FKUB Sampaikan Rencana Rakor Kepada Wakil Gubernur Kaltim

May 30, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kaltim akan mengelar Rakor FKUB se Kaltim di Kutai Barat 13-15 Juni 2023. Tema yang diusung “Kaltim Harmoni, Pemilu 2024 Damai, IKN Sukses.”

Hal tersebut disampaikan Ketua FKUB Kaltim H Asmuni Alie bersama beberapa pengurus melakukan audiensi kepada Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di ruang kerjanya, Senin (29/5/2023).

Asmunie Alie juga melaporkan rencana kunjungan lapangan ke Klaten, Provinsi Jawa Tengah serta Rapat Regional FKUB Se-Kalimantan yang akan digelar di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Alhamdulillah, Pak Wagub siap hadir untuk tiga kegiatan FKUB tersebut,” kata H Asmuni Alie usai bertemu Wagub Hadi Mulyadi.

Dijelaskan, pada kunjungan di Jaw Tengah, FKUB Kalti akan melihat contoh penerapan FKUB melalui paguyuban di desa-desa di Klaten. Meski sangat dikenal sebagai provinsi yang damai, Kaltim harus tetap waspada dan terus belajar bagaimana membangun kedamaian dan kerukunan di tengah masyarakat.

Sementara untuk Rapat Regional FKUB Se-Kalimantan akan digelar di Kaltara akan dihadiri FKUB dari Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur pada 17 Juli 2023.

Selanjutnya, tuan rumah Rapat Regional FKUB Se-Kalimantan tahun 2024 sudah ditunjuk FKUB Provinsi Kalimantan Tengah.  (sam)

Wagub Lepas 294 Calhaj Embarkasi Balikpapan

May 30, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi melepas 294 calon jemaah haji (calhaj) asal Kutai Kartanegara yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 di Aula Jabal Nur Embarkasi Haji Balikpapan, Senin (29/5/2023).

Dikatakan Hadi Mulyadi, seseorang bisa menunaikan haji bukan sekadar ibadah serta melaksanakan rukun Islam, tetapi telah diundang (dipanggil) menjadi tamu Allah SWT.

“Karena itu bukan untuk berbangga atau riya, tetapi patut bersyukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala, dan melaksanakan haji benar-benar untuk ibadah, bukan niat lainnya, apalagi sekadar membeli oleh-oleh,” harapnya.

Hadi Mulyadi berpesan, selain menguatkan niat dan melaksanakan ibadah sungguh-sungguh, juga atur waktu ibadah dengan baik dan jaga kesehatan. Calon haji juga diingatkan jangan minum es, namun cukup air putih biasa. Hindari dulu makan lombok (sambal) selama haji.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim H Abdul Khaliq yang juga Ketua PPIH Embarkasi Balikpapan 1444 H/2023 M menyebutkan jemaah haji dari Kaltim yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada tahun ini berjumlah 2.586 orang terbagi 11 kloter, yakni 7 kloter khusus dan 4 gabungan.

Embarkasi Balikpapan juga memberangkatkan calhaj asal Sulawesi Tengah sebanyak 1.993 orang terbagi 6 kloter khusus dan 1 gabungan, serta Sulawesi Utara 326 orang terbagi 1 kloter khusus dan 1 gabungan, dan Kalimantan Utara sebanyak 416 orang terbagi 1 kloter khusus dan 1 gabungan.

“Jemaah haji yang akan diberangkatkan 5.708 orang ditambah petugas menyertai jemaah 95 orang, sehingga seluruhnya berjumlah 5.803 orang terbagi 20 kloter,” sebutnya.

Secara bertahap pemberangkatan terbagi dalam 20 kloter yang dimulai sejak 25 Mei (kloter 1) hingga 22 Juni 2023 (kloter 20). Tahun ini pembagian kloter berbeda dibandingkan sebelumnya yang setiap kloter membawa 360 jemaah. Tahun ini satu kloter maksimal berjumlah 299 jemaah pada satu kali penerbangan,

Pelepasan Calhaj Kaltim Embarkasi Balikpapan 1444 H ditandai penyerahan bendera Merah Putih oleh Wagub Hadi Mulyadi kepada Ketua Kloter 3 Kutai Kartanegara Fairuz Khalil, dilanjutkan peninjauan fasilitas poliklinik bagi Calhaj Embarkasi Balikpapan.

Khusus Calhaj Kloter 3 Kutai Kartanegara berjumlah 289 orang termasuk lansia 56 orang, lansia disabilitas 11 orang dan disabilitas 4 orang, ditambah 5 petugas Kloter (TPHI satu orang, TPIHI satu orang dan TKHI 3 orang).  Sebelumnya, telah diberangkatkan Kloter 1 asal Balikpapan dan Kloter 2 asal Samarinda masing-masing 299 jemaah dan petugas. (adv)

DPMPD Kaltara Kunjungi DPMPD Kaltim

May 30, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan ke DPMD Provinsi Kalimantan Timur, Senin (29/5/2023)

Kepala DPMPD Kaltara Edy Suharto menyampaikan, Kunjungan ini dimaksudkan untuk koordinasi pengembangan pembangunan kawasan perdesaan.  Dikatakan, secara tipologi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memiliki karakteristik pengembangan wilayah yang sama.

“Khususnya tentang pengembangan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Provinsi Kaltim di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau yang ditetapkan berdasarkan penilaian Kemendes PDTT RI,” kata Edy Suharto.

Sementara Kepala DPMPD Anwar Sanusi didampingi PSM ahli muda Isnawati dan Esthi Susila Rini mengatakan Kalimantan Timur fokus kegiatan pengembangan kawasan ada di Kutai Timur yakni berupa budidaya aren genja, budidaya tanaman pangan, perkebunan, produksi gula aren.

Selain itu juga mengembangkan ekowisata terpadu yang melibatkan lima desa yaitu Desa Sangatta Selatan, Sangkima, Teluk Sangkima, Desa Teluk Pandan dan Desa Kandolo. Sementara untuk di Kabupaten Berau, berupa Perdesaan Minapolitan Udang dan Bandeng yang meliputi lima desa di Kecamatan Pulau Derawan, diantaranya Kampung Kasai, Tanjung Batu, Pulau Derawan, Teluk Semanting, dan Kampung Pegat Betumbuk.

Ditambahkan Esthi, beberapa program dan kegiatan yang menunjang pengembangan pembangunan kawasan perdesaan di Provinsi Kalimantan Timur diantaranya kegiatan expose kerjasama desa dengan pihak ketiga yang baru saja dilaksanakan di Kabupaten Berau dan kegiatan Focuss Group Discussion  percepatan pembangunan desa di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kedua kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten dan best practice pengembangan kawasan perdesaan. (adv)

Dubes Jerman Pantau Program Sawit Ramah Iklim

May 30, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyerahkan kenang-kenangan kepada Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ms Ina Lepel berupa kain batik khas Kaltim. (DOK ADPIMPROV KALTIM)

SAMARINDA – Duta Besar Jerman untuk Indonesia  Ms Ina Lepel  berkunjung ke Kaltim. Kunjungan Ina Lepel dilakukan untuk melihat proyek kepala sawit berkelanjutan dan ramah iklim atau sustanable and climate frienly palm oil production  and procurement (Scopopp). Proyek ini didanai oleh prakarsa iklim internasional federal Jerman.

Kunjungan Ina Lepel didampingi Ms Warthane Puvanarajah (First Secretary Climate and Environment, Embassy of Republik of Germany Jakarta), Mr Oliver Hoppe (Counsellor of Development Corporation, Emmassy of the  Republik Germany Jakarta), Dr Gerd Fleischer (Cluster Coordinator  for Resilient Nature, GIZ Indonesia),  Mr Ade Cahyat (Principal Advisor, GIZ Indonesia).

Kehadiran mereka disambut Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi didampingi Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kaltim Ujang Rachmad dan Kepala Bappeda Kaltim Yusliando di Kantor Gubernur Kaltim,  Senin (29/5/2023).

Hadi Mulyadi mengakui Jerman sudah banyak membantu Kaltim dalam berbagai hal melalui kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya. Baik melalui program  kerja sama  Transmigration Area Development (TAD), kemudian Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) maupun Deutsche Gesselschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ).

“Kita  mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin sudah sangat lama antara Indonesia dengan Jerman,” kata Wagub Hadi  Mulyadi usai menerima   Duta Besar Jerman  Ina Lepel.

Wagub berharap kerja sama dengan negara Jerman dapat terus berlangsung dan tidak pernah berhenti. Karena  dampaknya   sangat baik bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim di berbagai sektor termasuk program lingkungan maupun sosial ekonomi.

Wagub Hadi Mulyadi juga berdiskusi  terkait dengan pendidikan, lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur khususnya untuk pedesaan dan pedalaman, termasuk komitmen Pemprov Kaltim dalam  menjaga lingkungan dan hasilnya Provinsi Kaltim menjadi satu-satunya daerah yang telah mendapatkan kompensasi   dari Bank Dunia  melalui program FCPF-CF (Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund).

Ms Ina Lepel mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Kaltim khususnya kepada Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi yang telah menerima kunjungannya di Kaltim.  Ina Lepel menjelaskan maksud kunjungan ke Kaltim adalah ingin melihat langsung proyek kepala sawit yang berkelanjutan dan ramah iklim di Kabupaten Kutai Timur, yaitu di Kecamatan Kongbeng dan Muara Wahau.

“Selain itu, kita juga akan bertemu dengan 9 pengurus koperasi di Kutai Timur yang sudah mendapatkan sertifikasi,  termasuk melihat inisiatif dari koperasi pekebun yang ada di Kutim, termasuk mengunjungi pabrik kelapa sawit  PT GSM,” ujarnya. (adv)

DPK-RRI Gelar Dialog Luar Ruang

May 28, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

TENGGARONG – Membaca dan menulis adalah dua aktivitas yang tidak dapat terpisahkan. Keduanya saling berkesinambungan dalam mewujudkan satu tujuan yakni meningkatkan literasi. Masih dalam euforia Hari Perpusnas RI dan Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei silam, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim bersama dengan RRI Samarinda menggelar Dialog Luar RRI, Sabtu (27/5/2023).

Berada di tengah danau buatan yang indah untuk dipandang sembari menikmati sajian khas suku Kutai jauh dari hingar bingar perkotaan, dialog yang mengusung tema Menjiwai Seni Literasi bersama Maestro Diksi, digelar di Langit Timur, Desa Loa Ulung, Tenggarong Seberang.

Tampil sebegai narasumber, Kepala DPK Kaltim, Muhamamad Syafranuddin bersama dengan Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Membaca (GPMB) Kaltim Syafruddin Pernyata, serta Penulis Penggerak Literasi Kaltim Suparno Ghopar.

Pembahasan mengenai pentingnya menjaga literasi seni menjadi menarik untuk dibahas mengingat Kaltim juga merupakan provinsi yang menyimpan segudang peninggalan budaya yang sebagian peninggalan berupa naskah kuno, turut dijaga arsipnya oleh DPK Kaltim.

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin. Pria yang akrab disapa Ivan tersebut menuturkan pengolahan naskah kuno dengan melalui proses alih media menjadi program yang diprioritaskan DPK Kaltim.

“Kita sudah hidup di era digital, penyimpanan naskah kuno utamanya kita alih mediakan poldernya dalam berbentuk digital yang dapat diakses oleh masyarakat. Supaya, masyarakat Kaltim dapat mengenal sejarah daerahnya sendiri,” ungkap Ivan saat dialog berlangsung.

Dalam mengupayakan peningkatan literasi, program Buncu Baca yang sedang melakukan tahap perampungan ditargetkan Ivan akan segera rampung pada 2023 ini. Sehingga, setiap individu dapat mengakses 400 judul buku dengan variasi genre termasuk genre buku sejarah dan budaya Kaltim.

“Menulis dan membaca merupakan dua hal yang menjadi prioritas DPK Kaltim juga. Kedepannya kita akan terus gencarkan peningkatan keterampilan dua kegiatan tersebut melalui pelatihan, kelas, hingga seminar. Kita juga membuka untuk bekerja sama dengan siapapun untuk berkolaborasi tingkatkan literasi di Kaltim,” tandas Ivan.(adv-dpk kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb