Inflasi Kalimantan Timur Januari 2026 Terkendali, Aktivitas Ekonomi Terjaga

February 2, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Inflasi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode Januari tahun 2026 tercatat tetap terkendali dan relatif rendah secara bulanan, seiring normalisasi harga komoditas pangan dan transportasi pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru). Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kaltim pada Januari 2026 mencatat inflasi sebesar 0,04% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,71% (mtm). Perkembangan tersebut mendorong inflasi tahunan Kaltim berada pada level 3,76% (yoy) dan inflasi tahun berjalan sebesar 0,04% (ytd). Meski tekanan inflasi bulanan menurun, inflasi tahunan Kaltim tercatat sedikit lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 3,55% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Jajang Hermawan menyampaikan, inflasi Kaltim pada Januari 2026 utamanya disumbangkan oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, sejalan dengan kenaikan harga emas yang masih berlanjut di awal tahun. Rata-rata harga emas tercatat mencapai Rp2.860.000 per gram atau meningkat sekitar 12% dibandingkan Desember 2025. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi 3,17% (mtm) dengan andil 0,23% (mtm).

”Selanjutnya, tekanan inflasi juga bersumber dari kelompok pakaian dan alas kaki (inflasi 0,44% mtm; andil 0,02% mtm), serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, yang dipengaruhi meningkatnya permintaan komoditas pakaian serta penyesuaian tarif air minum PAM sebagai dampak kenaikan biaya operasional,” kata Jajang di Samarinda, Senin (2/2/2026)

Pedagang lombok di Pasar Pandan Sari

Dijelaskan Jajang, tekanan inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan harga pada kelompok bahan makanan dan transportasi. Penurunan harga pangan didukung panen raya di sejumlah sentra produksi, termasuk komoditas cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah di wilayah Jawa dan Sulawesi. Selain itu, terjadi normalisasi tarif angkutan udara pasca tingginya permintaan pada periode Nataru, serta penurunan harga BBM nonsubsidi pada awal Januari yang tercatat menurun sekitar 3–4%.

Langkah pengendalian inflasi terus diperkuat melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Sejalan dengan upaya menjaga stabilitas harga, selama Januari 2026 TPID di wilayah Kaltim terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui strategi 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif). Pada aspek keterjangkauan harga, pada periode Januari 2026, TPID melaksanakan kurang lebih 21 kegiatan gerakan pangan murah, operasi pasar, dan kegiatan serupa lainnya di beberapa kabupaten/kota. Pada aspek komunikasi efektif, TPID terus melakukan rapat koordinasi rutin untuk merumuskan langkah konkret pengendalian inflasi, diantaranya rapat koordinasi mingguan TPID Provinsi Kaltim sebagai tindak lanjut rapat koordinasi dengan Mendagri, serta rapat koordinasi mingguan di Kota Bontang yang membahas perkembangan harga, progres program di OPD teknis, dan evaluasi kebijakan. Selain itu, sebagai penguatan kapasitas kelembagaan, telah dilaksanakan capacity building TPID Provinsi Kaltim pada 14–15 Januari 2026 yang bertujuan untuk mempertahankan prestasi kinerja pengendalian inflasi daerah melalui pembekalan dan refreshment penyusunan laporan TPID. (*)

Pemprov Kaltim Berikan Penghargaan P2K3 dan Santunan BPJS Ketenagakerjaan

January 31, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan penghargaan kepada perusahaan yang konsisten menerapkan K3 sekaligus menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk penguatan perlindungan tenaga kerja di daerah.

“Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus wujud kehadiran negara bagi pekerja dan keluarganya,” ujar Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, pada kegiatan Apel dan Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Sabtu (31/1/2026).

Seno Aji, yang menegaskan, program jaminan sosial ketenagakerjaan hadir untuk memastikan perlindungan nyata bagi pekerja dan keluarganya. Santunan yang diserahkan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Beasiswa, yang diberikan kepada ahli waris almarhum Irwandi, pekerja dari PT Persona Prima Utama, dengan total nilai santunan sebesar Rp337.454.030.

Selain santunan, Pemprov Kaltim juga memberikan Penghargaan P2K3 Simbolis kepada 16 perusahaan atas komitmen dan konsistensinya dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Perusahaan penerima penghargaan tersebut yakni:

  1. RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo – Kota Balikpapan
  2. PT Pupuk Kalimantan Timur – Kota Bontang
  3. PT Kideco Jaya Agung – Kabupaten Paser
  4. PT Jembayan Muara Bara – Kabupaten Kutai Kartanegara
  5. PT Berau Coal – Kabupaten Berau
  6. PT Bayan Resources Tbk – Kabupaten Kutai Timur
  7. PT Pamapersada Nusantara Site Baya – Kabupaten Kutai Kartanegara
  8. PT Pelabuhan Penajam Banua Taka – Kabupaten Penajam Paser Utara
  9. PT Diva Kencana Borneo – Kabupaten Kutai Barat
  10. PT AKR Corporindo Tbk Terminal Palaran – Kota Samarinda
  11. Adhi–Hutama–Nindya–Abipraya KSO Pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3A–2 Segmen Karang Joang–KKT Kariangau – Kota Balikpapan
  12. PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit V – Kota Balikpapan
  13. PT Bangun Cipta–Panca Karya KSO Pembangunan Jalan di Dalam KIPP Peningkatan Jalan Kawasan HPK – Kabupaten Kutai Kartanegara
  14. PT Mashud Bersaudara Internasional – Kota Samarinda
  15. PT Barokah Bersaudara Perkasa – Kota Samarinda
  16. PT Barokah Galangan Perkasa – Kota Samarinda

Sementara itu, Penghargaan Partisipan Simbolis diberikan kepada 15 perusahaan yang dinilai aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan K3, yaitu:

  1. Perumda Tirta Manuntung – Kota Balikpapan
  2. PT Bima Nusa Internasional – Kota Balikpapan
  3. PT Cipta Kridatama Site MHU – Kabupaten Kutai Kartanegara
  4. PT Badak NGL – Kota Bontang
  5. PT Antareja Mahada Makmur – Kabupaten Kutai Kartanegara
  6. PT Lanna Harita Indonesia – Kota Samarinda
  7. PT Maju Kalimantan Hadapan – Kabupaten Kutai Kartanegara
  8. PT Multi Harapan Utama – Kabupaten Kutai Kartanegara
  9. PT Sinergi Agro Industri – Kabupaten Kutai Timur
  10. PT Trubaindo Coal Mining – Kabupaten Kutai Barat
  11. PT Mashud Bersaudara Internasional – Kabupaten Kutai Kartanegara
  12. PT PLN (Persero) UID Kaltimra – Kota Balikpapan
  13. PT Indominco Mandiri – Kabupaten Kutai Timur
  14. PT Kerantek Indonesia – Kota Balikpapan
  15. PT Dohmon Jaya Mandiri – Kota Balikpapan

Pemberian penghargaan dan santunan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim dalam mendorong budaya keselamatan kerja serta memastikan pekerja dan keluarganya memperoleh perlindungan sosial yang berkelanjutan. (*)

Pemprov Kaltim dan ITK Sepakati Solusi Beasiswa Program Pascasarjana MMT

January 28, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemprov Kaltim bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menyepakati solusi bagi mahasiswa Program Pascasarjana MMT yang sempat kehilangan status penerima Program GratisPol Pendidikan, dengan skema perpindahan dari kelas eksekutif ke kelas reguler.

Kesepakatan ini menjadi jalan keluar atas kegelisahan sedikitnya tujuh mahasiswa MMT ITK, termasuk 2 orang mahasiswa lainnya, yang sebelumnya dinyatakan lolos sebagai penerima GratisPol pada September 2025, namun menerima surat pembatalan dua minggu menjelang pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester dua.

Melalui surat tertanggal 8 Januari 2026 disebutkan, mahasiswa kelas eksekutif tidak dapat menerima beasiswa GratisPol. Padahal, perkuliahan telah berjalan satu semester dan mahasiswa dihadapkan pada kewajiban pembayaran biaya kuliah sekitar Rp15 juta agar dapat melanjutkan studi.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Pemprov Kaltim dan ITK menggelar rapat koordinasi pada Rabu (28/1/2026). Rapat ini dihadiri Tim Ahli Gubernur Tommy Pusriadi dan Reza Padillah, Kepala POD Setdaprov Kaltim Siti Sugiyanti, Plh. Kabiro Kesra Setdaprov Kaltim Muhammad Hamsani, Ketua TP2G Bohari Yusuf  bersama anggotanya Mustaid Yusuf dan K.H. Nasikin, Pengarah TP2G Zulkarnaen.

Hadir pula jajaran dari verifikator TP2G, yakni Fika Rahmayani, Andi Dini Hapsari, Astri Viani, Muhammad Syamsudin, Adela Lestari, Almira Jamalina Yumna, Yoga Aulia Ramadhani, Lia Rusdiana, Nanda Fajrul Hanif dan Sugianto.

Sementara dari ITK, dihadiri Kabiro Akademik dan Umum Yuspian; Pth. Kepala Bagian Akademik Ike Wayan Norma Yunita; serta Ketua Tim Kerja Humas dan Keprotokolan Nabila Khaerunnisa.

Kepala Biro (Kabiro) POD Setdaprov Kaltim, Siti Sugiyanti menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada masalah antara Pemprov Kaltim dan ITK sebagaimana isu yang sempat beredar di ruang publik. Menurutnya, koordinasi antara kedua pihak selama ini berjalan dengan baik.

“Beberapa isu yang muncul sebelumnya lebih disebabkan oleh miskomunikasi administratif, dan sudah diselesaikan melalui mekanisme resmi,” ungkapnya melalui press release.

Ia menjelaskan, Pemprov Kaltim dan ITK juga telah menyepakati solusi serta langkah tindak lanjut bagi tujuh mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodir dalam Program GratisPol Pendidikan.

Penanganan dan tindak lanjut terhadap mahasiswa bersangkutan akan dilakukan secara bersama oleh Pemprov Kaltim dan ITK, sesuai ketentuan akademik serta mekanisme internal kampus.

 

“Wewenang tindak lanjut dilaksanakan atas kesepakatan bersama antara Pemprov Kaltim dan ITK, dengan tetap mengacu pada regulasi dan ketentuan akademik yang berlaku,” jelasnya.

Pemprov Kaltim dan ITK, berkomitmen akan memastikan seluruh mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program GratisPol Pendidikan.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menjaga keberlanjutan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltim.

Pemprov Kaltim juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama konstruktif yang ditunjukkan oleh pihak ITK selama proses koordinasi berlangsung. Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dinilai penting dalam mendukung kebijakan pembangunan sumber daya manusia.

“Kedua pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi peningkatan mutu sumber daya manusia Kaltim yang berdaya saing tinggi dan berintegritas,” terangnya.

Menanggapi kabar tersebut, salah seorang mahasiswa S2 ITK melalui akun media sosial TikTok @ramdny turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kejelasan kelanjutan Program GratisPol Pendidikan yang kini telah disepakati.

mahasiswa itu menyebut dirinya bersama tujuh orang mahasiswa lainnya, termasuk dua mahasiswa yang sebelumnya sempat dinyatakan tidak lolos, akhirnya memperoleh titik terang terkait status beasiswa GratisPol.

Berdasarkan press release Pemprov Kaltim dan pengelola Program GratisPol kata dia, beasiswa mereka dipastikan akan dilanjutkan bahkan dicairkan untuk semester 2, 3, dan 4, meskipun untuk semester 1 tidak dapat terakomodir.

Walau demikian, ia menegaskan hal tersebut tidak menjadi persoalan, karena tujuan utama mahasiswa sejak awal adalah memastikan keberlanjutan beasiswa hingga akhir masa studi.

“Yang penting bagi kami, beasiswanya bisa terus berlanjut sampai selesai,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan hak mahasiswa, mulai dari Pemprov Kaltim, pengelola Program GratisPol, hingga pihak kampus ITK yang dinilainya telah bekerja keras agar para mahasiswa tidak sampai menghentikan studi.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada Istri Gubernur Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, yang disebutnya telah mendengarkan aspirasi mahasiswa melalui jajarannya, serta kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud selaku penggagas Program GratisPol Pendidikan.

 

Ke depannya, Program GratisPol diharapkan terus diperbaiki dan diperluas manfaatnya, sehingga semakin banyak mahasiswa Kaltim yang bisa mengenyam pendidikan tinggi secara gratis, mulai dari jenjang S1 hingga S3, khususnya di dalam wilayah provinsi.

Tak hanya itu, ia juga mengajak generasi muda Kaltim, khususnya lulusan S1, untuk memanfaatkan peluang melanjutkan studi di ITK. Terkhususnya, Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi (MMT) ITK yang dirasa memiliki kualitas baik dengan dukungan tenaga pengajar lulusan luar negeri.

“Kesempatannya sangat bagus bagi teman-teman yang ingin lanjut S2 di dalam provinsi. Nggak perlu jauh-jauh ke luar daerah, kualitasnya sudah sangat layak,” tuturnya.

Ia juga mengimbau mahasiswa lain yang masih menghadapi kendala terkait beasiswa GratisPol agar aktif berkomunikasi dengan admin GratisPol maupun pihak kampus terkait, seraya berharap seluruh mahasiswa Kaltim dapat bersama-sama merasakan manfaat program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim tersebut.

“Semoga kita semuanya yang mahasiswa Kaltim bareng-bareng bisa menikmati program ini,” paparnya.

Salah seorang mahasiswa terdampak, Ade Rahayu Putri Jaya, Mahasiswi Magister S2 Program Studi Manajemen Teknologi Kelas Eksekutif ITK, juga mengapresiasi Pemprov Kaltim atas solusi yang diberikan.

Ia merasa bersyukur karena permasalahan yang sempat dihadapi mahasiswa akhirnya menemukan jalan keluar melalui komunikasi dan kerja sama yang baik antara pihak ITK dan Pemprov Kaltim.

“Alhamdulillah, kami telah mendapatkan solusi terbaik atas permasalahan yang kami hadapi melalui kerja sama dan komunikasi yang baik antara pihak ITK dan Pemprov Kaltim,” kata Ade.

Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak ITK yang dinilainya telah banyak membantu dan menunjukkan sikap terbuka dalam proses penyelesaian persoalan terkait Program GratisPol Pendidikan.

Selain itu, Ade juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media serta berbagai pihak yang dinilainya telah bersikap netral, profesional, dan konsisten dalam mengawal permasalahan tersebut hingga mendapatkan kejelasan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ade kepada Pemprov Kaltim, yang memfasilitasi dan membantu menjembatani komunikasi antara mahasiswa dan pihak kampus hingga tercapai solusi yang dinilai terbaik bagi semua pihak.

 

Ke depan, Ade berharap pelaksanaan Program GratisPol Pendidikan dapat disosialisasikan secara lebih jelas dan menyeluruh sejak awal, mulai dari proses pendaftarannya hingga persyaratan yang harus dipenuhi, agar tidak kembali menimbulkan kebingungan di kemudian hari.

“Kami harap ke depannya program GratisPol dapat disosialisasikan dengan lebih jelas sejak awal, agar permasalahan serupa tidak terulang,” imbuhnya.

Ia menegaskan, para mahasiswa terdampak sepakat untuk tidak mengundurkan diri dan tetap melanjutkan perkuliahan, mengingat solusi yang diberikan saat ini dinilai sebagai jalan terbaik.

“Kami sepakat untuk tetap melanjutkan kuliah karena solusi yang diberikan merupakan yang terbaik bagi kami,” pungkasnya. (*)

Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Kaltim, Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

January 27, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, mengukuhkan Jajang Hermawan sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Senin (26/1/2026). Pengukuhan ini merupakan bagian dari proses suksesi kepemimpinan Bank Indonesia dalam rangka memastikan kesinambungan kepemimpinan serta penguatan organisasi guna menghadapi tantangan perekonomian ke depan.

Deputi Gubernur Filianingsih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan seluruh mitra atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin erat dalam membantu pelaksanaan tugas Bank Indonesia di daerah. Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur sebelumnya, Budi Widihartanto, atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam menjaga stabilitas inflasi daerah, memperkuat sistem pembayaran, serta mendorong pengembangan ekonomi daerah. Deputi Gubernur Filianingsih menambahkan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dan strategic advisor bagi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, termasuk melalui penguatan ekonomi kerakyatan dengan pengembangan UMKM sektor unggulan, serta akselerasi digitalisasi sistem pembayaran. Hal ini dibuktikan dengan capaian yang membanggakan, antara lain dengan keberhasilan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Timur sebagai yang terbaik tahun 2025 di wilayah Kalimantan.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Jajang Hermawan sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Budi Widihartanto atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas. Ia menegaskan bahwa peran Bank Indonesia tidak hanya tercermin pada indikator makroekonomi, tetapi juga hadir nyata di lapangan, khususnya dalam pengendalian inflasi daerah, penguatan TPID, pengembangan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Wakil Gubernur Seno menambahkan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur untuk semakin memperkuat perannya dalam mengawal stabilitas ekonomi dan mendorong transformasi ekonomi daerah. Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur diharapkan mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Kegiatan pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, pimpinan instansi vertikal, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, perbankan, akademisi, pelaku usaha, serta mitra strategis Bank Indonesia lainnya. (**)

Dinas Pariwisata Kaltim Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

January 25, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) mendorong peran aktif generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif melalui gelar wicara interaktif bertajuk “Ekraf Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” yang digelar di Temindung Creative Hub, kawasan Bandara Temindung, Kecamatan Sungai Pinang, Sabtu (24/1/26).

Gelar wicara tersebut menghadirkan dua narasumber inspiratif dari kalangan kreatif dan digital, yakni Aldi Yamin, musisi sekaligus pentolan grup band Murphy Radio, serta Nadya Pradita, Duta Wisata Digital Indonesia 2024 yang juga dikenal sebagai pelaku kreatif muda. Diskusi dipandu oleh moderator Clara Claudya dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme dari peserta, yang didominasi pelajar, mahasiswa, serta komunitas ekonomi kreatif.

Diskusi membahas perjalanan karier di industri kreatif, tantangan menembus pasar nasional hingga internasional, serta pentingnya konsistensi dan kolaborasi dalam membangun karya yang bernilai ekonomi. Para narasumber juga berbagi pengalaman tentang bagaimana kreativitas dapat dikembangkan menjadi profesi yang berkelanjutan di tengah persaingan industri kreatif yang semakin ketat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah menyiapkan generasi emas melalui penguatan sektor ekonomi kreatif.

“Anak-anak muda Kalimantan Timur memiliki potensi luar biasa. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membuka ruang dialog, berbagi inspirasi, sekaligus memotivasi mereka agar berani berkarya, berinovasi, dan menjadikan ekonomi kreatif sebagai masa depan yang menjanjikan,” ujar Ririn.

Menurutnya, ekonomi kreatif tidak hanya berbicara soal kreativitas, tetapi juga tentang nilai tambah ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan identitas daerah. Oleh karena itu, Dispar Kaltim secara konsisten menghadirkan program yang mendekatkan pelaku kreatif dengan akses pengetahuan, jejaring, dan pasar.

“Kami ingin Temindung Creative Hub menjadi ruang tumbuh bagi ide-ide segar anak muda. Di sinilah mereka bisa berdiskusi, berkolaborasi, hingga berproses menghasilkan karya yang berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu strategi penting menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045, khususnya di Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kreativitas anak muda harus diarahkan dan difasilitasi. Jika dikelola dengan baik, sektor ini tidak hanya membangun karakter generasi emas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb