APBD Kutai Barat 2026 Diminta Efisien dan Berpihak ke Masyarakat

October 16, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Fraksi Golongan Karya DPRD Kabupaten Kutai Barat menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan prioritas pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Fraksi Golkar, Rosaliyen, dalam Sidang Paripurna VIII Masa Sidang III DPRD, Rabu (15/10/2026).

Rosaliyen mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam menyusun RAPBD 2026 yang komprehensif dan sistematis. Menurutnya, APBD bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi juga instrumen strategis untuk meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Fraksi Golkar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah atas penyusunan APBD 2026. Namun, ada beberapa catatan penting agar setiap belanja dan program benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Rosaliyen.

Rosaliyen menyoroti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi belanja APBN dan APBD melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56 Tahun 2025. Pemangkasan Dana Transfer ke Daerah, termasuk DAU, DAK, DBH, dan Dana Insentif Fiskal, memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Kebijakan ini berdampak langsung pada kemampuan daerah dalam membiayai program prioritas. Oleh karena itu, penyusunan APBD 2026 harus fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang menyentuh masyarakat secara langsung,” jelasnya.

Rosaliyen juga menekankan perlunya pengawasan terhadap kontrak tahun jamak (multiyears) 2026–2028. Setiap proyek multiyears harus mematuhi peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/PMK.02/2020, termasuk memperoleh persetujuan tertulis dan legal opinion dari aparat hukum.

“Pelaksanaan kontrak multiyears sebaiknya diarahkan pada program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat, seperti perbaikan fasilitas pendidikan, kesehatan, pembangunan rumah ibadah, infrastruktur jalan kampung, dan pasar lokal,” kata Rosaliyen.

Fraksi Golkar mengingatkan pentingnya menjadikan pokok-pokok pikiran DPRD sebagai landasan penyusunan KUA dan PPAS APBD 2026. Pokok-pokok pikiran ini merupakan hasil penyerapan aspirasi dari kunjungan kerja anggota DPRD ke kampung dan kecamatan di daerah pemilihan masing-masing.

 

“Kami berharap harmonisasi antara DPRD dan pemerintah daerah tetap terjaga, agar pembangunan yang direncanakan selaras dengan RPJMD Kabupaten Kutai Barat dan prioritas pembangunan nasional maupun provinsi. APBD harus mencerminkan keadilan, transparansi, serta keberpihakan kepada rakyat,” tutup Rosaliyen. (adv/diskominfo/kbr).

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat Gelar Safari Perpustakaan ke Sekolah

October 16, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca di kalangan pelajar, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Barat melaksanakan kegiatan Safari Perpustakaan dan Literasi di SMUN 4 Barong Tongkok, Selasa (14/10/2025). Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mengajak generasi muda mencintai buku serta memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias itu menghadirkan Duta Baca Kabupaten Kutai Barat, Rahmayana, sebagai narasumber utama. Dalam sesi literasi interaktifnya, Rahmayana mengingatkan bahwa meningkatkan minat baca tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi perlu strategi yang menyeluruh dan berkelanjutan.

“Di era digital ini, kita dihadapkan pada tantangan besar untuk meningkatkan minat baca di kalangan pelajar. Akses informasi memang semakin mudah, tetapi minat terhadap buku dan literatur berkualitas masih tergolong rendah,” ungkap Rahmayana di hadapan para siswa.

Ia menambahkan, membangun budaya membaca perlu dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengenalkan buku yang sesuai dengan minat siswa, menyediakan ruang baca yang nyaman, hingga melibatkan peran orang tua dan guru sebagai teladan dalam membaca.

Menurutnya, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga tentang mengolah informasi, berpikir kritis, dan melatih daya analisis.

“Literasi membuka wawasan dan melatih kreativitas. Dengan membaca, seseorang dapat mengembangkan kualitas diri dan menjadi manusia yang adaptif terhadap perubahan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Ribca Christiany, yang hadir mewakili Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat, menjelaskan bahwa kegiatan Safari Perpustakaan dan Literasi ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan minat baca, tetapi juga memperkenalkan berbagai inovasi layanan literasi berbasis teknologi. Salah satunya melalui aplikasi iKubar, sebuah platform digital yang memudahkan masyarakat mengakses koleksi buku perpustakaan daerah secara daring.

“Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang hidup dan menyenangkan bagi siswa. Melalui Safari Perpustakaan dan Literasi, kami berupaya mendekatkan perpustakaan kepada pelajar sekaligus memperkenalkan layanan digital iKubar agar mereka bisa membaca kapan pun dan di mana pun,” ujar Ribca.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan berlanjut di empat sekolah lainnya di Kutai Barat, sebagai bagian dari agenda rutin Dinas Arsip dan Perpustakaan dalam menyebarluaskan gerakan literasi di satuan pendidikan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah SMUN 4 Barong Tongkok, Stevanus Widuri Nursusanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif pemerintah daerah dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah.

Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Safari Perpustakaan menjadi inspirasi bagi siswa kami untuk lebih gemar membaca dan mengenal pentingnya literasi di tengah derasnya arus informasi digital. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar literasi benar-benar menjadi kebiasaan di lingkungan sekolah,” ucap Stevanus. (adv/diskominfo/kbr).

Bupati Kubar Apresiasi Pemerintah Kecamatan MMB

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR– Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB) atas dedikasi dan pelayanan mereka kepada masyarakat.

Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan di kantor Camat MMB, Kamis (9/10/2025), Frederick disambut Camat Mook Manaar Bulatn, Pit Anugerah Arruan Pasilong, beserta seluruh jajarannya. Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi dan dialog dengan para staf, tetapi juga digunakan untuk meninjau pelayanan publik serta kondisi ruang kerja kantor kecamatan secara langsung.

Ia sangat mengapresiasi kinerja pemerintah kecamatan yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menanggapi positif usulan pembangunan Balai Pertemuan Umum (BPU) yang telah diajukan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Usulan tambahan fasilitas BPU sangat baik untuk mendukung kegiatan masyarakat. Semoga ke depannya bisa direalisasikan agar aktivitas sosial kemasyarakatan di wilayah ini semakin lancar,” ujarnya.

Ditegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kecamatan dalam mewujudkan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. Ia berharap agar aparatur kecamatan terus menjaga komitmen dan dedikasi dalam menjalankan tugas pelayanan.

Sementara itu, Camat Mook Manaar Bulatn, Pit Anugerah Arruan Pasilong, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta kunjungan langsung Bupati ke wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Bupati yang telah memberikan arahan dan motivasi kepada kami. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja aparatur di Kecamatan MMB,”tandasnya. (adv/diskominfo/kbr).

Bupati Kubar Tinjau Puskesmas Gunung Rampah

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Gunung Rampah, Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB), Kamis (9/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati meminta pihak kontraktor untuk segera memperbaiki pondasi dan atap lobi depan puskesmas yang mengalami kerusakan pada bagian tali seleng.

“Pekerjaan ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Segera diperbaiki, karena jika tidak, bisa membahayakan masyarakat yang datang berobat ke puskesmas,”ujarnya, seusai meninjau fasilitas pelayanan di Kampung Gunung Rampah.

Ia berharap, dengan semakin baiknya fasilitas puskesmas, ke depan akan semakin banyak dokter umum maupun dokter spesialis yang bersedia bertugas dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan MMB.

Dijelaskannya, Pemkab Kubar saat ini masih menunggu kelengkapan berkas dan dukungan penyelesaian Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) yang menghubungkan Kecamatan Melak dengan Kecamatan MMB.

“Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses transportasi serta mendukung peningkatan pelayanan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas Gunung Rampah beserta seluruh jajaran atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam melayani masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati meninjau langsung ruang Unit Gawat Darurat (UGD), ruang rawat inap pasien pria dan wanita, serta beberapa ruang pelayanan lainnya di puskesmas tersebut.

Sementara itu, Camat MMB Pit Anugerah Arruan Pasilong, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bupati terhadap peningkatan fasilitas kesehatan di wilayahnya.

“Kami atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat MMB menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah meninjau langsung Puskesmas Gunung Rampah. Kami berharap perhatian ini dapat meningkatkan semangat tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”bebernya.

Camat juga menambahkan, masyarakat Mook Manaar Bulatn sangat menantikan perbaikan akses infrastruktur, khususnya Jembatan ATJ, yang nantinya akan mempermudah mobilitas warga menuju fasilitas kesehatan maupun pusat kegiatan ekonomi di wilayah sekitarnya. (adv/diskominfo/kbr).

FKDM Wujudkan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah

October 15, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Kewaspadaan dini menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas sosial dan keamanan di masyarakat. Melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), informasi terkait potensi ancaman dan bencana dapat dijaring, ditampung dan dikomunikasikan secara cepat dan tepat, sehingga langkah pencegahan maupun penanggulangan dapat dilakukan lebih efektif.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin, saat membuka kegiatan FKDM Tahun 2025, di Gedung BPU, Kampung Gunung Rampah, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kubar.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota FKDM, tokoh adat, masyarakat, agama, dan pemuda yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini,”ujarnya.

Bupati menegaskan, partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam mendeteksi dan mencegah potensi ancaman, gangguan maupun tantangan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan daerah.

“Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat dan harapan baru dalam membangun Kubar  yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” tambahnya.

Kegiatan FKDM ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 beserta perubahannya, serta Surat Keputusan Bupati Kubar tentang pembentukan tim jewaspadaan dini daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan kewaspadaan dini demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Saya berharap melalui forum ini, seluruh peserta semakin peka dan sigap dalam mengantisipasi berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan keamanan. FKDM harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketentraman dan kenyamanan masyarakat,”tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kubar, Suwito, menjelaskan, bahwa kewaspadaan dini masyarakat merupakan kondisi kepekaan, kesiapsiagaan dan antisipasi masyarakat terhadap potensi bencana, baik yang disebabkan oleh alam, manusia, maupun faktor lainnya.

“Forum ini menjadi wadah strategis bagi elemen masyarakat untuk menjaga dan memulihkan kewaspadaan dini di tengah masyarakat,”tuturnya.

Ia menyebut, melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan lebih proaktif dalam mendeteksi dan mencegah potensi ancaman, tantangan, hambatan serta gangguan terhadap stabilitas sosial dan keamanan daerah.

Kegiatan ini diikuti 70 peserta, terdiri anggota FKDM, tokoh masyarakat, agama, pendidikan, adat dan pemuda. Narasumber berasal dari Polres Kubar yang menyampaikan materi tentang peran kewaspadaan dini masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban serta dari Kodim 0912/Kubar dengan materi pendeteksian dan pencegahan potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan di masyarakat. (adv/diskominfo/kbr).

« Previous PageNext Page »

  • vb