Dispora Kukar Dorong Penguatan Sinergi OPD untuk Majukan Pembinaan Olahraga Sekolah

November 30, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menilai bahwa kemajuan olahraga di tingkat sekolah tidak dapat dilepaskan dari kuatnya kolaborasi antarlembaga pemerintah.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyebut sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai fondasi utama yang memungkinkan pembinaan olahraga berjalan lebih terstruktur sejak usia dini.

Aji Ali menjelaskan bahwa arah pembinaan tidak akan maksimal bila dijalankan secara terpisah. Ia menegaskan bahwa hubungan kerja antara Dispora dan Dinas Pendidikan menjadi poros penting dalam memadukan pembinaan teknis dengan ruang belajar di sekolah.

“Hubungan kerja antar OPD sangat menentukan arah pembinaan,” tuturnya, Minggu (30/11/2025).

Menurut dia, kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler di bawah Dinas Pendidikan menjadi pintu masuk utama pengembangan berbagai cabang olahraga.

Ia menilai peran masing-masing OPD saling melengkapi, termasuk dalam memberikan motivasi kepada para pembina olahraga di sekolah. Aji Ali mencontohkan apresiasi yang diberikan Dinas Pendidikan kepada para guru dan penggiat olahraga sebagai bukti bahwa sinergi antarlembaga berjalan positif.

“Apresiasi terhadap penggiat olahraga tidak harus selalu datang dari Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.

Ia menekankan, dukungan OPD lain menjadi penting untuk menjaga ekosistem pembinaan tetap hidup. Lebih lanjut, Aji Ali menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang awal pembentukan minat dan kemampuan dasar siswa terhadap olahraga.

Jalur pendidikan dinilai sebagai tempat paling ideal untuk memastikan proses pengenalan berjalan sesuai aturan dan kebutuhan pembinaan.

“Pengenalan olahraga secara terstruktur dan sesuai aturan pun dilakukan melalui ranah pendidikan,” ucapnya.

Baginya, sinergi lembaga harus menjaga agar pembinaan olahraga tetap berada dalam koridor yang terarah.

Menutup penjelasannya, Aji Ali menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Dinas Pendidikan dalam memberikan penghargaan kepada pembina dan penggiat olahraga dari berbagai cabang.

Ia berharap semakin banyak OPD ikut mendukung agar pengembangan olahraga di Kukar dapat berlangsung lebih kokoh dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini memang harus terus dijalankan, dan kami di Dispora sangat mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang turut memberi penghargaan,” tutupnya. (Adv/Dispora Kukar/Rd)

Dispora Kukar Dorong Pemuda Kuasai Skill Barista

November 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Dery Wardhana

TENGGARONG – Kopi keliling semakin mudah ditemui di sudut-sudut Tenggarong. Gerobak, motor rakitan, hingga mini–coffee bar portable kini ikut meramaikan wajah kota. Fenomena ini tak hanya menarik perhatian warga, tetapi juga menjadi sorotan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) karena dinilai membuka peluang usaha baru yang cukup besar bagi generasi muda.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kukar, Dery Wardhana mengatakan, tren kopi keliling bukan sekadar gaya dagang anak muda, melainkan bentuk ekonomi kreatif yang tumbuh dari kreativitas dan keberanian memulai usaha.

Ia melihat meningkatnya jumlah penjual kopi berpindah lokasi setiap hari sebagai tanda bahwa pasar minuman cepat saji berbasis kopi semakin menjanjikan.

Di Tenggarong sendiri, ekosistem perkopian juga semakin hidup. Komunitas barista aktif menggelar kompetisi bulanan yang berpindah dari satu kafe ke kafe lain. Ajang tersebut menjadi ruang bagi pemuda untuk belajar, melatih teknik seduh, hingga menguji kemampuan meracik menu baru.

“Teman-teman penggiat kopi setiap bulan sekali mengadakan kompetisi barista dan biasanya berpindah-pindah dari satu kafe ke kafe lainnya,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Dery, acara komunitas ini menjadi tempat yang efektif bagi penjual kopi keliling untuk memperdalam pengetahuan mereka, mulai dari teknik pengolahan, karakter beans, hingga cara memasarkan menu secara menarik. Banyak barista pemula lahir dari kegiatan seperti ini sebelum membuka usaha mandiri di lapangan.

“Pemuda yang berjualan kopi keliling bisa datang belajar bagaimana mengolah kopi, membuat menu, hingga cara memasarkannya,” jelasnya.

Dispora melihat potensi besar untuk membawa barista lokal naik kelas bila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan. Pelatihan seperti cupping, teknik seduh, serta pengenalan karakter rasa kopi dinilai penting agar kualitas produk anak muda Tenggarong semakin meningkat.

“Makanya perkopian ini perlu terus dilatih, mulai dari teknik seduh hingga cupping untuk mengenali karakter rasa kopi,” terangnya.

Selain soal keterampilan, Dery juga menekankan pentingnya penggunaan bahan yang berkualitas. Ia menyebut robusta lokal kini semakin banyak digunakan dan berpeluang menjadi identitas rasa khas yang bisa diangkat pedagang kopi keliling.

Dispora Kukar berharap tren kopi keliling tidak berhenti sebagai gaya musiman. Ia ingin geliat ini berkembang menjadi usaha mapan yang memberi ruang ekonomi kreatif berkelanjutan bagi pemuda Tenggarong.

“Selama teman-teman menggunakan beans yang asli dan memenuhi standar, termasuk robusta lokal yang kini sudah banyak tersedia,” pungkasnya. (Adv dispora kukar/Rd)

Dispora Kukar Perketat Akses Masuk Komplek Stadion Aji Imbut

November 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Stadion Sultan Aji Imbut

Tenggarong – Pengelolaan Stadion Aji Imbut di Tenggarong Seberang kini diperkuat dengan pengawasan akses yang lebih ketat.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara mengambil langkah ini untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memastikan fasilitas stadion tetap terawat sesuai standar nasional.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa beberapa titik masuk memang ditutup secara terkontrol. Hal tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan besarnya beban pemeliharaan fasilitas stadion yang memerlukan perlindungan lebih intensif.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

“Beberapa jalur masuk di area kompleks Stadion Aji Imbut memang kami lakukan penutupan. Langkah ini bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Sebelum aturan diberlakukan, Dispora telah melakukan sosialisasi kepada unsur kecamatan, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Ali menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan memutus aktivitas warga, melainkan lebih untuk menata ulang pola penggunaan fasilitas.

“Penutupan ini bukan berarti akses benar-benar ditutup total. Dalam kondisi darurat, masyarakat tetap bisa masuk dengan menghubungi petugas kami,” jelasnya.

Dispora juga menetapkan jam operasional stadion mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WITA. Namun aturan tersebut masih dapat berubah sesuai kebutuhan, termasuk opsi penyesuaian hingga pukul 22.00 WITA untuk memaksimalkan penjagaan.

“Kami mengalami keterbatasan jumlah petugas. Berkurangnya tenaga satpam membuat jangkauan pengamanan menyempit,” kata Ali.

Meski akses diperketat, masyarakat tetap diperbolehkan menggunakan fasilitas stadion di luar jam operasional selama berkoordinasi dengan petugas jaga. Pendekatan ini dianggap paling realistis mengingat stadion tetap menjadi ruang olahraga favorit warga.

Ali mengapresiasi sikap masyarakat yang menerima kebijakan tersebut dengan baik. Setelah sosialisasi dilakukan, warga dinilai memahami pentingnya pengamanan stadion demi kenyamanan bersama.

“Alhamdulillah, setelah sosialisasi, masyarakat memahami dan mendukung. Mereka tetap diberi kesempatan menggunakan fasilitas di atas jam operasional sepanjang berkoordinasi dengan petugas,” tutupnya. (Adv dispora kukar/Rd)

KONI Kukar Mantapkan Pembinaan Atlet ke Daerah Hulu

November 28, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Ketua KONI Kukar, Chairil Anwar

Tenggarong – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar), Chairil Anwar menyatakan kesiapannya dalam memperluas pembinaan atlet hingga wilayah hulu dan pesisir sebagai bagian dari komitmen pemerataan olahraga daerah.

“Program pemberdayaan di daerah hulu sudah saya masukkan dalam misi ketika mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Chairil menjelaskan bahwa setiap cabang olahraga perlu memperluas proses regenerasi atlet, tidak hanya mengandalkan wilayah-wilayah yang selama ini menjadi pusat pembinaan. Ia menegaskan bahwa pendekatan baru harus menjangkau lebih banyak desa dan kecamatan.

“Saya sudah menantang cabor agar tidak hanya mencari atlet dari Tenggarong, Tenggarong Seberang, atau Loa Kulu,” katanya.

Menurutnya, potensi atlet dari pedalaman maupun pesisir sangat besar dan perlu program yang menyentuh langsung wilayah tersebut. Karena itu, ia meminta seluruh cabor untuk bergerak lebih aktif menjangkau lokasi-lokasi yang memiliki bakat alami.

“Silakan bergerak ke pedalaman dan ke wilayah pesisir, meskipun program ini baru direncanakan berjalan tahun depan,” jelasnya.

Chairil mengakui bahwa rencana tersebut sempat terhambat oleh keterbatasan anggaran, namun koordinasi dengan sejumlah pengurus cabor tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa persiapan kegiatan di beberapa kecamatan sudah mulai disusun sejak awal tahun.

“Program ini masih terkendala anggaran, tetapi komunikasinya sudah kami lakukan bersama beberapa cabor,” ungkapnya.

Beberapa wilayah bahkan telah dipetakan untuk menjadi lokasi kegiatan pembinaan langsung, terutama bagi cabang-cabang yang dinilai memiliki potensi kuat. Chairil menyebut sejumlah cabor yang siap turun langsung ke lapangan dengan pola kegiatan terjadwal.

“Saya sudah berbicara dengan beberapa cabor untuk melaksanakan kegiatan di daerah seperti tiga hari di Kenohan atau beberapa hari di Kota Bangun,” ujarnya.

Ia menyebut beberapa cabang seperti bulu tangkis, voli, dayung, tinju, dan gulat sebagai bagian dari cabor yang akan digerakkan, termasuk yang pernah ia geluti semasa muda.

“Cabor seperti bulu tangkis, voli, dayung, tinju, atau gulat akan terlibat karena saya juga pernah bergelut di cabor-cabor itu pada tahun 80–90-an,” katanya.

Chairil memastikan bahwa program pemerataan pembinaan atlet tetap akan berjalan meski anggarannya belum ideal. Ia menekankan bahwa komitmen tersebut penting untuk memastikan regenerasi atlet di Kukar berlangsung merata.

“Silakan dipantau nanti bagaimana perkembangan kegiatan kami di pedalaman maupun pesisir,” pungkasnya. (Adv dispora kukar/Rd)

Dispora Kukar Perkuat Jalur Pembinaan Atlet Muda Melalui Sinergi Lembaga Olahraga

November 27, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah

Tenggarong -Dalam rangka memperkuat pembinaan atlet muda di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali ditegaskan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, yang hadir dalam pembukaan Turnamen Voli KNPI Cup 2025 di Gedung Beladiri Dispora, Kamis (27/11/2025).

Syafliansyah menuturkan bahwa Dispora memiliki tanggung jawab langsung dalam mengawal perkembangan atlet sejak usia dini.

Maka dari itu, kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) terus diperkuat untuk menjamin pembinaan berjalan menyeluruh.

“Terkait dukungan bagi para atlet muda, Dispora memang memiliki tugas untuk itu. Kami selalu berkolaborasi dengan KONI dalam berbagai kegiatan, termasuk POPDA,” ujarnya.

Ia menjelaskan, model kolaborasi tersebut sudah diterapkan dalam pelaksanaan POPDA di Penajam Paser Utara (PPU), terutama pada cabang renang yang berada di bawah koordinasi langsung Dispora. Proses pembinaan lebih lanjut tetap melibatkan BAPOPSI serta sektor pendidikan agar jalur pembinaan usia dini memiliki arah yang jelas.

“Jika daerah lain menurunkan atlet SMA, kita bahkan masih di level SMP. Itu membuat masa pembinaan mereka masih panjang,” jelasnya.

Menurut Syafliansyah, keikutsertaan atlet muda dalam berbagai turnamen adalah faktor penting dalam membentuk mental bertanding. Ia berharap pelatih dapat terus mendorong para atlet untuk aktif mengikuti kompetisi sehingga perkembangan kemampuan teknis dan mental dapat berlangsung sejalan.

“Ketika anak-anak rutin kita ikutkan event, mental mereka akan terbentuk dengan sendirinya. Tinggal bagaimana dukungan dari kami, KONI, dan Dispora untuk melengkapi kebutuhan mereka,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara atlet, pelatih, KONI, dan Dispora menjadi kunci dalam mencapai hasil jangka panjang. Menurutnya, ketika setiap pihak menjalankan peran sesuai fungsi, proses pembinaan akan semakin terarah dan memberikan dampak nyata bagi prestasi olahraga daerah.

 

“Yang terpenting seluruh pihak menjalankan fungsinya agar proses pembinaan benar-benar optimal,” pungkasnya. (Adv dispora kukar/Rd)

« Previous PageNext Page »

  • vb