DP3A Kukar Luncurkan Program ‘Perkakas Diri’

July 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) meluncurkan program inovatif bertajuk “Perkakas Diri” (Perempuan Kepala Keluarga Berkualitas dan Mandiri).

Peluncuran program yang bersamaan dengan kegiatan pembinaan ketangguhan mental dan pelatihan diversifikasi produk olahan ikan itu dilakukan Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri di BPU kantor Camat Tenggarong, Senin (28/7/2025).

Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri menyebutkan Salah satu titik penting perjuangan pergerakan para Perempuan indonesia adalah memperjuangkan hak-hak kaum Perempuan.

Pergerakan Perempuan dalam pembangunan, tentunya tidak terlepas dan dukungan semua pihak, baik pemerintah, akademisi dan profesional, dunia usaha, media masa, maupun masyarakat.

Menurutnya, momentum kegiatan hari ini hendaknya juga dapat dijadikan untuk bersatu mencapai kualitas dan kemandirian Sumber daya Manusia yang maju melalui prinsip “Equality And Partnership”.

“Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia berjalan beriringan dengan kaum laki-laki untuk bersama-sama berperan membangun daerah kita, terkhusus dalam menciptakan ketahanan keluarga dan kualitas keluarga yang Sejahtera.” Ujarnya

Istri dari Bupati Aulia Rahman Basri itu mengungkapkan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) memiliki Peran Utama dan Penting mengingat kehadirannya dalam keluarga sebagai sosok Perempuan yang Tangguh dan hebat untuk memikul tanggungjawab yang berat sebagai kepala keluarga dan sekaligus ibu, dalam membentuk generasi penerus yang unggul dan bermartabat.

Disebutkannya kondisi riil jumlah Pekka di Kutai Kartanegara Tahun 2024 menunjukkan jumlah yang cukup besar berdasarkan data Kependudukan didaerah yakni berjumlah kurang lebih sebanyak 46.099 KK dan khusus di kecamatan tenggarong berjumlah 2.316 KK.

“Memperhatikan kondisi ini, maka melalui inovasi Perkakas Diri ini, diharapkan kehadiran Pemerintah dan seluruh steakholder untuk dapat bersama-sama mengambil peran dalam memajukan dan mendampingi Para Wonder women ini, agar mampu mengentaskan diri dari dinamika permasalahan yang ada dilingkungan keluarganya, mengahadapi perubahan yang begitu cepat serta cukup kompleks dewasa ini.” Sebutnya.

Andi Deezca mengharapkan kegiatan inj dapat meningkatkan keberdayaan ekonomi Perempuan kepala keluarga dan sekaligus dapat memberikan kesempatan lebih besar untuk meningkatkan status ekonominya serta nantinya dapat berkontribusi bagi Pembangunan Masyarakat didaerah.

Sementara itu Kepala Bidang PUG, PP, dan PSDGA DP3A Kukar, Chalimatus Sa’diah, selaku ketua panitia kegiatan l, yang juga inisiator program, mengungkapkan inovasi ini lahir dari aksi perubahan dalam pendidikan kepemimpinan administrator (PKA) yang diikutinya tahun 2025.

“Program ini bertujuan mengangkat martabat Pekka dari label negatif seperti ‘janda’. Pekka bukan hanya mereka yang bercerai, tapi juga perempuan yang harus menggantikan peran kepala keluarga karena berbagai kondisi seperti suami sakit, meninggal, atau bekerja jauh,” ungkap Chalimatus.

Disebutkannya DP3A juga membentuk jejaring kelompok Pekka sebagai wadah saling dukung dan memotivasi. Kelompok ini akan mendapatkan pelatihan sesuai potensi masing-masing, tidak hanya di bidang kuliner, tapi juga tata rias dan keterampilan lainnya. Dalam waktu dekat, DP3A juga akan meluncurkan Gerai Berkah Pekka “PIJAR” (Perempuan Inspiratif Jual Asa dan Rasa) sebagai sarana pemasaran produk mereka.

Chalimatus menjelaskan, kategori Pekka dibagi dalam tiga kelompok: rentan perkawinan anak, Pekka produktif, dan Pekka lansia. DP3A fokus membina Pekka yang masih produktif, sementara Pekka lansia diarahkan ke Dinas Sosial.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kadis DP3A Hero Suprayitno, Camat Tenggarong Sukono, dan diikuti para anggota Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) (kk01/adv diskominfo kukar)

DP3A Kukar Siapkan Gerai “PIJAR”

July 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara terus mendorong kemandirian ekonomi perempuan kepala keluarga (Pekka) lewat inovasi pemasaran. Salah satunya melalui peluncuran Gerai Berkah Pekka “PIJAR” atau Perempuan Inspiratif Jual Asa dan Rasa.

Gerai PIJAR akan menjadi etalase produk-produk hasil pelatihan yang diikuti para Pekka, mulai dari olahan makanan, tata rias, hingga kerajinan tangan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Perkakas Diri yang dirancang untuk membekali Pekka dengan keterampilan usaha mandiri.

“PIJAR ini bukan sekadar gerai. Ini adalah ruang bagi Pekka untuk bangkit, menjual produknya, dan memperkuat peran ekonominya dalam keluarga,” ungkap Chalimatus Sa’diah, Kepala Bidang PUG, PP, dan PSDGA DP3A Kukar sekaligus inisiator program.

Menurutnya, peluncuran gerai tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat setelah para peserta menyelesaikan berbagai pelatihan berbasis potensi lokal. Selain menyediakan tempat jualan, PIJAR juga akan dikembangkan sebagai sarana promosi dan branding untuk mendorong Pekka naik kelas.

“Kami juga membentuk jejaring Pekka agar mereka bisa saling menguatkan dan berbagi pengalaman. Dukungan pemasaran lewat PIJAR akan memperkuat hasil pelatihan mereka,” tambah Chalimatus.

Gerai PIJAR akan menjadi bagian penting dari strategi DP3A dalam menciptakan Pekka yang produktif dan mandiri. Program ini juga dirancang untuk menjangkau wilayah pesisir dan hulu Mahakam dalam waktu dekat.

“Dengan PIJAR, kami ingin Pekka bukan hanya terampil, tapi juga punya akses langsung ke pasar. Harapannya, ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dari bawah,” pungkasnya. (adv diskominfo kukar)

Bupati Kukar Ingin Tenaga Kesehatan Nyaman Bekerja

July 28, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara dr Aulia Rahman Basri berterimakasih kepada seluruh insan Kesehatan di Kukar, karena di masa Kukar Idaman mampu mencapai target yang diharapkan. Saat ini di masa Kukar Idaman Terbaik, yang merupakan evaluasi dan eskalasi Kukar Idaman.

“Hasil yang sudah berjalan baik akan terus dilanjutkan dan yang kurang relevan akan diperbaiki,” kata Aulia Rahman saat memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kukar, Senin (28/7/2025)

Dikatakan, visi misi Kukar Idaman Terbaik memiliki pondasi salah satunya kesehatan masyarakat, Pemerintah bertugas memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, diantaranya bidang kesehatan. Untuk itu, kata Aulia dirinya ingin mebuat tenaga Kesehatan (Nakes) nyaman bekerja.

“Kami pastikan honorer status R3 dan R4 akan kita akomodir, jadi bekerja saja dengan baik serahkan saja kepada kami yang mengurusnya kami sudah temui BKN dan menemukan formulasinya,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta Apel.

Aulia menyebut tantangan terbesar dari program berobat gratis cukup dengan KTP Kukar ada di bidang pelayanan termasuk Puskesmas. Maka, Pemkab sudah berkoordinasi denga stakeholder terkait diantaranya BPJS, Disdukcapil, agar Puskesmas se Kukar bisa melayani 24 Jam. Penambahan jam ini akan disesuaikan dengan reward nakes, jadi reward yang diberikan akan sesuai beban kerja.

Demikian juga dengan Kepala Puskesmas, Aulia yang pernah menjadi Kepala Puskesmas mengerti akan beban tanggung jawabnya, maka ia minta pejabat terkait untuk menghitung reward Kepala Puskesmas, hal ini untuk memberikan rasa nayaman bekerja.

“Karena Puskesmas garda terdepan pelayanan Kesehatan Kukar,  jika Puskesmas bisa menmberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, maka insyaAllah pelayanan kesehatan se Kukar akan baik pula, jadi berikan pelayanan terbaik,” demikian pesannya

Hadir ada apel itu Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Kukar Rakhmadi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kukar dr Martina Yulianti, seluruh Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional Dinkes Kukar, dan peserta apel seluruh ASN baik PNS maupun PPPK serta Non ASN  Dinkes. (kk04/adv diskominfo kukar)

Bupati Kukar Berbaur Dengan Masyarakat di HUT Desa Sungai Payang

July 28, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri berbaur dengan masyarakat Desa Sungai Payang Kecamatan Loa Kulu dan sekitarnya saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54, Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu,yang berlangsung di Halaman Pasar Desa Sungai Payang, Minggu ( 27/7/2025) malam.

Kepala Desa Sungai Payang Arbaen mengatakan, puncak peringatan HUT ke 54 Desa Sungai Payang dimeriahkan panggung hiburan menampilkan bintang tamu Irwan D’Academy dan kawan-kawan, seperti Linda Amunda, Tiara Amora, Djandra Ayu, Ria Amelia, Aura Sekar dan Putri Andani beserta alunan musik dari Simpatik Music dari Surabaya Jawa Timur.

Panggung hiburan ini diharapkan menjadi sarana bagi seluruh warga desa untuk berkumpul dan bersukacita bersama-sama sebagai ungkapan rasa. Arbaen kemudian berteriak sambil mengumandangkan yel – yel nya yaitu “ Siapa kita, Sungai Payang, Jaya Jaya Jaya, jawab hadirin yang hadir, sekaligus menambah semaraknya suasana.

Sementara itu, Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri menyapa warga masyarakat yang hadir dan mengucap rasa syukur dapat hadir dalam rangkaian HUT ke 54 Desa Sungai Payang. Ia mendoakan Desa Sungai Payang semakin jaya, rakyat atau masyarakatnya semakin makmur, dan semakin bahagia. Tak lupa Aulia juga mengucapkan banyak terima kasih dan megapresiasi kepada seluruh masyarakat desa Sungai payang.

Aulia juga berharap HUT Desa Sungai Payang menjadi momentum yang berbahagia dan menjadi medium penguat ikatan antar warga, dengan tujuan agar seluruh warga desa terlibat lebih aktif dalam membangun Desa Sungai Payang. Diusia 54 tahun desa ini menjadi cerminan dari ketangguhan, pertumbuhan, dan semangat kebersamaan yang terus hidup di tengah masyarakat. (adv diskominfo kukar)

Siswa SMAN 10 Samarinda Ikuti Asian Youth Forum 2025 di Korea Selatan

July 27, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

SAMARINDA – Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Armin menyampaikan SMAN 10 Samarinda merupakan salah satu sekolah unggulan di daerah ini yang kedepanya akan menjadi salah satu sekolah percontohan. Segala kegiatan dan program baik yang nasional hingga internasional akan mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kaltim.

Dukungan diberikan Disdikbud Kaltim kepada sekolah ini yang memberangkatkan lima siswa dan satu guru pendamping mengikuti Asian Youth Forum (AYF) 2025 di Korea Selatan 28 Juli hingga 4 Agustus 2025. Acara ini merupakan forum pelajar internasional yang diikuti oleh SMAN 10 Samarinda sejak 2011. Kegiatan ini inisiatif antara beberapa sekolah pada tahun 2011 termasuk didalamnya adalah SMAN 10 Samarinda untuk memberikan kepada siswa untuk bisa berinteraksi dan bertukar pikiran dan ilmu terkait isu isu internasional yang mendukung Topik-topik terkait SDGs (Sustainable Development Goals)

“Disdikbud Kaltim juga berkomitmen terus memberikan program-program yang dikhususkan untuk siswa yang memiliki talenta dan minat untuk melanjutkan Pendidikan keluar negeri dengan terus berupaya berintegrasi dengan pemerintah provinsi dan kementrian untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan juga kemampuan literasi dan numerasi siswa,” kata Armin.

Sementara guru pendamping Abd Rais Thamrin menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum bagi SMAN 10 Samarinda dan  pembuktian sebagai salah unggulan Kaltim untuk terus memberikan dan berkomitmen menjadikan sekolah ini sebagai tempat putra terbaik Kaltim yang ingin mendapatkan pengalaman sebagai global citizen.

Diharapkan siswa SMAN 10 Samarinda memiliki wawasan luas terkait ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kebudayaan sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih menghargai perbedaan dan semangat belajar untuk meningkatkan pengetahuan.

“Kegiatan ini berfokus pada pertukaran budaya dan pengetahuan terkait kesehatan mental dan pendidikan di berbagai negara,” kata Rais Thamrin.

Selain itu, siswa juga berkesempatan untuk tinggal bersama keluarga host family yang ada di Korea serta melakukan presentasi dan kunjungan pendidikan di universitas yang ada di Korea Selatan.

Siswa yang mengikuti kegiatan ini yaitu Amira Kalila Ramadhina, ⁠Zaskya Talita, ⁠Michelle Pricilia Leko, ⁠Catherine Kimberly Riata Silaen, ⁠Nabila Fatimahtus Zahro.

Forum ini juga diikuti oleh sekolah terbaik dari beberapa negara seperti Nara Women’s University, Secondary School (Japan), ⁠National Technology University Nara (Japan), ⁠Busan International High School (South Korea), ⁠Sejong Art and Science Academic (South Korea),  ⁠SMAN 10 Samarinda (Indonesia), ⁠SMA Al-Azhar Palu (Indonesia), ⁠Guagoang Laboratory School (Taiwan), dan ⁠Lawrence S. Ting School (Vietnam). (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb