Wabup Kubar Lepas Peserta Technician Development Program (TDP)

October 6, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani melepas kegiatan Technician Development Program (TDP) Batch 7 yang digelar di Kantor Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, Minggu (5/10/2025).

Nanang Adriani, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah nyata sinergi antara dunia tambang dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, saat menghadiri acara Pelepasan Peserta Technician Development Program (TDP) Batch 7 PT. Petrosi di Long Iram

Ketua pelaksana Santa menyampaikan, PT. Petrosea berkomitmen mencetak tenaga kerja lokal yang berkarakter dan siap kerja. Program TDP merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang berlangsung selama tiga tahun (2025–2028), mencakup pelatihan dasar, pengembangan soft skill di wilayah Jawa dan Balikpapan, serta On-the-Job Training (OJT) di lokasi kerja PT. Petrosea di Kutai Barat.

Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani dengan para peserta Program (TDP).

Acara ini menjadi bagian dari komitmen PT. Petrosea dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal melalui pelatihan terarah dan berkelanjutan.

Salah satu peserta, Reoronatalis Hului dari Kampung Long Daliq, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa mengikuti pelatihan ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi peserta maupun perusahaan.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT. Petrosea, Steve Kalalo, mengatakan program TDP merupakan wadah penting bagi pengembangan SDM yang berkompeten dan berkarakter. Ia berpesan agar peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk menimba ilmu dan pengalaman. (adv diskominfo kubar)

Harga Bawang Putih di Kubar Stabil

October 5, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Kebutuhan pokok masyarakat seperti bawang putih masih cukup stabil di Kutai Barat (Kubar). Dari pantauan di Pasar Nala, Kecamatan Linggang Bigung, Kubar, harga bawang putih hingga kini belum ada perubahan, berkisar di harga Rp 40 ribu per kilogram, Sabtu (04/10/2025).

Kondisi ini lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu yang sempat melonjak hingga Rp70 ribu Rp100 ribu per kilogram akibat pasokan tersendat. Situasi stabil ini membawa angin segar bagi pedagang dan warga.

Pedagang setempat, Lely (45), menyebut harga normal membuat pembeli kembali berbelanja dalam jumlah banyak. “Kalau Rp 40 ribu per kilo, sehari bisa habis sampai 20 kilo. Dulu saat mahal, pembeli hanya membeli Rp10 ribu atau Rp20 ribu saja,” jelasnya.

Hal serupa dirasakan warga Serli (32). Menurutnya, kestabilan harga bawang putih sangat membantu kebutuhan dapur. “Bawang putih itu bumbu utama sehari-hari. Kalau stabil, kami bisa atur belanja lebih ringan,” ujarnya.

Kepala Kampung Bangun Sari, H. Sulaiman, menegaskan pihaknya terus memantau harga bahan pokok. Ia mengakui kenaikan harga di masa lalu cukup membebani masyarakat. Harga yang mencapai Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram sangat memberatkan.

“Itu sebabnya kami berharap distribusi lancar dan pemerintah bisa mengendalikan agar harga tetap terjangkau,” katanya.

Ia menambahkan, sejauh ini warga tidak banyak menyampaikan keluhan langsung, meski tetap berharap adanya program pasar murah di kampung. “Pasar murah sangat membantu masyarakat kecil. Kalau bisa dihadirkan rutin, beban warga bisa berkurang,” imbuhnya.

Dengan harga yang stabil, baik pedagang maupun warga berharap kondisi ini bertahan demi menjaga aktivitas pasar tetap aman dan kebutuhan rumah tangga terpenuhi. (adv diskominfo kubar)

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Diluncurkan Untuk 136 Rumah

October 4, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diluncurkan kepada 136 rumah di Kabupaten Kutai Barat, Rabu (1/10/2025). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penanganan rumah tidak layak huni.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kutai Barat, Kamius Junaidi, menjelaskan, BSPS bersifat stimulan dengan nilai Rp20 juta per rumah. Dari jumlah tersebut, Rp2,5 juta dialokasikan untuk upah tukang, sedangkan Rp17,5 juta digunakan untuk pembelian material.

“Bantuan ini sifatnya pendorong. Masyarakat tetap diharapkan menambah swadaya agar hasil perbaikan rumah lebih maksimal,” terang Kamius.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya menyasar perbaikan atap, dinding, dan lantai, tetapi akan diarahkan pada aspek sanitasi dan MCK agar rumah benar-benar sesuai standar sehat.

“Target kita jelas, menurunkan angka kemiskinan hingga lima persen. Salah satu jalannya adalah memperbaiki tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Meski begitu, data Badan Pusat Statistik mencatat masih ada sekitar tujuh ribu rumah tidak layak huni di Kutai Barat. Karena itu, pihaknya mendorong dukungan dari perusahaan maupun perbankan melalui program CSR untuk memperluas cakupan bantuan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBD, semua pihak perlu bersinergi,” tambahnya.

Program ini mendapat sambutan masyarakat. Laden, warga Kampung Muara Jawaq, kecamatan Mook Manaar Bulatn, menjadi salah satu penerima. Ia mengaku sangat bersyukur setelah sekian lama menunggu. Ia mengaku sudah empat kali didata, baru kali ini berhasil.

“Rasanya bangga dan bersyukur, karena akhirnya rumah saya bisa diperbaiki,” ungkapnya.

Ia berharap program ini terus berlanjut agar lebih banyak warga miskin bisa merasakan manfaat serupa. (adv diskominfo kubar)

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Jadi Fondasi Masa Depan

October 4, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya  (BSPS) menjadi fondasi masa depan keluarga. Melalui program BSPS ini, pemerintah berupaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memperbaiki rumah menjadi lebih layak huni.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan meluncurkan BSPS Tahun Anggaran 2025, Rabu (1/10/2025).

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, membuka kegiatan yang dihadiri kepala dinas, camat, petinggi kampung, serta tokoh masyarakat. Ia menegaskan, rumah adalah kebutuhan dasar sekaligus fondasi dalam membangun masa depan keluarga. Karena itu,

Dikatakan, program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan. Ia meminta dana stimulan ini digunakan sebaik-baiknya, dengan semangat gotong royong bersama keluarga dan tetangga agar rumah benar-benar menjadi tempat tinggal yang sehat dan nyaman.

Frederick juga menitipkan pesan kepada pemerintah desa, aparat terkait, hingga para pendamping program agar pelaksanaan BSPS berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Tugas kita bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi memastikan hasilnya bisa benar-benar dirasakan masyarakat,” lanjutnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang telah memberi dukungan penuh. Menurutnya, keberhasilan program ini memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat penerima.

“Semoga program BSPS memberi semangat baru dalam membangun Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” tegas Frederick. (adv diskominfo kubar)

SMA Negeri 2 Sendawar Sambut Kehadiran MBG

October 4, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo kini resmi berjalan di berbagai sekolah Indonesia, termasuk SMA Negeri 2 Sendawar di Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Kamis, (03/10/2025).

Program ini disambut positif oleh pihak sekolah maupun siswa, karena terbukti membantu pemenuhan gizi serta mendorong semangat belajar. Kepala sekolah, Fardinandus Erikson, menyampaikan, pelaksanaan MBG berlangsung dengan baik dan tertib. Pendistribusian makanan dilakukan sekitar pukul 12.00 siang melalui guru kelas masing-masing.

“Semuanya berjalan lancar tanpa kendala. Menu sudah dipersiapkan sesuai standar, dan sejauh ini tidak ada keluhan serius dari siswa. Program ini benar-benar memberi manfaat,” ujarnya.

Salah satu siswa, Giovan Athali Hertinus (17) kelas XII, mengaku senang dan terbantu dengan adanya program ini. Menu yang disajikan terditi dari nasi, ayam, ikan, telur, susu, dan buah.

“Rasanya enak dan membuat kami merasa diperhatikan. Program ini sangat membantu dan membuat kami lebih semangat belajar,” katanya.

Meski terdapat perbedaan selera di kalangan siswa, mereka tetap menerima dengan baik. Jika ada yang kurang suka dengan menu tertentu, biasanya ditukar dengan teman tanpa menimbulkan masalah, sejauh ini semua masih terpantau aman dan dapat di kondisikan dengan baik. Pihak sekolah berharap orang tua turut mendukung, karena makanan yang diberikan sudah layak, sehat, dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. (arf/adv diskominfo kubar).

« Previous PageNext Page »

  • vb