Sekda Pemkab Kukar Lepas Purna Tugas Kadis Koperasi dan UKM

April 30, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara H Sunggono bertindak selaku pembina apel pagi di lingkungan Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kukar yang berada di jalan Danau Aji Kelurahan Melayu Tenggarong, Senin (29/4/2024).

Apel pagi sekaligus dirangkai acara halal bihalal dan pelepasan purna tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM H Tajuddin yang memasuki masa pensiun dengan masa kerja 38 tahun 2 bulan, dengan pangkat Pembina Utama Madya /IV d terhitung mulai Tgl 1 Mei 2024 .

Bupati Kukar dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Sunggono mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, akan memasuki masa pensiun. Semua ASN akan mengalami hal tersebut, namun sebelum pensiun, apakah telah melakukan hal yang sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai ASN yang tentu saja pada organisasi perangkat daerah dimana ASN tersebut bertugas.

“Secara pribadi dan atas pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada H Tajuddin beserta ibu, atas segala prestasi dan capaian serta kinerja beliau terhadap Pemerintah Kutai Kartanegara,” ujarnya.

H Sunggono melanjutkan, Pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Koperasi dan UKM dituntut untuk melaksanakan pelayanan publik dalam rangka menciptakan koperasi berkualitas dan UKM yang naik kelas.

Hal tersebut tidak akan terwujud jika ASN yang ada pada Dinas Koperasi dan UKM tidak memahami tugas dan memiliki kompetensi serta dedikasi yang tinggi untuk melaksanakan tugas sebagaimana rencana strategis perangkat daerah, rencana kerja pemerintah kabupaten serta ketentuan lainnya terkait pembangunan dan juga kepegawaian. Pemahaman target dan sasaran dengan memperhatikan indikator capaian kinerja yang berkorelasi signifikan terhadap capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Diakhir sambutannya Edi Damansyah berpesan kepada ASN yang ada pada Dinas Koperasi dan UKM yaitu, pertama dan yang paling mendasar yaitu lakukan dan sesuaikan mindset atau pola pikir sebagai ASN. Hal ini dapat dilakukan dengan merubah budaya kerja yang selama ini belum sesuai dengan ketentuan dan keadaan bahwa zaman atau era sudah tidak seperti dulu lagi. Kedua, terapkan core value ASN berakhlak dengan eviden atau pembuktian yang tidak dibuat atau asal disajikan saja. Namun, melalui perencanaan yang baik dan menjadi rencana aksi sesuai dengan apa yang menjadi permasalahan untuk dilakukan perbaikan.

Ketiga, ciptakan dan/atau mutakhirkan data. Hal ini sangat penting, karena semua perencanaan yang menghasilkan program, kegiatan dan sub kegiatan berawal dari data yang valid.

“Data ini dihasilkan melalui kinerja yang sesuai dengan indikator data sehingga tidak ada lagi data tidak lengkap apalagi kesalahan data. Dan yang keempat tingkatkan kompetensi dan hadirkan inovasi,” demikian kata Sunggono. (kk03).

Asisten III Pemkab Kukar Ikuti Rakor Akselerasi Pengembangan Kompetensi SDM

April 30, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Dafip Haryanto ikuti Rapat Koordinasi dengan Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, dengan Tema “Akselerasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Mewujudkan Smart ASN Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, Senin (29/04/24) di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan.

Acara dibuka Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik di dampingi oleh Kepala BKPSDM Kaltim Nina Dewi dan Muhammad Taufiq Plt Kepala LAN RI selaku Narasumber dengan materi Tranformasi pengembangan kompetensi ASN dalam mendukung percepatan Implementasi UU 20 Tahun 2023.

Untuk sesi ke dua dilanjutkan oleh narasumber dari BKPSDM Kemendagri Gunawan, yang merupakan Widyaiswara ahli utama dengan materi Kebijakan pengembangan kompetensi ASN di Pemerintahan Daerah, dilanjutkan dengan narasumber dari Direktorat Pendapatan Daerah Kemendagri yaitu Ni Putu Myari Artha Analisis Keuangan Pusat dan Daerah dengan materi Kebijakan Pendapatan Daerah dan pengembangan Kompetensi ASN.

Saat ditemui usai acara Dafip Haryanto mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan kegiatan rapat koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Kalimantan Timur terkait dengan akselerasi peningkatan kompetensi SDM dan rangka mencapai smart ASN tahun 2045.

Pada kesempatan ini juga hadir beberapa narasumber untuk duduk bersama-sama melihat kebijakan pemerintah pusat terhadap akselerasi peningkatan kompetensi SDM ASN.

Menurutnya pertemuan ini diharapkan kedepannya akan terjadi pola penyederhanaan dan juga digitalisasi pengembangan kompetensi bagi ASN.

“Hal itu yang sebenarnya patut didorong di pemerintah provinsi dan juga Kabupaten/kota dan harus ada semacam pilot project untuk memetakan kompetensi ASN yang ada di perangkat daerah,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan bahwa harapan besar dari PJ Gubernur adalah untuk mendorong BPSDM Kaltim untuk berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten/kota dengan bersama-sama mewujudkan pemetaan ASN dengan melakukan kompetensi SDM menjadi SDM yang unggul bagi mencapai visi dan misi dari pemerintah Republik Indonesia.

Menurut Dafip, BKPSDM Kukar sudah mulai melakukan pemetaan dan saat ini tinggal melakukan sinergi dan juga mendorong pemetaan tersebut untuk mewujudkan pencapaian dan fokus kinerja ASN dalam rangka mewujudkan akselerasi dari kompetensi ASN.(kk08)

BUMDes Loh Sumber Akan Buka Unit Penyediaan Spare Part

April 30, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUKAR – Sebagai upaya meningkatkan pendapatan desa, Pemerintah Desa Loh Sumber bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bakal membuka unit baru di tahun 2024 ini. Unit usaha baru tersebut yaitu penyediaan kelengkapan spare part kendaraan.

Berdasarkan hasil penelusuran desa yang terletak di Kecamatan Loa Kulu itu, ditemukan banyak usaha perbengkelan motor. Permasalahan yang didapatkan yakni mereka masih mengambil spare part dari luar Loa Kulu.

“Spare part yang diperoleh itu dari Tenggarong, Samarinda hingga Balikpapan, jadi kami mengambil peluang ini,” kata Kades Loh Sumber, Sukirno.

Dikatakan Sukirno, peluang usaha itu sama halnya ketika mendirikan BUMDes Sumber Purnama yang bergerak di bidang pertanian. Ketika itu, lahan pertanian Desa Loh Sumber sudah menipis dan tidak lagi produktif. 

Melalui BUMDes memberikan fasilitas berupa pembinaan dan pemberdayaan para petani sekaligus memberikan solusi yang kerap dihadapi para petani. Dengan mekanisme kerjasama Kelompok Tani (Poktan), BUMDes membiayai petani dari mulai pengolahan hingga pasca panen.

“Jadi kami mengambil peluang itu, Karena di wilayah Loa Kulu banyak pertanian,” ujarnya.

Program BUMDes Sumber Purnama yang berjalan sejak 2 tahun lalu itu tak hanya membina petani di Loh Sumber. Tapi sudah bekerjasama dengan Gapoktan Desa Sungai Payang, Bukit Biru, Bendang Raya, Lapak Lambur, hingga Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana.(ADV/Diskominfo Kukar) 

Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara Berharap Peta Zona Nilai Tanah Bisa Segera Disosialisasikan

April 29, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono berharap zona nilai tanah bisa segera disosialisasikan, hal tersebut disampaikannya setelah melakukan penandatanganan berita acara penyerahan peta zona nilai tanah tahun 2023, di ruang rapat Sekda Kukar, Senin (29/4/2024).

“Setelah ini saya berharap bisa segera disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk diantaranya upayakan nanti bisa berkoordinasi dengan kantor pelayanan pajak Pratama Samarinda,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut nantinya akan sangat membantu dalam menjadi dasar perubahan dalam melakukan penetapan Nilai Jual objek Pajak (NJOP) yang berubah setiap lima tahunnya.

Dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut terus berproses hingga saat ini, khususnya yang telah dilaksanakan di sembilan desa yang terletak di Kecamatan Muara Badak, yang nantinya bisa menjadi dasar dalam menetapkan harga satuan persil bidang tanah.

Sunggono berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan, karena menurutnya program tersebut sangat prospektif dalam penataan ruang di wilayah Kukar baik untuk jangka menengah dan jangka panjang.

Kegiatan Penandatanganan sendiri dilakukan Sekda Kukar bersama dengan Kepala ATR/BPN Kukar Aag Nugraha, dan disaksikan oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah OPD terkait dilingkungan Pemkab Kukar.(kk07).

Lokakarya PGP Dibuka, Peserta Diharapkan Berkontribusi Untuk Kemajuan Pendidikan Kukar

April 28, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Tenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat membuka Lokakarya ke – 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 9,  di SMPN 1 Tenggarong, Minggu (28/4/2024). .

Acara itu dihadiri dari Balai Guru Kaltim Asniah, Kepala Cabang Dinas Wilayah 3 Kaltim,  Komisi IV DPRD Kukar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Thauhid Afrilian Noor, Komisi Nasional Pendidikan (Komasdik) Kukar, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala SKB Tenggarong, Pengawas TK, SD, SMP, SMA, Kepala Sekolah Calon Guru Penggerak, Fasilitator Guru Penggerak, Pengajar Praktik PGP Angkatan 9, Calon Guru Penggerak  A9 Kukar, serta Organisasi Mitra Pendidikan.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar Joko Sampurno mengatakan mengatakan bahwa PGP  ini awalnya dilaksanakan sembilan bulan, kemudian dievaluasi menjadi enam bulan. Tujuannya PGP untuk meningkatkan kompetensi pribadi peserta guna meningkatkan proses belajar mengajar. Selain itu, sesuai ketentuan PGP boleh sebagai syarat menjadi Kepala Sekolah. Diakuinya masih banyak kekurangan calon Kepsek di Kukar. Maka diharapkan 53 orang peserta kali ini lulus dengan baik untuk kemajuan pendidikan Kukar.

Membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah, Asisten I menyampaikan, pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, salah satunya pada bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), menunjukkan  betapa pentingnya penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

Oleh karena itu, terkait dengan adanya Pendidikan Guru Penggerak ini, diharapkan  upaya untuk semakin meningkatkan kompetensi diri terhadap penguasaan teknologi informasi dan komunikasi, dan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya dapat terus ditingkatkan secara signifikan oleh seluruh guru-guru di Kukar.

Untuk itu, Pemkab perlu untuk terus memotivasi kepada para guru terutama mereka yang telah mengikuti pendidikan Guru Penggerak ini untuk terus melakukan praktik baik di lingkungan sekolahnya masing-masing, sehingga pada akhirnya sungguh-sungguh memberikan manfaat yang maksimal, terutama bagi sekolah dimana Guru Penggerak tersebut mengabdi.

“Hal ini penting untuk saya sampaikan, mengingat kehadiran Guru Penggerak dalam dinamika pendidikan dewasa ini sangatlah penting, terlebih-lebih dalam konteks merdeka belajar sekarang ini,” ujarnya.

Dilanjutkan, Pendidikan Guru Penggerak diatur secara resmi dalam Paraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 26 Tahun 2022 tentang Pendidikan Guru Penggerak. Dalam regulasi tersebut jelas bahwa Pendidikan Guru Penggerak ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik, dimana hal itu diwujudkan dengan cara mewujudkan peningkatan kemampuan kepemimpinan pembelajaran bagi guru.

Dalam kaitan itu, maka menjadi penting bagi semua guru tanpa terkecuali untuk bisa ikut dalam program pendidikan Guru Penggerak ini.

Oleh karena itu, Bupati berpesan kepada seluruh jajaran Disdikbud Kukar  juga para Kepala Sekolah, untuk terus mendorong para guru-guru di sekolahnya untuk bisa mengikuti Pendidikan Guru Penggerak ini.

Sebagaimana data diterima dari Dinas Pendidikan, bahwa saat ini beberapa orang guru yang telah mengikuti Pendidikan Guru Penggerak angkatan-angkatan sebelumnya telah menjadi Kepala Sekolah baik di SD, Kepala Sekolah di SMP dan adapula yang beberapa guru Pengajar Praktik yang telah diangkat menjadi kepala sekolah. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan Guru Penggerak telah membawa hasil yang signifikan bagi individu guru yang telah mengikuti pendidikan.

Ia kemudian berharap  semua calon Guru Penggerak Angkatan 9 ini lulus dengan predikat sangat memuaskan.

“Lulusan ini saya harap dapat berkontribusi semaksimal mungkin demi terselenggaranya pendidikan yang lebih baik lagi bagi bangsa dan negara, terkhusus untuk Kukar,” demikian ujarnya. (kk04).

« Previous PageNext Page »

  • vb