapat singgah di Pelabuhan Tanjung Batu Kecamatan Pulau Derawan,” tegasnya (17/11).

Dijelaskan, medio 2016 lalu Pemkab Berau sudah pernah bersurat kepada PT Pelni terkait usulan masuknya rute pelayaran kapal penumpang ke Kabupaten Berau. Termasuk menembuskan surat kepada Kementerian Perhubungan.

“Bahkan telah dilakukan peninjauan, namun rencana tersebut tertunda. Kita berharap pertemuan di Pulau Derawan bersama jajaran Pelni lebih ditindaklanjuti serius untuk menjawab harapan masyarakat,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya juga mulai koordinasi intensif dengan organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendukung percepatan kapal Pelni masuk Berau. Seperti kajian berbagai komoditi yang dapat dikirim melalui angkutan laut dari Kabupaten Berau, seperti hasil perikanan, pertanian dan perkebunan maupun komoditi lainnya.

“Termasuk perhitungan jumlah penumpang yang akan memanfaatkan kapal Pelni ini. “Semua akan menjadi bahan pertimbangan apakah kapal Pelni bisa masuk atau tidak,” katanya.

Jika surat ini disetujui, masih ada proses lain yakni peninjauan lapangan termasuk memastikan alur kapal aman dan terbebas dari aktivitas bagan nelayan yang selama ini menjadi salah satu kendala. “Selain itu perlu penambahan rambu lalulintas untuk memudahkan aktivitas dan pergerakan kapal,” ujarnya.

Dikabarkan, pekan tadi Komisaris Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Ali Masykur Musa beserta jajaran direktur berkunjung ke Kepulauan Derawan untuk menjajaki rute ke Berau. Apalagi selama ini, kapal Pelni rutin melintasi Selat Makassar, yang berhadapan langsung dengan Pelabuhan Tanjung Batu. (vb1)

Kembali Masuk Zona Merah, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

November 18, 2020 by  
Filed under Berau, Kesehatan

TANJUNG REDEB – Pjs Bupati Berau Ramadhan mengaku prihatin dengan lonjakan kasus Covid19 di Berau. Ia menegaskan kebijakan dan aturan yang telah ditetapkan saat ini bisa ditindaklanjuti melalui langkah-langkah tepat. Sehingga penyebaran covid-19 ini bisa dicegah.

“Tren ini menjadi keprihatinan bersama. Perlu ada langkah untuk mengisolasi penyebaran ini. Kita tidak bisa sendiri, harus ada dukungan dari masyarakat,” tegas Ramadhan saat memimpin rapat didampingi Forkopimda (17/11/2020). Rapat juga dihadiri perwakilan perusahaan, perbankan, camat dan lurah.

Tim Gugus Tugas Penangulangan Covid-19 melakukan rapat evaluasi mengambil langkah-langkah konkret. Hal ini dilakukan menyusul posisi Berau kembali masuk dalam zona merah. Tak tanggung-tanggung, penambahan pasien positif covid-19 melonjak 31 orang dari pekerja tambang. Ramadhan berharap masyarakat harus tetap disiplin menjaga kesehatan. Dengan penambahan tersebut diharapkan kewaspadaan warga semakin ditingkatkan.

“Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan kita bersama. Seperti pembagian masker di pasar. Sosialisasi 4M juga terus dilakukan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Upaya sudah dilakukan tinggal kerja sama seluruh pihak dan dukungan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi menyampaikan, sebelumnya posisi Berau masuk zona kuning. Dengan jumlah pasien dirawat tinggal 23. Sebagian besar pasien ini merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah. “Kemudian ada lonjakan tiba-tiba terjadi, yang awalnya satu pasien dari perusahaah hingga totalnya saat ini 53. Tentu ini harus disikapi serius,” tegasnya. (vb1)

« Previous PageNext Page »

  • vb