Bupati Kutim: Menang dan Kalah Itu Biasa

November 5, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Deklarasi Damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kutim memberikan perhatian tersendiri bagi Bupati Kutim H Ardiansyah Saulaiman maupun Wakil Bupati H Kasmidi Bulang. Diharapkan, melalui deklarasi damai itu, semua proses pesta demokrasi tingkat desa itu berjalan lancar dan damai.

“Momentum ini untuk menciptakan kondisi aman dan kondusif dalam pelaksanaan Pilkades serentak di 77 desa yang ada di Kutim. Satu sama lain hendaknya saling menghargai. Menang dan kalah itu sudah biasa,” ujar Ardiansyah.

Setelah mendengarkan Deklarasi Damai, ratusan Calon Kepala Desa (Cakades) serta disaksikan ribuan masyarakat, yang berlangsung di halaman Heliped, depan kantor Bupati dan Gedung DPRD Kutim itu, diharapkan Ardiansyah menjadi pegangan bersama dalam melakukan kompetisi di masing-masing desa yang melaksanakan Pilkades.

Wabup Kasmidi Bulang juga sependapat, pesta demokrasi ini dijadikan momentum untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat. Apapun hasilnya hendaknya bisa diterima semua pihak dengan lapang dada.

“Layaknya seorang yang berjiwa kesatria. Apapun hasil dari Pilkades nanti, kita semua wajib menerima. Apalagi tadi sudah deklarasi damai,” ucap Kasmidi.

Sebelumnya kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPDes) Yuriansyah mengatakan, proses Pilkades serentak di 77 desa di 18 kecamatan dengan jumlah perserta sebanyak 244 Cakades. Sebelumnya mereka (calon) sudah melalui tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut calon.

“Untuk desa yang pesertanya  lebih dari lima, sudah dilakukan seleksi tambahan kemudian ditetapkan oleh panitia tingkat desa,” ujar mantan Camat Batu Ampar ini.

Sedangkan ustadz Das’ad Latif dalam tausiahnya mengajak kepada calon kepala desa untuk tetap bersatu dan saling menghargai.

“Tidak ada gunaya menang pilkades, kalau kita terpecah belah. Nikmat yang wajib kita syukuri saat ini di Kutim adalah kerana damai dan masyarakat hidup tenteram,” ujar dosen Unhas (Universitas Hasanuddin) Makassar ini. (adv)

DKP Kutim Galakkan Budidaya Ikan Lokal

November 4, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Kadis Kelautan Kabupaten Kutai Timur Suriansyah

SANGATTA– Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutim Suriansyah mengungkapkan, pihaknya akan fokus terhadap pembinaan budidaya perikanan di wilayah Kutim. Sebab, kewenangan yang ada sangat terbatas, lantaran sudah diatur dalam UU nomor 23 tahun 2014.

Regulasi mengatur tentang Pemerintah Daerah, terutama memberikan perluasan kewenangan pemerintah provinsi dalam pengelolaan sumber daya alam di laut. Sehingga kewenangan pemerintah kabupaten dan kota mengalami keterbatasan saat melakukan aktivitas.

Terkait pembinaan dan budidaya ikan ini, dari DKP Provinsi Kaltim mengarahkan untuk budidaya ikan lokal. Seperti ikan sepat siam, puyu, dan gabus. Harapan itu tumbuh lantaran habitat ketiga jenis ikan tersebut telah berkurang sehingga sulit ditemukan.

“Ke depan akan kita upayakan dari provinsi pembagian bibitnya ikan. Selain bibit lokal, juga diupayakan jenis  nila dan  lele,” kata Suriansyah.

Pihaknya bakal mengoptimalkan sektor budi daya perikanan, karena pada saat panen warga yang melakukan budidaya ikan terkadang kebingungan mendistribusikannya. Sehingga diperlukan terobosan baru untuk membantu masyarakat.

Guna mengoptimalkan hal tersebut, Bagian Pengolahan menjadi penting, untuk memastian jika pembudidayaan terukur dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, sektor perikanan benar-benar berdaya guna dan bermanfaat.

Menurut informasi yang diperolehnya, banyak permintaan ekspor ke luar negeri untuk komoditas ikan asin gabus dan sepat siam.  “Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk melakukan budi daya ikan gabus dan siam,” kata mantan Camat Batu Ampar ini. (adv)

Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim Beri Bantuan Alat Pertanian

November 4, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Pemkab Kutim melalui Dinas Pertanian dan Peternakan memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani asal Kecamatan Bengalon, Selasa, (1/11/2022)

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Kadistanak) Kutim Dyah Ratnaingrum, bantuan tersebut diharapkan memberikan motivasi tersendiri bagi petani, khususnya di Bengalon. Selain itu, ke depannya mampu meningkatkan panen padi, sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di daerah ini.

Kadis Pertanian dan Peternakan Kutim Dyah Ratnaningrum (ist)

“Selama ini Kutim masih bergantung dengan daerah lain, seperti Sulawesi dan Jawa untuk kebutuhan beras. Diharapkan dengan bantuan alsintan ini, bisa meminimalisir ketergantungan pangan itu,” kata Kadistanak Kutim Dyah Ratnaningrum.

Menurutnya, sebenarnya beberapa daerah di Kutim memiliki potensi menghasilkan padi sawah cukup besar. Seperti di Kecamatan Kaubun, Muara Wahau dan Kongbeng. Kendai demikian, ada juga beberapa daerah yang memiliki potensi itu, namun belum digarap secara maksimal.

Ke depan, pihaknya akan mendorong masyarakat dan para petani, agar bisa mengolah lahannya sendiri. Dengan demikian, kebutuhan bangan, khususnya beras bisa dicukupi sendiri ke depannya.

Langkah intensifikasi dilakukan agar lahan yang tersedia dapat meningkat produksinya. Upaya yang dilakukan adalah, dengan pemanfaatan teknologi pertanian, dukungan bibit, pupuk serta peralatan pertanian.

“Salah satunya, kita akan memaksimalkan petugas lapangan guna memberikan pendampingan kepada para petani, agar hasil pertanian mereka bisa lebih meningkat,” ujar Dyah.

Selain itu tambahnya, melalui rehabilitasi dan pemulihan lahan yang rusak agar dapat ditanami kembali. Pihaknya akan segera mengintensifkan pemanfaatan bendungan yang ada di tiga Kecamatan di Kutim yang belum maksimal untuk pertanian. (adv)

Das’ad Latif : Cakades Harus Siap Menang dan Siap Kalah

November 4, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Deklarasi Damai Calon Kepala Desa

SANGATTA– Ratusan Cakades mengucapkan deklarasi damai calon kepala desa (Cakades) dihadapan Bupati, Wakil Bupati dan sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan ribuan masyarakat yang digelar di lapangan Heliped, kawasan Bukit Pelangi, Kamis (3/11/2022).

Ustadz Das’ad Latif yang khusus diundang untuk memberikan tausiah juga turut menyaksikan dan mendengarkan deklarasi tersebut. Calon Kepala Desa yang malam itu mengenakan baju putih, tampak duduk di barisan paling depan.

Saat memberikan tausiahnya, ustadz Das’ad Latif meminta kepada seluruh Cakades untuk siap menang dan siap kalah. Sehingga dalam proses demokrasi tingkat desa tetap dalam kondisi aman, terib dan damai, pascapilkades nantinya.

Das’ad Latif yang juga Dosen Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar itu mengajak kepada Cakades agar mampu meneladani sifat kepemimpinan baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam serta menghindari praktik kotor saat  Pilkades berlangsung.

Ustadz Das’ad Latif

“Tidak ada gunaya kalian menang Pilkades, kalau kita terpecah belah. Maka nikmat yang wajib kita syukuri saat ini di Kutim adalah kerana damai dan masyarakat hidup tenteram,” ujar Das’ad yang disambut riuh tepuk tangan ribuan masyarakat yang hadir.

Seperti diketahui, Pilkades serentak di Kutim tahun 2022 ini, diikuti 244 peserta yang tersebar di 77 desa se-Kutim. Acara deklarasi itu diawali doa bersama lintas agama serta pembacaan Deklarasi Damai oleh seluruh Cakades.

Acara itu juga disaksikan Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, unsur pimpinan Forkopimda serta bebarapa anggota DPRD juga tampak hadir serta ribuan masyarakat yang memadatai area alun-alun ibu kota kabupaten itu.

Pada kesempatan itu, Ardiansyah mengucapkan selamat datang kepada ustadz Das’ad Latif di kabupaten Kutim. Disebutkan, sudah sejak lama masyarakat Kutim menantikan kehadiran serta  mendengarkan secara langsung tausiah dari penceramah energik asal Sulawesi Selatan ini yang terkenal dengan kalimat, “gas pol atau rem-rem”.

“Kami berharap, nanti bisa memberikan pencerahan kepada Calon Kepala Desa serta masyarakat yang ada di Kutim,“ ujar Ardiansyah.

Terkait deklarasi damai, Ardiansyah berharap jadikan momentum ini untuk menciptakan kondisi aman dan kondusif dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan segera di laksanakan serentak di 77 desa yang ada di Kutim.

“Hendaknya satu sama lain saling menghargai. Menang dan kalah itu sudah biasa, ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan Wabup Kasmidi Bulang. Dia  berharap agar pesta demokrasi ini dijadikan momentum untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat. Apapun hasilnya mampu diterima oleh semua pihak dengan lapang dada.

“Layaknya seorang yang berjiwa kesatria. Apapun hasil dari Pilkades nanti, kita semua wajib menerima. Apalagi tadi sudah deklarasi damai,” ucap Kasmidi.

Sebelumnya kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPDes) Yuriansyah mengatakan, proses Pilkades serentak di 77 desa di 18 kecamatan, diikuti peserta 244 Cakades. Mereka itu sebelumnya sudah melalui tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut calon.

“Untuk desa yang pesertanya  lebih dari lima, sudah dilakukan seleksi tambahan kemudian ditetapkan oleh panitia tingkat desa dan malam ini dilaksanakan deklarasi damai,” ujar mantan Camat Muara Wahau ini. (adv)

Das’ad Latif Berikan Tausiah di Hadapan Ratusan Cakades Kutim

November 2, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kutim tak lama lagi bakal dihelat. Guna menjaga ketertiban dan keamanan pesta demokrasi di tingkat desa itu, Kutim bakal menggelar ‘Dekralasi Damai’.

Tidak tanggung-tanggung. Deklarasi Damai ini digelar di lapangan Heliped, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara, dengan mendatangkan ustadz Das’ad Latif dari Makassar. Salah satu tujuannya, memberikan tausiah, agar seluruh calon kepala desa (Cakades) bersama-sama menjaga keamanan di daerah ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kutim Yuriansyah membenarkan, jika malam ini dilaksanakan Deklarasi Damai, dengan mendatangkan Ustadz Das’ad Latif. “Kita ingin ustadz kondang itu memberikan tausiah atau wejangan kepada calon Kades, agar tidak berbuat curang dan bis menjaga ketertiban dan kedamaian selama berlangsungnya pesta demokrasi itu,” kata Yuriansyah.

Menurut mantan Kabag Kerjasama Setkab Kutim ini, seluruh calon kepala desa hadir dalam pelaksanaan Deklrasi Damai tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan semua peserta hadir dan ikut melakukan Deklarasi Damai tersebut.

Pelaksanaan Deklrasi Damai itu, Pemkab Kutim juga mengundang sejumlah tokoh masyarakat. Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman sudah menyebarkan undangan itu. Bahkan di sejumlah grup WhatsApp juga terlihat undangan tersebut.

Setidaknya ada 95 daftar tokoh masyarakat yang diundang untuk bisa hadir pada acara Deklarasi Damai malam ini. Antara lain, Forkopimda, sejumlah Kepala OPD, Ketua MUI Kutim, Ketua KKSS, Ketua IKJ dan lain sebagainya. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb