Pemindahan DPK ke Eks Hotel Atlet Diharapkan Mampu Tingkatkan PAD

August 3, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA- Rencana pemindahan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) ke eks Hotel Atlet di GOR Kadrie Oening diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim.

Kepala DPK Kaltim M Syafranuddin menyampaikan konsep eks Hotel Atlet yang rencananya akan ditempati perpustakaan daerah dinilai dapat meningkatkan angka pengunjung. Di gedung tersebut, pihaknya akan berusaha membantu PAD melalui peran DPK Kaltim.

“Di sana gedungnya luas dan bisa menggelar even literasi, bedah buku hingga resepsi pernikahan,” ungkapnya.

Meski begitu Ivan sapaan akrabnya belum dapat memastikan berapa PAD yang dapat dihasilkan jika hal tersebut terealisasi.

“Kami belum mehitung sampai situ karena belum ditempati juga sampai sekarang, yang jelas pasti ada,” sebutnya.

Ivan melanjutkan eks Hotel Atlet memiliki lahan yang sangat luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengunjung perpustakaan nantinya. Selain halaman parkir kendaraan yang luas bisa dijadikan sebagai kegiatan lomba-lomba pameran buku.

Dirinya berharap DPK Kaltim segera menempati gedung tersebut agar target yang diinginkan segera terwujud dan bisa dinikmati masyarakat.

“Sejauh ini perkembangannya masih menunggu seperti apa kelanjutannya. Semoga keinginan untuk pindah di Hotel Atlet cepat tercapai,” tutupnya.(Adit)

DPK Kaltim Persiapkan Tuan Rumah Rakornas Kearsipan

August 3, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

M Syafranuddin

SAMARINDA– Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kearsipan di Banyuwangi, Jawa Timur bulan Mei 2023 lalu memutuskan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ditunjuk sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kearsipan pada 2024 mendatang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim M Syafranuddin mengungkapkan, pihaknya akan menyiapkan secara matang gelaran Rakornas Kearsipan 2024 tersebut yang rencananya dihadiri oleh seluruh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Pemprov Kaltim melalui DPK telah diberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan rakornas di sini. Saat ini kami menunggu surat dari ANRI untuk langkah selanjutnya,” ucapnya saat dihubungi, Kamis (3/8/2023).

Syafranuddin bersyukur Kaltim diberikan kepercayaan dan amanah menjadi tuan rumah Rakornas Kearsipan 2024. Ini dinilai sebuah kebanggaan untuk masyarakat Kaltim.

“Bukan hanya DPK Kaltim, tapi dengan kolaborasi dengan stakeholder terkait maka saya yakin Rakornas berjalan sukses. Ini sebuah langkah dalam meningkatkan kearsipan daerah,” tutupnya. (Adit/adv)

Pelajar Putri SMAN 9 Samarinda Ikuti Literasi Kesehatan

August 3, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Tim Pengabdian Masyarakat civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman melakukan giat pencegahan dini kejadian stunting di SMAN 9 Giri Rejo kelurahan Lempake Kota Samarinda, Rabu (2/8/2023).

Ketua tim kegiatan pengabdian masyarakat Rita Puspa Sari menyampaikan, ini merupakan bentuk implementasi salah satu Tridharma Perguruan tinggi yang dilakukan dosen dan mahasiswa, Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman.

DIkatakan Rita, usaha menekan kejadian stunting terus dilakukan untuk menciptakan generasi sehat dan cerdas dengan mengupayakan peningkatan Kesehatan calon ibu, ibu dan bayinya serta balita. Prevalensi Stunting di Kalimantan Timur mengalami peningkatan ditahun 2022 yaitu 23,9%. Sebelumnya pada tahun 2021 angka kejadian stunting 22,8%, ini berarti kejadian stunting meningkat 1,1%.

Dijelaskan, banyak faktor yang dapat dikategorikan sebagai penyebab kejadian stunting pada anak diantaranya yaitu pekerjaan ibu, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, pendapatan, jumlah anggota rumah tangga, pola asuh dan pemberian ASI eksklusif, selain itu stunting juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain yaitu Pendidikan ibu, pengetahuan ibu mengenai gizi, Riwayat Kesehatan ibu yang buruk, diantaranya adalah asupan makanan yang tidak seimbang, tinggi badan orang tua, bayi berat lahir rendah dan penyakit infeksi yang diderita ibu., Riwayat ante natal care (ANC) yang tidak baik, pemberian ASI eksklusif, umur pemberian MP-ASI, tingkat kecukupan zink dan zat besi, Riwayat penyakit infeksi serta faktor genetik.

Menurutnya, faktor yang menjadi penyebab tingginya prevalensi anemia di negara berkembang adalah keadaan sosial, perilaku, kurang asupan zat besi dan pengetahuan tentang anemia. Pengetahuan menjadi peran yang sangat penting dalam kejadian anemia, pengetahuan yang rendah tentang anemia akan mengakibatkan kejadian anemia pada remaja puteri akan meningkat.

Menurut Rita Puspa Sari, MPH selaku ketua tim kegiatan pengabdian Masyarakat ini kegiatan Peningkatan Literasi Kesehatan tentang anemia pada remaja puteri dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi kaum akademisi dalam kegiatan pemerintah untuk melaksanakan pencegahan dini kejadian stunting di Kota Samarinda, upaya peningkatan pengetahuan yang dilakukan dengan tehnik penyuluhan interaktif disertai berdiskusi antara partisipan dan tim pelaksana kegiatan. Tujuan utama selain meningkatkan pengetahuan, yaitu harapan yang lebih besar kepada partisipan agar dengan informasi yang diperoleh mampu membentuk sikap positif terhadap pencegahan anemia.

“Tindakan terhadap pencegahan anemia menjadi salah satu output dari kegiatan ini, sehingga remaja puteri akan mempunyai power untuk menghindari kejadian anemia di lingkungan mereka,” kata Rita.
Sementara Kepala SMA Negeri 9 Samarinda, Salamang Supriyadi berharap kegiatan serupa harus sering dilakukan di sekolah sehingga dapat menjadi salah satu sarana utama dalam melaksanakan peningkatan pengetahuan kesehatan.
Dikatakan Salamang, sebanyak 150 pelajar putri yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mendapat penjelasan tentang anemia dan cara pencegahannya.
Remaja puteri saat ini merupakan calon ibu yang kelak dikumidan hari akan menjadi seorang ibu, yang akan melahirkan, menyusui, membesarkan anaknya dengan pola asuh yang tepat. Keadaan gizi pada remaja puteri dapat mempengaruhi kehamilannya dimasa yang akan dating. Selain itu akan berpengaruh terhadap bayi yang akan dilahirkannya kelak,

Diharapkan, remaja puteri yang akan menjadi calon ibu dapat menjaga asupan gizinya sejak remaja, agar saat berkeluarga calon ibu telah memiliki tubuh dengan gizi yang baik dan akan melahirkan bayi-bayi yang sehat. (*)

Kutim Terima Buncu Baca Etam

August 2, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SANGATTA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim terus menggencarkan program membaca dalam genggaman. Kali ini, DPK Kaltim kembali mendistribusikan Buncu Baca Etam (BBE) di Kutai Timur, Rabu (2/8/2023).

Secara simbolis BBE diserahkan dalam rangkaian kegiatan Kunjungan Gubernur Kalimantan Timur ke Utara, DPK Kaltim turut partisipatif dalam penyaluran sarpras yang dapat dipergunakan oleh masyarakat umum. Penyerahan unit BBE diserahkan Gubernur Kalimantan Timur, Dr Isran Noor kepada DPK Kabupaten Kutai Timur.

Kedepannya, masyarakat dapat membaca e-book atau buku digital melalui satu pindaian yang dapat terus dibaca sejauh 200 meter setelah pemindaian pada kode QR yang tertera di unit BBE.

Turut menghadiri jalannya penyerahan BBE, Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin turut mendampingi dan menyapa langsung Kepala DPK Kabupaten Kutai Timur dilanjutkan dengan diskusi hangat mengenai upaya bersama dalam memperluas pencerdasan literasi di Kabupaten Kutai Timur salah satunya melalui BBE yang telah diserah terima.

“Alhamdulillah satu per satu daerah dalam tahap distribusi BBE yang akan membantu masyarakat dalam mencari ilmu pengetahuan dan referensi. Dalam satu genggaman dari ponsel, masyarakat bias langsung membaca ratusan koleksi e-book yang tersedia,” papar kepala DPK Kaltim Muhammad Syafranuddin.

ia memastikan tak ada satu pun daerah yang tidak memperoleh BBE, sebab BBE merupakan program inovasi terbaru namun menjadi prioritas dalam upaya perluasan budaya literasi kepada masyarakat melalui transformasi digital.

“Masyarakat bisa dimudahkan dengan segala pilihan untuk membaca. Bisa baca langsung di Perpustakaan atau membaca langsung dari mana saja seperti BBE ini yang akan ditempatkan di lokasi ramai publik dan dapat diakses radius 200 meter dari sekali pindaian. Kita akan terus monitor kinerja dari BBE ini,” kata Syafranuddin. (adv dpk kaltim)

Kemenag RI Apresiasi Perpustakaan Masjid Islamic Centre

August 1, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama (Kemenag) RI menilai perpustakaan Masjid Islamic Center Samarinda (MICS) patut dijadikan percontohan. Perpustakaan MICS dianggap telah memenuhi standard fasilitas literasi publik.

Subkoordinator Pengendalian Mutu Naskah Agama dan Keagamaan Islam Kemenag, Nur Rahmawati bersama 20 pengurus perpustakaan masjid di Kaltim telah mengunjungi MICS untuk melakukan studi lapangan terkait tata cara pengelolaan perpustakaan masjid yang profesional serta sebagai pemenuhan literasi keagamaan Islam.

“Kunjungan ke MICS untuk melihat perpustakaan masjid yang menjadi percontohan. Mengapa kami anggap perpustakaan Islamic Center ini percontohan? Karena perpustakaan masjid di sana sudah memenuhi persyaratan standar nasional,” jelas Nur Rahmawati, baru-baru ini.

Nur Rahmawati menjelaskan, standar perpustakaan masjid antara lain memiliki seribu judul buku, sumber daya manusia (SDM) memadai, teknologi yang dimiliki mumpuni. Selain itu, perpustakaan juga harus memiliki ruangan yang luas dan representatif, serta koordinasi dengan mitra kerja terjalin sangat baik. “Jadi sangat bisa dijadikan contoh untuk teman-teman pengelola perpustakaan masjid lainnya yang saat ini belum memulai atau sudah memulai tapi terhenti, itu bisa mencontoh perpustakaan MICS bagaimana tata kelola yang benar dan profesional. Kami melihat Islamic Center bisa jadi contoh,” katanya.

Ia mengatakan, rombongan para pengurus perpustakaan masjid yang datang ke MICS sangat antusias. Beberapa di antara mereka baru mengetahui di MICS ada perpustakaan yang modern.

“Mereka sangat antusias, bahkan ada yang baru tahu di sana ada perpustakaan meski sering ke Islamic Center,” katanya.

Dalam kunjungan itu, koordinator pengendalian mutu menyerahkan sejumlah buku terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag. Hal ini, diakuinya, sering dilakukan ketika berkunjung ke perpustakaan masjid di daerah-daerah.

“Ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan dan mendistribusikan buku-buku yang telah dicetak Ditjen Bimas Islam agar tersebar di masyarakat, agar masyarakat membaca buku-buku terbitan Bimas Islam. Jadi informasi yang kita bukukan bisa sampai ke masyarakat,” kata Nur Rahmawati.

Kunjungan Ditjen Bimas Islam bersama 20 pengurus perpustakaan masjid merupakan rangkaian dari kegiatan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Masjid. Mereka diterima Kepala Bidang Takmir Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Samarinda Jamaluddin, serta para pengurus perpustakaan MICS.(adv-dpk kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb