Desa Bendang Raya Sediakan Air Bersih Melalui Program Pamsimas

November 8, 2023 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG-Air merupakan kebutuhan yang utama bagi masyarakat. Pemerintah pun berusaha memberikan layanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga. Meski demikian, tidak semua warga bisa dilayani dengan fasilitas yang dimiliki Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam.

Desa Bendang Raya di Kecamata Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara menjalankan program Pamsimas untuk kebutuhan air bersih warganya.  Pamsimas, merupakan platform pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Muhammaddin

Sumber air yang digunakan yaitu memanfaatkan air yang bersumber dari kolam bekas lubang tambang yang ada di sekitar desa. Air itu hanya boleh digunakan masyarakat untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK) sehari-hari.

“Kalau masalah air minum, itu beli air isi ulang sekarang ini,” ucap Kepala Desa Bendang Raya, Muhammaddin, Selasa (7/11/2023).

Dikatakan Muhammaddin, pihaknya terkendala jaringan pipa yang belum merata untuk seluruh RT di Desa Bendang Raya. Pemasangan pipa dilakukan secara bertahap.

Ia menargetkan tahun 2025 mendatang seluruh RT di Desa Bendang Raya dapat teraliri air yang berasal dari program Pamsimas tersebut.

Ia berharap aringan PDAM dapat segera masuk di Desa Bendang Raya guna memberikan layanan air yang memadai bagi masyarakat.

“Semoga nanti penyediaan air bersih selain dari Pamsimas juga ada dari PDAM,” harapnya. (Adv/diskominfo kukar)

Desa Purwajaya Miliki Potensi Perikanan

November 8, 2023 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG-Desa Purwajaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi salah satu desa yang memilki potensi sektor perikanan. Berbagai budidaya mulai dari ikan nila, ikan mas,ikan  patin, dan ikan gurame dikembangkan masyarakat.

Kepada Desa Purwajaya Adi Sucipto mengatakan, telah menghimpun berbagai pembudidaya ikan dengan membentuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Hasil Pokdakan tersebut bahkan telah terjual hingga keluar Kaltim.

“Sektor perikanan ada beberapa sudah sukses mengirimkan ikan hingga ke Tarakan,” ucapnya, Selasa (7/11/2023).

Adanya budidaya berbagai jenis ikan tersebut, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Purwajaya. Para pembudidaya ikan juga telah memiliki surat untuk edar usaha sudah bersertifikat.

Tak hanya kolam dan tambak yang menjadi lokasi budidaya ikan, namun aliran sungai yang membentang di Desa Purwajaya juga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Ady mengungkapkan, cuaca menjadi kendala tersendiri bagi pembudidaya ikan. Namun hal itu tak menyurutkan minat masyarakat untuk terus melakukan budidaya ikan.

“Saya salut dari teman-teman pembudidaya ikan bisa melewati cuaca ekstrem,” ujarnya.

Ia berharap, budidaya ikan yang tengah dikembangkan mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Salah satunya bantuan guna pengembangan usaha.

“Mudah-mudahan kami bisa usung ke Pemkab Kukar untuk pembudidaya ikan ini bisa diberikan bantuan pakan,” tutupnya. (Adv/diskominfo kukar)

Disdikbud Kukar Akan Gelar Seni Budaya Daerah di 20 Kecamatan

November 8, 2023 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat persiapan kegiatan Gelar Apresiasi Seni Budaya Daerah Kabupaten Kukar tahun 2023, di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kukar, Selasa (7/11) siang.

Rapat yang dipandu Kepala Bidang Kebudayaan H. Puji Utomo didampingi Sub Koordinator Pembinaan Sejarah Lokal dan Pelestarian Budaya Daerah M. Agus Syarifudin, dan  Event Organizer (EO) Kukar Fajri Toys tersebut, dihadiri Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setkab Kukar Ismed dan para Camat se Kabupaten Kukar.

Kepala Disdikbud Kukar Afrilian Noor Thauhid melalui Agus Syarifudin mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini yang digelar di 20 kecamatan adalah sebagai salah satu upaya untuk melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan seni dan budaya tradisi lokal agar dapat bertahan dengan baik dalam menyongsong IKN.

Memberikan ruang bagi kelompok seni dan budaya kecamatan dalam mengekspresikan seni dan budayanya, Meningkatkan kepedulian masyarakat kecamatan dalam melestarikan seni budaya dan tradisi lokal setempat.

Kemudian, Memberikan kesempatan kepada masyarakat di kecamatan di kecamatan khususnya pelaku UKM yang akan memanfaatkan bazar di acara tersebut, dan bagi kecamatan dengan diselenggarakannya event ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat dalam memajukan wilayanya masing-masing.

“Kita masih memadukan dengan jadwal di beberapa kecamatan. Karena jadwal yang ditetapkan Disdikbud ternyata bertabrakan dengan kegiatan MTQ tingkat Kabupaten di Kecamatan Kota Bangun Darat serta peringatan hari Pahlawan di Kecamatan Muara Kaman yang tidak bisa kita hindari dan mau tidak mau harus kita geser,” ujanya.

Agus juga menjelaskan, untuk pelaksananya dari EO Fajri Toys telah membagi 4 grup, sesuai apa yang sudah dibagi untuk Grup 1 ada di kecamatan, Muara Wis, Tabang, Kenohan, dan Samboja Barat. Grup 2 di Muara Muntai, Kembang Janggut, Muara Kaman, Sebulu, dan Muara Jawa. Grup 3 ada Kota bangun Darat, Kota Bangun, Tenggarong seberang, Sangasanga, dan samboja. Kemudian Grup 4 ada di Tenggarong, Loa Kulu, dan Loa Janan.

“Jadi 20 kecamatan itu penganggarannya ada 4 kecamatan, yaitu Tenggarong, Sebulu, Kota Bangun, dan Tenggarong Seberang yang kita beri anggaran besar. Dan untuk kecamatan yang lain sama semua anggaranya. Keempat kecamatan ini diberi anggaran besar karena posisi jumlah penduduk yang banyak serta berada di tengah kota anggaranya sekitar Rp 200 juta.” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Prokompim Ismed dalam kesempatan itu, meminta untuk pembuatan Petunjuk Teknis (Juknis) nya semuanya dibuat oleh pihak Disdikbud karena kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas pendidikan Kabupaten Kukar.

“Kemudian yang paling terpenting juga adalah permohonan surat menyurat izin pelaksanaan kegiatan kepada instansi terkait, dan lapor ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupetan Kukar terkait kegiatan yang dilaksanakan oleh Disdikbud Kukar tersebut,” pintanya.

Untuk diketahui, pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan selama tiga hari disetiap kecamatan pada bulan November-Desember 2023. Yang akan menampilkan Telen-telen lokal, Bazar, UMKM, dan penampilan Band-band lokal di bawah koordinator EO Fajri Toys Kukar. (kk05/adv diskominfo kukar)

LPEI Lakukan Pendampingan Desa Devisa di Desa Beringin Agung Samboja

November 8, 2023 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank  melaksanakan pendampingan Desa Devisa Halaban Wood Charcoal Kaltim. Kegiatan dilakukan di BPU Desa Beringin Agung Kecamatan Samboja, Selasa (7/11/23).

Acara dihadiri Nurtjahjo Budidananto dari KPPBC TMP B samarinda, Muhammad Yasin Analisis Kebijakan Ahli Madya Kemendesa PDTT,  Maryani Saswidyanti Fungsional Narasumber Lembaga LPEI, Sekcam Samboja Amir Lukmi,  Kusnadi Kades Beringin Agung, para pelaku usaha dan masyarakat sekitar.

Dijelaskan  Maryani Saswidyanti, LPEI melakukan pendampingan desa bagi para UMKM kemudian juga diberikan pelatihan  kepada  Bumdes akan menciptakan suatu  produk unggulan ekspor bisa dijual keluar negeri dengan harga lebih tinggi. Tentu kualitas yang dihasilkan  harus sesuai dengan kebutuhan. Sebagai mitra pendamping LPEI  akan melakukan pembinaan dan pelatihan sehingga produk bisa dijual keluar negeri. LPEI/ Indonesia Eximbank ikut berperan dalam menjadikan eksportir Indonesia sebagai pelaku usaha yang disegani ditataran global, karena mampu menghasilkan produk dan jasa ekspor yang berkelas dunia.

“Layanan yang diberikan LPEI adalah memberikan layanan konsultasi bagi para UMKM yang belum pernah mengekspor barangnya keluar negeri. Pihak LPEI akan mendidik dan melatih para  UMKM, Koperasi dan Bumdes yang belum mengetahui tentang ekspor,” ungkapnya.

Selain CPNE, LPEI memiliki program unggulan lainnya yaitu Marketing Handholding Program (business matching) yang merupakan program percepatan ekspor dalam rangka membuka akses pasar ekspor bagi produk UKM mitra binaan LPEI dalam bentuk digitalisasi via global marketplace, business matching melalui diaspora dan pameran berskala internasional.

Sedangkan Desa Devisa merupakan program pemberdayaan komunitas (cluster) petani/pengrajin/koperasi maupun UKM yang memiliki produk unggulan ekspor. Sampai dengan posisi Juni 2022, LPEI memiliki 134 Desa Devisa dengan 9 komoditas unggulan (Kakao, Kopi, Beras, Garam, Rumput Laut, Kerajinan, Tenun, Gula Semut dan Lada Hitam) dan telah memberikan pendampingan kepada 12.821 petani/pengrajin.

“Untuk menjadi Desa Devisa kita harus menggali potensi desanya apakah produknya itu memang produk unggulan ekspor dan sarananya cukup memadai untuk dijadikan produk ekspor,” ujarnya.

Di Kalitim sendiri sudah ada 38 desa yang nantinya bisa menjadi Desa Devisa. “Diharapkan dengan adanya pendampingan Desa Devisa ini akan ada membawa manfaat dalam peningkatan kesejahteraan desa – desa di sekitar IKN yang bisa menghasilkan produk ekspor yang berkelanjutan”,tutupnya. (kk06/adv diskominfo kukar)

Pemkab Kukar Terima Kunjungan Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi

November 8, 2023 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Plt Asisten III Dafip Haryanto bersama Perangkat Daerah terkait menerima kunjungan kerja  Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi Andri Subandriya bersama rekan, di Ruang Exekutif Kantor Bupati Kukar, Senin ((6/11/2023).

Plt Asisten III Dafip Haryanto menyambut baik atas kedatangan Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi ke Kabupaten kukar. Acara yang diawali dengan perkenalan melalui tayangan profil kabupaten Kukar tersebut berlangsung penuh dengan keakraban.

“Pemkab Kukar menyambut baik atas tujuan dari kunjungan Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi ini, apa yang menjadi keinginan yang sudah tercantum di surat permintaan yang telah terlampir sebelumnya, kami siap bersama OPD terkait akan bersedia memberikan informasi yang diminta,” ungkap Dafip.

Ia memperkenalkan seluruh OPD yang turut mendampingi dalam pertemuan diantarany dari Bappeda, Disdukcapil, Bagian ekonomi, Brida, Dishub, Perindag dan Dinas Perkim tersebut dengan dengan harapan yang menjadi tujuan dari Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi bisa dipenuhi oleh OPD terkait yaitu dalam penyiapan data yang diminta guna penelitian.

“Semoga kami bisa turut membantu dalam kelancaran penelitian ini hingga bisa mendapatkan informasi yang akurat dan bisa diolah dengan baik,” tuturnya.

Dalam penjelasan Andri Subandriya mengatakan kunjungannya bersama rekan Aminuddin dan Prima Trie Wijaya sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan riset yang berjudul Optimasi Penyediaan Listrik Melalui Demand Side Management dan Distributed Power  Generation yang mengambil study case pengembangan wilayah IKN.

“Dengan kunjungan kami ini  guna meminta beberapa data yang berkaitan dengan penelitian yang akan dilakukan didaerah IKN,” ucapnya.

Selanjutnya dikatakannya  ada beberapa data yang sangat diperlukan sehubungan dengan penelitiannya berupa pengumpulan data primer terkait pembangkit listrik di Kaltim, potensi EBT, data demografi, ekonomi, dan potensi EBT di Kabupaten Kukar sebagai input model energi yang akan disusun.

“Demi kelancaran kegiatan tersebut, kami cantumkan narahubung  data demografi (jumlah penduduk, pertumbuhan penduduk, rata rata jumlah anggota keluarga, dll) Kabupaten Kukar, data historis ekonomi (pendapatan per kapita, pertumbuhan ekonomi, dll) Kabupaten Kukar, data kebutuhan energi tahunan di Kabupaten  Kukar  per jenis energi (Listrik, gasoline, solar, dll), Data potensi Energi Terbarukan di Kabupaten Kukar  berdasarkan hasil  survey, data kondisi industri di Kabupaten kukar dandata kondisi sosial budaya di Kabupaten Kukar,” katanya.

Ia berharap kerjasama antara timnya bersama Pemkab Kukar bisa berjalan dengan baik hingga tersajinya data sampai waktu yang telah ditentukan. (kk06)

« Previous PageNext Page »

  • vb