Kantor Petinggi Satu Atap, Kado HUT ke-57 Kampung Linggang Muyub Ilir

October 24, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga ke tingkat kampung. Salah satunya melalui peresmian Kantor Petinggi Satu Atap, di Kampung Linggang Muyub Ilir, Kecamatan Tering, Rabu (22/10/2025).

Peresmian gedung tersebut menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kampung Linggang Muyub Ilir yang tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57. Bangunan dengan luas sekitar 16 kilometer persegi itu nantinya difungsikan untuk mengoptimalkan layanan publik bagi 725 jiwa penduduk, mencakup urusan pemerintahan kampung, adat, dan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK).

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan dan peresmian kantor tersebut.

“Saya berharap keberadaan bangunan ini menumbuhkan rasa memiliki, sehingga setiap warga Kampung Linggang Muyub Ilir dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu, bangunannya akan tetap terawat dan berdaya guna bagi masyarakat,”ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia pelaksana, jajaran pemerintah kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

“Semoga gedung ini memberikan semangat dan harapan baru dalam membangun Kubar yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kbr).

Batik Khas Kubar Jadi Identitas dan Potensi Ekonomi Daerah

October 24, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin menyampaikan rasa senang dan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan batik tulis motif khas Kubar yang digelar oleh PT Bharinto Ekatama (BEK) berkerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kubar.

Bupati mengatakan, kegiatan ini menjadi ajang kulturisasi antara para pembatik dari Pulau Jawa, khususnya Yogyakarta, dengan para calon pembatik lokal di Kubar. Melalui kolaborasi ini, para pembatik dari Jawa turut berbagi ilmu dan pengalaman dalam mengembangkan batik tulis dengan motif khas Kubar.

“Apalagi setelah saya melihat hasil karya batik tulis khas Kubar yang telah selesai, saya sangat bangga. Motifnya menonjolkan kekhasan daerah serta menumbuhkan rasa cinta terhadap wastra sebagai hasil budaya Kubar yang juga menjadi bagian dari identitas kita,”ujar Bupati saat meninjau kegiatan pelatihan batik tulis motif khas Kubar, di Kantor Dekranasda Kubar, Barong Tongkok, Rabu (22/10/2025).

Bupati menegaskan, potensi ini perlu terus digali dan dikembangkan agar menjadi kebanggaan daerah sekaligus memiliki nilai ekonomi.

“Saya berharap para perajin terus bersemangat, dan yang terpenting adalah adanya tindak lanjut untuk menekuni kegiatan membatik ini. Kedepan, saya ingin kegiatan ini bisa dikembangkan menjadi lahan potensial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya ekonomi keluarga di Kubar,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kubar, Maria Christina Mozes Edwin, menyampaikan apresiasi kepada PT BEK atas dukungan terhadap pengembangan batik khas daerah. Ia berharap pelatihan ini menjadi awal kebangkitan industri batik lokal di Kubar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan semangat para perajin untuk menghasilkan karya batik yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki ciri khas daerah dan nilai jual tinggi. Dekranasda akan terus mendampingi para pembatik agar dapat mengembangkan kreativitas serta memasarkan hasil karyanya secara lebih luas,” ujar Maria Christina.

Menurutnya, Dekranasda Kubar berkomitmen menjadikan batik khas Kubar sebagai produk unggulan daerah yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (adv/diskominfo/kbr).

Lomba Menyumpit Meriahkan Perayaan HUT ke-26 Kutai Barat

October 22, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR — Salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat tahun 2025 adalah lomba Olahraga Tradisional (OLTRAD) menyumpit, yang digelar di Taman Budaya Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang datang tidak hanya dari wilayah Kutai Barat, tetapi juga dari luar daerah seperti Tenggarong, Pampang, dan Bontang.

Wakil Koordinator Seksi Olahraga Tradisional (Oltrad) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Barat, Alkatib, menyampaikan bahwa antusiasme peserta cukup tinggi, meskipun beberapa daerah lain seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat sempat berencana ikut namun batal karena bertepatan dengan kegiatan serupa di daerah masing-masing.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperingati hari ulang tahun Kutai Barat sekaligus mengembangkan komunitas olahraga tradisional yang ada di daerah. Kami ingin olahraga seperti menyumpit ini terus tumbuh, baik di kalangan masyarakat umum, OPD, maupun pelajar,” jelas Alkatib.

Ia menambahkan, menyumpit memiliki makna budaya yang mendalam bagi masyarakat suku Dayak setempat. Dahulu, sumpit digunakan sebagai alat berburu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kini, aktivitas tersebut telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang mengandung nilai sejarah dan kearifan lokal.

“Menyumpit ini dulunya alat berburu. Sekarang sudah berubah menjadi olahraga yang kami harapkan bisa masuk dalam dunia olahraga prestasi. Selain itu, kami ingin generasi muda tetap mengenal dan melestarikan warisan budaya ini,” ujarnya.

Dalam perlombaan kali ini, kategori putra menggunakan jarak 23 meter, sedangkan kategori putri menempuh jarak 18 meter, dengan setiap regu terdiri dari tiga orang peserta.

Salah satu peserta dari Kontingen Tempah Temengang Madang Desa Pampang, Samarinda, Santi, mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut serta dalam ajang ini.

“Saya merasa senang karena lomba ini terbuka untuk umum, dan kami juga diberikan kesempatan untuk mengenalkan produk UMKM. Harapan saya, semoga olahraga menyumpit ini bisa lebih berkembang, dikenal hingga ke mancanegara, dan dilestarikan di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Santi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

“Selamat ulang tahun untuk Kota Sendawar. Semoga semakin sukses dan jaya ke depannya,” tutupnya dengan semangat. (adv/diskominfo/kbr).

Sekkab Imbau Kepala Kampung Jaga Aset Pemerintah

October 22, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR -Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Barat (Kubar) Ayonius mengimbau seluruh kepala kampung agar lebih memperhatikan pengelolaan serta pemeliharaan aset milik pemerintah kampung.

Imbauan tersebut disampaikan Sekkab, saat memberikan arahan dalam Pencanangan Kubar Kita “Program Orkeatrasi Sinergitas Digital Layanan Pemerintahan”, di Ruang Rapat 1 Lantai 2, Kantor Bappedalitbang Kubar, Selasa (21/10/2025)

Dalam arahannya, Sekkab menegaskan bahwa aset pemerintah kampung merupakan bagian dari kekayaan daerah yang memiliki nilai strategis dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di tingkat kampung. Oleh karena itu, kepala kampung beserta perangkatnya diminta untuk melakukan pendataan, pemeliharaan, serta pemanfaatan aset secara tertib dan sesuai peraturan yang berlaku.

“Aset pemerintah kampung adalah milik bersama. Harus dijaga, dirawat, dan digunakan sesuai dengan fungsinya. Jangan sampai aset itu rusak, hilang, atau bahkan disalahgunakan karena kelalaian,”tegasnya.

Selain menyoroti pengelolaan aset, Sekkab juga menekankan pentingnya penataan dan penjagaan batas wilayah antar kampung. Menurutnya, batas wilayah yang jelas dan tertib akan menghindarkan potensi konflik atau tumpang tindih wilayah yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Batas kampung juga perlu dikondisikan dengan baik. Jangan menunggu ada masalah baru bertindak. Ini penting untuk menjaga keharmonisan antarwilayah dan memperlancar urusan administrasi pemerintahan,” ujarnya.

Sekkab menyampaikan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas aparatur kampung dalam hal tata kelola pemerintahan dan administrasi aset. Melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan aparatur kampung mampu bekerja lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kepala kampung dan perangkatnya adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah. Jika mereka tertib dalam mengelola aset dan batas wilayah, maka pembangunan akan lebih efektif dan masyarakat pun merasakan manfaatnya secara langsung,” tutur Sekkab.

Sekkab berharap seluruh kepala kampung di Kubar dapat menjadikan imbauan ini sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang baik. Dengan tertib administrasi, pengelolaan aset yang bijak, serta batas wilayah yang teratur, maka Kubar akan semakin maju inilah berkembang ke depannya.

“Kita ingin daerah ini semakin baik. Mari bersama-sama menjaga aset, menata wilayah, dan melanjutkan pembangunan untuk kemajuan Kutai Barat yang kita cintai,”pungkasnya. (adv/diskominfo/kbr).

Sekda Kubar Ingatkan Bahaya Api Karhutla

October 22, 2025 by  
Filed under Kutai Barat

SAMARINDA – Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Ayonius mengingatkan peserta pelatihan Manggala Agni yang tersebar di 16 Kecamatan  di Kubar untuk bisa menerapkan ilmunya kemasyarakat, Karena kubar memiliki hutan yang luas yang harus di jaga, di sampaikan saat penutupan kegiatan Pelatihan Manggala Agni, di Aula Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Wilayah V Samarinda, Minggu (19/10/2025).

Ayonius menyampaikan, pesan penting di antaranya, Peningkatan Kedisiplinan dan Profesionalisme, Para peserta diminta menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan bekerja secara profesional di lapangan, edukasi masyarakat Manggala Agni diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, terutama dalam mencegah praktek pembukaan lahan dengan cara membakar.

Selanjunya Sinergi Lintas Sektor,  Pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat diharapkan terus memperkuat kerja sama demi menciptakan wilayah yang bebas karhutla.

“Semangat ‘Tidak Ada Api, Tidak Ada Asap’ harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah Kubar akan terus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian karhutla melalui peningkatan sarana prasarana serta pemberdayaan masyarakat kampung,” ungkapnya.

Sementara peserta pelatihan Petrus Pakenoni asal Kecamatan Long Iram, merasa bangga menjadi bagian dari manggala agni, “banyak sekali pengalaman yang didapat dalam pealtihan ini dan saya akan terapkan ilmu kepada masyarakat Kubar”, katanya.

Subianto Asal Sekolaq Darat menurutnya ini pengalaman berharga menjadi bagian dari kelompok peduli api, “selama pelatihan kami ditempa selama 7 hari, dan saya siap menjadi bagian penanggulangan karhula”

“Pelatihan meliputi kegiatan dasar penanganan kebakaran dan pencegahan serta cara memadamkan,” pungkas Subi.(adv/diskominfo/kbr).

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1322301
    Users Today : 4526
    Users Yesterday : 7595
    This Year : 258811
    Total Users : 1322301
    Total views : 12062503
    Who's Online : 41
    Your IP Address : 216.73.216.15
    Server Time : 2026-02-13