Diarpus Kukar Gelar Pelatihan Srikandi

August 8, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan Aplikasi Srikandi untuk jajaran Kantor Camat Tenggarong Seberang di Pelatihan di Ruang Rapat Diarpus Kukar, Rabu (6/8/2025).

Kepala Bidang Pengelolaan dan Perijinan Penggunaan Arsip, Norhairi menyampaikan, bimbingan teknis ini diikuti oleh 17 peserta, terdiri dari 5 kepala seksi, 2 kepala subbagian, dan 10 staf. Peserta mendapatkan pendampingan Endang Sri Wahyuni, tim teknis Aplikasi Srikandi.

Dijelaskan, materi pelatihan menitik beratkan pada penerapan tata kelola arsip secara elektronik yang efektif dan terintegrasi. Peserta dibimbing mulai dari pemahaman fungsi Srikandi hingga praktik penggunaan untuk kebutuhan administrasi harian.

Norhairi menegaskan, digitalisasi arsip akan meningkatkan efisiensi kerja, menghemat waktu, dan mempermudah akses dokumen.

“Pengelolaan arsip elektronik adalah kunci pelayanan publik yang cepat dan transparan,” ujarnya.

Sementara Endang Sri Wahyuni menambahkan, Aplikasi Srikandi tidak hanya berfungsi sebagai media penyimpanan dokumen, tetapi juga sarana penataan dan pelacakan arsip yang lebih tertib dan akurat.

Dengan pelatihan ini, Diarpus Kukar menargetkan seluruh perangkat kecamatan mampu mengimplementasikan Aplikasi Srikandi secara optimal, sehingga mendukung terciptanya layanan pemerintahan yang modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(adv diskominfo kukar)

Diarpus Kukar Telusuri Jejak Naskah Kuno

August 8, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara melalui Bidang Pelestarian Koleksi Nusantara dan Naskah Kuno (PKNNK) melakukan penelusuran dan pemetaan naskah kuno di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, 6-7 Agustus 2025.

Kunjungan Kabid PKNNK, Dedy Wahyudi, bersama Pustakawan Mahir, Jumadi, serta staf bidang PKNNK, Taufik Hidayatullah dan Rahmat Hidayat mendapat sambutan Kepala Desa Kedang Ipil, Kuspawansyah, bersama staf desa, Farhan, yang juga merupakan keturunan tokoh adat setempat.

Hasil penelusuran menunjukkan, naskah kuno yang pernah ada di desa tersebut kini hanya tersisa dalam bentuk cerita lisan yang diwariskan warga dan tokoh adat. Meski demikian, sejumlah benda adat yang digunakan dalam ritual tradisional masih dilestarikan dan dimanfaatkan masyarakat hingga sekarang.

Menurut Dedy, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya dan sejarah lokal yang memiliki nilai tak ternilai.

“Kami berupaya menjaga memori kolektif dan identitas daerah agar tidak hilang,” ujarnya.

Selain mendokumentasikan informasi, penelusuran ini bertujuan mendata dan memetakan lokasi yang berpotensi menyimpan naskah kuno, menggali sejarah dan budaya dari masyarakat, serta mendorong kesadaran publik akan pentingnya merawat warisan intelektual daerah.

Dikatakan Dedy, kesadaran masyarakat menjadi kunci agar naskah kuno tidak punah. Naskah kuno adalah identitas dan jati diri daerah, generasi mendatang harus bisa mengenalnya.

Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Desa Kedang Ipil dan diharapkan menjadi langkah awal bagi program pelestarian naskah kuno yang lebih luas di Kutai Kartanegara.(adv diskominfo kukar)

 

DLHK dan Dinkes Kukar Serahkan  Alkes Bermerkuri

August 8, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar menyerahkan ratusan alat kesehatan (alkes) mengandung merkuri pada DLH dan Dinkes Provinsi Kalimantan Timur di Gedung Serbaguna Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (7/8/2025).

Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar Akhmad Rifani menyampaikan,  kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup RI, DLH Provinsi dan Kabupaten, serta Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan Dinkes Kabupaten/Kota se-Kaltim.

“Ini adalah momentum puncak dari koordinasi 2 tahun terakhir untuk menarik seluruh alkes bermerkuri dari layanan kesehatan di setiap daerah di Kaltim, khususnya Kukar,” ujarnya.

Akhmad Rifani mengimbau semua pihak menjaga agar bahan kimia merkuri jangan sampai mencemari lingkungan. Momentum ini merupakan bentuk nyata kependulian untuk mengamankan alkes yang mengandung merkuri.

“Jika ada yang tertinggal, mohon diserahkan ke Dinas Kesehatan atau DLHK Kukar,” harapnya.

Sementara Sanitarian Mahir Dinkes Kukar Dewi Rusmala Sari menyampaikan tidak hambatan pada penarikan alkes bermerkuri.

“Alkes bermerkuri yang kami tarik antara lain tensimeter berdiri, tensimeter meja, dan thermometer dengan totalnya 256 unit,” katanya

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kementerian LHK RI dan Kemenkes Republik Indonesia, Tim kerja DLH dan Dinkes Provinsi Kaltim, perwakilan dari 10 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, termasuk jajaran DLH Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan, serta pihak transporter resmi PT Wastek yang ditunjuk langsung oleh KLHK RI sebagai pengangkut limbah berbahaya ke tempat pengolahan akhir.  (adv diskominfo kukar)

 

Bupati Kukar Sampaikan Dukung IKN dan Perkuat Pertanian, SDM dan Pariwisata

August 6, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menjadi narasumber pada acara “Dialog Publika” (Live) TVRI Kaltim dengan tema Tata batas wilayah terdampak Ibu Kota Negara (IKN), di Studio 2 TVRI Kaltim Samarinda, Selasa (5/8/2025).

Hadir juga sebagai narasumber, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar, dengan pembawa acara Sartika Somoal.

Aulia mengatakan Pemkab Kukar mendukung penuh keberadaan IKN di Kaltim, yakni salah satunya dengan menata ruang wilayah yang masuk atau terdampak IKN. Penetapan tata ruang wilayah terdampak IKN ini menjadi konsen Pemkab dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030, didalamnya membagi empat zonasi yaitu zona hulu, tengah, pesisir dan zona wilayah IKN.

“Zona IKN ini memang kita siapkan, karena Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa masuk wilayah IKN juga sebagian wilayah Loa Kulu dan Loa Janan. Dalam proses ini pelayanan kebutuhan dasar tetep harus terselenggara karena masih kewajiban Pemkab,” ujarnya.

Pemkab Kukar juga akan berdiskusi dengan Otorita IKN terkait penyusunan RPJMD Kukar.

Ditanya terkait jika ada kesenjangan pembangunan antara IKN dengan Kukar,

Aulia juga menjawab ada kekhawatiran kesenjangan pembangunan antara IKN dan Kukar. Tapi Pemkab kami akan menjadi mitra IKN sesungguhnya seperti yang dirumuskan RPJMD. Yakni Kukar dipersiapkan menjadi pusat pangan, pariwisata dan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

”Target kami menjadi lumbung pangan untuk memasok IKN. Kami faham IKN dipersiapkan menjadi kota berteknologi tinggi, tapi kami berpotensi menjadi tujuan wisata orang yang tinggal di IKN, Makanya pertanian dalam arti luas dan pariwisata menjadi penekanan kami di RPJMD,” ujarnya.

Hal tersebut juga merupakan agenda Pemkab Kukar untuk mentransformasi kekuatan saat ini dari sumber daya yang tak terbarukan ke yang terbarukan yakni pertanian dalam arti luas dan pariwisata ekonomi kreatif.

“Kehadiran IKN menjadi pemicu kami dalam pembangunan, kita akan tumbuh bersama dari penguatan potensi yang masing-masing kita miliki,” ujarnya.

Terkait pelayanan publik wilayah yang masuk wilayah IKN, hingga saat ini masih diampu Pemkab Kukar dan tidak ada kendala, meski memang ada permasalahan terkait administrasi pertanahan.

Selanjutnya kata Aulia, Kukar juga melakukan penguatan di masing masing zona, termasuk yang berbatasan langsung dengan IKN, misalnya ada yang disiapkan sebagai wilayah perumahan, pertanian dalam arti luas, pariwisata, hal itu untuk menunjang ekonomi.

Selain itu, Pemkab Kukar juga mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang bisa terlibat aktif di IKN. Bukan hanya kecerdasan intelektual yang disiapkan tapi juga karakter (moral).

“Kita tak mau kedepan penyesalan menjadi penonton di wilayah sendiri terjadi, kami memiliki program spesifik mempersiapkan putra putri Kukar agar mampu bersaing di IKN.” tegasnya. (kk04/arafiq)

Diskominfo Kukar Edukasi Keamanan Siber Kepala Desa dan ASN Tenggarong Seberang

August 6, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bidang Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara melalui melaksanakan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan literasi keamanan informasi tahun 2025 di Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (5/8/2025).

Kabid Persandian Diskominfo Kukar Anggoro Prastowo mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran bagi seluruh Aparatur Pemerintah Kecamatan terhadap pentingnya keamanan informasi di era digital.

Anggoro Prastowo menekankan pentingnya peran aktif seluruh aparatur pemerintahan dalam menjaga keamanan informasi. Pada era digital saat ini, hampir seluruh kegiatan administrasi Pemerintahan telah beralih ke sistem berbasis digital. Mulai dari pendataan warga, pengelolaan arsip, hingga korespondensi antar instansi, semua melibatkan data dan informasi yang bersifat penting, bahkan sensitif.

“Oleh karena itu, keamanan data dan informasi bukan lagi menjadi tanggung jawab petugas IT semata, melainkan tanggung jawab seluruh Aparatur Sipil Negara, termasuk kita yang bertugas di tingkat Kecamatan,” ujarnya.

Dua narasumber dari Diskominfo Kukar Muhamad Alpiannur dan Muhammad Taufik Virgiawan tampil dengan menyampaikan materi mengenai potensi ancaman siber, perlindungan data, serta kebijakan teknis pengamanan informasi di lingkungan pemerintahan.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kesadaran dan menerapkan praktik baik dalam mengamankan data dan pengelolaan informasi pada  masing-masing instansi.

Diskominfo Kukar berkomitmen untuk terus mendorong literasi keamanan informasi hingga ke seluruh pelosok kecamatan sebagai bagian dari transformasi digital yang berkelanjutan dan aman di lingkungan Pemerintahan Daerah. (adv diskominfo kukar)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb