Jalan Rantau Pulung Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

September 7, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Pasca amblasnya Jalan Poros Rantau Pulung (Ranpul) di Kilometer 30, Minggu (5/9/2021) kemarin, kini Senin (6/9/2021) kondisi jalan penghubung tersebut sudah bisa dilintasi beberapa kendaraan.

Pemkab Kutim melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama KPC langsung melakukan penanganan percepatan darurat dengan menimbun material tanah di lokasi longsoran. Kini jalan tersebut sudah tampak dilintasi dengan pengerasan jalan.

“Setelah menurunkan tim dan sejumlah alat berat sekitar petang tadi, jalan sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan,” ungkap Superintendent Public Comunication KPC Felly Lung.

Ditambahkannya, hal ini sesuai arahan Bupati Ardiansyah Sulaiman saat meninjau lokasi longsoran. Adapun percepatan pembukaan akses ini berkat kolaborasi Dinas PU dan KPC.

“Kurang lebih pukul 18.52 Wita, laporan dari tim di lapangan, jalan Ranpul sudah bisa dilewati mobil dan motor. Sesuai arahan bupati, untuk mengutamakan membuka akses jalan masyarakat,” tegasnya. (hms13)

Dishub Turunkan Personel untuk Pengalihan Jalan ke Simpang Perdau

September 6, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

Kadishub Kutim, Rizali Hadi

Vivaborneo.com, Sangatta – Lokasi amblasnya Jalan Poros Rantau Pulung di Kilometer 30, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur telah menurunkan tim untuk sementara waktu mengalihkan akses jalan lintasan masyarakattim dari Ranpul menuju Sangatta begitu sebaliknya dialihkan ke Simpang Perdau ke Sangatta.

Hal tersebut dikatakan oleh Kadishub Kutim, Rizali Hadi sesuai dengan instruksi dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Hal ini ditegaskan Rizali Hadi saat ditemui Pro Kutim di ruang kerjanya di Kantor Dishub Kutim kawasan Bukit Pelangi, Senin (6/9/2021).

“Sejak Minggu (5/9/2021) kemarin petugas Dishub Kutim sudah mensterilisasi area longsoran untuk sementara ditutup karena ada pengerjaan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan KPC dengan melakukan penimbunan material tanah di lokasi longsoran,” jelasnya.

Rizali Hadi menegaskan jika kondisi jalan longsoran di Ranpul ini masih labil dan dikhawatirkan kembali terjadi longsoran susulan. Kini kondisinya Jalan Ranpul memang sudah ditimbun tanah. Untuk kendaraan roda dua dengan beban tidak berat boleh saja melintas namun jangan kendaraan berat.

“Kami mengimbau bagi pengendara dengan kendaraan berat untuk sementara jangan melintasi karena ada pemeliharaan Jalan Ranpul. Pagi ini sudah ditindaklanjuti oleh Dinas PU. Saya tegaskan kembali jika jalan itu masih labil ditambah lagi musim penghujan di bulan September dikhawatirkan terjadi longsoran susulan,” tegasnya.

Rizali menegaskan jika sudah ada jawaban teknis dari Dinas PU Kutim segera boleh dilintasi kendaraan berat.
“Jika sudah ada lampu hijau dari Dinas PU secara teknis bisa meyakinkan Dishub untuk Jalan Ranpul sudah layak dilintasi nantinya kita langsung buka,” tutupnya. (hms13)

Dinas PU dan KPC Segera Tangani Jalan Poros Rantau Pulung Yang Amblas

September 5, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

Jalan poros Rantau Pulung yang amblas

SANGATTA – Jalan antar Kecamatan Sangatta Utara-Rantau Pulung (Ranpul) tepatnya di kilometer 30 mengalami kerusakan parah. Jalan penghubung di dua kecamatan di Kutim itu tampak amblas dan putus. Sebelumnya, di beberapa titik ruas jalan juga ditemukan beberapa retakan.

Kondisi cuaca hujan ekstrem di awal bulan September turut memicu labilnya permukaan lapisan bawah jalan yang tentunya menyebabkan longsor dan nyaris tidak bisa dilalui kendaraan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman didampingi Superintendent Public Communication PT Kaltim Prima Coal (KPC) Felly Lung dan Camat Ranpul Mulyono meninjau kondisi jalan putus Ranpul, Minggu (5/9/2021).

Ardiansyah langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU ) Kutim bersama KPC segera melakukan penanganan darurat secara cepat dan tanggap pasalnya jangan sampai terjadi gangguan ekonomi dan lalu lalang aktivitas masyarakat yang melintas terhambat.

Pemkab Kutim melalui Dinas PU dan KPC akan segera melakukan percepatan pemulihan akses Jalan Poros Ranpul agar segera bisa dilewati dengan menurunkan alat berat,” urainya.

Ardiansyah mengimbau masyarakat Kutim yang melintas ke area Jalan Poros Ranpul untuk sementara menggunakan jalan alternatif yakni dari arah Simpang Perdau.

“Jalan Poros Ranpul dalam beberapa hari ke depan dalam proses perbaikan jalan agar bisa segera dilintasi,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Rantau Pulung Mulyono melaporkan jika ruas jalan utama tersebut mengalami longsor sepanjang kurang lebih 100 meter dengan kondisi aspal yang retak di beberapa titik.

“Saat ini sudah ada Dinas PU dan KPC yang akan segera melakukan perbaikan,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatannya, tidak ada kemacetan yang terjadi di sekitar lokasi amblasnya jalan meskipun kondisi jalan sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda empat ke atas. Hanya kendaraan roda dua saja yang masih bisa melintas.

“Namun harus tetap hati-hati karena kondisi jalan yang berisiko licin. Untuk mobil dan kendaraan berat lainnya tidak bisa,” bebernya. (hms13)

Pemkab Kutim Salurkan Paket Sembako Terdampak COVID-19

September 3, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kutim kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Pendistribusian paket sembako dilakukan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, ditandai dengan pelepasan truk pendistribusian sembako ke kecamatan di Gudang Sembako Dinsos Kutim, Kamis (2/9/2021).

Pembagian sembako ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Kutim yang selama ini terdampak COVID-19 sesuai instruksi pemerintah pusat disesuaikan kemampuan daerah paket sembako ini bersumber dana APBD Kutim.

“Alhamdulillah, kita telah melaunching pendistribusian sembako bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 berdasarkan intruksi Mendagri. Dalam rangka memanfaatkan APBD untuk membantu masyarakat yang terdampak virus corona,” ujar Ardiansyah.

Selain sembako yang diberikan Pemkab, pemerintah bekerjasama dengan PDAM Tirta Tuah Benua memberikan subsidi selama 3 bulan mengurangi beban pembayaran air. Terhitung dari bulan oktober, november dan desember pada 2021 ini.

“Mudahan-mudahan selesai COVID-19, bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat kembali,” harapnya.

Dalam acara yang dilengkapi dengan protokol kesehatan COVID-19 turut hadir Danlanal Sangatta I Komang Nurhadi, Kajari Kutim Hendriyadi, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, Kadistan Sumarjana, Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani, Unsur Muspika dan undangan lainnya.

Sementara itu, kepala Dinsos Kutim Jamiatulkhair menerangkan ada 17.347 kk se Kutim yang terdata sebagai penerima paket sembako terdampak COVID-19 ini. Secara simbolis sembako didistribusikan dahulu ke kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Tercatat sebanyak 2.500 kk penerimaan sembako untuk wilayah Sangatta Utara dan 1.500 kk penerimaan sembako di wilayah Sangatta Selatan.

Jamiatulkhair menambahkan, usai 2 kecamatan tersebut akan didistribusikan ke kecamatan-kecamatan lainnya di wilayah Kutim. Harga paket sembako tersebut Rp 341.500 yang terdiri dari beras premium 10 kg, gula, mie instan. Sarden, minyak goreng, teh, satu botol kecap manis dan saus tomat.(**)

STIPER Kutim Wisuda 146 Mahasiswa

September 1, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur (Kutim) menggelar Sidang Senat Terbuka wisuda sarjana Strata Satu (SI) Ke-XVI di Halaman gedung STIPER. Jl Soekarno Hatta, Rabu (01/09/2021).

Tahun STIPER Kutim ini mewisudakan sebanyak 146 wisudawan dari lima Program Studi. Untuk diketahui predikat lulusan mahasiswa terbaik di raih oleh Ahmad Maulana Zulfikar dengan predikat Cumlaude dari teknik pertanian dengan IPK 3,93.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan yang di wisuda saat. Ini menambah jumlah para cendekia di Kutim.

Kasmidi berharap para Cendekia jebolan STIPER ini dapat memberikan perubahan sosial ditengah masyarakat dengan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kutim di masa yang akan datang.

Kasmidi menambahkan, dengan semakin bertambahnya jumlah lulusan Sarjana di Kutim tentunya menjadi sebuah tantangan bagi Pemerintah Daerah untuk menyiapkan lapangan pekerjaan. Namun Demikian, Kasmidi berharap seorang Sarjana hendaknya jangan hanya bergantung mencari pekerjaan tapi harus dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri.

“Mari manfaatkan keahlian dan keterampilan yang didapat dibangku kuliah untuk membuka peluang usaha baru, karena idealnya seorang sarjana tidak hanya bergantung mencari pekerjaan,” jelas Kasmidi.

Kasmidi meyakini, jebolan STIPER ini sangat siap menghadapi dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan pembangunan Kutim di masa depan.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Syahrir ,Kadis Pertanian,Kadis LH,Rektor STIPER Dewan Senat, serta Para Wisudawan. (hms15)

« Previous PageNext Page »

  • vb