DPMPD Kukar Gelar Bimtek Aparatur Desa Tenggarong Seberang

August 28, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG– Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sinkronisasi Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Desa Menurut UU Nomor 3 Tahun 2024 Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 2024 serta Pengelolaan Pariwisata Desa Kecamatan Tenggarong Seberang, anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II TA 2024, Selasa (27/8/24) di Hotel Five Premiere Samarinda yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kukar.

Hadir pada acara itu Jajaran DPMD Kukar, Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang, DPC APDESI Kukar, serta Para Kepala Desa dan Ketua BPD se Tenggarong Seberang sebagai peserta.

Sekda berharap kegiatan ini mampu memberikan perspektif baru tentang pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa, setelah hadirnya UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014, baik kepada seluruh Kepala Desa selaku aparatur pemerintahan Desa, maupun kepada para ketua dan anggota BPD se Kecamatan Tenggarong Seberang.

Pada prinsipnya kata Sekda, perubahan UU ini menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa. Setiap tahapan pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat desa.

“Pemerintah desa berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa secara berkala dan menyampaikannya kepada BPD untuk diperiksa. Laporan ini juga harus dipublikasikan kepada masyarakat desa agar mereka dapat memantau penggunaan dana desa,” ujarnya.

Terkait dengan sinkronisasi pertanggungjawaban keuangan desa, UU Nomor 3 Tahun 2024 ini mendorong dilakukannya sinkronisasi pengelolaan keuangan desa dengan sistem keuangan nasional. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan desa serta mencegah terjadinya penyimpangan.

Pemerintah desa diwajibkan menggunakan sistem informasi keuangan desa yang terintegrasi dengan sistem keuangan nasional yakni Siskeudes. Aplikasi Siskeudes ini mengacu pada peraturan pengelolaan keuangan desa yang berlaku saat itu yaitu Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Untuk tahun 2024, Aplikasi Siskeudes versi 2.06 menambahkan beberapa fitur, agar databasenya dapat digunakan Kemendagri/BPKP dalam hal pembinaan dan pengawasan, diantaranya Penambahan Fitur Status Draft/Final Pada SPP Untuk mengakomodasi CMS Perbankan Pada Siskeudes-Link, Penambahan fitur Input Penerimaan SILPA Tahun Sebelumnya di Menu Penerimaan Desa, Penambahan isian tipologi desa pada data umum desa (untuk TA 2024), Penambahan fitur uraian transaksi atas nomor bukti kwitansinya pada saat pilih rincian potongan pajak di menu penyetoran pajak, Penambahan tampilan kode sumber dana di rincian akun pada saat input rincian jurnal. Kemudian penambahan tab pilihan saldo hutang pajak tahun sebelumnya pada saat isi rincian penyetoran pajak, Penambahan kolom Belanja Pegawai dan Belanja Tidak Terduga pada Laporan Buku Kas Pembantu Kegiatan, Penambahan Laporan Tagging di Menu Laporan Pertanggungjawaban, Penambahan Draft Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) di Menu Laporan Pertanggungjawaban, Penambahan Laporan Rekapitulasi Tagging Tingkat Kab/Kota di Menu Laporan Kompilasi, serta Penambahan Laporan Rekapitulasi Realisasi APBDes Per Bidang Per Tipologi Desa di Menu Laporan Kompilasi (untuk TA 2024).

Dengan demikian, pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memantau pengelolaan keuangan desa secara real-time dan memberikan dukungan jika diperlukan.

“Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk memahami secara komprehensif perubahan-perubahan tersebut agar pengelolaan keuangan desa dapat berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, dan melibatkan partisipasi masyarakat,” paparnya.

Terkait pengelolaan pariwisata desa juga menjadi fokus penting dalam bimbingan teknis ini. Pariwisata desa memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan melestarikan budaya lokal. Namun, pengelolaannya memerlukan perencanaan yang matang, manajemen yang baik, dan kerjasama yang solid antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

Diarapan melalui bimbingan teknis ini, para Kepala Desa dan perangkat desa Tenggarong Seberang yang berjumlah 160 orang ini dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengelola keuangan desa dan mengembangkan pariwisata desa. Manfaatkan Bimtek sebaik-baiknya untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman dengan narasumber dan peserta lainnya. Bimtek ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pariwisata desa.

“Selamat mengikuti bimbingan teknis ini. Semoga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan desa-desa di Kecamatan Tenggarong Seberang,” demikian harapnya. (kk04)

Sekda Kukar Didaulat Jadi Narasumber Diskusi Buku dan Launching Inkubator Literasi Pustaka Nasional

August 28, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono menghadiri Diskusi buku dan Launching (peluncuran) Inkubator Literasi Pustaka Nasional Kukar tahun 2024 di kantor Perpustakaan, Senin (26/8/2024).

Hadir sebagai narasumber Pemimpin Redaksi Perpusnas Press Edi Wiyono, Duta Literasi Nasional Gola Gong, Budayawan/sastrawan Kaltim Syafruddin Pernyata dan tentunya Sekda Kukar Sunggono.

Sekda Sunggono mengatakan Literasi adalah kunci dalam membangun peradaban yang maju dan berdaya saing, sejarah mencatat bahwa bangsa-bangsa besar selalu didukung oleh budaya literasi yang kuat. Literasi mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Disebutkannya Saat ini, Kabupaten Kutai Kartanegara sedang berupaya keras untuk meningkatkan indeks literasi.

“Diharapkan Inkubator Ini menjadi platform bagi para penulis, akademisi, praktisi dan masyarakat umum untuk berkarya, berdiskusi dan belajar bersama. ini adalah wadah inklusif, dimana semua lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengambangkan kemampuan literasi mereka” harapnya

Ditambahkannya bahwa literasi bukan hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis tetapi juga mencakup kemampuan kritis, analisis, serta kemapuan memahami informasi secara mendalam.

Literasi adalah merupakan funding penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

“Saya mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam meningkatkan literasi di daerah kita, pemerintah, akademisi, komunitas literasi, dunia usaha hingga masyarakat luas, semuanya memiliki peran penting,” ajaknya

Sunggono menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam memajukan literasi di era yang serba digital ini, dan dituntut lebih kreatif dalam menyebarkan semangat literasi, Teknologi informasi dan komunikasi harus dimanfaatkan dengan optimal untuk memperluas akses informasi dan pengetahuan.

“Mari kita ciptakan konten-konten yang edukatif dan menarik yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang merupakan agen perubahan di masa depan” pungkasnya. (kk01)

Bupati Resmikan Jalan Kartanegara Kawasan Simpang Empat Odah Etam Tenggarong

August 26, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG– Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melaunching Kawasan Simpang Empat Odah Etam dan juga melakukan Peresmian Jalan Kartanegara Tenggarong, Minggu (25/8/24) malam. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah pemenang Happy Run Idaman 2024.

Edi juga mengunjungi 141 UMKM yang memeriahkan acara tersebut, selain itu juga bersama Dandim 0906 Tenggarong dan Kapolres Kukar Edi menyerahkan Door prize handphone kepada 3 orang pengunjung yang bisa menjawab pertanyaan dan juga Hadiah utama 2 buah Jam tangan dan sepeda.

Menurut Edi ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemkab Kukar untuk menjadikan Tenggarong sebagai Kota Warisan Budaya.

“Ini merupakan proyek strategis Pemkab Kukar dalam Program Dedikasi KUKAR IDAMAN yaitu “KUKAR BERBUDAYA” ungkapnya.

Menurutnya, Kawasan Simpang Empat Odah Etam dengan landmark bersejarah seperti Masjid Jami Hasanudin, Monumen Pancasila, dan Kedaton Kesultanan merupakan ikon kebanggaan Kabupaten Kukar yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.

“Salah satu pertimbangan bahwa kawasan ini harus ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya adalah nilai sejarah yang ada di kawasan ini dan kehadiran kawasan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang dinamis,” kata Edi.

Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus melestarikan, mengembangkan dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam setiap sendi kehidupan masyarakat.

“Ini bukan sekadar slogan saja tetapi sebuah tekad untuk membangun masa depan yang maju dan tangguh, di mana identitas budaya Kukar menjadi fondasi yang kokoh bagi kesejahteraan dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Edi menjelaskan bahwa jalan ini awalnya adalah jalan Mayjen Sutoyo dan berganti nama dengan Jalan Kartanegara agar kawasan ini nanti bisa berkembang dan produktif sehingga kawasan ini menjadi icon bagi Ibu kota Kutai Kartanegara.

Selain itu juga ia berharap kawasan ini bisa menjadi wadah untuk para komunitas-komunitas anak muda berkreasi. (kk08)

Jembatan Anggana Selalu Di Hati, Penghubung Dua Desa

August 25, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

ANGGANA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Jembatan Anggana Selalu di Hati yang merupakan Jembatan Penghubung Desa Anggana Menuju Desa Kutai Lama, Jumat(23/8/2024).

Peresmian ditandai pengguntingan pita dan pemecahan kendi. Edi Damansyah juga sempat berbincang dengan masyarakat. Edi sangat senang dengan selesai dan diresmikannya jembatan ini karena ini merupakan salah satu akses peningkatan ekonomi Masyarakat.

“Ini merupakan salah satu infrastruktur mendasar yang dibutuhkan oleh masyarakat, jika jembatan baik dan lancar maka perekonomian akan lancar dan baik,” imbuhnya.

Selain itu , ia juga meminta kepada camat dan Kades agar bisa mengembangkan ekonomi kreatif disekitar jembatan agar bisa terus berkembang .

“Mari kita rangkul anak-anak muda kreatif  juga pelaku UMKM untuk membantuk dan membangun wilayah agar ekonomi kreatif bisa berjalan di Sekitar Jembatan Anggana Selalu di hati ini bisa ramai dan berkembang, “ungkapnya mengakhiri. (kk08)

Festival Islami Anggana Diharapkan Jadi Ajang Adu Bakat dan Kreativitas

August 24, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Edi Damansyah

ANGGANA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Festival Islami Kecamatan Anggana  di Alun – Alun Kecamatan Anggana, Jumat (23/8/2024).

Edi mengapresiasi atas penyelenggaraan Festival Islami terebu. Menurutnya, selain sebagai ajang adu bakat, kreativitas, pengetahuan dan keterampilan, festival ini juga diharapkan menjadi ajang pembinaaan untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak khususnya, sebagai generasi muda yang memiliki kreativitas tinggi serta berprestasi di tengah era modernisasi dan digitalisasi saat ini.

Terkait pembinaan tentunya tak terlepas dari peran ulama dan ustadz/ustadzah guru mengaji agama untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang agama, guna mencapai capaian tujuan Kukar Idaman yakni SDM yang berakhlak mulia unggul dan berbudaya.

Sebagai penguatan SDM keagamaan, Pemkab Kukar menggandeng semua organisasi keagamaan menjadi mitra Pemkab, Pondok Pesantren, demikian juga kumpulan pengajian  dan TKA/TPA. Program satu desa satu hafidz Qur’an sudah berjalan tahun ke 4 dan hasilnya menggembirakan. Pemkab Kukar juga bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ) untuk mendidik bagi putra putri Kukar mendalami Qur’an. Kemudian ada bantuan Rp 100 juta per Ponpes. Da’i masuk desa, program Kukar Berkah untuk fasilitasi rumah ibadah baik pembiayaan maupun legalitas tanah dan yayasannya. Selain itu, penguatan SDM takmir masjid yang diberikan pengelolaan manajemen masjid.

Terkait program Gerakan Etam Mengaji (GEMA), Edi meminta harus dilaksanakan secara masif di-Kukar. Pemkab telah menjadikan ASN sebagai pelopor GEMA di Kukar,  diharapkan hal ini juga digerakkan di semua Kecamatan termasuk Anggana.

“Sediakan waktu untuk membaca kitab suci setiap hari, silahkan sesuaikan situasi kondisinya. Para Kepala OPD dan Camat harus memperhatikan berjalannya GEMA ini di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Pemkab Kukar juga sudah ada MTQ antar OPD untuk dorongan semangat menjalankan GEMA. Melalui kegiatan ini, GEMA berjalan baik di Anggana. Kemajuan Kukar bukan tergantung sumber daya yang tak terbarukan.

“SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya menjadi salah satu pondasi  kemajuan Kukar,” katanya.

Edi juga berharap event ini berdampak ekonomi, yakni menyediakan tempat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedagang untuk memanfaatkan keramaian sehingga meningkatkan pendapatan mereka.

Festival ini tentu tidak dimaksudkan hanya sekedar ajang kompetisi untuk mencari pemenang. Tetapi lebih dari itu, Festival ini juga diharapkan sebagai wahana mengembangkan bakat dan  menumbuhkan potensi, dengan motivasi untuk mengembangkan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, serta kecerdasan spiritual.

Pembukaan Festival Islami itu juga diisi dengan tausiyah oleh Dr Sri Tuti Rahmawati yang merupakan Nara sumber program Islam Itu Indah. (kk04)

« Previous PageNext Page »

  • vb