Ketua KPU Kaltim Tanggapi Bakal Calon Gubernur Masih Berstatus Anggota Dewan

September 11, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris (foto:media center KPU Kaltim)

SAMARINDA – Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris menaggapi terkait bakal Calon Gubernur Kaltim yang hingga kini masih berstatus sebagai Anggota Dewan, meskipun dalam kenyataannya para Bakal Calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tersebut telah memberikan dokumen berupa pengunduran dirinya sebagai anggota legislatif.

Menurut Fahmi, sejauh ini, hal tersebut tidak menjadi masalah mengingat para Bacalon ini masih belum ditetapkan sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2024. Namun jika merujuk pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 8, 2024 khusunya pada pasal 24 Ayat 1 menyebutkan, Calon yang berstatus sebagai Anggota DPRD sebagai mana yang dimaksud dalam pasal 14 Ayat 2 Huruf q harus menyerahkan: a) Surat Pengajuan Pengunduran diri sebagai anggota DPR, DPD, DPRD dan tidak bisa ditarik kembali; dan b) Keputusan pemberhentian atas pengunduran diri yang diterbitkan oleh pejabat yang berwenang,

Adapun putusan pemberhentian sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) huruf b tersebut kata dia, belum diterbitkan pada saat penetapan Pasangan Calon (Paslon).

“Paslon hanya memberikan kepada kami tanda terima dari pejabat yang berwenang atas penyerahan surat pengajuan pengunduran diri sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) huruf a,dan surat keterangan pengajuan pengunduran diri itu dalam konteks sedang diprosesoleh pejabat yang berwenang,” jelas Fahmi. (*)

KPU Kaltim Segera Tetapkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur

September 11, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris (foto:media center KPU Kaltim)

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Timur (KPU Kaltim) segera menetapkan para Bakal Calon (Bacalon) Wakil Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.

“Saat ini para Bacalon kepala daerah Benua Etam ini telah mengikuti serangkaian kegiatan termasuk diantaranya pemeriksaan kesehatan yang notabene merupakan bagian dari syarat untuk ditetapkan sebagai Calon Gubernur maupun Wakil Gubernur,” kata Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris kepada wartawan, Rabu (11/9/2024) siang.

Dijelaskan Fahmi Selain itu ada juga sejumlah dokumen yang harus dipenuhi nantinya bagi para Bacalon seperti dokumen Syarat Calon dan pencalonan akan verifikasi validasi yang dilanjutkan dengan penelitian persyaratan calon yang berlangsung dari 27 Agustus dan berakhir 21 September mendatang.

Andai terdapat hal yang harus diperbaiki akan dilakukan perbaikan oleh para Bakal Calon. Selain itu, Fahmi juga menyebut bahwa pihaknya juga akan meminta tanggapan dari masyarakat terkait Bakal Calon tersebut.

“Jika tidak ada kendala, maka pada 22 September mendatang para Bacalon tersebut nantinya akan kami tetapkan secara resmi sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2024,” sebut Fahmi. (*)

Kaltim Tawarkan Kerja Sama Pengelolaan Lahan Eks Tambang ke Kanada

September 11, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia Jess Dutton berkunjung ke Kalimantan Timur (Kaltim) dan melakukan silaturahmi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Selasa (10/9/2024).

Kunjungan tersebut juga bermaksud melihat program kerja sama pengembangan mangrove yang sudah berjalan  di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jess Dutton juga menyampaikan keinginan negaranya untuk membuka peluang-peluang investasi lainnya di Kaltim.

Selain lingkungan, Kanada juga memiliki pengalaman dalam pengembangan pendidikan dan insfratruktur. Ini merupakan kunjungan pertama Dubes Jess Dutton ke Samarinda. Karena itu ia masih akan  mencermati peluang-peluang itu lebih dulu.

“Investor pasti ingin berinvestasi ke daerah yang memiliki insfratruktur memadai. Nah, insfratruktur yang memadai itu ada di Kaltim,” kata Pj Gubernur Akmal Malik di VVIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim.

Kepada Dubes Jess Dutton, Akmal juga menguraikan tentang posisi Kaltim yang kaya akan sumber daya alam. Batu bara, migas dan minyak. Potensi lainnya adalah pertanian dan perkebunan kelapa sawit. Diakuinya, masalah bagi Kaltim adalah kondisi pascatambang atau setelah eksploitasi.

“Masalah Kaltim ada di masa depan. Ini tidak mudah. Tapi kami sudah mulai lakukan transformasi itu,” ungkap Akmal.

– Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia Jess Dutton berkunjung ke Kalimantan Timur (Kaltim) dan melakukan silaturahmi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu lantas menceritakan jika beberapa hari lalu dirinya datang ke salah satu perusahaan tambang, yakni PT Kitadin yang sukses mengubah lahan eks tambang menjadi lahan pertanian sawah yang produktif untuk pangan. Ada pula tanaman pertanian lainnya yang dikembangkan.

Di Kaltim setidaknya terdapat 50 ribu haktare lebih lahan eks tambang yang bisa dikelola untuk lahan pertanian dan tanaman produktif lainnya.

“Mungkin Kanada bisa bantu Kaltim untuk mengubah lahan-lahan eks tambang itu menjadi lahan pertanian produktif dan udara Kaltim makin segar,” tambahnya.

Akmal juga menguraikan Kaltim terus berusaha menjaga hutan, lingkungan dan ekonomi sosial masyarakat.

“Saya gembira Duta Besar Kanada bisa hadir di sini untuk berdiskusi. Mungkin kita perlu waktu lebih lama untuk berdiskusi lebih jauh lagi tentang potensi Kaltim,” sambung Akmal.

Menurutnya, investasi lebih bagus masuk ke Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). “Kita akan dukung investasi masuk. Karena Kaltim sangat strategis,” pungkas Akmal.

Sekda Kaltim Sri Wahyuni yang mendampingi Pj Gubernur Akmal Malik menambahkan Pemprov Kaltim sudah bekerja sama dengan World Bank untuk program penurunan emisi dengan konsep result base payment (RBP).

Kaltim memiliki tanggung jawab menurunkan emisi karbon hingga 22 juta ton dengan kompensasi USD 110 juta. Harga per ton sebesar USD 5. Kaltim sudah menerima pembayaran advance payment sebesar USD 20,9 juta atau sekitar Rp313 miliar dari World Bank melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Duta Besar Kanada Jess Dutton mengaku senang bisa hadir di Kaltim.Dia mengaku sangat tertarik dengan penjelasan Pj Gubernur Akmal Malik. Dia juga memuji komunikasi yang sangat baik dari Pj Gubernur Akmal Malik dalam Bahasa Inggris.

Jess Dutton hadir bersama Ms Arielle Sobhani (First Secretary, Political), Ms Maria Ramirez Serano (First Secretary, Development) dan Hari M Basuki (Senior Development Officer). Sementara dari Pemprov Kaltim tampak Asisten Ekonomi Pembangunan Ujang Rahmad, Kepala Bappeda Yusliando, Kepala ESDM Bambang Arwanto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anwar Sanusi. (sam)

Dinas Pariwisata Kaltim Gelar Pra-event Kaltim Ethnic And World Music Festival  

September 11, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menggelar pra-event tahunan bertajuk Kaltim Ethnic And World Music Festival 2024 di Cafe 77, Jalan Pipit, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Selasa (10/9/2024).

Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menuju festival utama yang akan digelar pada 4-6 Oktober 2024 di Balikpapan Superblock (BSB). Kaltim Ethnic And World Music Festival 2024 merupakan festival musik tradisional pertama bertaraf internasional di Kaltim.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pariwisata Kaltim dan Indonesia World Music Series, serta melibatkan pelaku ekonomi kreatif subsektor musik Kalimantan Timur. .

Festival utama yang akan datang akan menghadirkan pengisi acara dari berbagai negara dan daerah, termasuk musisi dari Uzbekistan dan Singapura, serta perwakilan dari sejumlah wilayah di Indonesia seperti Lampung, Bandung, Malang, Polowali Mandar, dan 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi menegaskan, program ini diharapkan menjadi jembatan untuk melihat potensi pasar industri musik tradisional di tengah dominasi musik populer. Ia juga menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan dengan komunitas musik berbasis tradisi dalam menciptakan industri musik nasional yang berakar pada kearifan lokal.

“Tujuan dari Kaltim Ethnic And World Music Festival 2024 ini tentu saja untuk mengangkat musik tradisional ke mata dunia, agar musik kita mampu bersaing di level internasional. Tahun ini, memang baru ada dua negara yang ikut serta, tetapi kami berharap di masa depan akan ada lebih banyak negara yang berpartisipasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, festival ini tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan musik tradisional, tetapi juga untuk mempererat tali persaudaraan antar negara melalui seni dan budaya. Selain itu, festival ini diharapkan dapat menjadi platform bagi para musisi tradisional untuk mendapatkan pengakuan lebih luas di industri musik nasional dan internasional. (yud)

Dinas Pariwisata Kaltim Gelar Sarasehan Ekonomi Kreatif Sektor Musik

September 11, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menyelenggarakan sarasehan ekonomi kreatif dengan fokus pada sektor musik di Cafe 77, Jalan Pipit, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda. Selasa (10/9/2024)

Menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, seperti Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kaltim, Awang Khalik, Ketua Rumah Karya Indonesia, Marojahan Andrian Manalu, Direktur Konstelasi Artistik Indonesia, Aristofani Fahmi, serta aktris dan penyanyi I Gusti Ayu Lakamiyani. Moderator acara ini adalah Amar Afrizal.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi menyampaikan, sarasehan ekonomi kreatif ini bertujuan sebagai wadah bertukar pendapat dan pengalaman bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya di sektor musik. Selain itu, acara ini juga dimaksudkan untuk mempromosikan event tahunan “Kaltim Ethnic And World Music Festival 2024.”

“Kami berharap sarasehan ini bisa menjadi ajang bagi para pelaku ekonomi kreatif, terutama di sektor musik, untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ini juga bagian dari upaya kami memperkenalkan dan mempromosikan musik tradisional ke kancah Nasional dan Internasional melalui festival musik yang mengusung tema etnik,” ujar Kadispar Ririn Sari Dewi.

Para narasumber memberikan pandangan beragam mengenai perkembangan industri musik di Kalimantan Timur serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif ini. Diskusi yang interaktif dan produktif antara narasumber dan peserta diharapkan mampu mendorong kolaborasi dan inovasi di bidang musik lokal. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb